Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

ANALISIS EFISIENSI KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN PENYALURAN AIR PADA MUSIM TANAM PERTAMA( MT 1) DI DAERAH IRIGASI AIMALAE DESA BAKUSTULAMA, KECAMAT TASIFETO BARAT, KABUPATEN BELU

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

MAKARIUS, N. TAEK* NAINITI, N. P. P. E** MAKABORANG M** ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat sehingga tidak mempengaruhi menurunkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Pemberian air irigasi dari hulu sampai hilir memerlukan sarana dan prasarana irigasi yang memadai, berupa; bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi, pertumbuhan tanaman dapat terjamin dengan baik, dan tercukupi air pengairannya (Silahooy, 2010). Untuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama, telah tersedia fasilitas Irigasi berupa sumber air dari sungai Aimalae. Permasalah yang di hadapi di Daerah Irigasi adalah terjadi pemborosan dimana pembagian air tidak merata, ada kelompok petani yang mendapat jatah pembagian air cukup ada pula yang tidak cukupUntuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama. maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul“ Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Pada Musim Tanam (MT I) di Daerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama, Kecamat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ” Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil Efesiensi saluran primer pada daerah irigasi Aimale di Desa Bakus Tulama sebesar 86,862 % artinya kehilangan air di sepanjang saluran ialah 2,575%. Rata-rata Efesiensi saluran sekunder pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulam sebesar 43,360 %, artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 2,308%. Rata-rata Efisiensi saluran tersier pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulama sebesar 41,755%,artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 21,437%. Efesiensi penyaluran air pada Irigasi Aimalae Di Desa Bakus tulama sebesar 1,573 Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Pada Mt I Didaerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu *) penelitian **) pembimbing

ANALISIS JENIS SUMBU YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN SAWI PADA SISTEM HIDROPONIK

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.

RENDEMEN DESTILASI MINYAK KAYU PUTIH (Malaleuca leucadendron) DENGAN PRA PERLAKUAN DAUN KAYU PUTIH YANG BERBEDA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini tentang Rendemen Destilasi Minyak Kayu Putih (Malaleuca Leucadendron) Dengan Pra perlakuan daun kayu putih yang berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium prosessing Universitas Kristen Artha Wacana Kupang selama 2 minggu pada tanggal 07 Juni – 21 juni. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik pra perlakuan daun tanaman (malaleuca leucadendron) yang menghasilkan minyak kayu putih dengan rendemen tertinggi. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL) dengan 3 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan jenis daun utuh,potong dan tumbuk. Variabel yang diamati adalah volume minyak dan berat jenis minyak. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik pra perlakuan daun yang berbeda tertinggi terdapat pada perlakuan C daun tumbuk dengan nilai volume minyak 0,708,berat jenis0.006233.

ANALISIS FLAVONOID DAN KADAR ALKOHOL PADA WINE PISANG RAJA (Musa paradisiaca)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pisang raja (Musa paradisiaca) merupakan salah satu tanaman holtikultura yang penting didunia karena potensi produksinya yang cukup besar. Pisang raja men gandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar fermentasi minuman beralkohol seperti wine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan flavonoid dan kadar alkohol yang terdapat pada fermentasi wine pisang raja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 1 perlakuan dan 3 ulangan. Sampel buah pisang raja (Musa paradisiaca) diperoleh dari pasar tradisional Inpres.Buah pisang dicuci, dipotong-potong dan ditimbang, diblender, direbus, didinginkan, disaring, kemudian tambahkan gula 300g dan yeast 11g, dibotolkan dan difermentasi selama 21 hari. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat flavonoid dan kadar alkohol pada wine pisang raja. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan gambar. Berdasarkan data hasil penelitian, ditemukan bahwa kadar alkohol yang terdapat pada wine pisang raja adalah 5%. Wine pisang raja memiliki warna, aroma, dan rasa yang berkualitas. Sedangkan hasil uji kandungan flavonoid pada ekstrak wine pisang yang ditambahkan etanol dan HCL warnanya menjadi merah sehingga menunjukan adanya kandungan flavonoid.

PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH INFORMASI LABA, ARUS KAS OPERASI DAN ZISE PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Perusahaan adalah suatu badan usaha yang melakukan kegiatan operasional dengan tujuan utamanya yaitu memaksimalkan laba atau keuntungan perusahaan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kelangsungan perusahaan dalam mengahasilkan laba atau keuntungan selama periode tertentu dapat diukur dengan melihat kemampuan dan kesuksesan perusahaan dalam menyediakan ketersediaan dana dan akses sumber dana yang besar memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelangsungan hidup dalam perkembangan di dunia usaha. Dalam era persaingan usaha yang semakin kompetitif sekarang ini, perusahaan dituntut untuk dapat mengelola dan mempergunakan dana dengan sebaik mungkin salah satunya dengan mengelola dana ekternal perusahaan dalam pasar modal dimana pasar modal menjadi sarana pendanaan bagi perusahaan untuk menanamkan modal yang dimilikinya yang mengharuskan perusahaan bersaing secara sehat dalam rangka menarik investor agar menanamkan modal di perusahaannya dengan cara berinvestasi. Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Tujuan dari investasi dalam pasar modal yaitu untuk mendapatkan return saham. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi, atau dapat dikatakan keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya Jogiyanto, (2009). Saham banyak dipilih oleh para investor untuk menambah modal karena saham dapat memberikan tingkat keuntungan, akan tetapi saham tidak selalu menghasilkan keuntungan layaknya perdagangan pada umumnya. Oleh sebab itu dalam membuat keputusan investasi, investor sangat membutuhkan informasi yang akurat hal ini disebabkan karena investor mempunyai harapan dapat memperoleh keuntungan (return) berupa capital gain maupun dividend. Informasi yang paling mendasar bagi investor sebelum mengambil keputusan informasi adalah kinerja perusahaan yang tercermin dari laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi keuangan perusahaan yang di dalamnya mengandung informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan investasi. Salah satu informasi yang dapat meningkatkan return saham adalah informasi laba. Laba terdiri atas laba kotor, laba operasi, dan laba bersih. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan laba bersih dikarenakan laba bersih mempunyai kandungan informasi yang direaksi oleh investor dan mampu menggambarkan hubungan laba dengan return saham. Hal ini dikarenakan laba bersih mendapat perhatian lebih banyak daripada bagian laba lainnya dalam laporan keuangan. Laba bersih adalah pendapatan yang diterima perusahaan setelah mengurangkan seluruh biaya dengan pajak pendapatan. Menurut Sugiyono, (2010) Laba bersih adalah laba perusahaan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi. Dalam penelitian ini laba rugi akuntansi tahunan perusahaan setelah dikurangi pajak. Laba bersih diperoleh dengan cara yaitu laba kotor dikurangi beban operasi dikurangi beban lain-lain ditambah pendapatan lain-lain kemudian dikurangi pajak. Selain itu arus kas operasi juga dapat mempengaruhi return saham. Menurut Lidayati (2020) menjelaskan bahwa Arus kas sebagai komponen penyusun laporan keuangan merupakan sumber informasi yang menjadi perhatian bagi investor. Laporan arus kas ditujukan untuk melaporkan penerimaan dan pengeluaran kas selama satu periode yang berasal dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada Arus Kas Operasi, dimana Aktivitas operasi berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba atau rugi bersih, dan merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasi perusahaan dapat menghasilkan kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi perusahaan, membayar dividen dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar, Nursita (2021: 2). Informasi penting lainnya yang sering digunakan oleh investor adalah menentukan size perusahaan yang merupakan salah satu alasan bagi investor dalam menanamkan modalnya dengan mempertimbangakn besar kecilnya suatu perusahaan. Besar kecilnya perusahaan akan mempengaruhi kemampuan dalam menanggung risiko yang timbul akibat berbagai situasi yang dihadapi perusahaan berkaitan dengan operasinya Ismail, (2004:52). Menurut Jogiyanto, (2015) Size atau ukuran perusahaan adalah suatu nilai yang menunjukkan besar kecilnya perusahan. Salah satu tolak ukur yang menunjukkan besar kecilnya perusahaan adalah ukuran aktiva dari perusahaan tersebut atau ukuran aktiva dipakai sebagai proxy besarnya perusahaan. Objek yang akan diteliti dalam penelitian ini perusahaan sektor pertanian yang terdiri dari beberapa sub sektor yang terdaftar di BEI antara lain yaitu Sub Sektor Tanaman Pangan, Sub Sektor Perkebunan, Sub Sektor Peternakan, Sub Sektor Perikanan, dan Sub Sektor Kehutanan. Dari jumlah populasi yang di uraikan, maka perusahaan yang dijadikan tempat acuan untuk melakuakan penelitan ini yaitu dari perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2020. Oleh sebab itu populasi perusahaan sub sektor perkebunan adalah sebanyak 18 perusahaan. Dari populasi tersebut peneliti menggunakan metode Purposive Sampling sehingga diperoleh sampel sebnyak 9 perusahaan. Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan metode analisis data. Data diuji menggunakan SPSS versi 16 dengan menggunakan Uji Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Informasi Laba Terhadap Return Saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai sig 0,0050,05 dan nilai T_hitung 2.957>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan arus kas operasi terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0000,05 dan nilai T_hitung 3.903>1.683, Selanjutnya Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan zise perusahaan terhadap return saham pada Perusahaan Sub Sektor Pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan nilai sig 0,0250,05 dan nilai T_hitung 2.322>1.683. Kata kunci : Return Saham, Informasi Laba, Arus Kas Operasi Dan Zise Perusahaan.

PENGARUH PROFESIONALISME ETIKA PROFESI DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP TINGKAT MATERIALITAS (STUDI KASUS DI INSPEKTORAT KABUPATEN KUPANG)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROUND TABLE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SMP TARUNA CITRA FATUBENAO TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya minat belajar siswa kelas VII SMP Taruna Citra Fatubenao. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran round table terhadap minat belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 33 siswa yang terdistribusi kedalam 2 rombongan belajar. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling sehingga semua subjek populasi dijadikan sampel penelitian yaitu kelas VIIA dengan jumlah 17 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB dengan jumlah 16 siswa sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design dengan jenis Posttest Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan rubrik penilaian.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa kelas VII pada kelas eksperimen tinggi dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 28,564 > 2,039 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol.Adanya pengaruh minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena Round Table memiliki kelebihan dalam mencurahkan gagagan dan pendapat.Minat belajar siswa memiliki indikator yang dapat mengajak siswa dengan kesadaran mengikuti pembelajaran dengan perasaan senang, melibatkan diri, tertarik serta memusatkan perhatiannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran round table terhadap minat belajar siswa.

Analisis Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Intensitas Persediaan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Pada Perusahaan Sub-Sektor Dagang Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sumber penerimaan negara berasal dari sektor internal dan eksternal. Salah satu sumber penerimaan negara dari sektor internal adalah pajak. Pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh masyarakat baik pribadi maupun badan dari pendapatan atau penghasilannya sebagai iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal (kontraprestasi) secara langsung. Judul yang di angkat dalam penelitian ini adalah latar belakang diatas maka penelitian ini mengangkat masalah penelitian: Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Kepemilikan Persediaan terhadap Penghindaran Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas aset tetap dan intensitas persediaan terhadap penghidaran pajak pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 2 variabel bebas dan 1 variabel dependen. Variabel bebas ke 1 yaitu intensitas aset tetap dan variabel bebas ke 2 adalah intensitas persediaan. Variabel terikat dalam penelitian adalah penghindaran pajak. Intensitas aset tetap perusahaan adalah menggambarkan banyaknya investasi perusahaan terhadap aset tetap. Inventory Intensity Ratio menunjukkan keefektifan dan keefisienan perusahaan untuk mengatur investasinya dalam persediaan yang direfleksikan dalam berapa kali persediaan itu diputar selama satu periode tertentu. penghindaran pajak merupakan usaha yang dilakukan oleh wajib pajak untuk mengurangi atau menghapus hutang pajak yang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang- undangan perpajakan. Populasi perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 25 perusahaan dan dengan metode purposive sampling. Perusahaan yang di jadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 perusahaan dengan kriteria utamanya adalah perusahaan yang secara aktif dan konsisten terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adala field researc berupa pengumpulan data yang di dapat lansung dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs website idx.com. data yang di ambil berupa laporan keuangan tahun periode 20162 020 dari Bursa Efek Indonesia (BEI) . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS aset tetap . Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel intensitas dan intensitas persediaan penghindaran pajak . berpengaruh posetif terhadap variabel penghindaran pajak.

KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA YANG DITEMUKAN PADA ZONA INTERTIDAL DI PERAIRAN TABLOLONG KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

AMARUL CHORI AQIL SANTOSO (15380108). Keanekaragaman Jenis Gastropoda Yang Ditemukan Pada Zona Intertidal Di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si dan ALFRED G.O. KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Tablolong memiliki topografi landai tipe substrat pantai berpasir dengan sedikit batuan dan dasar peraira didominasi oleh pasir putih butiran halus dan lamun. Biota laut yang banyak terdapat di perairan Tablolong dimanfaatkan oleh mayarakat sekitar, terutama gastropoda. Gastropoda memiliki peran penting dalam studi ekologi dan sering digunakan sebagai indikator untuk menilai perubahan yang terjadi di lingkungan perairan. Keanekaragaman organisme baik jumlah spesies maupun jumlah individu-individu anggota spesies menentukan karakter komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis gastropoda yang ditemukan pada zona intertidal di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanan pada bulan Juli 2021 di zona intertidal perairan Tablolong, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di depan Pabrik Alga Rote Karagenan Nusantara (RKN), Stasiun II di Lokasi Wisata Laut Sawu, dan Stasiun III di Lokasi Wisata Baru (Depan BPIP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Gastropoda yang ditemukan pada 3 satsiun pengamatan di zona intertidal perairan Tablolong diperoleh 20 spesies dari 16 famili. Kelimpahan tertinggi Gastropoda di stasiun I adalah Clypeumorus petrosa dan Tectus fenestratus; stasiun II adalah Tectus fenestratus dan Conus capiteneus, dan stasiun III adalah Conus capitaneus dan Peristenia chlorostoma. Keanekaragaman jenis gastropoda di zona intertidal perairan Tablolong tergolong diversitas rendah sehingga tidak ada jenis yang secara mutlak mendominasi komunitas. Nilai keseragaman jenis Gastropoda mendekati nilai satu, maka keseragaman antar spesies sama atau merata. Dominansi Gastropoda di zona intertidal Perairan Tablolong tergolong rendah. Kata kunci: Keanekaragaman, gastropoda, zona intertidal, perairan Tablolong  

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN JARING INGSAN PERMUKAAN SIANG DAN MALAM DI PERAIRAN ESA AFENGMALE ,DESA TELUK KENARI KABUPATEN ALOR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Secara umum kondisi perikanan laut di Indonesia didominasi oleh perikanan rakyat yang menggunakan pantai sebagai daerah penangkapannya. Hampir 90% produksi ikan Indonesia disumbangkan dari perikanan pantai, yang secara umum merupakan perikanan skala kecil.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2021, bertempat di Perairan Esa Afengmale Desa Teluk Kenari Kabupaten Alor.Jaring insang merupakan jaring ikan dengan bentuk empat persegi panjang, mempunyai mata jaring sama ukurannya pada seluruh jaring, lebar jaring lebih pendek jika dibandingkan dengan panjangnya. Jumlah mesh depth lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah mesh size padaarah panjang jaring.Ditinjau dari segi jumlah individu maka terlihat ikan yang tertangkap pada malam hari 58.496 ekor lebih banyak dibandingkan dari pagi hari 29.760 ekor, hal ini karena ikan yang tertangkap pada malam hari salah satunya jenis tembang yang selalu bermigrasi dalam gerombolan besar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan hal¬-hal sebagai berikut:Jumlah ikan yang paling banyak tertangkap pada siang hari yakni ikan terbang 17.500 ekor berat 533,75 kg yang paling sedikit tertangkap adalah ikan baronang 3.150 ekor berat 315 kg. Sedangkan jumlah penangkapan yang paling banyak didapat pada malam hari adalah ikan kombong 31.490 ekor berat 1.005,8 kg dan yang paling sedikit tertangkap pada malam hari adalah ikan cakalang 6 ekor berat 58 kg. Dengan total jumlah ikan yang tertangkap pada siang hari 29.760 ekor dan berat 2.047.75. Sedangkan jumlah total ikan yang tertangkap pada malam hari adalah 58.496 ekor dengan berat 3.411,8 kg.

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI PERAIRAN DESA OTAN KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI YOHANES YORDAN RIBERU (18380081). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelas gastropoda umumnya lebih dikenal dengan sebutan siput atau keong dan termasuk pada filum Moluska. Gastropoda memiliki spesies paling beragam dan terbesar karena berhasil menempati berbagai macam habitat dan ekosistem seperti, ekosistem lamun, ekosistem karang, ekosistem mangrove dan substrat berpasir atau berlumpur. Mengingat belum adanya penelitian terkait struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Maka penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan judul struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas meliputi kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi gastropoda di Pantai Desa Otan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan November 2021, bertempat di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat yang terdiri dari 3 stasiun dengan dasar substrat yang berbeda, Masing-masing stasiun diletakkan 3 transek, dimana panjang garis transek 100 m dan jarak antar stasiun 500 m. Setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 1 x 1 m, dengan jarak per kuadran adalah 10 m. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, data yang diambil dalam kuadran adalah data jumlah individu gastopoda dan substrat, contoh sampel dikoleksi dan dimasukkan kedalam plastik sampel untuk di identifikasi, pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas, pH dan dan arus diukur pada setiap stasiun pengamatan. Data yang di hitung adalah kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis gastropoda yang ditemukan di pantai Desa Otan terdiri dari 7 ordo, 13 famili, 23 genus dan 29 spesies. Kelimpahan jenis dan relatif tertinggi adalah Engina mendicaria (1,489 Ind/m2, 23.675%) dan Conus sanguinolentus (0,800 ind/m2, 12.721%), sedangkan kelimpahan jenis dan kelimpahan relative terendah adalah Cypraea annulus (0,011 ind/m2, 0.177%) dan Hastula lepida (0,011 ind/m2, 0.177%). Index Keanekaragaman jenis gastropoda berkisar antara 0,956-1,201, dikategorikan rendah pada stasiun II dan sedang pada stasiun I dan III. Indeks Keseragaman berkisar antara 0,389-0,887, dikategorikan merata pada ketiga stasiun. Sedangkan indeks dominansi berkisar antara 0,077-0,169, dikategorikan rendah pada ketiga lokasi penelitian. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, kelimpahan jenis, indeks keanekaragaman, Pantai Otan

STUDI PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS MASALAH GERAK ROLL DEPAN PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNA NETRA) YANG DI ALAMI GURU SLB NEGERI PEMBINA KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

STUDI PEMBELAJARAN PJOK BERBASIS MASALAH GERAK ROLL DEPAN PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNANETRA) YANG DI ALAMI GURUSLB NEGERI PEMBINA KUPANG Vekner Hauteas1*, Agustinus J. Nafie2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang:Penelitian ini adalah merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada siswa yang berkebutuhan khusus (Tuna netra) pada SLB Negeri Pembina Kupang. Metode penelitian:Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memecahkan suatu masalah. Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian wawancara dan dokumentasi Anak bekebutuhan khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus berbeda dengan anak pada umumnya. ABK tentu akan menghadapi berbagai masalah dengan kekhususannya. Dalam melakukan praktek di lapangan anak berkebutuhan khusus sangat berbeda dengan anak yang normal terletak pada cara guru yang menerapkannya di lapangan. Saat peneliti melakukan penelitian di SLB Negeri Pembina Kupang.Guru yang mengajar mata pelajaran PJOK melakukan bimbingan terhadap siswa secara individu hal ini dilakukan karena kondisi siswa berbeda satu dengan yang lainnya. Simpulan:Dari hasil penelitian diatas peniliti menyimpulkan bahwa pembelajaran PJOK berbasis masalah gerak roll depan ABK(Tuna Netra) yang di alami guru SLB Negeri Pembina Kupang dimana guru menuntun siswa berulang-ulang kali agar siswa benar-benar mengerti proses gerak (Roll depan) dengan baik. Katakunci: Pembelajaran PJOK; ABK (Tuna Netra); Gerak Roll Depan.

INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN YANG TERDAPAT DI KABUPATEN ROTE NDAO

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN (LEGUMINOSAE) YANG TERDAPAT DI KABUPATEN ROTE NDAO Sinta, D. P.*) Refli**) Ngginak, J**) Kacang-kacangan merupakan tanaman golongan polong-polongan yang umumnya tumbuh di Indonesia. Tanaman kacang-kacangan atau legume termasuk pada suku Leguminosae. Pulau Timur merupakan salah satu pulau Nusa Tenggara Timur yang dikenal memiliki flora yang unik. Salah satu daerah di NTT yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi adalah Rote Ndao. Keberadaan kacang-kacangan di Rote Ndao sebagai sentra ekonomi, kebijakan pemerintah dalam kaitan dengan upaya mempromosikan pangan lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional perlu ditingkatkan. Salah satu upaya dalam melakukan pendataan terhadap jenis kacang-kacangan adalah inventarisasi Inventarisasi merupakan suatu kegiatan untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan data mengenai jenis obyek. Menurut Bora (2011) Inventarisasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui dan memperoleh data serta informasi mengenai potensi sumber daya alam ( jeni-jenis tumbuhan ) yang terdapat di suatu daerah untuk perencanaan pengelolaan sumber daya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kacang-kacangan yang terdapat di Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif (jelajah). Pada penelitian ini terdapat jenis kacang yang dikenal sebagai tanaman langka yaitu kacang merah. Kacang merah hanya terdapat di Kecamatan Pantai Baru. Kacang merah yang ditemukan di lokasi penelitian merupakan tanaman monokultur yang memiliki nilai jual tertinggi. Namun tingkat peminatan petani untuk pembudidayaan tanaman monokultur sangat minim dibanding tanaman tumpangsari.

TINGKAT KEBERHASILAN PENETASAN TELUR PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) PADA SARANG SEMI ALAMI DENGAN KEDALAMAN BERBEDA DI TEMPAT PENANGKARAN SAHABAT PENYU LOANG DESA RIA BAO KECAMATAN NAGAWUTUNG KABUPATEN LEMBATA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MAGDALENA OHE WATUN (16383047) Tingkat Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) pada Sarang Semi Alami dengan Kedalaman Berbeda di Tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Rockie R. L. Supit S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu merupakan salah satu hewan yang sebagian besar hidupnya berada di laut, kecuali untuk bertelur. Pantai Loang adalah salah satu pantai yang menjadi lokasi bersarang penyu di Pulau Lembata. Pantai ini terletak di Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa jenis penyu yang ditemukan melakukan pendaratan dan bersarang di Pantai Loang salah satunya adalah jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat keberhasilan penetasan telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) pada sarang semi alami dengan kedalaman berbeda di tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung&survey, melakukan wawancara dengan petugas lapangan Sahabat Penyu Loang dan masyarakat Desa Ria Bao, serta melakukan pengukuran parameter yaitu suhu dan kelembaban pasir. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga kedalaman sarang semi alami yang berbeda, yaitu kedalaman 20 cm, 40 cm dan 60 cm, setiap perlakuan memiliki 3 ulangan sehingga secara keseluruhan berjumlah 9 buah sarang. Masing-masing sarang di isi dengan jumlah telur 30 butir setiap satu sarang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Rata-rata suhu mingguan pada empat waktu pengukuran dengan tiga kedalamanyaitu 30,4 °C (06.00), 31,2 °C (12.00), 30,8 °C (18.00) dan 30,1 °C (00.00) dari rata-rata suhu mingguanperubahan suhu pada jam 12.00 lebih tinggi, dan nilai pH yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian yaitu 7.Rata-rata Tingkat keberhasilan penetasan pada masing-masing kedalaman yaitu 51,11% (20 cm), 62,22% (40 cm), 53,33% (60 cm). Kedalaman terbaik terjadi pada kedalaman 40 cm dimana angka keberhasilannya tinggi yaitu 66.22%.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN TARIF TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN GRAB BIKE DI KOTA KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN TARIF TERHADAPKEPUASAN KONSUMEN GRAB BIKE DI KOTA KUPANG Salah satu fakta yang mempengaruhi Kepuasan Konsumen adalah Kualitas Pelayanan Dan Tarif. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan tarif terhadap kepuasan konsumen Grab Bike Di Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekaan kuantitaf, dengan populasi seluruh konsumen Grab Bike Kota Kupang, dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknk analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda dengan bantuan SPSS. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama Kualitas pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, dibuktikan dari t hitung sebesar 4,511 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05 dan koefesien regresi mempunyai positif sebesar 0,384, hal ini berarti bahwa semakin tinggi Kualitas Pelayanan yang diberikan maka akan diikuti dengan semakin tinggi Kepuasan Konsumen Grab Bika Di Kota Kupang. Kedua Tarif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, dibuktikan dari nilai t hitung sebesar 3,931 dengan tingkat signifikan 0,000 0,05 dan koefesien regresi mempunyai positif sebesar 0,298. Ketiga Kualitas Pelayanan Dan Tarif berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Grab Bike Di Kota Kupang, hal ini dibuktukan dengan hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar 34,733 dengan signifikan 0,000 0,05.

IDENTIFIKASI DAN KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA PADA ZONA INTERTIDAL DI PANTAI MBIU DESA MBIU LOMBO KECAMATAN NDAO NUSE KABUPATEN ROTE NDAO

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Gastropods is animal which has soft body that moves with its stomach. Gastropods has an important role for ecology, economy and education. The purpose of this study was to find out the types and diversities of the Mbiu village, Ndao Nuse sub-district, Rote Ndao Regency. Method that used in this study was line transect method. Sampling location determination technique used sampling area. The method used in this study was Quantitative descriptive method. Based on this study resulted at Mbiu beach, gastropods class foubd 7 families, they were Conidae family, Strombidae family, Trochidae family, Turbinellidae family, Cypraeidae family, Volotidae family, and Angariidae family. Gastropods diversities index on transect I, II, III at Mbiu beach was medium, because showed H’= 1,82. But, abundance, relative abudance and domination index highest on Vasum tuyrbinellus species was 7,77 Ind/m2, 31,39%, 0,09. In conlusion, gastropods population at Mbiu beach. Beside that, need to do the next study on the different seasons to find out the morphology types found and its relationship with another biota.