Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

PENGARUH BUDAYA ETIS ORGANISASI DAN ORIENTASI ETIKA TERHADAP SENSITIVITAS ETIKA AUDITOR PEMERINTAH PADA INSPEKTORAT KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif, tujuannya untuk mengetahui budaya etis organisasi dan orientasi etika berpengaru terhadap sensitivitas etika pada Kantor Inspektorat Kabupaten Belu. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, adapun alat analisisnya menggunakan SPSS. Hasil dari uji ini menunjukan bahwa variabel budaya etis organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sensitivitas etikauditor, dan orientasi etika berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap sensitivitas etika. Budaya etis organisasi menurut Reskianti dan Fitrianti (2020) budaya etis organisasi akan berpengaruh organisasi etika aparatur Inspektorat dalam melaksanakan tugasnya dan juga akan berpengaruh pada sensitivutas etika. Dimana jika seorang auditor mencinti pekerjaannya, maka sudah pasti akan menjaga setiap sikap serta perbuatannya dalam hal yang merugikan profesinya.auditor dalam situasi ini akan toleran terhadap kualitas hasil audit, dalam artian melaksanakan seluruh prosedur audit, yang di tetapkan tanpa menganti merugikan atau menghentikannya. Orientasi etika menurut Riska (2017) orientasi etika dapat diartikan sebagai dasar pemikiran dalam menentukan sikap secara tepat dan benar yang berhubungan dengan dilemma etis sikap orientasi etika berhubungabn dengan factor eksternal seperti lingkungan budaya, lingkungan organisasi dan pengalaman pribadi yang merupakan factor internal individu.orienasi etika yang dimiliki oleh setiap individu menjadi suatu acuan serta dorongan bagi auditor untuk berprilaku etis dalam lingkungan mereka.Anjelin (2009).   Sensitivitas etika merupakan kemampuan yang terdapat dalam diri individu untuk dapat pekah terhadap nilai-nilai etika dan pengambilan keputusan Anggrianti dan Muslichah (2019) mengatakan bahwa sensitivitas etiaka merupakan kepekaan seorang terhaap nilai-nilai etika dan pengambilan sutu keputusan yang berdampak pada prilaku etis. Sensitivitas etika harus dimiliki oleh auditor sebelum melakukan pengambilan keputusan etis. Hal ini akan menemukan kualitas dari keputusan yang diambil oleh auditor. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Budaya Etis Organisasi dan Orientasi Etika Terhadap Sensitivitas Etika Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Belu. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis Regresi Linear Berganda. Untuk variable budaya etis organisasi terlihat bahwa thitung > ttabel yaitu -.041 < 864 , denga nilai signifikan sebesar 0,780 > 0,005. dan untuk Untuk variable orientasi etika terlihat bahwa thitung < ttabel yaitu 3.662 > 864 dengan nilai signifikan sebesar 0,001<0,005. Hasil penelitian menunjukkan bahawa Budaya Etis Organisasi tidak berpengaruh terhadap sensitivitas etika auditor dan Orientasi Etika berpengaruh Terhadap Sensitivitas Etika Auditor Pada Inspektorat Kabupaten Belu.

ANALISIS PERTIMBANGAN KONSUMEN DARI SISI ATRIBUT PRODUK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TENUN IKAT (Studi Pada Kelompok Tenun Ikat Neon Ida Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PERTIMBANGAN KONSUMEN DARI SISI ATRIBUT PRODUK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TENUN IKAT (Studi Pada Kelompok Tenun Ikat Neon Ida Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka) Nama : Redegundo Nahak NIM : 181410240 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Manajemen ABSTRAK Tenun Ikat merupakan salah satu teknik menenun di Nusantara. diantara daerah penghasil tenun, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi penghasil Tenun Ikat terbaik di Indonesia. Tenun Ikat di Nusa Tenggara Timur sangat menyatu dengan kehidupan warga sehari-hari. Provinsi Nusa Tenggara Timur dikenal dengan memiliki banyak kerajinan Tenun Ikat Tradisional yang tumbuh dan berkembang turun temurun dalam masyarakat. Nusa Tenggra Timur merupakan salah satu provinsi di Negara yang sangat kaya akan kebudayaan, selain kaya dengan kebudayaan lokal, masyarakat Nusa Tenggra Timur, memegang teguh nilai-nilai kebudayaan local mendapat diwariskan oleh para leluhurnya, yang salah satunya adalaht enun ikat (Taissoru) yang sampai sekarang masih tetap dipertahankan oleh Masyarakat Nusa Tengara Timur, yang khususnya Kabupaten Malaka. Kabupaten Malaka salah satu kabupaten yang baru mengalami pemakaran sendiri, yang awalnya menjadi salah satu kabupaten dari wilayah Kabupaten Malaka. Walaupun sudah berdiri menjadi salah satu kabupaten sendiri, namun, kebudayaan, tradisi, dan kehidupan social masyarakat setempat masih memiliki kesamaan dengan wilayah Kabupaten Malaka. Untuk wilayah Kabupaten Malaka, terdapat empat suku, yang mendiami wilayah ini, yakni, masyarakat suku wesei, wehali, suku dawan, dan suku tenun. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Malaka, terdapat juga empat suku yang sama namun dari keempat suku tersebut lebih dominal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan konsumen Dari Sisi Atribut Produk Dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Tenun Ikat pada kelompok tenun ikat Neon Ida Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi mendalam, wawancara dan dukumentasi terhadap konsumen dan kelompok tenun ikat neon ida. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan produk tenun ikat dipengaruhi oleh faktor sosisal seperti kelompok kecil, keluarga, serta atur dan status social. Kepribadian yang berbeda membawa banyak perbedaan juga terhadap perilaku konsumen seseorang terhadap pembelian suatu barang hal tersebut dikarenakan setiap orang memilik kehidupan social yang berbeda-beda serta berasal dari keluarga dengan kondisi yang berbeda-beda pula.

ANALISIS PERHITUNGAN,PEMOTONGAN DAN AKUNTANSI PPH PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PADA KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul: “Anlisis Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal 21 atas Gaji Karyawan pada Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Anlisis Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal 21 atas Gaji Karyawan pada Kopdit Swasti Sari Kota Kupang, namaun masih ada persoalan penelitian adalah: a. Bagaimana Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? b. Bagaimana Pemotogan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? c. Bagaimana Akuntansi Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? Populasi dalam penelitian ini adalah Data Pajak Kopdit Swasti Sari Kota Kupang Tahun 2019 sampai Tahun 2021. Teknik pengumpulan data yang dihimpun menggunakan (1). Metode Dokumentasi, dengan metode ini data yang dibutukan adalah Data Pajak Kopdit Swasti Sari Kota Kupang Tahun 2020 sampai 2021. (2). Metode Wawancara menggunakan format pertanyaan yang terencana dan diajukan secara lisan kepada responden dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada Analisis pendahuluan akan mendeskripsikan berdasarkan indikator empirik dalam masing-masing konsep sebagai berikut a). Perhitungan Pajak Penghasilan. b). Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21. c). Akuntansi Pajak Pajak. Pada tahap Analisis lanjutan ini akan mendeskripsikan Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Deskriptif, untuk mendeskripsikan data yang ada didalam penelitian ini yang terdiri dari 1). Perhitungan Pajak Penghasilan Karyawan. 2). Pemotongan Pajak Penghasilan Karywan. 3). Akuntansi Perpajakan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka penulis dapat menyajikan kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kopdit Swasti Sari Kota Kupang melakukan perhitungan pajak penghasilan ditahun 2019 Pph terutang sebesar Rp 15.763.612, ditahun 2020 Pph terutang sebesar Rp 10.879.902, ditahun 2021 Pph terutang sebesar Rp 177.840.038. Sehingga pada saat peneliti melakukan perhitungan menggunakan PTKP yang baru tahun 2016 terdapat perhitungan kelebihan pembayaran di tahun 2019 sebesar Rp 96.584.275, sedangkan ditahun 2020 sampai 2021 tidak terjadi kelebihan pembayaran maupun kekurangan pembayaran ke kas negara. 2) Pemotongan yang dilakukan oleh Kopdit Swasti Sari Kota Kupang ditahun 2019 terjadi kelebihan pembayaran ke kas negara sebesar Rp 96.584.275, karena terjadi kesalahan perhitungan. Sedangkan ditahun 2020 sampai 2021 tidak terjadi kesalahan dalam pemotongan gaji karyawan. 3) Kopdit Swasti Sari Kota Kupang melakukan jurnal akuntansi perpajakan belum sesuai, sehingga peneliti melakukan jurnal akuntansi yang sudah sesuai undang-undang perpajakan. Dalam penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan sebagai alternative yang dapat dipertimbangkan sebagai berikut 1. penelitian selanjutnya agar dapat menambah jumlah sampel penelitian dengan penggunaan data Primer yang lebih besar serta rentang waktu pengamatan yang lebih lama sehingga dapat memberikan gambaran dan kesimpulan yang lebih komprehensif mengenai Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal21. Kata Kunci : Pajak, PPh Pasal 21, Wajib Pajak Orang Pribadi.

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN KUPANG TAHUN 2012-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan daerah dan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah. Pendapatan asli daerah merupakan tulang punggung pembiayaan daerah, oleh karenanya kemampuan melaksanakan ekonomi diukur dari besarnya kontribusi yang diberikan oleh pendapatan asli daerah. Belanja Modal adalah adalah pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap berwujud yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Nilai aset tetap dalam belanja modal yaitu sebesar harga beli/bangun aset ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pengadaan/ pembangunan aset sampai aset tersebut siap digunakan. Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. dengan begitu adanya pelaksanaan pembangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kota dan kabupaten. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Kupang dengan judul Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang Tahun 2012-2021. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang dan untuk menguji pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang. Penelitian dilakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik. (BPS). Konsep utama dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pendapatan asli daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b1 dengan nilai signifikan 0,14>0,05. Oleh karena itu, hipotesa H1 ditolak dan Belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b2 dengan nilai signifikan 0,55>0.05 oleh karena itu, hipotesa H2 ditolak. Dengan penjelasan diatas, pertumbuhan ekonomi di kabupaten kupang akan meningkat jika pendapatan asli daeranhnya meningkat. Demikian pula, jika belanja modal di kabupaten kupang meningkat maka pertumbuhan ekonominya juga akan meningkat.

STRUKTUR KOMUNITAS MAKROOZOBENTHOS DI PERAIRAN NITNEO KECEMATAN KUPANG BARAT, KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makrozoobenthos adalah organisme dasar yang berukuran relatif besar yaitu lebih dari 1 mm. Keberadaan organisme ini di dasar perairan sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi perairan. Perubahan-perubahan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai aktifitas baik secara alami seperti sedimentasi dan aktifitas non-alami seperti penambangan bauksit. Keberadaan dan kelimpahan beberapa jenis makrozoobenthos sebagai hewan bentik sangat dipengaruhi oleh kondisi habitatnya yaitu sedimen dasar dan kualitas air. Sedimen dasar selain sebagai habitat komunitas makrozoobenthos juga menyediakan sumber bahan makanan bagi beberapa jenis makrozoobenthos. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposisi jenis, Kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi di Perairan Nitneo Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei langsung yaitu teknik pengumpulan data dengan menghitung dan mengukur langsung di lapangan. Penentuan stasiun di lokasi penelitian menggunakan metode purposive random sampling dan metode transek. Hasil penelitian menunjukan Jumlah jenis makrozoobenthos yang ditemukan di Perairan Nitneo Kecamatan Kupang Barat terdiri dari 14 family, 15 genus dan 15 spesies makrozoobenthos.Kelimpahan jenin makrozoobenthos tertinggi yaitu Protoreaster nodosus dengan nilai kelimpahan jenis dan terendah yaitu Libnia emarginata dan Pseudorhombus arsius . Kelimpahan relative tertinggi yaitu Protoreaster nodosus dan kelimpahan relative terendah yaitu Libnia emarginata. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman diperoleh nilai 0,1 termasuk dalam kategori rendah, perhitungan indeks keseragaman diperolen nilai 0,09 dengan kategori rendah dan Indeks dominansi pada lokasi penelitian sebesar 0,15 dikategorikan tidak ada jenis yang mendominansi

OPTIMASI KITOSAN CANGKANG KEONG SAWAH ( Pila ampullacea L ) ASAL PERSAWAHAN AERBAUK DESA OESAO MENGGUNAKAN VARIASI KONSENTRASI NaOH DAN KOH YANG BERBEDA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Optimasi merupakan pengukuran kemampuan kitosan menggunakan aktivator natrium hidroksida (NaOH) dan kalium hidroksida (KOH). Sampel dalam penelitian ini adalah cangkang keong sawah (Pilla ampullacea L.) yang diperoleh dari area persawahan di desa Oesao, kabupaten Kupang. Optimasi kitosan memiliki keunggulan yaitu sampel yang digunakan dalam jumlah sedikit, waktu singkat, biodegradable, dan mudah terlarut dalam basa kuat seperti NaOH dan KOH. Metode penelitian ini menggunakan metode deasetilasi dan demineralisasi untuk menguji aktivitas kitosan pada variasi konsentrasi aktivator berbeda yaitu larutan NaOH 30%,40%,50% dan KOH 30%,40%,50% . Selanjutnya dilakukan uji kualitas kitosan yaitu persentase rendemen, kadar air, kadar abu dan uji adsorpsi Metilen Biru (MB). Hasil penelitian menunjukan bahwa % rendemen, kadar air, kadar abu yang terbaik pada konsentrasi aktivator 30% NaOH secara berturut-turut adalah 3,33%, 5,72% sedangkan pada konsentrasi aktivator 30% KOH secara berturut-turut adalah 3,17%, 6,67% pengujian daya adsorpsi dilakukan terhadap Metilen Biru (MB) pada konsentrasi aktivator NaOH dan KOH optimumsecara berturut-turut adalah 11,66 mg/g dan 1,63 mg/g. Dengan demikian, cangkang P. ampullacea L. dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kitosan. Kata Kunci : Kitin, kitosan, cangkang keong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Keterangan: *) :Peneliti **) :Pembimbing

ANALISIS PARAMETER TOTAL COLIFORM OLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN TEKNIK FILTRASI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PARAMETER TOTAL COLIFORM OLAHAN AIR LIMBAH LABORATORIUM DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI NUSATENGARA TIMUR MENGGUNAKAN TEKNIK FILTRASI ” Lenamah, F. R) * Hendrik, A) ** Blegur, W.A )** Laboratorium merupakan tempat penunjang kegiatan penelitian riset ilmiah, eksprimen, pengukuran ataupun yang dilakukan seseorang untuk memperoleh data hasil uji. Aktivitas yang dilakukan dalam laboratorium menghasilkan limbah cair yang tergolong dalam limbah domestik. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan dapat dilakukan dengan metode filtrasi dan bantuan media filter berupa arang aktif, sabut kelapa, pasir, dan zeolit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik filtrasi terhadap air limbah laboratorium media filtrasi untuk menurunkan total Coliform pada air limbah Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT yang sesuai dengan baku mutu dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016. Hasil penelitian bahwa terjadi penurunan total coliform setelah dilakukan filtrasi yakni 16000 mL menjadi 7383 mL. Filtrasi telah mampu untuk menurunkan jumlah Coliform yang ada di dalam air limbah. Proses filtrasi dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengolahan air limbah dengan menggunakan kombinasi media bioremediasi. Nilai penurunan belum sampai di bawah baku mutu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkunan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2016 sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan. Kata Kunci: Media Filter, Total Coliform, Air limbah Laboratorium DLHK Provinsi NTT. Keterangan : * ) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS TOTAL COLIFORM PARAMETERS FOR WASTEWATER TREATMENT LABORATORY OF ENVIROMENTAL AND FORESTRY DEPARTEMENT OF EAST NUSA TENGARA PROVINCE USING TECHNIQUES FILTRATION Lenamah, F. R) * Hendrik, A) ** Blegur, W.A )** The laboratory is a place to support scientific research activitites, experiments, measurements or those carried out by someone to obtain test results data. Activities carried out in the laboratory produce liquid waste which is classified as domestic waste. To reduce environmental pollution can be done with the method of filtration and the help of filter media in the form of activated charcoal, coconut coir, sand, and zeolite. The reduce environmental pollution can be done with the method of filtration and the help of filter media in the form of activated charcoal, coconut coir, sand, and zeolite. The purpose of this study was to determine the filtration technique for laboratory wastewater with filtration media to reduce total coliform in the waste water of the laboratory for the Environment and Forestry office of the Province of NTT in accordance with the quality standards in the regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia 68 of 2016. The results of the study are that there was a decrease in total coliform after filtration, nomely 16000 mL to 7383 mL. Filtrasion has been able to reduce the amout of Coliform in the wastewater. Filtration process can be an alternative in wastewater treatment using a combination of bioremediation media. The reduction value has not yet reached the quality standard based on the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number 68 of 2016 so further researchs is needed. Keywords: Filter Media, Total, Coliform, DLHK Laboratory Wastewater East Nusa Tenggara Timur. Keterangan : *): Researcher **): Advisor

ANALISIS SOSIAL EKONOMI NELAYAN GIILNET DI PANTAI MOTADIKIN DESA FAHILUKA, KABUPATEN MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN FEMIANA HOAR KLAU (17382265) Analisis Sosial Nelayan Gillnet di Pantai Motadikin Desa Fahiluka, Kabupaten Malaka: Dr. Alfred G.O, Kase., S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Beatrix M. Rehata, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pantai Motadikin terletak di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selain ikan pelagis kecil perairan Pantai Motadikin juga memiliki potensi sumberdaya pesisir lain seperti hutan mangrove. Panjang garis panjang ± 10 km, dan dihuni sekitar 220 kepala keluarga, yang merupakan nelayan gillnet. Hasil pengamatan, alat tangkap gillnet mendominasi alat tangkap lain yang digunakan oleh nelayan di Pantai Motadikin. Analisis sosial ekonomi nelayan gillnet belum banyak diteliti, hal ini penting mengingat pengaruh keadaan sosial ekonomi terhadap masyarakat nelayan yaitu keterbatasan pendidikan dan keadaan rumah yang tergolong rendah sehingga berpengaruh besar terhadap pendidikan, lingkungan serta perilaku kehidupan nelayan. Dan salah satu cara untuk mengetehui kondisi sosial ekonomi nelayan gillnet di Pantai Motadikin adalah dengan mempelajari kondisi sosial ekonomi nelayan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2021 di Pantai Motadikin, Desa Fahiluka. Metode yang digunakan yakni metode survey. Teknik pengambilan sampel dengan cara Random Sampling. Dari hasil wawancara dan pembagian kuisioner dapat disimpulkan bahwa Hasil Penelitian pendapatan nelayan gillnet yang di Desa Fahiluka dalam satu bulan sebesar Rp. 11.116.667. Nilai ROI 5,0%, nilai BEP Produksi 1.682, BEP Harga 40.776 dan nilai R/C Ratio untuk melihat relative usaha dalam satu periode/tahun memperoleh sebesar angka 7,57 dikatakan usaha yang layak. Kata Kunci: analisis Usaha Pendapatan nelayan Gillnet Desa Fahiluka

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN DAN TURUT SERTA MENGHIMPUN DANA DARI MASYARAKAT TANPA IZIN USAHA DARI PIMPINAN BANK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penelitian ini ialah Deskripsi tentang motif, modus dan akibat hukum pelaku tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Masalah pokoknya diteliti penulis ialah bagaimanakah motif pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, bagaimanakah modus pelaku dalam tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia dan akibat hukum pelaku tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaku dalam tindak perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui modus pelaku dalam perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia, untuk mengetahui akibat hukum pencemaran perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat tanpa ijin usaha dari pimpinan bank indonesia sifat penelitian yang digunakan penulis bersifat Deskriptif. Jenis penelitian hukum yang digunakan ialah jenis penelitian normatif dan teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil peneilitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumusakan dan di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Motif pelaku dalam melakukan tindak pidana perbankan dan turut serta menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpan tanpa ijin usaha dari pimpinan bank Indonesia, adalah : a. Mencari keuntungan b. Memenuhi kebutuhan atau biaya hidup terdakwa dan keluarganya. 2. Modus pelaku dalam melakukan tindak pidana menghimpun dana dari masyarakat tanpa memperoleh izin dari bank Indonesiaa, adalah : a. Menyalahgunakan tanggung jawab dan kewenangan sebagai komisaris utama dan dewan komisaris. b. Meminta nasabah berinvestasi pada PT yang dikelola terdakwa dengan janji keuntungan sebesar 6 – 7%. c. Membuka koperasi tanpa ijin guna mengambil uang nasabah. 3. Akibat Hukum terhadap Pelaku, yakni: a. Para Terdakwa ditahan; b. Para terdakwa dikenai pemidanaan; c. Para Terdakwa dikenai pidana denda; dan d. Para terdakwa dikenai pembayaran biaya perkara. Kata Kunci : Motif, Modus , Akibat Hukum, Tindak Pidana Perbankan dan Turut Serta Menghimpun Dana dari Masyarakat Tanpa Ijin Usaha dari Pimpinan Bank Indonesia.

DESKRIPSI TENTANG PENGGUNAAN BAHAN PELEDAK DALAM PENANGKAPAN IKAN DI WILAYAH PERIKANAN INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian penulis adalah “Deskripsi Tentang Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan Di Wilayah Perikanan Indonesia”. Rumusan masalah yaitu Mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang dan Faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peleadak? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang dan faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis pene;itian yang digunakan adalah nomatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu dengan membaca dan mempelajari serta menganalisa buku-buku, peraturan-peraturan dan referensi putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk, faktor penyebab dan akibat hukum dari penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di wilayah perikanan Indonesia. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan DI Wilayah Pereikanan Indonesia dengan Kronologi Kasus dan Dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan.Hasil penelitian penulis, sebagai berikut:1).Mengapa penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan diwilayah perikanan Indonesia dilarang oleh undang-undang? Alasan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak di Wilayah Hukum Perairan Indonesia dilarang oleh Undang-Undang karena :a).Merugikan Negara,b).Merusak ekosistem laut,c).Merugikan Nelayan Lainnya.2).Faktor-faktor apakah yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak?Adapun yang mendorong pelaku melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak yaitu:1).Pertimbangan ekonomi.b).Lebih mudah dan tangkapan lebih banyak

TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGONTROL SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG Marthinus Loe1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik mengontrol sepak bola. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Mengontrol Bola Kaki Pada Siswa Kelas IV di SD GMIT Airnona 1 Kupang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran mengontrol sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran kontrol bola, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan kontrol bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan kontrol bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik mengontrol sepak bola di SD GMIT Airnona 1 Kupang berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Tinjauan pembelajaran teknik mengontrol sepak bola pada siswa kelas IV SD GMIT Airnona 1 Kupang masih kurang efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi dalam proses pembelajaran berlangsung dikarenakan ada beberapa siswa yang belum bisa melakukan kontrol bola dengan baik. Kata kunci: Pembelajaran, teknik dasar, mengontrol sepak bola.

A DESCRIPTIVE STUDY ON FRESHMEN’S ENGLISH LEARNING MOTIVATIONS AND STRATEGIES AT ENGLISH EDUCATION ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2,Name.3 (Stefanie Dairu Kaniha) (Tiarma Marpaung, S.Pd.,M.Pd) (Eltina A.Maromon, SPd.,MA.) The title of this writing is “ A Descriptive Study On Freshmen’s English Learning Motivation And Strategies At English Education Artha Wacana Christian University Kupang. The research conducted to answer questions 1. What are the freshmen’s types of motivation in learnig English at English education study program of Artha Wacana Christian University Kupang? 2. What are the fershmen’s strategies in learning English at English education study program of Artha Wacana Christian University Kupang? The thesis focuses on the motivation and strategy in learning English . The data will be taken by giving questionnaire as the isntrument. The participants were 12 students. The aims of this research are 1. To describe the freshmen’s types of motivation in learning English At english education study program of Artha Wacana Christian University Kupang. 2. To describe the freshmen’s strategies in learning English at English education study progran of Artha Wacana Christian University Kupang. Students motivation to learn English because of the fun atmosphere, the teacher who delivered the material well and the material is easy to understand. The factors behind the motivation to learn English as they like the atmosphere of the English class, are interested in the way English is used in conversation, and believe that students will be able to read and understand most of the texts in English if students continue to study them, nervous and confused when students speak in English class, students also feel learning English, is very interesting, besides that students are also motivated to learn a lot English, students very enjoy learning English. The way teachers motivate students begins with teachers realizing the importance of motivation. Keywords :Motivation, strategy.

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SECARA BERSAMA-SAMA TERHADAP BARANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Terhadap Tindak Pidana Kekerasan Secara Bersama-Sama Terhadap Barang”. Rumusan masalah yaitu Bagaimana bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dan Bagaimana pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dan pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah nomatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu dengan membaca dan mempelajari serta menganalisa buku-buku, peraturan-peraturan dan referensi putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dan pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap barang. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap barang dengan kronologi kasus dan dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan. Hasil penelitian penulis, sebagai berikut: 1. Bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dengan cara membongkar pondasi bangunan dengan linggis, merusak dinding rumah, memotong patung pajangan dengan parang, memecahkan kaca dan merusak body mobil, dan merusak perabotan rumah. 2. Pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum dapat dilakukan dengan dua hal yaitu penggabungan perkara perdata ke dalam perkara pidana dan gugatan perdata yang diajukan oleh para korban.

HUBUNGAN PROFESIONALISME, KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BIRO PENGADAAN BARANG DAN JASA SETDA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Profesionalisme dalam penelitian ini merupakan suatu kemampuan atau keahlian untuk melakasanakan atau melakukan suatu pekerjaan atau tugas yang di landasi atas keterampilan dan pengatahuan serta di dukung oleh sikap kerja yang di tuntut oleh pekerjaan tersebut. Keandalan dan keahlian dalam pelaksanaan tugas sehingga terlaksana dalam mutu tinggi, waktu yang tepat, cermat, dan dengan prosedur yang mudah dipahami dan diikuti oleh pelanggan. Kompetensi pegawai yang ada dalam penelitian ini merupakan yang sangat penting dan berpengaruh dalam sebuah organisasi karena kompetensi berjalan beriringan dengan keberhasilan suatu organisasi. Prestasi kerja dalam penelitian ini merupakan sebuah hasil kerja yang dicapai seorang karyawan dilihat dari karakteristik pribadinya serta persepsi terhadap perannya dalam pekerjaan itu, ataupun bentuk penilaian tersendiri dalam menjalankan dan meningkatkan program-program kerjanya. Prestasi seorang karyawan pada dasarnya merupakan hasil kerja seorang karyawan selama periode tertentu dibandingkan dengan berbagai kemungkinan misalnya standar, sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan sudah disepakati bersama. Ada pun tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui hubungan antara profesionalisme dan kompetensi pegawai terhadap prestasi kerja pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan kuesioner (angket) dan studi dokumentasi. Untuk kuesioner (angket) menggunakan bentuk checklist. Kuesioner dilengkapi dengan skala pengukuran untuk menghasilkan data kuantitatif. Skala ordinal digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi pegawai atau responden di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda tentang 3 variabel Profesionalisme, kompetensi Pegawai dan Prestasi Kerja Pegawai. Hasil analisa menyatakan terdapat hubungan positif antara variabel kompetensi pegawai (X2) dengan variabel prestasi kerja (Y) pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga terdapat hubungan yang positif antara variabel profesionalisme (X1) dengan variabel prestasi kerja (Y) pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil uji korelasi dihitung dengan menggunakan komputer program SPSS versi 20 for window dan memperoleh hasil yaitu diketahui nilai signifikan Sig.(2-tailed) antara profesionalisme dengan prestasi kerja adalah sebesar 0,066 dan nilai correlatin coefficient sebesar 0,262 sedangkan pada nilai signifikan Sig.(2-tailed) antara kompetensi pegawai dengan prestasi kerja adalah sebesar 0,192 dan nilai correlation coefficient sebesar 0,187 dan pada nilai signifikan Sig.(2-tailed) antara profesionalisme dengan kompetensi pegawai adalah sebesar 0,100 dan nilai correlatin coefficient sebesar 0,235, maka dapat dikatakan variabel profesionalisme dan kompetensi pegawai secara bersama-sama mempunyai hubungan dengan tingkat yang rendah terhadap variabel prestasi kerja pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur

AN ANALYSIS OF FIGURATIVE LANGUAGE IN SELECTED SONG LYRICS OF IWAN FALS’ ALBUM “INDONESIA DALAM BERITA”

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “ Sebuah Analisis Bahasa Kiasan Dalam Lirik Lagu Pilihan Album Iwan Fals "Indonesia dalam Berita" pembelajaran ini bertujuan untuk menemukan bahasa kiasan , tipe bahasa kiasan yang paling dominan diguanakan dan arti dalam penggunaan kata/ bahasa pilihan dalam “ lirik Lagu pilihan album Iwan Fals "Indonesia dalam Berita" desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berdasarka teori Keraf (2002;124-145) tentang jenis bahasa kiasan yang terdiri dari 60 jenis bahasa kiasan tapi dalam pembelajaran ini hanya fokus pada 12 jenis gaya bahasa yang terdiri dari 4 kategori yaitu : kategori pertama adalah simile metafora, personifikasi (perbandingan) ; kategori kedua adalah hiperbola, litotes, sakral, (kontras), dan ketiga adalah kiasan, metonomi, sinekdoke (hubungan): dan keempat adalah aliterasi, ephistrope, anafora (pengulangan). Proses analisis data adalah mengidentifikasi data kemudian mengklasifikasikan dan setelah itu mendeskripsikan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 lagu dalam album ini terdapat 12 metafora, 6 personifikasi, 42 hiperbola, 3 sinekdok, 7 litotes, dan 6 sakral. Hal ini membuktikan bahwa bahasa kiasan dalam Lirik Lagu Pilihan Album Iwan Fals “Indonesia Dalam Berita” penulis menemukan jenis lagu yang dominan yaitu : pertama hiperbola (42), kedua litotes (7), ketiga personifikasi (6) dan sarkasme (6) dan yang terakhir adalah synecdoche (3). Penelitian ini sangat penting untuk dikaji karena bahasa kiasan kata-kata tertentu yang dapat mengubah makna kalimat dalam lagu dan Dengan menggunakan bahasa kiasan, sebuah karya sastra justru akan lebih kaya, efektif, dan lebih sugestif bagi pembaca/pendengarnya. Selain itu, dengan menggunakan bahasa kiasan dalam sebuah karya, karya tersebut akan menarik perhatian, menciptakan kesegaran, lebih hidup, dan memunculkan gambaran fantasi yang nyata

PENGARUH PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN DAN AKSESIBILITAS TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Dan Aksesibilitas Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Kupang”. Masalah yang diambil dari penelitian ini adalah pengaruh penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Kota Kupang. Adapun persoalan dalam penelitian ini adalah; (1) Bagaimana pengaruh Penyajian Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Kupang (2) Bagaimana Pengaruh Aksesibilitas Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Keuangan Daerah Kota Kupang Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah merupakan pertanggungjawaban mengenai integritas keuangan, pengungkapan dan ketaatan terhadap peraturan perundang–undangan. Sasarannya adalah laporan keuangan yang mencakup penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran keuangan instansi pemerintah daerah. Dalam melaksanakan akuntabilitas publik, organisasi sektor publik berkewajiban untuk memberikan informasi sebagai bentuk pemenuhan hak-hak publik Tujuan dari penelitian ini adalah menguji: (1) Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (2) Pengaruh Aksesibilitas terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (3) Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan dan Aksesibilitas terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah. Matode penarikan sampel Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini adalah purposive sampling dengan sumber data yang digunakan adalah data primer. Obyek dalam penelitian ini adalah Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang Yang berlokasi di Jl. S. K. Lerik No.1, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari 35 responden. Pengumpulan data melalui observasi langsung dan survei yang diperoleh dengan cara pembagian kuesioner kepada responden . Matode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyajian laporan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, hal ini menyatakan bahwa semakin baik penyajian laporan keuangan daerah maka akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah akan semakin baik. Pada aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, hal ini menyatakan bahwa semakin meningkatnya aksesibilitas maka akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah akan meningkat. Hasil pengujian secara simultan dengan uji F yaitu penyajian laporan keuangan dan aksesibilitas secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap akuntabilitas pengelolaan Keuangan Daerah Kata Kunci: Penyajian Laporan Keuangan, Aksesibilitas, dan Akuntabilitas pengelolaan Keuangan Daerah.

ANALISIS KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN KEPITING (BRACHYURA) DI PANTAI PENYAI KELURAHAN LEDEUNU KECAMATAN RAIJUA KABUPATEN SABU RAIJUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepiting merupakan subfilum dari krustasea, dengan ciri khas tubuh dilindungi oleh karapas dan memiliki capit. kepiting tumbuh melekat pada substrat berpasir, berbatu, dan sedikit berlumpur menjadikannya sebagai habitat yang baik bagi kehidupan kepiting. Secara ekonomi biota ini telah banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan makanan dan juga dapat diperjual belikan. secara ekologis terhadap lingkungan perairan estuaria yaitu sebagai pengkonversi nutrien, penambahan sumber mineral, dan meningkatkan distribusi oksigen di dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis atau spesies serta kelimpahan dan keanekaragaman kepiting di Pantai Penyai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan kepiting yang ditemukan di perairan Pantai Penyai terdiri dari 6 famili dengan total 7 spesies yaitu Thalamita admete, Grapsus albolineatus, Actaeodes tomentosus, Polodius areolatus, Ocypode ceratophthalmos, Calappa bicornis, dan Tiarinia angusta. Berdasarkan hasil perhitungan Nilai H’ keanekaragaman spesies kepiting pada lokasi penelitian stasiun I yaitu (1,36) dan stasiun II yaitu (1,09) sedangkan jumlah spesies pada stasiun I (4) dan stasiun II (3). Berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman tersebut maka semua nilai indeks keanekaragaman yang diperoleh pada stasiun I dan stasiun II menunjukkan tingkat keanekaragaman spesies berada pada kategori sedang. Kelimpahan pada stasiun I memiliki total kelimpahan 6,6 dan pada stasiun II memiliki total kelimpahan 4,15. Indeks dominasi pada lokasi pengamatan stasiun I yaitu 0,26 sedangkan pada stasiun II yaitu 0,33. Berdasarkan kriteria indeks dominansi tersebut maka semua nilai indeks dominansi yang diperoleh pada stasiun I dan stasiun II menunjukkan tidak adanya jenis kepiting yang mendominasi. Perlu dilakukan penelitian lebih dalam mengenai, keanekaragaman kepiting di Kawasan Pantai Penyai dan dilakukan pengulangan saat pasang surut air laut. Agar didapatkan data yang lebih akurat

TINJAUAN TERHADAP SIKAP BELAJAR SISWA MELALUI PELAJARAN IPA DAN HUBUNGANNYA DENGAN HASILBELAJAR SISWA DI SMPN 5 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) bagaimana sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 2) bagaimana hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang, 3) apakah terdapat hubungan antara sikap belajar dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA di SMPN 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian ex post fakto (non eksperimen) dengan menggunakan desain penelitian korelasional dan metode penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa/i kelas VII yang berjumblah 310 orang. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik simple ramdom sampling dengan tingkat kesalahan (presisi) 10% dan tingkat kepercayaan 90% sehingga total sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 75 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument non tes yang berupa angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sikap belajar siswa memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA, hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus korelasi product momen berbantuan SPSS versi 25 menunjukan bahwa nilai t hitung > ttabel (0.676  0.224). Sikap belajar siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA adalah sikap belajar positif. Karena hasil analisis menunjukan bahwa sikap siswa kelas VII dalam mengikuti proses pembelajaran IPA mencerminkan sikap siswa yang merasa suka, senang, serta setuju terhadap proses pembelajaran IPA. Hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA dinyatakan lulus atau tuntas dan perolehan hasil belajar tersebut memuaskan. Karena hasil belajar yang diperoleh siswa berada pada rentang 70-90. Dengan demikian maka sikap belajar siswa memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar yang diperoleh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA. Bentuk hubungan yang terjadi adalah hubungan positif dengan tingkat korelasi kuat. Besar pengaruh yang diberikan sikap belajar siswa terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 55,4% atau berada pada kategori tinggi. Berdasarkan setiap uraian diatas maka H0 ditolak dan H1 diterima

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik CairRebung Bambu (Dendrocalamus asper ) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan tanaman holtikultura yang memiliki prospek dan nilai jual yang cukup tinggi, bentuknya yang menarik serta kandungan gizinya yang banyak membuat tanaman ini berpotensi untuk terus dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) yang diberi pupuk organik cair (POC) rebung bambu dengan konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari Pupuk Organik Cair (POC) rebung bambu terhadap pertumuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan perlakuan 1 = kontrol (tanpa POC), perlakuan 2 = 25 mL POC rebung bambu, perlakuan 3 = 50 mL POC rebung bambu, perlakuan 4 = 75 mL POC rebung bambu, perlakuan 5 = 100 mL POC rebung bambu. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji LSD (Least Significant Different ) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helai daun dan berat basah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian POC dari rebung bambu terhadap parameter pengukuran memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah. Pemberian pupuk pada perlakuan ke 5 dengan konsentrasi sebesar 100 mL pupuk organik cair rebung bambu memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dengan rata-rata tinggi tanaman selada 30 cm, jumlah helaian daun sebanyak 70 helai dan berat basah 85 gram

ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA SUMLILI, KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan salah satu bentuk hubungan keuangan antar tingkat Pemerintahan yaitu hubungan keuangan antara Pemerintahan Kabupaten dengan Pemerintahan Desa. Untuk dapat merumuskan hubungan keuangan yang sesuai maka diperlukan pemahaman mengenai kewenangan yang dimiliki pemerintah Desa. Artinya, anggaran pemerintah yang diberikan Kepada Desa terkait sepenuhnya adalah untuk fasilitas pembangunan dan pemberdayaan Desa sebagai salah satu lembaga yang andil dalam format kepemerintahan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa merupakan sebuah produk era reformasi yang menjadi bentuk awal kemandirian Desa dalam penyelenggaraan Pemerintahan maupun dalam pengelolaan Keuangan Desa. Mengingat dana yang diterima oleh Desa jumlahnya cukup besar dan terus meningkat setiap tahunnya, maka dalam menyelenggarakan Pemerintahan dan Pengelolaan Keuangan Desa, dibutuhkan kapasitas Aparatur Desa yang handal dan sarana lainnya yang memadai agar pelaksanaannya menjadi lebih terarah dan akuntabel. Tujuan dari penelitian ini Untuk Untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Sumlili Kupang Barat Kabupaten Kupang, karena penulis menemukan bahwa pelaksanaan Pembangunan telah dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan optimal namun belum adanya pemerataan pembangunan di wilayah Desa Sumlili. Konsep dalam penelitian ini adalah perencanaan ADD, pelaksanaan ADD, Penatausahaan ADD, Pelaporan ADD dan Pertanggungjawaban ADD. Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yaitu Pengelolaan diartikan sebagai suatu rangkaian pekerjaan atau usaha yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk melakukan serangkaian yang berkaitan dengan Alokasi Dana Desa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah populasi 6 orang perangkat Desa dan sampel sebanyak 6 orang perangkat Desa. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilakukan wawancara dan dokumentasi pada responden. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis data kualitatif yakni menggambarkan hasil kualitatif menurut kajian dan indikator empirik. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menguraikan dan menjelaskan hasil penelitian yang diperoleh bahwa : Perencanaan ADD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang telah mengikuti aturan petunjuk teknis yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, Pelaksanaan ADD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat, Pembangunan telah dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan optimal namun belum adanya pemerataan pembangunan di wilayah Desa Sumlili, Penatausahaan ADD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat, telah efisien dan memberikan manfaat yang optimal bagi desa Sumlili dalam pengelolaan ADD, Pelaporan ADD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat, sesuai dengan Peraturan yang telah ditetapkan dimana pemerintah Desa Sumlili sudah mampu untuk melaporkan kegiatan sesuai dengan jadwal waktu yang ditentukan, Pertanggungjawaban AD yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat, sesuai dengan pembuatan Laporan Pertanggungjawaban tergolong tepat waktu dan sesuai format SPJ yang ditetapkan