Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP LIKUIDITAS PADA KSP KOPDIT TIMAU INDAH KUPANG NAMA : ANDRIANTO HENDRYO SERAN NIM : 16190405 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI ABSTRAK Laporan kinerja keuangan merupakan bagian dari dokumen perusahaan yang penting. Pembuatan laporan kinerja keuangan suatu perusahaan menyatakan bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam hal pengumpulan data dan peyaluran dana. Kinerja keuangan merupakan gambaran dari pencapaian keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Likuiditas menunjukan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih Hasil penelitian ini membuktikan bahwa likuiditas yang di ukur dengan current ratio berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan yang di ukur dengan return on equity di ksp kopdit timau indah kota kupang untuk tahun 2018-2022, hal ini ditunjukan dengan hasil uji regresi yang memberikan nilai R sebesar 0,844 atau 84,4% variansi data likuiditas dapat menjelaskan variansi data kinerja keuangan. Dengan kemamampuan perusahaan menyelesaikan kewajiban lancar dengan menggunakan altiva lancarnya, maka perusahaan memiliki kelebihan aktiva lancar untuk mengembangkan usahanya. Perkembangan usaha tersebut dapat dilihat dari kinerja keuangan yang diukur dengan rasio laba atau sisa hasil usaha terhadap total ekuitasnya. Jenis penelitian adalah studi pada. Data di peroleh dengan menggunakan Dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan Laporan Keungan Akhir Tahun 2018-2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai b = 0,009 bertanda positif sehingga disimpulkan bahwa tingkat likuidtas di KSP Kopdit Timau Indah Kota Kupang berpengaruh positif terhadap kinerja keuangannya di ukur dengan return on equity atau tingkat pengembalian modal. Kata Kunci: Laporan Keuangan yang efektif

ANALISIS PENGARUH PENGETAHUAN DAN PENGELAMAN KERJA TERHADAP ETOS KERJA KARYAWAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SWASTI SARI CABANG KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki etos kerja yang baik dapat dipengaruhi dari, tingkat pengetahuan, dan pengalaman kerja. Faktor yang mempengaruhi etos kerja yang baik adalah yang pertama tingkat pengetahuan karyawean. Masyarakat meyakini bahwa orang yang latar belakang pendidikannya tinggi maka keterampilannya juga bagus (Basyit., 2020). Latar belakang pendidikan seseorang tidak menjamin keterampilannya baik. Banyak orang memiliki keterampilan bagus walaupun latar belakang pendidikannya rendah. Hal ini terjadi karena adanya kemauan dari dalam diri untuk terus mengasah kemampuan yang dimilikinya tidak harus menempuh pendidikan yang tinggi. Selain latar belakang pendidikan, pengalaman kerja juga mempengaruhi etos kerja. Pengalaman kerja berkaitan dengan lama atau tidaknya bekerja di suatu tempat. Pengalaman kerja dari karyawan yang telah memiliki keahlian pada pekerjaannya yang banyak dan diharapkan akan mempunyai pengalaman dalam memecahkan berbagai masalah, sesuai dengan kemampuan pribadi masing-masing karyawan (Wahyuni., 2018). Pengalaman kerja dapat mempengaruhi tingkat kerja dari setiap karyawan. Semakin lama pengalaman kerja seorang karyawan maka semakin tinggi kemampuan kerjanya. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 orang dari jumlah populasi sebanyak 46 orang karyawan yang bekerja di Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2 ). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang dan pengelaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Sedangkan secara simultan pengetahuan dan pengelaman kerja berpengaruh terhadap etos kerja karyawan pada Kopdit Swasti Sari Cabang Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstana sebesar 2.870 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.632, b² adalah 0.239. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh pengetahuan (X1) dan pengelaman kerja (X2) terhadap etos kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 2,870 + 0,632 X1 + 0,239 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh pengetahuan (X1) terhadap etos kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengetahuan (X1) diperoleh t hitung sebesar 4,064 lebih besar t table = 1,699 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap etos kerja karyawan (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh pengelaman kerja (X2) terhadap etos kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel pengelaman kerja (X2) diperoleh t hitung sebesar 2.063 lebih besar t table yaitu 1,699 dan tingkat Sig. = 0,048. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengelaman kerja (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap etos kerja pegawai (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 25,030 lebih besar F tabel = 2,95 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel pengetahuan dan variable pengelaman kerja (X2) berpengaruh positif secara simultan terhadap etos kerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2 ) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.633 atau 63,3%. Hal ini berarti besarnya pengaruh pengetahuan dan pengelaman kerja terhadap etos kerja karyawan adalah 63,3%. Sedangkan pengaruh sebesar 36,7% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI PIUTANG MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK PADA "KSP.KOPDIT SWASTI SARI" KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan jaman pada saat ini menjadikan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Banyaknya tingkat kebutuhan masyarakat menjadikan masyarakat banyak yang harus melakukan pinjaman pada lembaga keuangan demi memenuhi kebutuhan. Masyarakat pada umumnya juga banyak yang memilih melakukan pinjamanan pada sebuah lembaga keuangan simpan pinjam yang memiliki bunga pinjaman rendah dan mendapatkan kemudahan saat akan melakukan pinjaman, Adapun tujuan dari Koperasi bukan hanya untuk mendapatkan atau meningkatkan laba, tetapi lebih ditekankan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi piutang pada koperasi sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan diskriptif ialah peneliti akan mendeskripsikan konsep dan menghimpun fakta tetapi tidak melakukan pengujian hipotesis, yang bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran,atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat. Teknik pengumpulan data mengunakan dokumentasi, yakni penulis mendapatkan data laporan keuangan koperasi Tahun 2022, sebagai bahan dasar untuk melakukan analisa data atas masalah yang diteliti. Berdasarkan hasil pengujian dengan menuggunakan metode deskriptif, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: “Pengakuan dan pengukuran Kopdit Swastisari sudah sesuai dangan SAK yang berlaku yakni pengakuan piutang yang diterapkan sesuai dengan PSAK No. 23 revisi 2014 dan pencatatan sesuai dengan PSAK ETAP. Ditinjau dari segi pencatatan, penyajian dan pengungkapan piutang yang dilakukan, Kopdit Swastisari sesuai dengan SAK yang berlaku. Maka perlakuan akuntansi piutang pada koperasi swastisari sudah sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.”

RITUAL TA,TULA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini merupakan suatu tinjauan teologis kontekstual terhadap ritual penyembahan kepada roh orang yang sudah meninggal dan implikasinya bagi jemaat Syalom Oepula. Ritual penyembahan kepada roh orang yang telah meninggal adalah praktik keagamaan yang telah menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi masyarakat Oepula. Tinjauan teologis ini bertujuan untuk memahami praktik ini dari sudut pandang teologi Kristen, menggali akar teologisnya, serta menganalisis implikasi dan dampaknya pada jemaat Syalom Oepula.Studi ini menggunakan pendekatan teologis kontekstual untuk menghargai dan memahami praktik tradisional ini dalam konteks lokal dan budaya. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik penyembahan roh orang yang sudah meninggal diakar pada keyakinan tentang hubungan manusia dengan dunia roh dan leluhur.Implikasi bagi jemaat Syalom Oepula mencakup perluasan pemahaman teologis mengenai kematian dan kehidupan sesudahnya, serta bagaimana menghadapi ritual tradisional tersebut dari perspektif iman Kristen. Temuan penelitian ini menyiratkan pentingnya dialog dan dialog teologis antara agama tradisional dan iman Kristen, untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam dan inklusif tentang kepercayaan dan praktik keagamaan di Oepula. Tinjauan teologis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjembatani perbedaan dan memperkuat identitas iman Kristen di tengah masyarakat Oepula yang beragam budaya dan keyakinan. Implementasi temuan penelitian ini dapat memberikan landasan bagi pendekatan pastoral yang menghormati budaya setempat dan mempromosikan nilai-nilai keadilan, kasih, dan toleransi dalam hubungan antarumat beragama di Oepula.

“TRADISI MASEKEN” Suatu Tinjuan Teologis Kristen Terhadap Tradisi Dorong-mendorong Peti Jenazah di Jemaat Oemathonis Bobok

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TRADISI MASEKEN-SUATU TINJAUAN TEOLOGIS KRISTEN TERHADAP TRADISI DORONG-MENDORONG PETI JENAZAH DI JEMAAT OEMATHONIS BOBOK Penelitian yang penulis lakukan mengangkat sebuah tema Tradisi Maseken, dengan sub-tema Suatu Tinjuan Teologis Kristen Terhadap Tradisi Dorong-mendorong Peti Jenazah di Jemaat Oemathonis Bobok. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library) dan penelitian lapangan (Field Research) bersifat deskriptis kualitatif dengan menggunakan pendekatan teologi, dan fenomologi. Sumber data penelitian ini adalah jemaat Oemathonis Bobok, klasis Amanatun Selatan dan pelaksanaan tradisi maseken. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Proses tradisi Maseken sangat berbeda dengan proses penguburan jenazah pada umumnya di mana tradisi Maseken ini menggunakan kegiatan dorong-mendorong peti Jenazah di sepanjang perjalanan menuju liang kubur. 2) Pemahaman jemaat Oemathonis Bobok terhadap tradisi Maseken beragam namun tidak Alkitabiah dan mengandung unsur bersifat mitos. 3) Perspektif teologis terhadap tradisi Maseken, dalam hal kepercayaan perlu adanya pembicaraan ulang yang baik untuk meluruskan pemahaman Jemaat Oemathonis Bobok, serta memberi makna yang lebih teologis sesuai dengan pelaksanaannya yang dalam lingkup agama. Implikasi dalam kajian ini adalah: 1) Dalam pelaksanaan tradisi Maseken perlu untuk melakukan peninjauan ulang mengenai serangkaian acara dalam tradisi tersebut serta pemaknaan dari tradisi Maseken tersebut. Baik dari segi aspek tingkah laku maupun kepercayaan, agar tidak terjadi pertentangan antara agama, dan tingkah laku dalam tradisi. 2) Antara agama dan tradisi masyarakat dalam lingkungan setempat harus selalu sejalan, karena agama seharusnya dijadikan sebagai pedoman hidup yang dapat diinterpretasikan dalam beberapa nilai tradisi yang berlaku. Tujuan penulis melakukan kajian ini adalah untuk mengembalikan kesadaran jemaat tentang segala sesuatu yang dilaksanakan dalam siklus kehidupan (termasuk dalam hal kematian) harus dengan pemaknaan yang sesuai dengan ajaran agama Kristen. Dan lagi, untuk mengedepankan pengajaran yang berdasarkan pada ajaran-ajaran yang Kristiani.

DESCRIPTIVE STUDY ON IMPERATIVE SENTENCE IN SABU LANGUAGE

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title of this writing is “Descriptive Study On Imperative Sentence In Sabu Langauge”. This research was conducted to answer research problem; 1. What are the types of imperative sentence in sabu language? 2. What are the function of imperative sentence in Sabu language? The aim of this research was to find out the types of imperative and the function of imperative sentence in sabu language. The writer used qualitative method (interview and recording), base on the data and fact that serve in narrative explanation and did the interview. and the result of the interview show and answer those research problem about the types and function of imperative sentence in Sabu Language. The types of imperative sentence in sabu languae consists of two types those are positive and negative command. while the function of imperative sentence in Sabu Language consist of five function those are 1. Imperative sentence as Instruction. 2. Imperative sentence as Request 3. Imperative sentence as Suggestion, 4. Imperative sentence as Advise, 5. Imperative sentence as Prohibition.

STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PADA BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM NUSA TENGGARA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui tentang strategi manajemen sumber daya manusia pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini juga untuk memberitahukan dimana proses pengadaan dan proses pengembangan serta proses pemeliharaan terjadi di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam dengan adanya proses pengadaan, proses pengembangan dan proses pemeliharaan ini terus meningakat sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia pada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam. Dengan menerapkan proses pengadaan yang dimana akan melakukan proses seleksi dan rekrutmen dan untuk proses pengembangan yang dimana akan melakukan proses Pelatihan dan pengembangan karir sedangkan untuk proses pemeliharaan akan melakukan proses Kompensasi dan Jaminan hari tua. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: a. Berdasarkan hasil penelitian ini maka proses pengadaan manjemen sumber daya manusia yang terjadi di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Nusa Tenggara Timur sudah berjalankan dengan baik maka dapat dilihat dari palaksanaan proses rekrutmen di instansi yang dilakukan secara terbuka dan proses rekrutmen juga diketahui secara terbuka. b. Berdasarkan hasil penelitian ini maka proses pengembangan manjemen sumber daya manusia di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Nusa Tenggara Timur sudah berjalankan dengan baik dilihat dari proses pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan karir bagi pegawai karena dengan adanya proses pelatihan dan pengembangan karir dapat meningkatkan kemampuan pegawai dan ketrampilan. c. Berdasarkan hasil penelitian ini pemeliharaan manjemen sumber daya manusia di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Nusa Tenggara Timur sudah berjalankan dengan baik karena dilihat dari proses kompensasi terhadap pegawai dan jaminan hari tua untuk pegawai

PENGARUH KELENGKAPAN PRODUK DAN LOKASI TERHADAPMINAT BELI KONSUMEN PADA DUTALIA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan penting yang perlu dilakukan perusahaan untuk meningkatkan usaha dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Disamping kegiatan pemasaran perusahaan juga perlu mengkombinasikan fungsi-fungsi dan menggunakan keahlian mereka agar perusahaan berjalan dengan baik. Dalam hal ini perlu diketahui beberapa definisi pemasaran. Menurut Utami (2010:162) kelengkapan produk adalah kelengkapan produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di toko. Menurut Levy (2013) dalam Utami (2017) lokasi merupakan perencanaan dan pelaksanaan program penyaluran produk atau jasa melalui tempat atau lokasi yang sama. Menurut Kotler dan Keller (2011) Minat beli adalah perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek yang menunjukan keinginan seseorang untuk melakukan pembelian. Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini penelitiakan Membahas tentang Pengaruh Kelengkapan Produk dan Lokasi Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Dutalia Kupang. Dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan metode purpose sampling. Populasi dalam penelitian ini jumlahnya tidak diketahui, maka sampel dalam penelitian ini mengunakan rumus raopurba (sujarweni, 2015) Berdasarkan hasil perhitungan, maka jumlah sampel yang digunakan minimal 96 responden..teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab .Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 96 konsumen Dutalia kupang. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden dari variable kelengkapan produk berkisar antara 82,6-75,1 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 78,1. Dengan nilai koefisien regresi dari kelengkapan produk sebesar 0,396 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Sedangkan nilai indeks jawaban responden dari variable minat beli juga berkisar antara 76,7-72,9 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 74,3. Dengan nilai koefisien regresi dari Minat beli sebesar 14,887 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Maka, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks Kelengkapan produk lebih besar dari nilai koefisien regresi yaitu74,3>14,887. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden dari variable Lokasi berkisar antara 73-72,3 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 72,7. Dengan nilai koefisien regresi dari lokasi sebesar 0,264 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000. Sedangkan nilai indeks jawaban responden dari variable minat beli juga berkisar antara 76,7-72,9 dan rata-rata nilai indeks jawaban responden 74,3. Dengan nilai koefisien regresi dari minat beli sebesar 14,887 dengan nilai signifikansinya sebesar 0.000. Maka, dapat disimpulkan bahwa nilai indeks Lokasi lebih besar dari nilai koefisien regresi yaitu 72,7>14,887. Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 14,8887. Hasil Uji T menunjukan bahwa thitung sebesar8,569>t table sebesar 1.986 maka, H0 di tolak dan Ha diterima yait kelengkapan produk berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen dutaliakupang. Dan nilai thitung sebesar 4.240>t tabel 1.986 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Lokasi berpengaruh positif terhadap Minat Beli pada konsumen. Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 72,741>3,09 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan Kelengkapan Produk dan Lokasi berpengaruht erhadapMinat Beli pada konsumen. Berdasarkan table hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,610 atau 61%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Kelengkapan Produk terhadap Minat Beli konsumen adalah 61% sedangkan besaran 39,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainyang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian teori yang saya pakai sesuai dengan teori dari (Kurniawan dan Krismonita, 2020;147) Di mana penyediaan kelengkapan produk yang bagus bukan hanya memikat minat pembeli melainkan juga bias berefek pada keputusa konsumen serta kemungkinan besar bias menjadi pelanggan tetap. Hasil dari penelitian saya juga mendukung teori dari (Kurniawan dab Krismonita, 2020;147). Hasil penelitiansaya juga menguatkan penelitian terdahulu yang digunakan oleh Ryan Kurniawan dan Yuniar Aisah dimana Penelitian terdahulu di lakukan oleh Ryan Kurniawan dan Yuniar Aisah di mana Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Berdasarkan hasilpenelitian, teori yang saya pakai sesuai dengan teori dari Menurut Utami (2012:89), dimana Lokasi tidak hanya mempengaruhi keputusan pembelian, namun lokasi juga membentuk kesan sebuah usaha yang dilakukan perusahaan dalam melakukan penempatan usahanya. Memiliki lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh para konsumen sehingga diharapkan pemilik usaha dapat meningkatkan minat belikonsumen. Hasil penelitian saya mendukung teori Utami (2012;89).Hasil penelitiansaya juga menuatkan penelitian terdahulu yang digunakan oleh Hardiansyah dan Ekawanti (2019) dimana lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen

ANALISIS PERANAN LAPORAN KEUANGAN NASABAH DALAM KEBIJAKSANAAN PEMBERIAN KREDIT KOPERASI SANGOSAY CABANG OELAMASI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemberian kredit merupakan kegiatan usaha yang mendominasi pengalokasian dana bank. Oleh karena itu sumber utama pendapatan bank berasal dari kegiatan penyaluran kredit dalam bentuk pendapatan bunga. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah 6 pegawai di koperasi sangosay cabang oelamasi. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari narasumber dan data sekunder yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa laporan keuangan nasabah pada Koperasi Sangosay Cabang Oelamasi sangat berperan penting dalam kebijaksanaan pemberian kredit. Hal ini dibuktikan dari hasil analsis penelitian oleh Yakobus Buka memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 500.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. Lalu usahanya be rkembang sehingga terjadi peningakatan pendapatan sebesar Rp. 2.100.000. tiap bulannya, Mario Babis memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 5.000.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 100.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 30.000.000. tiap bulannya, Yohanes Pian memulai usaha dengan modal sendiri sebesar Rp 500.000 kemudian melakukan kredit sebesar Rp 10.000.000. Lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 7.500.000. tiap bulannya, Maria Fatima Abuk melakukan kredit sebesar Rp 5.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 2.850.000. tiap bulannya, Andrianus Kon Anin memulai usaha dengan melakukan kredit sebesar Rp. 50.000.000. lalu usahanya mengelami perkembangan sehingga terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp 15.550.000 tiap bulannya. Berdasarkan hasil peneltian dan analisis data penulis menarik kesimpulan bahwa laporan keuangan nasabah sangat berperan penting dalam kebijaksanaan pemberian kredit, karena kelayakan kredit dilakukan dengan cara melihat perkembangan usaha yang dilakukan debitur, sekaligus juga mendapatkan kredit mengalami peningkatan atau tidak.

ANALISIS POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pemerintah daerah adalah mengembangkan potensi yang dimiliki guna dapat menjalankan roda pemerintahan yang efektif dan efisien yang sesuai dengan kemampuan melalui diberlakukannya otonomi daerah. Dengan adanya otonomi, daerah dipacu untuk dapat berkreasi mencari sumber penerimaan daerah yang dapat mendukung pembiayaan pengeluaran daerah. Dari berbagai alternatif sumber penerimaan yang mungkin dipungut oleh daerah, Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah menetapkan pajak dan retribusi daerah sebagai salah satu sumber penerimaan yang berasal dari dalam daerah dan dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah. Kemandirian dalam pengelolaan keuangan daerah sangatlah dibutuhkan untuk pengembangan suatu daerah yang dituangkan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari latar belakang diatas maka penelitian ini tertujuan untuk mengetahui Potensi Pendapatan Asli Daereh Kabupaten Kupang Tahun 2017-2021 dilihat dari : Rasio Efektifitas, Rasio Pertumbuhan dan Rasio Kontribusi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kantor BAPENDA Kabupaten Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Rasio Efektifitas, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kontribusi dari menghitung pertumbuhan dan kontribusi maka dapat menganalisis potensi PAD terkhususnya pajak daerah dan retribusi daerah. Hasil analisis menunjukan pada rasio efektifitas yang masih kurang efektif dengan rata-rata rasio efektifitasnya kurang dari 100%, pada rasio pertumbuhan menunjukan bahwa keuangan daerah tergolong tidak berhasil karena terjadi fluktuasi angka yang naik turun dari tahun ke tahun dan memiliki nilai rata-rata < 30%, pada analisis kontribusi menunjukan bahwa analisis kontribusi tergolong kurang baik karena memiliki nilai rata-rata 10-20%, pada matriks potensi pajak daerah masuk dalam kriteria potensial sedangkan matriks potensi retribusi daerah masuk dalam kriteria prima. Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kabupaten Kupang yang kurang efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada. 2. Lebih ditingkatkan lagi fungsi kontrol dari pemerintah daerah terhadap instansi terkait demi terciptanya kinerja yang lebih baik lagi sehingga untuk tahun-tahun selanjutnya dapat memberikan hasil dari penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang lebih optomal. 3. Sosialisasi kepada masyarakat mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah harus lebih digalakkan agar terciptanya kesadaran kolektif sehingga masyarakat menjalankan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Kabupaten Kupang.

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN FREE CASH FLOW TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Kasus Pada Perusahaan Tekstil Yang Terdaftar di BEI Periode 2018-2021)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh good corporate governance dan free cash flow terhadap manajemen laba. Good corporate Governance diekur dengan proporsi komisaris independen terdapat positif signifikan terhadap manajemen laba di perusahaan Tekstil yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Free cash flow diukur dengan NOPAT dan investasi modal operasi bersih terdapat positif singifikan terhadap manajemen laba di nperusahaan Tekstil yang terdaftar di bursa efek Indonesia Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui studi dokumentasi ataupun studi pustaka yakni pengumpulan data pendukung literatur, penelitian terdahulu, laporan laporan yang di publikasikan untuk mendapatkan gambaran dari masalah yang akan di teliti serta melalui pengumpulan data sekunder yang di perlukan berupa laporan – laporan yang di publikasikan oleh Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs https://www.idx.co.id. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proposive sampling dengan total sampel sebanyak yang terdaftar di bursa efek Indonesia data dari tahun 2018-2021. Data di analisis menggunakan regresi liniear berganda. Berdasarkan hasil pengujian bahwa Good Corporate Governance (GCG) berpengaruh positif terhadap manajemen laba, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 48.896. Pengaruh Good Corporate Governance terhadap manajemen laba tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig=0,237 > 0.05. Penelitian ini juga bahwa membuktikan bahwa Free Cash Flow (FCF) berpengaruh positif terhadap manajemen laba, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 6.085E-5. Pengaruh Free Cash Flow terhadap manajemen laba tersebut tidak signifikan ,ditunjukan dengan nilai sig=0.128 > 0.05.

ANALISIS MODAL KERJA DAN PENDAPATAN UMKM DI PASAR OESAO KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Modal kerja merupakan hal yang utama dalam menjalankan suatu usaha, termasuk berdagang. Modal adalah semua bentuk kekayaan yang digunakan dalam proses produksi atau menghasilkan output. Modal merupakan kekayaan yang dapat menghasilkan keuntungan pada waktu yang akan dating. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pendapatan adalah hasil kerja (usaha atau sebagainya). Sedangkan pendapatan dalam akuntansi adalah penghasilan yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas entitas yang biasa dan dikenal dengan sebutan berbeda seperti penjualan, imbalan, bunga, dan dividen. Peraturan UMKM 2021 tertuang dalam PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh modal kerja terhadap pendapatan UMKM di Pasar Oesao Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa modal kerja berpengaruh besar dan positif terhadap pendapatan UMKM di Pasar Oesak Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan akademik yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi untuk penelitian kedepannya.

PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, LINGKUNGAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI OEBA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berkembangnya suatu perusahaan atau organisasi pasti tidak terlepas dari Sumber Daya Manusianya. Sumber daya manusia yang unggul dan kompeten pasti menghasilkan kemajuan yang pesat untuk perusahaannya. Di zaman yang serba modern ini perusahaan-perusahaan dituntut untuk selalu berkembang dan mampu bersaing mengikuti kemajuan zaman agar dapat mencapai tujuan perusahaan tersebut dengan baik. Tidak bisa dipungkiri untuk mencapai produktivitas yang tinggi dalam perusahaan juga harus dilihat bagaimana kinerja karyawan, lingkungan kerja fisik dan penempatan kerja dalam perusahaan. Manajemen sumberdaya manusia adalah sebagai perencanaan, pengadaan, pengembangan, pemeliharan, dan penggunaan sumber daya manusia dalam upaya mencapai tujuan individu maupun organisasi. Dalam menjalankan usahanya, sebuah perusahaan tentunya akan mengalami banyak tantangan dan permasalahan baik itu datangnya dari luar maupun dari dalam perusahaan itu sendiri. Tantangan dari luar bisa datang melalui persaingan dengan perusahaan lainnya, sementara permasalahan dari dalam perusahaan bisa timbul dari sumber daya manusia yang dimilikinya. Sebagai organisasi, perusahaan disusun dari banyak individu yang memiliki berbagai tujuan serta keinginan. Apabila terjadi kesalahan dalam mengelola sumber daya ini akan menimbulkan berbagai macam permasalahan yang dapat mengganggu kinerja karyawan yang pada akhirnya apabila hal tersebut tidak diatasi dengan baik maka akan mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja karyawan dan pengaruh lingkungan kerja karyawan terhadap kinerja karyawan di Ksp Kopdit Swasti Sari Oeba, karena penulis menemukan bahwa karakteristik individu masih perlu diberi pelatihan ataupun seminar untuk menambah wawasan karyawan secara individu sehingga tingkat kepahaman pada setiap pekerjaan yang di emban dapat dikerjakan dengan baik agar meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 38 oarng pegawai karyawan dan sampel sebanyak 38 orang karyawan. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilakukan penyebaran Kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda pada SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui karakteristik individu dalam kategori sedang, lingkungan kerja berada dalam kategori sedang serta kinerja karyawan juga berada pada kategori sedang. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis linear berganda diketahui bahwa karakteristik individu berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,028 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,505 yang berarti semakin baik karakteristik individu semakin tinggi kinerja karyawan dan sebaliknya. Sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif juga terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,010 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,425 yang berarti semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi pula kinerja karyawan

“Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga saham Pada Perusahaan LQ45 di BEI Tahun 2019-2022”.“Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga saham Pada Perusahaan LQ45 di BEI Tahun 2019-2022”.

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga saham Pada Perusahaan LQ45 di BEI Tahun 2019-2022”. Pratiwi (2019) menyatakan ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi harga saham suatu perusahaan seperti rasio keuangan yaitu Return On Assets, Price to Book Value dan Debt to Equity Ratio. Menurut Oktavia dan Genjar (2019) Harga saham adalah Harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Harga saham menentukan kekayaan pemegang saham. Maksimalisasi kekayaan pemegang saham diterjemahkan menjadi maksimalkan harga saham perusahaan. Menurut Fahmi (2014) Return on Asset (ROA) merupakan rasio yang melihat sejauh mana investasi yang telah ditanamkan mampu memberikan pengembalian keuntungan sesuai dengan yang diharapkan. Dan investasi tersebut sebenarnya sama dengan aset perusahaan yang ditanamkan atau ditempatkan”. Menurut Verawati Rika (2014) menyatakan market to book atau price to book value adalah rasio pasar yang dipakai untuk mengukur kinerja harga pasar saham terhadap nilai buku saham. Harga pasar tersebut merupakan harga saham di pasar bursa pada waktu tertentu yang dipegaruhi oleh pemintaan dan juga penawaan saham yang bersangutan dipasar bursa. menurut Pratiwi (2019) Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio yang digunakan untuk menghitung atau menilai kewajiban dengan modal perusahaan. Rasio ini berfungsi untuk mengetahui setiap modal yang digunakan perusahaan sebagai jaminan utang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pegaruh Return On Asset, Price to Book Value dan Debt to Equity Ratio terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 Di BEI Tahun 2019-2022. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi dokumentasi. Dokumentasi merupakan suatu caa yang digunakan untuk memperoleh data dan informasi dalam bentuk buku, dokumen, tulisan dan gambar yang berupa laporan serta data sekunder yang diperlukan berupa laporan keuangan yanag dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia dana annual report melalui website resmi www.idx.co.id. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel sebanyak 14 perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI dan data yang diambil tahun 2019-2022. Hasil dari penelitian ini yaitu secara simultan Return On Asset, Price to Book Value, dan Debt to Equity Ratio berpengaruh dan signifikan terhadap harga saham. Secara persial Return On Asset, Price to Book Value, dan Debt to Equity Ratio berpengaruh terhadap harga saham.

PENGARUH PEMILIHAN TATA LETAK PRODUK, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COOPMART PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKPRI) DI KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI PENGARUH PEMILIHAN TATA LETAK PRODUK, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA COOPMART PUSAT KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (PKPRI) DI KUPANG NAMA : HILARIUS LONDA TOLA NIM : 17413624 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN Setiap perusahaan dewasa ini di tuntut untuk mengenal pasar atau konsumennya sebaik mungkin agar dapat sukses dalam persaingan. Ningsih (2008) mengtakan bahwa persaingan yang semakin ketat, dimana semakin banyak produsen yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen menyebabkan setiap perusahan harus menempatkan orientasi pada konsumen sebagai tujuan utama ( Purwanti 2019). Perilaku Konsumen dapat dilihat melalui keputusan pembelian konsumen, yang mana banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian. Menurut Kotler (2014:184) keputusan pembelian yaitu “keputusan akhir perorangan dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi”. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan karena menjadi pertimbangan bagi strategi pemasaran yang akan dilakukan oleh took (Ambarwati 2020). Menurut Itta Masibbuk, 2019 tata letak merupakan suatu keputusan penting yang menentukan efisiensi operasi jangka panjang, tata letak memiliki banyak dampak starategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas ,proses, fleksibilitas, biaya dan kualitas lingkungan kerja, dan citra perusahaan. Penyedian produk yang bervariasi dan harga yang terjangkau akan memberikan sebuah keuntungan tersendiri bagi perusahaan yang bergerak dalam bidang dagang, karena hal ini akan memberikan sebuah dorongan kepada konsumen untuk mengambil sebuah tindakan pembelian di perusahaan tersebut (Enos Korawa, 2018). Untuk menarik konsumen membeli salah satunya menawarkan kelengkapan produk yang cukup beragam meliputi variasi jenis produk yang dijual, merek yang standard sampai yang popular, tipe dan ukuran kemasan produk. Adanya kelengkapan produk dalam toko tentu akan menarik minat dan mempengaruhi keputusan konsumen untuk berbelanja. Berdasrkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Pemilihan Tata Letak Produk, Harga dan Kelengkepan Produk Terhdapa Keputusan Pembelian Pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Berdasarkan pokok permasalahan di atas, tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh pemelihan tata letak produk terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian, untuk mengetahui pengaruh kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian pada Coopmart Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) di Kupang. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Tata letak produk b. Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah produk tertentu atau kombinasi antara barang dan jasa. c. Kelengkapan produk adalah keragaman produk yang menyangkut kedalaman, luas, dan kualitas produk yang ditawarkan juga ketersediaan produk tersebut setiap saat di took d. Keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk membeli produk baik itu berupa jasa ataupun berupa barang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen atau pembeli di Coopmart PKPRI Kota Kupang yang terpilih sebanyak 100 responden dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 100 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survey berupa penyebaran survey berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa primer dan sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara persial Variabel Tata Letak Produk diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Harga diketahui berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang, secara persial Variabel Kelengkapan Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coopmart PKPRI di Kupang.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DESA RAMEDUE KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Kinerja Keuangan Pemrintah DesaRamedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua, hasil monitoring dan evaluasi dana Desa Ramedue pada tahun 2018 rasio efektifitas adalah sebesar 92,6 % dalam perhitungan rasio masuk dalam kategori Efektif, dan pada tahun 2029 perhitungan rasio meningkat menadi 100% rasio sangat Efektif, pada tahun 2020 meningkat menjadi 100 % terlihat dalam kategori sangat Efektif, pada tahun 2021 meningkat menjadi 99,7 % masuk dalam kategori Efektif, kemudian Pada tahun 2022 terus meningkat kembali menjadi 100 % Pada dasamya didalam analisis rasio efesiensi diketahui bahwa pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2019 perhitungan rasio efisiensi berada berada di kategori Efisien sedangkan tahun 2020 menngkat menjadi 105,4 % kategori sangat efesiensi tahun 2021 menjadi 99,3 % masih dalam kategori efisien, kemudian pada tahun 2022 sangat lebih meningkat dari tahun sebelumnya menjadi 102% terlihat dalam karegori sangat Efisien karena realisasi anggaran belanja teapt sasaran sesuasi yang di rencanakan. Ini menggambarkan kinerja pemerintah Desa Ramedue sudah efisien yang berada di kategori efisien yang kurang dari 1 (satu) atau dibawah 100 (seratus) persen dari tahun ketahun pada tahun 2018/2019 sebesar 35,11% dan pada tahun 2019/2020 tingkat pertumbuhannya sangat tinggi 95,4 %, pada tahun 2021/2022 dalam perhitungan tingkat pertmbuhan sangat sangat tinggi menjadi 99,5 % sedangkan tahun 2022 kembali menurn menjadi 15,97% Prosedur-prosedur pengumpulan data dalam penelitian kualitatif melibatkan empat jenis strategi, adalah sebagai berikut (Creswell, 2016:267-270): Observasi adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara sistimatis dengan cara melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang ingin diamati. Observasi yang ingin peneliti lakukan dalam penelitian ini yaitu untuk melihat proses pengelolaan dana desa Ramedue berdasarkan perspektif good governance. Metode ini sangat penting dilakukan guna memberi hasil yang objektif dari penelitian kualitatif dalam melakukan observasi, peneliti merekan dengan cara semi struktur dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang diketaui oleh peneliti kepada informan mengenai objek penelitian. Peneliti juga mencatat aktivitas-aktivitas dan hal-hal lain yang berhubungan dengan objek penelitian dilokasi penelitian. Dokumen-dokumen kualitatif, bisa berupa dokumen publik ataupun dokumen, bisa berupa foto, objek-obje. Dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu: Laporan Alokasi dan Realisasi Penerimaan Dana Desa Ramedue Waktu Pelaporan pertanggungjawaban, yang terdiri dari laporan semesteran, dan laporan tahunan Desa Ramedue Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai analisis kinerja keuangan pemerintah Desa maka dapat ditarik kesimpulan mengenai analisis analisi rasio efektivitas,efesiensi dan pertumbuhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Efektivitas Desa Ramedue Kecatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 dilihat dari rasio rata-rata efektivitasnya diperoleh sebesar 81,62 % yang berarti bahwa pemerintah Desa Ramedue dengan anggaran pendapatan asli desa, sudah berhasil merealisasikan pendapatan asli desa. Efisiensi Desa Ramedue tahun anggaran 2018 sampai dengan 2022 dilihat dari rata-rata hasil rasio perhitungan yaitu 86,48% masuk dalam katagori cukup efisiensi yang berarti bahwa pemerintah Desa Ramedue kurang berhasil dalam merealisasikan belanja dengan anggarnnya. Pertumbuhan APBDdes Pemerintah Desa Ramedue tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 mengalami pertumbuhan yang cukup baik dan menunjukan yang positif. Kemudian aspek yang menjadi penghambat kinerja keuangan pemerintah Desa Ramedue Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Hawu Mehara adalah Faktor Pengetahuan dan Kualitas SDM. Kata Kunci : Rasio Efektivitas,Rasio Efesiensi,Rasio Pertumbuhan

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFATUR SUB SEKTOR PABRIK TEMBAKAU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFATUR SUB SEKTOR PABRIK TEMBAKAU YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016 - 2022 Oleh: ISHAKK BORA NIM : 18190203 Pelaporan keuangan merupakan bentuk pertanggung jawaban perusahaan terhadap pihak yang terkait dengan perusahaan selama periode tertentu. Laporan keuangan merupakan salah satu alat bagi manajemen untuk menyampaikan informasi mengenai gambaran kinerja ekonomi dan keuangan perusahaan bagi pengguna laporan keuangan baik pihak internal maupun pihak eksternal. Laporan laba rugi merupakan bagian dari laporan keuangan yang menyajikan laba yang diperoleh perusahaan selama periode tertentu. Informasi mengenai laba mempunyai peran penting bagi pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Laba tidak hanya digunakan untuk menilai kinerja perusahaan tetapi juga sebagai informasi pembagian laba dan penentuan kebijakan investasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap persistensi laba. Faktor pertama yaitu Volatilitas Arus Kas adalah arus kas perusahaan yang terbentuk karena adanya tingkat fluktuasi (Susilo dan Anggreani, 2017). Arus kas menunjukkan keadaan arus kas perusahaan karena ketika arus kas berfluktuasi maka mengakibatkan laba di perusahaan menjadi tidak stabil dan mengganggu kinerja perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan laba. Oleh karena itu, perusahaan harus tetap menjaga arus kas perusahaan karena ketidakpastian yang tinggi akan mengakibatkan turunnya persistensi laba. Jika laba yang diperoleh mengalami fluktuasi atau laba tidak persisten menunjukkan kondisi perusahaan yang kurang baik (Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Faktor kedua yaitu volatilitas penjualan merupakan tingkat fluktuasi penjualan dalam kegiatan operasi perusahaan (Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Penjualan adalah bagian utama dalam laporan laba rugi sehingga menjadi penentu perolehan laba dalam suatu perusahaan. Apabila volatilitas penjualan tinggi mengakibatkan sulitnya memprediksi informasi penjualan perusahaan. Dengan adanya kesulitan tersebut maka timbul laba yang tidak persisten dan sulit diprediksi karena penjualan merupakan komponen utama dari laba (Fanani, 2010; dalam Kusuma dan Sadjiarto, 2014). Faktor ketiga adalah ukuran perusahaan sebagai penentu besar atau kecilnya perusahaan yang diperoleh dari jumlah karyawan, total aset, rata–rata tingkat penjualan, kapitalisasi pasar serta jumlah penjualan (Lutfiyah, 2016). Perusahaan yang memiliki ukuran besar maka sumber dayanya bagus sehingga mampu mengelola aktivitas operasinya dengan baik. Kondisi baik tersebut menimbulkan kegiatan operasi yang stabil sehingga total penjualan, total aset, serta labanya akan cenderung stabil. Semakin besar perusahaan maka persistensi labanya juga semakin tinggi sehingga mampu mengendalikan dan menghasilkan laba di perusahaan dan mengakibatkan persistensi laba (Dewi dan Putri, 2015). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Variabel dependen yang digunakan adalah persistensi laba sedangkan variabel independen adalah volatilitas arus kas, volatilitas penjualan,dan ukuran perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif berupa laporan keuangan tahun 20016-2022. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi. Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan manufaktur sub sektor pabrik tembakau yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2022. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas arus kas, berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba, volatilitas penjualan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persistensi laba. Terjadinya volatilitas arus kas yang rendah, volatilitas penjualan yang tinggi, dan ukuran perusahaan yang besar tidak membuat laba perusahaan menjadi persisten. Kata kunci: persistensi laba, volatilitas arus kas, volatilitas penjualan, ukuran perusahaan

PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PERUSAHAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK (“PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PERUSAHAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021”) Oleh: Yoseph Agisto N. Ofong NIM : 18190206 Bank sebagai suatu perusahaan atau entitas ekonomi juga membuat laporan keuangan untuk menunjukkan informasi dan posisi keuangan yang Keuangan (SAK) Tahun 2004 No 1, tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan keuangan dalam rangka membuat keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggung jawaban manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka. Salah satu pengguna informasi laporan keuangan adalah investor. Kepentingan pokok investor terhadap laporan keuangan perusahaan adalah untukmengetahui seberapa menguntungkan suatu perusahaan dikaitkan dengan investasi mereka pada perusahaan tersebut. Investor lebih tertarik untuk menginvestasikan dananya dalam bentuk saham karena saham menjanjikan tingkat keuntungan yang tinggi baik finansial maupun non finansial. Keuntungan finansial yagdidapat berupa dividend dan capital gain, sedangkan keuntungan non finansial berupa memperoleh hak suara dalam menentukan jalannya perusahaan. Laporan keuangan perusahaan merupakan sumber informasi yang bersifat fundamental.Analisis laporan keuangan digunakan untukmenilai kinerja perusahaan. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menganalisis laporan keuangan adalah rasio finansial (financial rate). Harga saham adalah nilai suatu saham yang mencerminkan kekayaan perusahaanuntuk mengeluarkan saham, di mana perubahan atau fluktuasinya sangat ditentukan penawaran dan permintaan yang terjadi di pasar bursa (Husnan,2001:30). Nilai pasar dari sekuritas merupakan harga pasar dari sekuritas itu sendiri. Menurut Hery (2015), pengukuran kinerja keuangan merupakan suatu usaha formal untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba dan posisi kas tertentu. Hal ini penting sebagai sarana perbaikan kegiatan operasional perusahaan.Menurut Fahmi (201), kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar.Analisis tersebut dilakukan terhadap laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak rasio keuangan terhadap harga saham Delapan bank terkemuka di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk Delapan bank yang go public di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021 memenuhi uji asumsi klasik. Berdasarkan kriteria itu, maka jumlah bank yang terpilih adalah Bank Central Asia Tbk, Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank Mandiri (Persero) Tbk, Bank Syariah Indonesia Tbk, Bank Tabungan Negara Tbk, Bank Bukopin Tbk, Bank Neo Commerce,Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas adalah Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham. and Return On Risskets Asset (RORA) berprngaruh positif terhadap perubahan harga saham. Net Profit Margin (NPM) berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham. Return on Asset (ROA) Berpengaruh negatif terhadap perubahan harga saham. Data dianalisis dengan menggunakan analisa regresi linier berganda. terhadap harga saham. kata Kunci: CAR, RORA, NPM, ROA, PHS.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS WELIMAN DIKECAMATAN WELIMAN KABUPATEN MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap kepuasan pasien puskesmas weliman di kecamatan weliman kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 99 responden yang berobat dipuskesmas weliman kabupaten malaka. Data dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda, dengan uji hipotesis yaitu uji T (simultan), uji F (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan terhadap variabel terikat kepuasan pasien. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati koefisien regresi (b1) sebesar 0,204 artinya kualitas pelayanan (X1) mengalamai kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,204.berdasarkan hasil uji hipotesisi yang dilakukan ada pengaruh kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan pasien (Y).hal ini dibuktikan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) ditemukan t hitung 2.615 < t tabel: 1.661 dan tingkat signifikan 0,010<0,005. Penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda didapati koefisien regresi (b2) sebesar 0,416 artinya jika fasilitas kesehatan (X2) mengalami kenaikan sebesar 1% maka kepuasan pasien (Y) akan meningkat sebesar 0,416.koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan terdapat ada pengaruh fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan pasien (Y). Hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung sebesar: 4,930 < t tabel:1.661dan tingkat signifikan: 0,000<0,05. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa secara parsial kualitas pelyanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) dipuskeskesmas Weliman Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Secara parsial fasilitas kesehatan (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (Y) di Puskesmas Weliman kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Dan secara simultan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas weliman Kabupaten Malaka. Kata Kunci: Kualitas Pelayana, Fasilitas Kesehatan, Dan Kepuasan Pasien

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PERILAKU KEWARGANEGARAAN ORGANISASIONAL PADA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM PENYANGGA PERBATASAN (RSUPP) BETUN KABUPATEN MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Komitmen Organisasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasional Pada Perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Komitmen Organisasional Dan Kepuasan Kerja Terhadap Perilaku Kewarganegaraan Organisasional Pada Perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian yaitu: Untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasional terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka dan Untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu populasi yakni 72 perawat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perawat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan Teknik analisis data menggunakan Analisi Regresi Linear berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan persamaan regresi linear berganda: Y= 0,331+0,643+0,552+e diketahui bahwa bahwa nilai konstan a sebesar 0,331, sedangkan koefisien b1 adalah 0,643 dan b2 adalah 0,552. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa Nilai konstan sebesar 0.331 artinya jika nilai komitmen organisasional (X1) dan kepuasan kerja (X2) sama dengan nol, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) memiliki nilai sebesar 0.331. Sedangkan Koefisien regresi (b1) sebesar 0.643 artinya jika komitmen organisasional (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) akan meningkat sebesar 0.643. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara komitmen organisasional (X1) dengan perilaku kewarganegaraan organisasional (Y). Dan koefisien regresi (b2) sebesar 0.552 artinya jika kepuasan kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka perilaku kewarganegaraan organisasional (Y) akan meningkat sebesar 0.552. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan kerja (X2) dengan perilaku kewarganegaraan organisasional (Y). Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa komitmen organisasional dan kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. 1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. 2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional pada perawat Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun Kabupaten Malaka. Kata Kunci : Komitmen Organisasional, Kepuasan Kerja, Perilaku Kewarganegaraan Organisasional.