Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG TIMUR ABSTRAKSI Penelitian ini merupakan deskriptif, pada pemerintahk kabupaten kupang dengan judul Analisis efisiensi dan efektivitas pengelolan keuangan daerah di kabupaten kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah di pemerintah kabupaten kupang. Penelitian ni dilakukan di Badan pengelolaan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data berupa dukumentasi. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada Badan keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Hasil analisis efisiensi pengelolaan keungan menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efisiensi secara keseluruhan rata-rata adalah sebesar 98,76%, ini menunjukan bahwa tingkat efisiensi sangat baik. karena hasil dari 100%. Hal ini menujukan bahwa pemerintah dapat mengunakan uang dengan baik. Hasil analisis efektivitas pengelolaan keuangan daerah menunjukan bahwa perhitungan dari tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten kupang dari tahun 2017 samapi 2019 dengan tingkat efektivitas sebesar 100,6%. Dengan demikian berarti tingkat efektivias pengelolan keuangan kabupaten kupang adalah efektif , hal ini menujukan dari hasil perhitungan yang menunjukan angka lebih dari 90%. Adapun konsep penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan pencapaian keberhasilan laporan keuangan yang diartikan sebagai hasil yang telah di capai atas berbagai efesiensi yang dilakukan oleh karyawan, dan dapat dijelaskan bahwa laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntasi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja kerja di BKAD tersebut. Ppopulasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan yang dimiliki badan pengelolaan keuangandan Aset daerah Kabupaten Kupang. Data analisis yang digunakan adalah Rasio Efesiensi dan Efektivitas hasil penelitian menunjukan bahwa rasio efesiensi dan rasio efektivitas selama tiga tahun mengalami tingkat efisiensi dan efektivitas yang baik. Rasio efesiensi tertniggi yang tercapai 98,76%. Dan rasio efektivitas tertinggi yang di capai 100,6%. Kesimpulannya adalah laporan keuangan pada badan keuangan dan Aset daerah kabupaten kupang sudah memilili kriteria yang sangat baik

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN SDM DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALIS STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pegawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika setiap kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan memperhatikan kualitas sumber daya manusia pada pegawai. sumber daya manusia merupakan salah satu komponen penting dalam menumbuhkan kenyamanan pegawai di tempat kerja untuk meningkatkan ketaatan pegawai terhadap peraturan organisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai Analisis Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam upaya meningkatkan keinerja pegawai pada dinas peternakan kabupaten kupang, karena penulis menemukan bahwa terdapat kenaikan tingkat absensi pegawai serta meningkatkan kinerja pegawai. Konsep dalam penelitian skripsi ini adalah Stratengi pengembamgan sumber daya manusi dan kinerja pegawai. Menurut Hasibuan, (2011:68). Strategi pengembangan Sumber Daya Manusia pada dasarnya tidak hanya melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan, namun ada banyak cara untuk mengembangkannya. Strategi pengembangan Sumber Daya Manusia. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan perencanan mengenai cara bagaimana kualitas dari sumber daya manusia yang dimiliki mampu berkembang ke arah yang lebih baik, meningkat kemampuan kerja, skill dan memiliki loyalitas yang baik terhadap organisasi. Pengembangan sumber daya manusia dibutuhkan untuk kelangsungan sebuah organisasi atau organisasi berkembang secara lebih dinamis. Mangkunegara (2005:9) Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja dapat dipandang sebagai proses maupun hasil pekerjaan. Kinerja merupakan suatu proses tentang bagaimana pekerjaan berlangsung untuk mencapai hasil kerja. Namun hasil pekerjaan itu sendiri juga menunjukkan kinerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dengan jumlah populasi sebanyak 48 orang pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 48 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis des kriptif presentase diketahuai bahwa. Strategi pengembangan sumber daya manusia dalam kategori sedang, dan kinerja pegawai juga berada dalam kategori sedang. Dalam analisi lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana diketahui bahwa Strategi pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,713 yang berarti semakin baik Strategi pengembangan sumber daya manusia, semakin tinggi pula kinerja pegawai

ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA-BMD) PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Leon Aditia Putra Henukh “Analisis Penerapan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA-BMD) Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao” dibawah bimbingan Mesri W.N. Manafe, SE.,M.Sc selaku pembimbing I dan Herry A. Manubulu,S.Sos.,M.Si selaku pembimbing II. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Penerapan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA-BMD) Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao. Dengan mengacu pada persoalan penelitian Bagaimana penerapan sistem informasi manajemen daerah Pada Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao? Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengatahui penerapan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA-BMD). Konsep penelitian yang diangkat dalam penelitian ini adalah penerapan sistem informasi manajemen daerah dan yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah pegawi di badan pengelola keuangan dan aset daerah Kabupaten Rote Ndao dan yang menjadi sampel pada penlitian ini adalah kabid aset dan operator simda. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah wawancara dengan pegawai di bagian aset terkhususnya operator simda. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Dengan melihat hasil penelitian yang dilakukan oleh saya maka Penerapan Sistem Informasi Manajemen Daerah pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao sangat membantu Pemerintah Daerah dalam mengelola barang milik daerah, dan juga SIMDA memberikan kelengkapan penjelasan yang terlihat dalam output seperti daftar kebutuhan barang dan pemeliharaan, daftar rencana pengadaan barang daerah, daftar rencana pemeliharaan barang daerah, daftar hasil pengadaan barang, daftar kontrak pengadaan, kartu inventaris barang, kartu inventaris ruangan, buku inventaris, daftar mutasi barang daerah, dan rekap hasil sensus, dan label barang yang dihasilkan serta cepat dalam menghasilkan laporan keuangan. SIMDA–BMD ini pada dasarnya digunakan untuk melakukan proses pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) secara otomatis dengan memanfaatkan pengolahan data elektronik. Menu-menu yang terdapat dalam Aplikasi Pengolahan BMD digunakan untuk mencatat dan mengadministrasikan mutasi barang daerah atau aset tetap daerah sesuai ketentuan. Diharapkan program aplikasi ini akan dapat memenuhi kebutuhan Pemerintah Daerah, baik di Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah Daerah, yang dalam hal ini selalu berhubungan dengan administrasi semua barang milik daerah. Ada juga kekurangan SIMDA yaitu aplikasi SIMDA belum kompatibel apabila dibuka dalam Windows 10, jadi pada windows 10 SIMDA harus dibuka secara online. Dalam BPKAD sendiri juga menggunakan aplikasi SIMDA ver. 2.0.7 Oleh karena itu badan pengelola keuangan dan aset daerah atau terkhususnya bidang aset harus mengupdate SIMDA, sehingga dapat menghasilkan output yang dibutuhkan dengan SIMDA ver. Terakhir.

ANALISIS KONTRIBUSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA LANGSUNG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2017-2020

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Setiap daerah memiliki kemampuan keuangan yang tidak sama dalam mendanai kegiatan-kegiatannya, hal ini menimbulkan ketimpangan fiscal antara satu daerah dengan daerah yang lain. Oleh karena itu untuk mengatasi ketimpanga fiscal pemerintah mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD untuk mendanai daerah dalam pelaksanaan kegiatan. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Pasal 10 menyatakan bahwa sumber-sumber pembiayaan untuk pembangunan daerah antara lain berasal dari PAD yang diterima oleh daerah-daerah dari pemerintah pusat. Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 menyebutkan pengertian kinerja sebagai berikut, kinerja adalah keluaran atau hasil dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas yang terukur. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 adalah yaitu sumber keuanga daerah yang digali dari wilayah daerah yang bersangkutan yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan keuangan daerah yang dipisahan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Menurut Erlina dan Omar Sakti dkk (2015:158) belanja langsung merupakan belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan.kelompok belanja langsung dari suatu kegiatan dibagi menurut jenis belanja yang terdiri dari: belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi Pendapatan Asli daerah terhadap Belanja Langsung dan implikasinya terhadap Kinerja.Penelitian ini menggunakan Pendekatan kuantitatif.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD tahun 2017-2020).Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan data Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan.Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa PAD tidak ada hubungan kinerja dan derajat hubungan antara variabel PAD dengan kinerja termasuk dalam kategori sangat rendah dan hasil penelitian ini membuktikan bahwa belanja langsung tidak ada hubungan kinerja dan derajat hubungan antara variabel belanja langsung dengan kinerja termasuk dalam kategori sangat rendah.

ANALISIS PENGARUH PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR DESA TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA MENUJU DESA MANDIRI (Studi Kasus : Desa Bebalain, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR DESA TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA MENUJU DESA MANDIRI (Studi Kasus: Desa Bebalain Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao) Disusun Oleh : Nama : Wiwi Aprilia Hendrik Nim : 16192997 Penelitian ini berjudul “ANALISIS PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR DESA TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA MENUJU DESA MANDIRI (Studi Kasus: Desa Bebalain Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kapasitas aparatur desa terhadap pengelolaan dana desa menuju desa mandiri. Pengembangan Kapasitas merupakan suatu proses meningkatkan kemampuan, keterampilan dan pemahaman yang dimiliki oleh individu, suatu organisasi atau suatu sistem dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya secara efektif, efisien, serta berkelanjutan sesuai dengan aturan yang berlaku untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan. Pengelolaan Keuangan Desa merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa. Asas dalam mengelola keuangan desa terdiri dari transparansi, partisipatif, akuntabel, tertib serta disiplin penggunaan anggaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah berupa Kuesioner. Penelitian dilakukan dengan uji asumsi klasik, pengujian determinasi, pengujian pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa berpengaruh positif signifikan terhadap Pengelolaan Dana Desa. Penelitian tersebut didukung dengan hasil pengujian regresi yang menunjukkan bahwa variansi data variabel Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa dapat menjelaskan variansi data Dana Desa sebesar 73,3 % berdasarkan pengujian atas data kuesioner. Selanjutnya hasil pengujian regresi juga menunjukkan bahwa Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa berpengaruh positif sebesar 68,8% dan signifikan ditunjukkan dengan nilai t-hitung = 0,733 > t-tabel (α/2; n-k-1) = 2,030 atau sig = 0,000 dari α = 0,05. Kata Kunci: Kapasitas Aparatur Desa, Pengelolaan Dana Desa.

TATO'NU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Konsep tato’nu merupakan satu konsep yang telah mempersatukan agama Islam dan Kristen di Desa Aimoi terkhususnya Jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing, dalam membangun persaudaraaan. Konsep tato'nu mula pertama diperkenalkan oleh Timung Bel sebagai kapal mate atau tamukung (ketua adat) pada saat dilakukan pembagian agama. Konsep ini mengandung kebenaran yang di dalamnya mengisahkan satu keluarga atau turunan dalam masyarakat Desa Aimoli. Oleh karena konsep ini memiliki makna yang sangat dalam saat jemaat maupun jemaah menghadirkannya dalam tindakan kerukunan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejarah terbentuknya budaya kerukunan yang didasarkan pada konsep tato'nu dan untuk mengetahui nilai-nilai teologis dan sejauh mana diimplementasikan dalam membentuk konsep tato'nu sebagai sokok guru bagi kerukunan Jemaat GMIT Sei’Eng dan Jemaah Masjid Ataqwa Wahing, serta merumuskan pokok-pokok teologis sebagai bahan refleksi dari konsep Tatonu yang menjadi dasar kerukunan masyarakat Islam - Kristen Desa Aimoli dan Implikasinya bagi pembangunan jemaat GMIT Sei’Eng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan memperoleh nilai dan makna yang mandalam terhadap konsep tato’nu yang dihidupi oleh jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerukunan ini terbentuk dari pembegian agama yang dilakukan oleh masyarakat desa Aimoli, sampai membentuk konsep tato’nu (satu perut/rahim), yang di dalamnya masyarakat memiliki hubungan darah antara satu dengan yang lain, namun mereka hidup dalam perbedaan agama. Keberagaman ini juga telah dihidupi oleh nabi-nabi terdahulu, seperti Ibrahim (Abraham), Musa, dan Yesus. Di temukan juga bahwa konsep tato’nu memiliki nilai-nilai Kristiani seperti kasih, keadilan dan kebebasan. Nilai-nilai ini merupakan misi yang diberikan Allah kepada Abraham, Musa dan juga Yesus dan sampai kepada Timung Bel yang dirangkum dalam konsep Tatu’nu. Konsep ini dipercaya sebagai misi Allah yang berkelanjutan dan merupakan kehendak dari Allah agar melalui nilai-nilai ini dapat diambil dan dimaknai sebagai sebuah misi yang harus dijalankan masyarakat Aimoli terkhsusunya Jemaat GMIT Sei’Eng dalam melakukan pelayanan, dengan menumbuhkan kasih, keadilan dan kebebasan untuk menciptakan kedamian serta keselamatan di tengah-tengah dunia.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS MEREK PRODUK INDOSAT IM3

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Merek Produk Indosat IM3”. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi Loyalitas Merek terhadap Produk Indosat IM3. Serta Berdasarkan rumusan masalah di atas maka penulis dapat merumuskan persoalan penelitian sebagai berikut: 1. Apakah kepuasan konsumen berpengaruh terhadap loyalitas merek penggunaan kartu Indosat IM3?, 2.Apakah harga berpengaruh terhadap loyalitas merek pengguna kartu Indosat IM3?, 3.Apakah promosi berpengaruh terhadap loyalitas merek pengguna kartu Indosat IM3?, 4.Apakah kualitas layanan berpengaruh terhadap loyalitas merek pengguna kartu Indosat IM3? Konsep Pemikiran dalam penelitian ini sebagai adalah (1).Kepuasan konsumen adalah keseluruhan sikap yang ditunjukkan konsumen atas barang atau jasa setelah mereka memperoleh dan menggunakannya. (2). Harga adalah jumlah uang yang ditagihkan untuk suatu prodak atau jasa. (3). Promosi adalah usaha untuk memberikan informasi kepada orang-orang tentang produk dan mempersuasikan pembeli atau target pasar dan publik untuk mendorong permintaan. (4). Kualitas pelayanan adalah tingkat keunggulanyang diharapkan dan pengendalian atas keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. (5). Loyalitas merek adalah sikap positif terhadap merek, komitmen terhadap merek dan membeli di masa depan Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk mempelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam rencana penelitian ini adalah seluruh konsumen PT Meliana Perkasa Sejahtera Oebobo, serta Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut(Sugiyono, 2010: 62).Penarikan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode non probability sampling dimana jumlah populasinya tidak diketahui. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan menggunakan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah konsumen PT Meliana Perkasa Sejahtera Oebobo pengguna kartu IM3 yang ditemui penulis. Sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 96 orang. Dalam pengorganisasian penelitian, Pada tahap pengumpulan data peneliti perlu memilih teknik pengumpulan data yang disesuaikan dengan bentuk data yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Untuk itu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Pada tahap pendahuluan ini, penulis akan mendeskripsikan konsep-konsep penelitian sesuai dengan indikator empirikdan Pada tahap Analisis lanjutan, Pendeskripsian semua variabel penelitian diukur dengan alat analisis regresi berganda yaitu teknik analisis data untuk mengkaji hubungan pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap variabel tidak bebas. Berdasarkan hasil pengujian, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Dari hasil pengujian kepuasan konsumen mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,180 dengan tingkat signifikansi 0.040. 2. Dari hasil pengujian harga mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,113 dengan tingkat signifikansi 0,037. 3. Dari hasil pengujian promosi mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,162 dengan tingkat signifikansi 0,010. 4. Dari hasil pengujian kualitas layanan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,186 dengan tingkat signifikansi 0,028. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan Sebagai berikut: 1. Bagi Pihak perusahaan perlu melakukan strategi untuk tetap mempertahankan loyalitas merek agar tetap dapat bersaing dengan produk lainnya. 2. Perusahaan hendaknya semakin meningkatkan faktor-faktor yang membentuk loyalitas merek seperti kepuasan, kebiasaan konsumen, komitmen, kesukaan terhadap merek atas produk dan menjalin kedekatan dengan pelangggan dengan costomer care yang dapat menampung semua keluhan, kebutuhan maupun keinginan konsumen 3. Bagi peneliti selanjutnya dapat memperluas model penelitian ini. Hal ini dilakukan dengan menambahkan variabel independen lainnya yang dapat mempengaruhi variabel independen loyalitas merek agar lebih melengkapi penelitian ini karena masih ada variabel-variabel independen lain di luar penelitian ini yang mungkin bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Misalnya dengan menambahkan variabel citra perusahaan, produk, atau variabel rintangan untuk berpindah.

ALLAH YANG TURUT MENDERITA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penderitaan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Ada berbagai bentuk penderitaan yang terus dialami oleh manusia, salah satunya kemiskinan. Kemiskinan menjadi pergumulan besar bagi masyarakat yang ada di NTT dan tentu saja gereja yang bertumbuh dalam konteks kemisikinan. Kemiskinan dapat menimbulkan kesenjangan sosial, keterbelakangan, masalah sosial, masalah ekonomi, masalah ekologi, dan berbagai masalah lainnya. Gereja yang bertumbuh dengan masalah kemiskinan, harus terus berupaya untuk menolong jemaat keluar dari kemiskinan sebagai salah satu bentuk penderitaan, untuk itu pula gereja perlu untuk mendapatkan berbagai sumbangan pemikiran untuk terus menerus memperbaharui dan menggerakan misi menuju suatu keadaan yang lebih baik. Skripsi ini bertujuan untuk memberikan sumbangan teologi Kazoh Kitamori tentang Allah yang menderita bagi perkembangan misi GMIT yang sampai pada saat ini masih bergumul dengan kemiskinan. Teologi Allah yang menderita memberikan pemahaman tentang Allah yang mengambil bagian dalam penderitaan manusia. Allah yang penuh cinta kasih bergumul dengan diri-Nya yang penuh dengan murka atas dosa manusia, sehingga Ia memutuskan untuk menggantikan manusia dalam penderitaan kekal. Allah mengambil alih penderitaan manusia, Ia memeluk ciptaan yang tidak layak untuk dipeluk, Ia mengasihi ciptaan yang tidak layak mendapatkan kasih-Nya. Untuk itu pula Ia mengganti penderitaan manusia melalui penderitaan yang Ia alami. Karena cinta kasih Allah yang besar ini juga, maka misi GMIT terpanggil untuk mengambil bagian dari penderitaan jemaat sebagai bentuk kesaksian akan kehadiran Allah dalam penderitaan. GMIT tak dapat menyangkali bahwa gereja bertumbuh dalam konteks kemiskinan, akan tetapi melalui kemiskinan, GMIT berusaha untuk menumbuhkan diri, menjadi mitra Allah dan mengambil bagian dalam penderitaan, GMIT berdamai dengan keadaan dan dalam keterbatasan, GMIT menjadi saksi kehadiran Allah dalam konteks kemiskinan di NTT. Misi GMIT menolong jemaat untuk hadir dalam penderitaan, ikut dalam proses penyembuhan dan juga menolong jemaat untuk bersaksi dalam penderitaan dan keterbatasan sekalipun.

MODEL PEMBELAJARAN HELLISON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SMA N 1 KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN HELLISON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA SMA NEGERI 1 KOTA KUPANG Anugrah V. P. Ndaumanu1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy Ch.Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Model pembelajaranHellisonadalah model rekontruksisosial yang cocokdigunakanuntukpermasalahanmengenaisikaptanggungjawab, sebagaimana model pembelajaraniniditerapkandisekolahuntukmembinasiswa agar mengertimengenaisikaptanggungjawabsaatmengikutipembelajarandanberlatih rasa tanggungjawabpribadi (self-responsibility) yang dikemasdalampendidikanjasmani. Tujuan penelitian: Untukmengetahuimodel pembelajaranHellisondalammeningkatkanhasilbelajarPenjasorkespadaSiswa SMA Negeri 1 Kupang. Metode penelitian: PenelitianinidilakukandenganmenggunakanmetodePenelitianTindakanKelas (PTK) atau Class Action Research (CAR) yang dilaksanakandalambentuksiklusberulangdengandidalamnyaterdapatempattahapanutamakegiatanyaituperencanaan, pelaksanaan, observasidanrefleksi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkanhasilpengamatanpadasiklus I, masih terdapat beberapa kekurangan yang menyebabkan hasil tes pada siklus 1 belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan yakni jumlah siswa dalam kelas belum dapat mnyerap materi sebesar 75% dari jumlah keseluruhan dari nilai rata-rata kelas belum mencapai standar ketuntasan minimum sebasar 75 sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus berikutnya,diketahuibahwadari 36 siswa yang mengikutitespadasiklus II terdapat 32siswa yang dinyatakantuntasdan 4siswa yang dinyatakantidaktuntas. Dengandemikian, ketuntasankelas yang diperolehdarihasilanalisispadasikus II inisebesar88,88%. Simpulan: Berdasarkanhasildaripenelitian yang telahdilaksanakanmakadapatdisimpulkanbahwa:Model pembelajarankooperatif tipe Hellisondapatmeningkatkanhasilbelajarsiswakelas X IPS 5 Kota Kupang padapokok bahasan Bola Volli. Katakunci: Pembelajaran hellison, hasilbelajar.

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Deskripsi tentang Penyebab dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang”. Masalah dalam penelitian ini adalah; 1) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana perdagangan orang? dan 2) Bagaimanakah akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku, korban dan Negara? Tujuan penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui dan menganalisis penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan 2) Untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku, korban dan Negara. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 32/Pid.Sus/2020/PN Rtg, 2) Nomor 94/Pid.Sus/2016/PN Slw, 3) No: 83 /Pid.Sus/2011/PN.SMI, 4) Nomor 265/Pid.Sus/2017/PN Idm dan 5) Nomor 140 / Pid. Sus / 2017 / PN. Idm. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah akibat hukum terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang adalah, faktor ekonomi yaitu terdakwa diberikan bayaran dari setiap pekerja yang direkrut dan faktor kebutuhan akan para perkerja. 2) Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang adalah; a. Bagi pelaku mendapat kurungan penjara dan denda; 1) Korban mengalami kerugian materil, 2) Korban Mengalami Gangguan Psikologis, 3) Korban Mengalami Cacat Fisik dan 4) Korban Mendapatkan Penambahan Restitusi. b Bagi negara yaitu Negara mengalami kerugian terhadap pendapatan karena keberangkatan para pekerja tidak diproses melalui pasar tenaga kerja sehingga menimbulkan lambatnya perekonomian negara. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah; ditujukan kepada seluruh orang tua, agar lebih waspada dan hati-hati dalam menjaga anak agar tidak menjadi korban perdagangan orang. Diharapkan para orang tua agar tidak menitipkan anak kepada orang-orang yang tidak dikenal

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENIPUAN MELALUI ARISAN ONLINE

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis ini adalah “Deskripsi tentang penyebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan melalui arisan online”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : apa yang menjadi penyebab, bagaimanakah modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan melalui arisan online. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui penyebab, modus dan akibat hukum terhadap kasus tindak pidana penipuan melalui arisan online. Manfaat penelitian ini secara praktis agar ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan penulis dalam bidang hukum dan dapat membantu dan memberi masukan serta tambahan pengetahuan bagi pihak terkait dengan masalah yang diteliti. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 (dua) yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah sebab, modus dan akibat hukum tindak pidana penipuan melalui arisan online. Vareabel terikat terdiri dari putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukan faktor penyebab dalam tindak pidana penipuan melelui arisan online yaitu faktor ekonomi dan untuk membayar arisan online yang ditunggak oleh peserta arisan yang sudah mendapatkan undian arisan terdahulu, namun tidak membayar angsuran arisan. Modus penipuan melalui arisan online yaitu membuat penawaran arisan online melalui media sosial dan menjanjikan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat kepada calon korban, serta akibat hukumnya adalah kepada pelaku yaitu pelaku ditahan dan pidana kurungan penjara, pelaku dibebankan untuk membayar biaya perkara serta pelaku mendapatkan keuntungan danakibat hukum kepada korban adalah korban mengalami kerugian.

ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH REMAJA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini: Analisis Yuridis Modus Operandi Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Oleh Remaja. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana modus operandi tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh remaja? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui modus operandi tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh remaja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu modus tindak pidana narkotika oleh remaja. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat yaitu tindak pidana narkotika oleh remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa modus operandi yang dilakukan oleh remaja sangat beragam mulai dengan memperoleh narkotika dengan cara membeli (putusan nomor : 1110/Pid.Su s/PA/2014/PN.Lbp), menggadaikan handphone untuk membeli narkotika (Putusan Nomor : 9/Pid.Sus-Anak/2016/PN- Bir), dan merakit bong sebagai alat untuk menghisap narkotika (Putusan Nomor : 9/Pid.Sus-Anak/2016/PN-Bir), selain itu adapun faktor-faktor yang mempengaruhi modus operandi pada remaja seperti keterbatasan ekonomi dikarenakan banyak remaja yang masih duduk dibangku sekolah namun telah terjerumus tindak pidana penyalahgunaan narkotika sehingga demi mendapatkan narkotika segala cara mereka lakukan seperti melakukan tanggung renteng (putusan nomor:35/Pid.Sus.A nak/2014/PN-Lgs) demi membeli narkotika. Pihak kepolisian dalam tugasnya memberantas narkotika harus didukung oleh masyarakat umum dan bekerja sama dalam melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika kepada pihak-pihak yang bersangkutan lainya atau ke sekolah-sekolah setempat agar masyarakat umum khususnya para remaja mendapatkan pengetahuan tentang bahayanya narkotika bagi masa pertumbuhan remaja. Kata Kunci: Remaja, Tindak Pidana, Narkotika, Modus Operandi

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PRAKTEK KEDOKTERAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah “Deskripsi tentang Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran” sedangkan masalah pokoknya adalah Apakah yang menjadi Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif dan modus terjadinya tindak pidana praktek kedokteran. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Motif Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah untuk mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi serta memenuhi kebutuhan keluarga. Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah dengan keahlian yang pernah bekerja di tempat praktek kedokteran sehingga dengan ketrampilannya membuka praktek kedokteran tanpa izin, Menyiapkan surat ijin praktek palsu, menyiapkan fasilitas tempat untuk dokter berpraktek padahal dokter tersebut adalah dokter hewan, memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai dokter padahal yang bersangkutan bukan dokter. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: Aparat penegakan hukum dapat melakukan tindakan yang tegas kepada Pelaku yang menyalahgunakan izin praktek kedokteran serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat diberikan sanksi yang lebih berat karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pemerintah secara terus menerus harus memberikan penyuluhan kepada Masyarakat tentang syarat-syarat membuka praktek kedokteran serta hak dan kewajiban dokter dan hak dan kewajiban masyarakat apabila terjadi praktek kedokteran tanpa izin yang sah dari pemerintah sehingga dapat dilakukan laporan ke aparat penegak hukum. Agar masyarakat dapat secara selektif memilih praktek kedokteran yang legal sehingga terlindungi berkaitan dengan hak dan kewajibannya.

Tinjauan Proses Belajar Mengajar siswa pada masa pandemi covid-19 di SMP Negeri Nunuh Posmanu

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TINJAUAN PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ledi Yulitha Missa1*, Agustinus J. Nafie2, Ramona M. Mae3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk menghasilkan suatu perubahan, menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap, dannilai-nilai. Tujuan penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid -19 di SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatifdengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini bagaimana guru memberikan materi kepada siswa/siswi dalam masa pandemi Covid-19. Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data merangkum,dan persamaan kata Hasil dan pembahasan proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri Nunuh Posmanu berdasarkan hasil penelitian dengan melaksanakan proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid-19 sanagat bermanfaat untuk lebih mengetahui kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran berlangsung. Simpulan: Dari hasil penelitian di atas maka peneliti menyimpulkan bahwa proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid-19 sebaiknya guru lebih menjelaskan materi secara mendetail sehingga siswa lebih mudah mengerjakan soal-soal (BDR) belajar dari rumah dengan baik. Kata kunci: Kompetensi guru; proses belajar mengajar pada masa pandemi Covid-19.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1. Apa motif pelaku melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. 2. Bagaimana modus pelaku melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative dengan Teknik pengumpulan data yaitu studi dokumen. Hasil penelitian bahwa yang menjadi Motif dan modus pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor, sebagai berikut: 1. Motif Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor: a). Untuk memperoleh keuntungan dari barang milik korban. b). Faktor ekonomi. 2. Modus Pelaku Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor: a). Terdakwa merencanakan pencurian sepeda motor. b). Terdakwa mengancam korban dengan cara menodongkan senjata api rakitan dan pisau kearah tubuh korban. c). Terdakwa merampas sepeda motor korban. d). Terdakwa menjual sepeda motor korban. Saran penulis, sebagai berikut: 1. Penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor haruslah lebih di optimalkan untk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan masyarakat haruslah lebih peduli kepada keadaan sekitar. 2. Meningkatnya angka pencurian kendaraan bermotor membuat masyarakat menjadi resah, karena itu diharapka agar kinerja aparat penegak hukum perlu ditingkatkan. 3. Hakim diharapkan dapat menjatuhkan sanksi pidana penjara yang berat bagi pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sehingga pelaku menjadi jera untuk melakukan tindak pidana lagi.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA INSUBORDINASI DALAM MILITER

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaiman Motif Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer ? 2. Bagaimana Modus Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer ? 3. Bagaimana Akibat Hukum Bagi Pelaku dan Korban Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer ? Tujuan penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui Motif Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. 2. Untuk mengetahui Modus Pelaku melakukan Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. 3. Untuk mengetahui Akibat Hukum Bagi Pelaku dan Korban Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini dapat memberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup : penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas Motif, Modus dan Akibat Hukum Bagi Pelaku dan Korban Tindak Pidana Insubordiansi Dalam Militer. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah Tindak Pidana Insubordinasi Dalam Militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang merupakan motif, modus dan akibat hukum bagi pelaku dankorban tindak pidana insubordinasi dalam militer adalah : 1. Motif Pelaku Tindak Insubordinasi Dalam Militer yaitu : a. Balas Dendam b. Malu 2. Modus Pelaku Tindak Pidana Insubordinasi Militer yaitu : a. Memukul muka/wajah korban. b. Menusu perut, dada dan lengan kiri korban. 3. Akibat Hukum Dari Tindak Insubordinasi Militer Terhadap Pelaku Dan Korban. a. Akibat Hukum Terhadap Pelaku. 1) Terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara. 2) Dipecat. b. Akibat Hukum Terhadap Korban 1) Korban mengalami luka dan diproses hukum oleh pengadilan militer. 2) Korban meninggal dunia.

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA MEMPRODUKSI BAHAN PANGAN MELAMPAUI AMBANG BATAS DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI WAMENA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Memproduksi Bahan Pangan Melampaui Ambang Batas Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Wamena”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : faktorfaktor apa saja yang menyebabkan terjadinya tindak pidana memproduksi bahan pangan melampaui ambang batas ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana memproduksi bahan pangan melampaui ambang batas Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Wamena. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab pelaku tindak pidana memproduksi bahan pangan melampaui ambang batas sedangkan vaiabel terikat adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana memproduksi bahan pangan yang melampaui ambang batas Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Wamena. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi tindak pidana memproduksi bahan pangan yang melampaui ambang batas adalah : 1) faktor ekonomi, yaitu terdakwa ingin mendapatkan keuntungan guna memenuhi keperluan sehari-hari. 2) tidak mempunyai penghasilan tetap dan 3) untuk membayar hutang. Diharapkan bagi pemerintah untuk meningkatkan pengawasan yang efektif dan bertanggung jawab mengatur dalam mengawasi produksi, pengolahan, pendistribusian makanan, dan minuman termasuk penggunaan bahan tambahan makanan dan minuman yang boleh digunakan dalam produksi dan pengolahan makanan dan minuman. Pemberlakuan sanksi pidana untuk pengamanan peredaran makanan dan minuman perlu dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangundangan, baik pidana penjara, pidana denda dan pidana tambahan, baik terhadap perseorangan maupun korporasi untuk memberikan efek jera terhadap pelaku dan agar supaya bagi pihak lain tindak melakukan lagi perbuatan yang sama.

PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN ANAK OLEH ANAK SKRIPSI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Persetubuhan Anak oleh Anak, dengan rumusan masalah faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana persetubuhan anak oleh anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana persetubuhan anak oleh anak. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian normatif dan penelitian ini bersifat deskriptif analisis artinya penelitian ini termasuk lingkup penelitian yang menggambarkan, menelaah, menjelaskan serta menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian maka ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Persetubuhan anak oleh anak adalah faktor internal yang terdiri dari 1. Berpacaran, 2. Adanya bujukan 3.Adanya paksaan dan faktor eksternal yang terdiri dari 1. Kurangnya pengawasan orang tua 2. Akibat dari anak menonton video porno. Saran yang dapat disampaikan terkait dengan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Persetubuhan anak oleh anak adalah: 1. Diharapkan kepada orang tua agar meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap keseharian anak dan perbanyak waktu luang bersama anak 2. Diharapkan kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam mencegah terjadinya kejahatan dan melindungi korban kejahatan 3. Diharapkan kepada para penegak hukum agar memberikan penjatuhan hukuman bagi pelaku tindak pidana secara bijaksana.

DESKRIPSI TENTANG MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN ILEGAL

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah Deskripsi Tentang Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Pengangkutan Hasil Hutan Ilegal. Permasalahan yang diteliti adalah modus yang digunakan oleh para pelaku tindak pidana pengangkutan hasil hutan dan akibat hukum dari tindak pengangkutan hasil hutan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui modus dan akibat hukum dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan sehingga menghasilkan manfaat teoritis dan praktis. Manfaat teoritis dari penulisan ini adalah dapat berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana pada kalangan akademisi sedangkan manfaat praktis dari penulisan ini adalah dapat menjadi bahan masukan bagi para penegak hukum dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana pengangkutan hasil hutan. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dari penulisan ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku tindak pidana pengangkutan hasil hutan sedangkan variabel terikat dari penulisan ini adalah terjadinya tindak pidana pengangkutan hasil hutan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan dan pengolahan data menggunakan studi kepustakaan yang dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukan modus operandi yang digunakan dalam tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain : 1. Pelaku mengelabui petugas dengan membawa dokumen yang bukan dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. 2. Pelaku mengangkut hasil hutan kayu menggunakan alat angkut (Kapal Motor, Mobil Dump Truck dan Sepeda Motor yang telah dimodifikasi) tidak dilengkapi SKSHH. Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana pengangkutan hasil hutan antara lain : 1. Terhadap pelaku : a. Pelaku ditahan. b. Pelaku dipidana penjara dan denda serta dibebankan untuk membayar biaya perkara. 2. Terhadap alat angkut : a. Alat angkut disita untuk kepentingan pemeriksaan perkara terdakwa lainnya. b. Alat angkut dirampas untuk negara. 3. Terhadap negara : a. Merugikan negara dari sektor PNBP. b. Merusak eksosistem hutan.

ANALISIS TENTANG FAKTOR PENYEBAB DAN MODUS TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul: Analisis Tentang Faktor Penyebab dan Modus Tindak Pidana Pencucian Uang Permasalahan adalah faktor apa saja yang menyebabkan tindak pidana pencucian uang? Bagaimana modus operandi terjadinya tindak pidana pencucian uang? Tujuan penulisan adalah mengetahui faktor yang menyebabkan tindak pidana pencucian uang dan mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana pencucian uang yang bermanfaat secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: Penyebab dan modus operandi tindak pidana pencucian uang dan variabel terikat yaitu: putusan pengadilan terhadap tindak pidana pencucian uang dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa: penyebab tindak pidana pencucian uang adalah faktor ekonomi dan pekerjaan. Modus operandi tindak pidana pencucian uang melalui tahapan penempatan, layering dan integration dengan cara: melakukan mutasi rekening atau pengiriman dan menerima transferan antar bank dengan menggunakan fasilitas perbankan untuk keperluan pribadi, menggunakan uang hasil penjualan narkotika untuk memperkaya diri dengan membeli mobil, rumah dan keperluan pribadi, melakukan penukaran uang, membawa uang tunai keluar negeri, menggunakan identitas palsu, melakukan pinjaman dana usaha dengan ijin usaha fiktif dan data pelaku fiktif dan melakukan tranfer kepada orang lain ( teman-teman).