Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

Pengaruh konflik peran dan wewenang pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada RSUD Naibonat kabupaten kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Setiap Instansi Pemerintah maupun organisasi atau perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kepuasan karyawan, dengan harapan apa yang menjadi tujuan pemerintah akan tercapai. Sumber daya manusia dalam suatu Instansi pemerintah merupakan aspek penting yang menentukan keefektifan suatu pekerjaan dengan pengguna sumber daya yang berkualitas tinggi maka perusahaan atau instansi akan mampu berperan dalam menghadapi tantangan global, karna sumber daya manusia mempunyai pengaruh besar bagi aspek-aspek atau bidang lainnya dalam dalam kemajuan perusahaan, sehingga dengan menggali keahlian yang dimiliki para karyawan akan dapat mengetahui konflik peran yang biasa terjadi pada karyawan. Agar sumber daya merasa puas dalam bekerja. Ketidakpuasan dalam bekerja akan menimbulkan dampak yang negatif bagi Instansi-instansi tertentu seperti menciptakan ketidakstabilan terhadap kondisi Pegawai. Hal tersebut menjadikan perusahan tidak efektif karena adanya sebagian karyawan yang tidak puas dalam pekerjaan. Kepuasan adalah bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas, tergantung apakah ia merasa adanya keadilan (equality) atau tidak atas suatu situasi. Perasaan adil dan tidak adil atas suatu situasi, diperoleh orang dengan cara membandingkan dirinya dengan orang lain yang sekelas, sekantor maupun di tempat lain. Wewenang kerja adalah hak yang cukup, yang memungkinkan seseorang dapat menyelesaikan suatu tugas atau kewajiban tertentu. wewenang secara efektif dan efisien serta bijaksana merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan. Oleh karna itu peranan pendelegasian wewenang penting dalam penerapannya. Pendelegasian wewenang yang tepat, akan menghindarkan perusahaan atau organisasi dalam menetapkan pekerjaan atau hal yang akan dikerjakan. Misalnya, jika atasan menghadapi pekerjaan yang tidak mungkin bisa diselesaikan dengan satu orang saja, maka ia dapat mendelegasikan pekerjaannya. Pendelegasian dilakukan agar manejer dapat mengembangkan karyawan atau bawahan sehingga bisa berdampak positif yaitu memperkuat organisasi terutama saat ada terjadi perubahan susunan manejemen organisasi atau saat ada perubahan lingkungan organisasi. Konflik adalah sesuatu yang negative sebagai hasil alami dari kelompok kerjasama di suatau organisasi atau perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja karyawan di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.Populasi penelitian ini adalah pegawai RSUD Naibonat yang bertugas di ruang Umum Kepegawaian sebanyak 34 orang. teknik pengambilan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Total sampling artinya seluruh kepegawaian umum sebanyak 34 orang yang bekerja diRSUD Naibonat kabupaten Kupang tahun 2020. Teknik pengumulan pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan Variabel Konflik peran (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan Konflik peran (X1) 0,032 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,226 2,040 t-tabel, artinya konflik peran memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan kepusan kerja karyawan RSUD Naibonat. Sedangkan Hasil dari wewenang pekerjaan (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan wewenang pekerjaan (X2) 0,047 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,153 2,040 t-tabel. Yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel wewenang pekerjaan (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada RSUD Naibonat. Artinya bahwa Disaat RSUD Naibonat. Kata kunci : kepuasan, konflik peran, wewenang.

Studi karakteristik garam masak yang diproduksi secara tradisional di desa ngadu bolu kecamatan umbu ratu nggay kabupaten sumba tengah

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSRAKSI Garam adalah senyawa kimia yang komponen utamanya mengandung natrium klorida (NaCl), senyawa air, ion magnesium, ion kalsium dan ion sulfat (Rismana dkk, 2014). Produksi garam rakyat yang menjadi mata pencaharian utama pada musim kemarau melanda. Produksi garam sangat membantu perekonomian rakyat. Pembuatan garam di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah, mengunakan penyaringan alang-alang yang masih mempertahankan pengolahan secara tradisional sehingga masi belum menghasilkan garam yang dihasilkan masih belum memenuhi standar Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya dalam teknik pengolahannya harus adanya modifikasi alat penyaringan yang digunakan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat yang dimasak secara tradisional Di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah dengan pengujian (kadar air, NaCl, Organoleptik dan pengamatan Baume). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Ngay, Kabupaten Sumba Tengah. Untuk pengujian Kadar Air dan organoleptik telah dilakuan di Laboratorium Eksakta UKAW Kupang sedangkan untuk pengujian Kadar dan kadar garam (NaCl) di Laboratorium Saraswanti Indo Genetech, Bogor. Metode penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam Di Desa Ngadu Bolu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah untuk pengujian organoleptik parameter warna garam yaitu warna putih kecoklatan, parameter bau garam yaitu bau tidak normal, kadar air yaitu Kelompok I 8,56% dan kelompok II 9,95%, Nacl kelompok I 81,54% dan untuk kelompok II 82,01. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Produksi garam Secara Tradisonal masih tradisional meliputi tanah digaruk dan dikumpulkan, penyaringan dilakukan selama ±2 jam dengan (80 kg tanah muara dan 120 liter air muara), proses pemasakan ±7 jam, penirisan ±2 jam, dan distribusi. Kata kunci: garam masak tradisional, kadar air, NaCl, Organoleptik dan pengamatan Baume. ABSTRACT Salt is a chemical compound whose main components contain sodium chloride (NaCl), water compounds, magnesium ions, calcium ions and sulfate ions (Rismana et al., 2014). The people's salt production is the main source of livelihood during the dry season. Salt production is very helpful for the people's economy. Salt making in the Village Ngadu Bolu, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency, using reed filtering which still maintains traditional processing so that it still has not produced the salt produced yet does not meet the standards of the Indonesian National Standard (SNI). One of the efforts in the processing technique must be a modification of the filtering tool used. The purpose of the study was to determine the technique of making traditional people's salt in Ngadu Bolu Village, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency by testing (moisture content, NaCl, Organoleptic and Baume observations. This research was carried out in May 2021 in Ngadu Bolu Village, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency. The water content and organoleptic tests have been carried out at the exact laboratory of UKAW Kupang, while for testing the concentration and salt content (NaCl) at the Saraswanti Indo Genetech Laboratory, Bogor. The research method is descriptive qualitative and quantitative methods using comparative descriptive data analysis. The results of salt research in Ngadu Bolu Village, Umbu Ratu Nggay District, Central Sumba Regency for organoleptic testing, salt color parameters are brownish white, salt odor parameters are abnormal odors, water content is Group I 8.56% and group II 9.95 %, NaCl group I was 81.54% and for group II 82.01. From the results of the study, it can be concluded that traditional salt production is still traditional, including raked and collected soil, filtering is carried out for ± 2 hours with (80 kg of estuary soil and 120 liters of brackish water), cooking process for ± 7 hours, draining ± 2 hours, and distribution. Keywords: Traditional Cooking Salt, Water Content, NaCl, Organoleptic and Baume's observation.

Analisis Kinerja Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul skripsi : Analisis Kinerja Keuangan PT Telekomunikasi Indonesia,Tbk masalah penelitian kinerja keuangan PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk periode 2016-2020 Persoalan penelitian persoalan penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan pada PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk periode 2016-2020? Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk periode 2016-2020. Manfaat dari penelitian ini adalah menambah teori kinerja keuangan dengan menggunakan analisis rasio likuiditas,rasio solvabilitas,rasio rentabilitas dan rasio aktivitas. bagi peneliti untuk mendapatkan pengalaman atau pengetahuan dalam melakukan penelitian dan melatih diri dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Sebagai referensi bahan masukan dan kajian bagi perkembangan ilmu pengetahuan lebih lanjut terutama di bidang manajemen keuangan serta pengembangan penelitian lanjutan. Teknik analisis yang di gunakan adalah data laporan keuangan PT Telekomunikasi Indonesia,Tbk yang di unduk dari website resmi perusahaan. pada analisis pendahuluan akan diskripsikan konsep berdasarkan indikator empirik dari masing- masing konse penelitian. pada analisis lanjutan akan di lakukan perhitungan rasio - rasio keuangan yang menjelaskan variabel dari konsep penelitian untuk menjawab persoalan dan tujuan penelitian.

ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH BERDASARKAN VALUE FOR MONEY PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN ROTE NDAO

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH BERDASARKAN VALUE FOR MONEY PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN ROTE NDAO Setiap organisasi baik bisnis maupun publik menjadikan kinerja sebagai perhatian utama untuk mencapai kinerja yang baik. Kinerja bisa diketahui jika individu atau kelompok tersebut mempunyai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan berupa tujuan-tujuan atau target-target yang hendak ingin dicapai. Kinerja Keuangan sektor bisnis menggambarkan keberhasilan perusahaan berupa hasil yang telah dicapai berkat berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Kinerja keuangan sebagai suatu analisis untuk menilai sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan aktivitas sesuai aturan-aturan pelaksanaan keuangan. Kinerja Pemerintah Daerah seharusnya mendapat perhatian lebih, bukan hanya pemerintah pusat namun hal tersebut juga harus dilakukan oleh masyarakat setempat karena berkaitan dengan manifestasi yang akan diterima masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan. Pengelolaan keuangan pemerintah merupakan keuangan daerah yang di kelolah secara tertip, taat pada peraturan perudang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, trasparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan,kepatutan dan manfaat untuk masyarakan serta di laksanakan dalam suatu sistim yang terintergrasi yang diwujudkan dalam anggaran. Value for money merupakan konsep pengelolaan organisasi sektor publik yang mendasarkan pada tiga elemen utama, yaitu: ekonomi,efesiensi, dan efektifitas. Prinsip value for money dalam rangka pengukuran kinerja dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah daerah dalam melaksanakan mekanisme manajemen pemerintahannya yang bertumpu pada perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dengan rasio ekonomi, rasio efesiensi dan rasio efektif. Konsep penelitian ini adalah Pengukuran kinerja pemerintah daerah berdasarkan value for money pada pemerintahan daerah Kabupaten Rote Ndao meliputi rasio ekonomi, efisiensi dan efektivitas. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu teknik analisis yang digunakan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul secara kuantitatif didasarkan pada prinsip value for money. Hasil penelitian berdasakan metode value for money kinerja pemerintah daerah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2016-2020 dilihat bahwa kinerja pemerintah daerah Kabupaten Rote Ndao berdasarkan rasio ekonomis berada pada range ekonomis, berdasarkan rasio efisiensi berada pada range kurang efisien dan berdasarkan rasio efektivitas berada pada range sangat efektif. Kata kunci: Value for money

ANALISIS PENGARUH KOMUNIKASI KERJA,INSENTIF KERJA DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPR TANAOBA LAIS MANEKAT KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KOMUNIKASI KERJA, INSENTIF KERJA, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPR TANAOBA LAIS MANEKAT KUPANG. Sumber daya manusia merupakan salah satu unsur penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan kegiatan organisasi atau perusahan. Tanpa adanya sumber daya manusia tujuan dan sasaran organisasi tidak akan tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Oleh karna itu sumber daya manusia sangat penting dalam sebuah organisasi.Sumber daya manusia berperan menentukan berhasil tidaknya perusahaan dalam mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Setiap sumber daya manusia yang ada dalam organisasi atau perusahaan mempunyai cara dan kehidupan yang berbeda. Keadaan ini merupakan masalah yang rumit bagi perusahan yang harus diberikan perhatian khusus dalam mengelola sumber daya manusianya, sebab jika pengelolaan tidak baik maka akan timbul masalah yaitu kinerja karyawan menurun. Masalah ini akan berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas organisasi dalam mencapai tujuan. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja karyawan. Mangkunegara (2012) kinerja adalah hasil kerja secara kualitas, dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pekerja dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberkan kepadanya. Hal ini terlihat ketika karyawan tidak menyelesaikan tugas sesuai dengan target yang ditentukan. kinerja penting dalam organisasi karena dapat menentukan mati dan hidup sebuah perusahaan. Kemampuan dalam meningkatkan kinerja tidak terlepas dari kemampuan para pemimpin. Namun tidak menutup kemungkinan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab seseorang akan menyebabkan munculnya Komunikasi bagi karyawan dalam menjalankan tugasnya. komunikasi tampak dari ketidakpahaman, sehingga perlu adanya komunikasi yang baik antara pimpinan dan bawahan, Pencapaian tujuan perusahaan dan pelaksana manajemen perusahann akan menjadi efektif dan efesien apabila komunikasi antara pimpinan dengan bawahan serta komunikasi antar sesama karyawan berjalan dengan baik Dengan diterapkan komunikasi yang baik kepada semua sumber daya manusia agar tercapainya suatu target yang memuaskan dalam perusahaan tersebut. Muhamad (2000;1) Komunikasi yang baik akan menimbulkan saling pengertian dan kenyamanan dalam bekerja.Kondisi ini dapat menimbulkan kesulitan dalam berkomunikasi dengan karyawan lainnya dan sehingga turunnya motivasi kerja karyawan.kondisi ini di karenakanKurangnya interaksi antara individu,sehingga ketika berkomunikasi terjadi kesalapahaman. Dengan adanyakomunikasi yang jelas daripemimpin,tentu bawahan akanmenambahdukunganuntuk tetap bekerja dengan baik sehingga karaywan mendapatkan kepuasan kerja. .Dengan memberikan informasi yang jelas karyawan merasa senang dalam bekerja dan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Oleh sebab itu untuk mendapatkat karyawan yang yang berprestasi tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, karna selain faktor pendidikan umur, dan pengalaman, masih harus di imbangi dengan pemberian penghargaan yang memuaskan. Sebab masalah masalah prestasi kerja karyawan ini berkaitan dengan masalah terpenuhi tidaknya kebutuhan seorang karyawan. Salah satucara yang efektif untukmeningkatkatkankinerjakaraywan adalahdengan penerapan sisteminsentif yang tetap sehinggapegawaitetapsemangat dengan menimbulkan motivasi agar dicapai kepuasan bagipara karyawan. Tujuan dari penelitian adalah untuk menjawab tiga persoalan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah komunikasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kedua apakah insentif kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan ketiga apakah motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan.penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan populasi dalm penelitian ini seluruh karyawan dalam perusahaan tersebut. Dengan jumlah 78 responden .metode pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang di sebarkan kepada seluruh karyawan PT. BPR Tanaoba Lais Manekat Kupang berupa pertanyaan tentang anlisis pengaruh komunikasi kerja ,insentif kerja dan motivasi berprestasi terhadap kinerja karyawan. data kemudian diperoleh dan diolah menggunakan alat bantu SPSS versi 16.00. maka dalm penelitian ini ditentukan dengan sampel yang dihitung menggunakan tiga kotak three-box method. Berdasarkan persamaan regresi linear berganda, nilai konsanta yang di peroleh sebesar 3.270 menunjukan bahwa komunikasi kerja (X1) , insentif kerja (X2) dan motivasi berprestasi (X3) di anggap konstan menyebabkan kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 3.270 dengan nilai koefisien β1 sebesar 0,348 jika variabel komunikasi kerja( X1) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) akan menigkat 0,384 nilai koefisien β2 sebesar 0,224 jika variabel insentif kerja (X2) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat 0,224, dan nilai koefisien β3 sebesar 0,428 jika variabel motivasi berprestasi (X3) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 0,428 dengan hal tersebut menunjukan bahwa variabel komunikasi kerja (X1), insentif kerja (X2) dan motivasi berprestasi (X3) memiliki arah yang positif terhadap kinerja karyawan (Y). Teknik hasil analisis data pada penelitian ini menunjukan secara signifikan menghasilkan variabel komunikasi kerja (X1) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (X) dengan hasil uji thitung sebesar 4.783 lebih besar dari ttabel sebesar 1,666. untuk variabel insentif kerja (X2) kerja pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan(Y) dengan hasil uji thitung 2.501, lebih besar dari nilai ttabel 1,666, dan untuk variabel motivasi berprestasi (X3) pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil uji thitung sebesar 3.559, lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,666. dengan bahwa HO ditolak dan Ha diterima. Hasil perhitungan nilai uji F nilai Fhitung sebesar 81.397 lebih besar dari Ftabel 2,494 maka sebagaimana di simpulkan bahwa komunikasi kerja (X1), insentif kerja (X2), dan motivasi berprestasi (X3) secara simultan mempunyai pengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan (Y).pada nilai koefisien Determinan (R2) di ketahui nilai adjusted R square sebesar 0,767 atau 76, 7 %. Dalam pengujian hipotesis juga diketahui bahwa variabel komunikasi kerja (X1), insentif kerja (X2) dan motivasi berprestasi (X3) dapat mempengaruhi kinerja karyawan (Y) sebesar 0,767 %.sedangkan sisanya sebesar 23,3 % disebabkan oleh factor lainya yang tidak diteliti dalam variabel tersebut. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel komunikasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, insentif kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan Motivasi berprestasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. uji F menunjukan bahwa secara simultan komunikasi kerja, insentif kerja dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dan uji R2 secara bersama–sama (simultan) antara variabel komunikasi kerja (X1), insentifkerja (X2), dan motivasi berprestasi (X3) terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci: Komunikasi kerja, Insentif, Motivasi Berprestasi dan Kinerja Karyawan

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA BEAT (Studi Kasus Pada Mahasiswa, Karyawan Dan Dosen UKAW)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul, ”Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang”. Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah : Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Beat Pada Mahasiswa, Karyawan dan Dosen Universitas Kristen Artha Wacana . Tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui produk, harga, tempat, periklanan, people, proses, bukti fisik berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw yang terpilih sebagai responden. Dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pengguna sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sedangkan Teknik analisis data menggunakan metode penelitian deskriptif. Dalam pembahasan penelitian menggunakan regresi linear berganda Y=8,008+0,021X1+0,096X2+0,058X3+0,210X4+0,019X5+0,138X6+0,152X7 +e Berdasarkan persamaan regresi linear berganda diatas, maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstanta yang diperoleh sebesar 8,008 menunjukkan bahwa apabila Produk, Harga, Tempat, Periklanan, Orang, Proses dan Bukti fisik dianggap sebagai konstanta menyebabkan keputusan pembelian meningkat sebesar 8,008. Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah di bahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan yaitu: bahwa produk, harga, tempat, people (orang), proses, bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sedangkan variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen ukaw. 1. Hasil membuktikan bahwa variabel produk tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel people (orang) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel proses tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana. 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda beat pada mahasiswa, karyawan dan dosen universitas kristen artha wacana.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING CHIPS (TC) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 14 KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VIII di SMP Negeri 14 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 265 siswa yang terdiri dari satu 9 kelas dan sampel yang diambil yaitu populasi yang berada di kelas VIII D yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Thitung>Ttabel atau 14.769>2,045 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan model pembelajaran talking chips (tc) salah satu model yang mempermudah siswa untuk untuk bisa berpikir aktif dan menyampaikan pendapat atau kontribusi masing-masing karena model talking chips (tc) siswa diberikan tantangan dengan satu orang siswa memiliki 2-3 buah kancing untuk memecahkan masalah yang dihadapi, maka siswa akan lebih mudah mengingat apa yang telah mereka pelajari sehingga ketika diberikan tes maka akan mempengaruhi hasil belajar kognitif mengingat (C1) 96% memahami (C2) 84.33%, menerapkan C3) 93.33%, menganalisis (C4) 81.33% siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dalam model pembelajaran talking chips (tc) terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP negeri 14 kota Kupang tahun ajaran 2021/2022.

INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN (Leguminosae) YANG TERDAPAT DI KABUPATEN SABU RAIJUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Sabu Raijua merupakan kabupaten yang mayoritas masyarakatnya adalah petani. Salah satu hasil pertanian yang dihasilkan adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan adalah salah satu keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia dan merupakan jenis tanaman pangan. Kacang-kacangan ini biasa disebut legume dan termasuk dalam suku Leguminosae. Suku ini memiliki ciri khas yaitu buahnya berupa polong dan polong tersebut berbentuk buah sekat semu. Jenis kacang-kacangan ini mengandung protein 18-36 %, karbohidrat, fosfor, besi, kalsium, vitamin A, B, C dan D. Bertolak dari komposisi kimia tersebut, peran kacang-kacangan sangatlah penting dalam pemenuhan gizi. Salah satu upaya dalam melakukan pendataan terhadap jenis kacang-kacangan adalah inventarisasi. Inventarisasi merupakan rangkaian kegiatan mengumpulkan, mencatat, mendokumentasikan sampai menganalisis suata data atau barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kacang-kacangan yang terdapat di Kabupaten Sabu Raijua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif (jelajah) yaitu metode yang menelusuri setiap lokasi yang dapat mewakili lokasi penelitian yang sudah ditentukan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis kacang-kacangan yang memiliki variasi biji mulai dari bentuk, warna dan tekstur. Jenis kacang-kacangan tersebut adalah Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.), Kacang Tanah (Arachis hypogea L.), Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L. Walp), Kacang Buncis (Phaseolus vulgaris L.) dan Kacang Panjang (Vigna sinensis L.).

EFEK PENAMBAHAN TEPUNG BERAS MERAH TERHADAP KUE SARANG SEMUT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Efek penambahan tepung beras merah terhadap kue sarang semut Marta Peang Lagur *) Ir. Nuhamara melkianus, mp**) Banoet M, I Regina, Sp, Mp**) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pnambahan tepung beras merah terhadap kue sarang semut dengan mengunak ranangan acak lengkap (RAL) 4 perlkuan dan masih-masih 3 kali ulangan dengan persentasi 0%. 5%, 10%, 15% tepung beras merah. Hasil peneltian ini menunjukan bawah uji analisis organeleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan subsitusi 5% terdapat aroma kue sarang semut yang tertinggi dengan skor 4.611 ( sangat suka) rasa kue sarang semut yang paling tinggi disukai terdapat pada 5% terdapat rasa kue sarang semut yang lebih tinggi dengan skor 4.806 (sangat suka) tektur kue sarang semut yang paling di sukai terdapat pada 5% terdapat tektur kue sarang semut yang lebih tinggi dengan skor 4.778 ( sangat suka) Kata kunci ; bahan pangan lokal penambahan tepung beras merah terhadap kue sarang semut *) penelitian **) pembimbing

ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU DIMASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 2 RINDI KABUPATEN SUMBA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Rindi Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui obsevasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait pelaksanaan pembelajaran IPA Terpadu dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dan siswa 26 orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik Tringulasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dalam studi kasus Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp.

TINJAUAN TEKNIK BANTINGAN PADA PESERTA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT TUNGGAL HATI SEMINARI-TUNGGAL HATI MARIA (THS-THM

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TEKNIK BANTINGAN PADA PESERTA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT TUNGGAL HATI SEMINARI- TUNGGAL HATI MARIA (THS-THM) Alexander O. Kaleb Bhega1*, Agustinus J. Nafie2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Teknik bantingan dalam pencak silat merupakan metode dan strategi serangan pada jarak jangkau dekat yang dilakukan dengan menangkap salah satu komponen tubuh lawan untuk selanjutnya dilakukan dengan cara mendorong atau menarik kemudian mengempaskan atau menjatuhkan lawan.Permasalahanyang terjadi di lapangan, seperti pada pusat latihan Organisasi Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Kota Maumere, yaitu kemampuanpesertabelum maksimal dalam melakukan teknik bantingan dan belum sesuai dengan latihan yang diterapkan pelatih. Tujuan penelitian:Tujuan untuk mengetahuiteknik bantingan pada peserta cabang olahraga Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Kota Maumere. Metode penelitian:Metode yang digunakan yaitu metodepenelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan metode dekriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan:Langkah-langkah melakukan teknik bantingan diuraikan dalam aktivitas gerak sebagai berikut:melakukan sikap pasang, tahap pelaksanaan gerak teknik bantingan, pesilatB melakukan serangan dengan teknik pukulan/tendangan, selanjutnya pesilat A menghinar lalu menangkap tangan/kaki pesilat B,tahap selanjutnya dengan gerakan cepat pesilat A mengangkat lalu memutar dan membanting tubuh lawan (pesilat B) hingga terjatuh tanpa reaksi balasan dari lawandengan durasi waktu reaksi kurang lebih 3 sampai 5 detik. Simpulan:Peserta mampu menerapkan teknik bantingan dengan baik dan menguasai teknik melakukan bantingan dengan koordinasi gerak yang cepat dan tepat. Sehingga hasil yang didapat dalam melakukan bantingan sudah maksimal, efektif dan efisien. Katakunci:Pencak silat; Teknik bantingan.

HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HUBUNGAN PEMBELAJARAN PENJASORKES DENGAN PERILAKU SOSIAL SISWA (SUATU STUDI DI SMK NEGERI 1 KUPANG KELAS X OTOMALISASI TATA KELOLA PERKANTORAN) Darmawan M. Idris 1, Agustinus J. Nafie2, Yahya J. Palinata3, 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil observasi saat PPL di SMK Negeri 1 Kupang, penulis melihat bahwa ketika siswa belajar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran pada Kelas X Otomalisasi Tata Kelola Perkantoran belum optimal. Hal ini ditunjukkan oleh perilaku siswa yang enggan melakukan gerakan yang diinstruksikan, cepat mengeluh dalam pembelajaran, sebagian besar siswa bercanda, mengobrol, bermain, berkelahi, dan terpengaruh saat teman di sekitarnya membuat gaduh. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Hubungan Pembelajaran Penjasorkes Dengan Perilaku Sosial Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, Penelitian dilakukan di Siswa Di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data mengunakan metode angket atau kuosioner. Teknik analisis data mengunakan analisis kuantitatif yang diambil dari data angket. Hasil dan pembahasan: Hasil analisis data ditemukan bahwa distribusi pengkategorian jawaban siswa, terlihat sebanyak 14 siswa (70%) memiliki kategori “Sangat Baik”, 6 siswa (30%) memiliki kategori “Baik”, sedangkan kategori “Cukup” dan “Kurang” tidak ada (0 %). Sehingga Hipotesis Alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Simpulan: Berdasarkan hasil analisis data, dapat peneliti simpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran penjasorkes dengan perilaku sosial Siswa di SMK Negeri 1 Kupang Kelas X Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran. Kata Kunci: Pembelajaran Penjasorkes, Sikap Sosial

Jenis Jenis Serangga Pada Hutan Diklat Sismeni Sanam Kaupaten Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT TYPES OF INSECTS IN THE SISMENI SANAM TRAINING FOREST, KUPANG REGENCY Boavida F D.Y.* Ngginak James.** Hendrik A. Ch.*** Insects or class Insect is a type of animal belonging to the phylum Arthropoda. This phylum has a characteristic body segmented and booked. Insects are a group of animals that have a high level of diversity, more than 72% of the members of the animal kingdom are included in the insect group (Rosinar et al, 2019). Therefore, insects need to be inventoried to become a source of knowledge for the surrounding community. Based on the description above, the researcher is interested in conducting research on the types of insects in the training forest of the sanam system, Kupang district.The aim is to find out the types of insects in the Sismeni Sanam Training Forest, and at the same time provide benefits as a source of knowledge about the types of insects in the Sismeni Training Forest, Kupang Regency, as well as for study programs in curriculum and course development. From the results of the study, there were 29 species of insects, which were found at the research location of the Sismeni Sanam Education and Training Forest, Kupang Regency, which was divided into 9 orders of them.From the results of the calculation of the diversity index of insects that can be calculated based on the Shannon-Wiener formula. Based on the results of research that has been obtained. And the number of samples taken in the Sismeni Sanam Education and Training Forest area, Kupang Regency which has an index of insect species diversity, namely H '3.16.From the calculation results, the abundance of Pi in insects is 1, from the total number of species divided by the area of the plot. Keywords : Insect Type Training Forest Description * : Researcher **: Advisor ABSTRAK JENIS JENIS SERANGGA PADA HUTAN DIKLAT SISMENI SANAM KABUPATEN KUPANG Boavida F D.Y.* Ngginak James.** Hendrik A. Ch.*** Serangga atau kelas insecta adalah jenis hewan yang tergolong dalam filum arthropoda.Filum ini memiliki ciri khas tubuh beruas dan berbuku-buku.Serangga merupakan kelompok hewan yang mempunyai tingkat keanekaragaman tinggi, lebih dari 72% anggota kerajaan hewan termasuk dalam kelompok serangga (Rosinar dkk, 2019).Oleh karena itu Serangga perlu diinventarisasi untuk menjadikan sumber ilmu pengetahuan bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya.Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang jenis-jenis serangga di hutan diklat sismeni sanam kabupaten kupang. Tujuan untuk mengetahui jenis jenis serangga pada hutan diklat sismeni sanam, dan sekaligus memberikan manfaatsebagai sumber ilmu pengetahuan tentang jenis-jenis serangga pada Hutan Diklat Sismeni Kabupaten Kupang, juga bagi program studi dalam pengembangan kurikulum dan mata kuliah.Dari hasil penelitian yang diperoleh terdapat 29 spesies serangga, yang ditemukan pada lokasi penelitian Hutan Diklat Sismeni Sanam Kabupaten Kupang yang terbagi dalam 9 ordo diantaranya. Dari hasil perhitungahan indeks keanekaragaman jenis serangga yang dapat di hitungan berdasarkan rumus Shannon-wiener.Berdasarkan hasil penelitian yang telah di dapat.Dan jumlah sampel yang di ambil kawasan Hutan Diklat Sismeni Sanam Kabupaten Kupang yang memiliki indeks keanekaragaman spesies serangga yaitu H’ 3.16Dari hasil perthutungan nilai kelimpahan Pi pada serangga adalah 1, Dari jumlah seluruh spesies yang di bagi dengan luas plot. Kata kunci : Jenis Serangga  Hutan Diklat Keterangan* : Peneliti **: Pembimbing

Analisis pengaruh efektivitas dan kontribusi pajak hotel terhadap pendapatan asli daerah(studi di pemerintah daerah kabupatrn sumba barat)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pajak adalah kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang  bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak merupakan salah satu yang paling berkontribusi besar terhadap penerimaan daerah sehingga pemberlakuan pajak sebagai sumber penerimaan daerah pada dasarnya tidak hanya menjadi urusan pemerintah daerah sebagai pihak yang menetapkan dan memungut pajak dan retribusi daerah, tetapi juga berkaitan dengan masyarakat pada umumnya. Kabupaten Sumba Barat merupakan daerah yang juga diberi hak otonomi daerah untuk mengatur keuangan sendiri untuk melaksanakan pembangunan. Kabupaten Sumba Barat diharapkan mampu mengelola dan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada di daerah untuk kelangsungan dan kemajuannya. Salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan pajak daerah. Berbagai keunggulan yang terdapat di Kabupaten Sumba Barat tersebut mendorong banyaknya investor datang untuk berinvestasi dalam berbagai bidang, salah satunya di bidang perhotelan. Di Kabupaten Sumba Barat sendiri sudah terdapat 18 hotel dan salah satunya merupakan hotel bintang 5 dan terindah di dunia, yaitu hotel Nihiwatu. Perkembangan industri perhotelan ini secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah, khususnya dari Pajak Hotel. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh efektivitas pemungutan pajak hotel dan pengaruh kontribusi pajak hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumba Barat Tahun 2011-2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kumpulan data tahunan tentang realisasi pajak hotel, target pajak hotel, realisasi pendapatan asli daerah, dan target pendapatan asli daerah Kabupaten Sumba Barat tahun 2011-2020. Hasil uji signifikan simultan nilai regresi menunjukkan bahwa efektivitas pajak hotel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah (0,022 < dari 0,05) dan kontribusi pajak hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah (0,008 > dari 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat efektivitas pajak hotel untuk tahun 2011 dikategorikan efektif karena mencapai target yang ditetapkan. Di tahun 2012–2018 dikategorikan sangat efektif k’arna mengalami peningkatan, tahun 2019 dikategorikan kurang efektif dimana mengalami penurunan dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup efektif. Secara keseluruhan kontribusi pajak hotel pada tahun 2011-2017 memberikan kontribusi yang sangat kurang terhadap pendapatan asli daerah sehingga mempengaruhi jumlah pendapatan asli daerah yang di terima, pada tahun 2018-2019 mengalami kenaikan dan pada tahun 2020 mengalami penurunan dan dikategorikan sangat kurang. Kata Kunci: Pajak, Pendapatan Asli Daerah, Pajak Hotel, Efektivitas Pajak Hotel, Kontribusi Pajak Hotel

TATO'NU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Konsep tato’nu merupakan satu konsep yang telah mempersatukan agama Islam dan Kristen di Desa Aimoi terkhususnya Jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing, dalam membangun persaudaraaan. Konsep tato'nu mula pertama diperkenalkan oleh Timung Bel sebagai kapal mate atau tamukung (ketua adat) pada saat dilakukan pembagian agama. Konsep ini mengandung kebenaran yang di dalamnya mengisahkan satu keluarga atau turunan dalam masyarakat Desa Aimoli. Oleh karena konsep ini memiliki makna yang sangat dalam saat jemaat maupun jemaah menghadirkannya dalam tindakan kerukunan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejarah terbentuknya budaya kerukunan yang didasarkan pada konsep tato'nu dan untuk mengetahui nilai-nilai teologis dan sejauh mana diimplementasikan dalam membentuk konsep tato'nu sebagai sokok guru bagi kerukunan Jemaat GMIT Sei’Eng dan Jemaah Masjid Ataqwa Wahing, serta merumuskan pokok-pokok teologis sebagai bahan refleksi dari konsep Tatonu yang menjadi dasar kerukunan masyarakat Islam - Kristen Desa Aimoli dan Implikasinya bagi pembangunan jemaat GMIT Sei’Eng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan memperoleh nilai dan makna yang mandalam terhadap konsep tato’nu yang dihidupi oleh jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerukunan ini terbentuk dari pembegian agama yang dilakukan oleh masyarakat desa Aimoli, sampai membentuk konsep tato’nu (satu perut/rahim), yang di dalamnya masyarakat memiliki hubungan darah antara satu dengan yang lain, namun mereka hidup dalam perbedaan agama. Keberagaman ini juga telah dihidupi oleh nabi-nabi terdahulu, seperti Ibrahim (Abraham), Musa, dan Yesus. Di temukan juga bahwa konsep tato’nu memiliki nilai-nilai Kristiani seperti kasih, keadilan dan kebebasan. Nilai-nilai ini merupakan misi yang diberikan Allah kepada Abraham, Musa dan juga Yesus dan sampai kepada Timung Bel yang dirangkum dalam konsep Tatu’nu. Konsep ini dipercaya sebagai misi Allah yang berkelanjutan dan merupakan kehendak dari Allah agar melalui nilai-nilai ini dapat diambil dan dimaknai sebagai sebuah misi yang harus dijalankan masyarakat Aimoli terkhsusunya Jemaat GMIT Sei’Eng dalam melakukan pelayanan, dengan menumbuhkan kasih, keadilan dan kebebasan untuk menciptakan kedamian serta keselamatan di tengah-tengah dunia.

PEMANFAATAN INTERNET SEKOLAH DALAM MENUNJANG PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 WEWEWA TIMUR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMANFAATAN INTERNET SEKOLAH DALAM MENUNJANG PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 WEWEWA TIMUR Skripsi, program studi ilmu pendidikan Teologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupanga *BaniMata N ** Manggoa M **Natonis D Internet merupakan salah satu media yang dapat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran. didalam internet terdapat banyak pengetahuan yang dapat diambil manfaat untuk menambah wawasan siswa dan juga guru. Diantaranya para siswa bisa mencari apa saja di internet, Oleh karena itu melalaui internet siswa SMA negeri 1 wewewa timur dapat mengakses internet sebagai informasi dan ilmu pengetahuan sesuai dengan kebutuhan yang relevan. Namun di SMA Negeri 1 wewewa Timur siswa dan guru kurang memanfaatkan internet dengan baik. Selain itu kendalah yang dihadapi oleh Sma Negeri 1 Wewewa Timur yaitu: kurangnya pemahaman siswa terhadap penggunaan internet, kurang fasilitas penunjang dari siswa itu sendiri, kurangnya pemahaman siswa dalam menggunakan komputer, kurangnya minat siswa dalam mengakses internet sebagai media belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan internet sekolah dalam menunjang pembelajaran di SMA N 1 WEWEWA TIMUR. Metode penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis data kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada kepalah sekolah, guru 4 orang, dan siswa 8 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupah wawancara kepada kepalah sekolah, guru, dan siswa. Berdasarkan hasil pengelolaan data peran internet cukup besar dan sangat penting dalam pengembangan pendidikan yang ada di SMA N1 WEWEWA TIMUR, karena internet merupakan salah satu media yang dapat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran, dengan adanya internet, maka masalah- masalah pendidikan seperti, sarana prasarana, sumber belajar, kualitas guru dan informasi yang berhubungan dengan pembelaran siswa dapat terselesaikan. xii Karena itu pemanfaatan internet di SMA N 1 WEWEWA TIMUR harus menjadi perhatian lebih sebab akan memberikan pengaruh yang baik dalam hal mutu dan kualitas pendidikan. Kata kunci: Keterangan: *= penulis **= pembimbing

PENGARUH TEPUNG UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennst) TERHADAP KUALITAS KUE BOLU KUKUS

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tepung dari umbi gadung (Discorea hispida Dennts) memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi sehingga baik untuk membuat kue bolu kukus. Pembuatan kue bolu kukus dari tepung gadung merupakan alternatif baru dalam memanfaatkan umbi lokal dan bisa mejadikan ubi lokal lebih bernilai ekonomis, pembuatan kue bolu kukus dari tepung umbi gadung dapat menambah olahan pangan yang sudah ada di Sumba Timur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung umbi gadung dan tepung terigu pada setiap perlakuan kue bolu kukus dan untuk mengetahui kandungan gizi kue bolu kukus dari tepung umbi gadung. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW Kupang dan di Laboratorium Balai Pengawasan Obat Dan Makanan Kota Kupang, menggunakan metode eksperimen RAL dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Variasi konsentrasi tepung umbi gadung dan tepung terigu (%), 75:25, 50:50, 25:75, 100 tepung umbi gadung, 100 tepung terigu sebagai kontrol. Analisis data menggunakan Anova dan dilanjudkan dengan uji Duncan. Uji proksimat untuk mengetahui kandungan gizi seperti kadar karbohidrat, kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu. Hasil penilitian menunjukan bahwa pada parameter aroma, warna rasa dan tekstur berpengaruh nyata. Sedangkan pada kadar karbohidrat tertinggi pada A3, Kadar lemak tertinggi pada A2, Kadar protein tertinngi pada A1, kadar air tertinngi pada A4, kadar abu tertinngi pada A1

ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DALAM MEMBAYAR PAJAK PENGHASILAN (STUDI PADA UMKM KOTA LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah kecamatan Larantuka dan terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Flores Timur mulai dari masalah NPWP, pelaporan SPT, serta masalah tunggakan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 30 UMKM dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yakni dengan kriteria Memiliki omzet maksimal Rp 4,8 Milliar/tahunUMKM yang memiliki NPWP Heterogen dari berbagai kelompok usaha seperti usaha bidang kuliner, fashion, konveksi, bidang elektronik dan jasa digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM di wilayah Kota Larantuka Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur di katakana patuh yang mana didukung dengan hasil presentase yang sudah dihitung yang berarti masuk dalam kualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Keyword : UMKM,Kepatuhan wajib pajak

Kajian Yuridis Putusan Pengadilan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan (Studi Putusan Nomor. 41 K/Pid/2020)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah Bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas namun Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Dengan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Dasar Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas akan tetapi Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi putusan pemidanaan. Berdasarkan hasil penelitian maka dasar pertimbangan hakim pengadilan negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan adalah karena alat bukti yang diajukan oleh Penuntut umum tidak memenuhi batas minimum pembuktian. Dengan alasan bahwa keterangan yang diperoleh dari saksi tanpa didukung oleh keterangan saksi lainnya atau alat bukti lainnya sehingga majelis hakim berpendapat bahwa satu saksi tidak dapat dipakai untuk menjatuhkan pidana pada diri seseorang atau dengan kata lain seorang saksi bukan saksi/unus testis nullus testis dan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Sedangkan dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena Judex Facti telah salah dan tidak menerapkan peraturan hukum sebagai mana mestinya serta tidak mempertimbangkan fakta hukum yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sesuai fakta hukum yang terungkap di muka sidang.

ANALISIS PERHITUNGAN, PENETAPAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN ATAS WAJIB PAJAK YANG MEMILIKI PEREDARAN BRUTO TERTENTU PADA CV. (RTD) SURYA CITRA TIMOR

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemahaman wajib pajak akan peraturan yang di berlakukan pada PP nomor 23 tahun 2018 sangat penting dalam penerapannya. Pengaruh adanya PP nomor 23 tahun 2018 sangat dirasakan dan disadari oleh pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun banyak perbedaan pengaruh yang dirasakan oleh pelaku UMKM. Ada yang merasakan kemudahan serta masih ada yang belum merasakan kemudahan dari PP nomor 23 tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perhitungan, Penetapan, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Atas Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu Pada CV. (RTD) Surya Citra Timor. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data diperoleh dengan melakukan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif komperaktif dengan pendekatan kualitatif. CV. (RTD) Surya Citra Timor merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang (cargo) baik melalui pesawat maupun kapal. Omset setahun CV. (RTD) Surya Citra Timor tidak mencapai Rp 4.800.000.000 sehingga CV. (RTD) Surya Citra Timor masuk dalam golongan UMKM yang mana perlakuan pajaknya adalah 0,5% dari omset sesuai dengan PP No 23 tahun 2018. CV. (RTD) Surya Citra Timor memiliki omset dibawah Rp. 4.800.000.000. Pada tahun 2017 CV. (RTD) Surya Citra Timor memiliki omset Rp. 3.442.000.000, pada tahun 2018 dan tahun 2019 CV. (RTD) Surya Citra Timor mengalami penurunan pengiriman barang sehingga omset menjadi menurun karena biaya angkutan jalan yang mahal dan tidak fleksibel . CV. (RTD) Surya Citra Timor, telah melayani kebutuhan para pelanggan akan pengurusan custom clearance pengiriman barang selama lebih dari 12 tahun. Hingga saat ini, CV. (RTD) Surya Citra Timor memiliki sekitar 200 pelanggan full container dan 350 pelanggan eceran, dengan jaringan di surabaya, kupang, soe, kefa, atambua, dan dili (Timor Leste). CV. (RTD) Surya Citra Timor mampu memenuhi kebutuhan ekspedisi pelanggan dari mana saja, agen di Dili memungkinkan untuk membantu pengiriman barang-barang dari luar indonesia.