· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan guru dalam menyusun soal pilihan ganda dan essay instrumen test berbasis higher order thinking skill (HOTS) di SMA Negeri 12 Kota Kupang dimana maksud soal yang dibuat oleh guru salah ditafsirkan siswa sehingga jawaban siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat instrumen test yang dibuat guru IPA Biologi berbasis Higher order thinking skill (HOTS) di SMA Negeri 12 kota kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru IPA kelas X, objek dalam penelitian ini adalah Soal penilaian akhir semester (PAS) mata pelajaran IPA Biologi kelasX. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi yaitu soal PAS Buatan guru IPA Biologi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji validitas, Uji realibilitas, tingkat kesukaran butir soal dan daya bedah dan pembahasan. Hasil penelitian menunjukan analisis instrumen test berbasis Higher order thinking skill (HOTS) termasuk dalam kategori baik, Sehingga dapat disimpulkan secara keseluruhan memperoleh hasil pada indikator penerimaan dengan uji validitas dengan kriteria kevalitan sedang 0,55, dimana 80% valid dan 20% tidak valid, dan realiabilitas soal masuk dalm kategori reliable, tingkat kesukaran butir soal 50 % uji daya bedah baik, Tingkat kesukaran butir soal masuk dalam kategori muda
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Terpadu di SMPN 10 Kota Kupang dapat diatasi dengan pemilihan model pembelajaran yang aktif seperti model pembelajaran Structured Numbered Heads. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads pada mata pelajaran IPA dengan materi sistem ekskresi pada manusia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 48 orang dan Sampel dalam penelitian yaitu VIII A dan VIII B dengan jumlah masing-masing kelas 25-23 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 6,768 > 2.012 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, Karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Structured Numbered Heads sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Structured Numbered heads memiliki kelebihan yaitu melatih tanggung jawab siswa, dapat meningkatkan presentasi belajar siswa, meningkatkan rasa percaya diri siswa, mampu memperdalam pemahaman siswa dan mengembangkan rasa saling memiliki dan kerja sama. Selain itu juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads terhadap aktivitas belajar siswa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENEMPATAN SUMBER DAYA MANUSIA,LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PROTOKOL DI KANTOR BUPATI MALAKA Pada dasarnya kinerja pegawai merupakan suatu hasil yang di capai oleh pegawai tersebut dalam pekerjaannya.menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan tertentu .semakin banyak aspek aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan individu,maka akan semakin tinggi tingkat kinerja yang dirasakan .(as’ad 2008 103-104). Manusia dalam hidup mempunyai kebutuhan mendasar yang tidak mungkin dapat dihilangkan, karena kebutuhan tersebut mendasari perilaku seseorang. Jika seseorang dalam bekerja merasa kebutuhannya sudah terpenuhi ,maka pegawai akan merasakan kinerja yang baik dalam diri mereka. Ardana, 2012:18). pegawai yang ditempatkan pada posisi tertentu harus memiliki kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif dan efesien. Proses penempatan pegawai yang tidak tepat akan menyebabkan kinerja yang kurang optimal (Naliebrata, 2007:20). Senada dengan pernyataan diatas, Noah dan Metiboba (2012:54) menyatakan ada keyakinan dan cara terbaik bagi suatu organisasi dapat efisien serta efektif mencapai tujuan organisasi dengan menempatkan orang-orang terbaik di posisi yang tepat. Kesesuaian antara kemampuan sumber daya manusia dengan penempatan pekerjaannya dapat menunjukkan suatu prestasi, bahkan kinerja bagi organisasi tersebut. Keberhasilan suatu organisasi bukan kemenangan mutlak seorang pemimpin tapi merupakan keberhasilan suatu tim, adanya jalinan kerja sama antara sang pemimpin dan teamnya merupakan syarat mutlak keberhasilan suatu organisasi, tapi tak dapat dipungkiri sang pemimpin berperan dalam keberhasilan suatu organisasi dan timnya juga jangan dianggap sebelah mata, kurang berperan, timnya jangan dianggap sepele dalam mecapai tujunan organisasi Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas hubungan penempatan sumber daya manusia,Lingkuangan kerja fisik dan kepemimpinan yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 304 orang dari jumlah populasi sebanyak 34 orang pegawai yang bekerja di Bagian Protokol Kantor Bupati Malaka . Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fiisk dan kepemimpinan terhadap kepuasan kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial penempatan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka,secara parsial lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signinifikan terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Bupati Malaka. Sedangkan secara simultan penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fisik dan kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 7.782 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.508, b² adalah 0.318.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penempatan sumber daya manusia (X1) lingkungan kerja fisik (X2) dan kepemi pinan (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 7,782+ 0,508 X1 + 0,318 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh penempatan sumber daya manusia (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel penempatan sumber daya manuisa(X1) ditemukan t hitung = 3.905 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel penempatan sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja fisik(X2) terhadap kinerja pegawai(Y). Diketahui bahwa untuk variabel lingkungan kerja fisik(X2) ditemukan t hitung = 2.468 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,020. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai(Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 18.335 lebih besar F tabel = 2,98 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fisik(X2) dan variable kepemimpinan (X3) berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.576 atau 57,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fisik dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai adalah 57,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 42,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Penempatan sumber daya manusia, lingkungan kerja fisik,kepemimpinan, Kinerja pegawai.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Kepailitan Di Pengadilan Niaga. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan Mengapa pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan? dan Mengapa hakim pengadilan niaga menyatakan perusahaan pailit? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui alasan pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan, dan Untuk mengetahui hakim pengadilan niaga menyatakan perusahaan pailit. Selanjutnya, manfaat dalam penelitian ini adalah guna memberikan sumbangsi pemikiran secara ilmiah kepada para penegak hukum, akademisi, dan masyarakat luas terkait hal-hal mendasar tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Kepailitan Di Pengadilan Niaga, dan agar dapat memperoleh gelar sarjana hukum di Fakultas Hukum, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi dasar pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan disebabkan Kreditur (Pemohon) memiliki utang terhadap Debitur (Perusahaan); Pemohon (Kreditur) tidak dapat mencairkan uangnya yang telah jatuh tempoh; dan Debitur juga memiliki hutang kepada kreditur lainnya. Selanjutnya alasan hakim Pengadilan Negeri Niaga menyatakan perusahaan pailit adalah Debitur (Perusahaan) Memiliki dua atau lebih kreditur, dan Debitur Tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih. Oleh sebab itu, saran penulis diharapkan perusahaan atau debitur yang merasakan bahwa finansial perusahaannya mengalami penurunan maka jangan melakukan tindakan pengutangan dan diharapkan perusahaan atau debitur merasakan bahwa finansial perusahaannya mengalami penurunan maka jangan melakukan tindakan pengutangan lebih dari satu kreditur. Kata Kunci: Sengketa Kepailitan, Pengadilan Niaga
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH AKUNTABILITAS PUBLIK KEJELASAN SASARAN ANGGARAN DAN PARTISIPASI DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP MANAJERIAL
(Studi Empiris pada SKPD Kota Kupang)
Disusun oleh:
Yanse Nurhayati Noma
16193437
Anggaran merupakan rencana keuangan yang dibuat secara rinci dan sistematisyang memuat rencanapenerimaan dan rencana pengeluaran.anggaran adalah rencana keuangan dimasa mendatang dan merupakan alat bantu dalam mengkoordinasikan dan mengimplementasikan rencana yang telah dibuat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas pulik,kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran (Studi pada SKPD Kota Kupang) secara parsial. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan menggunakan analisis Statistik dengan jumlah sampel sebanyak 40 serta menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui kuesioner.
Dapat diketahui bahwa Akuntabilitas adalah pertanggungjawaban kepada publik atas setiap aktivitas yang dilakukan.akuntabilitas publik adalah kewajiban pihak pemegang amanah (agent) untuk memberikan pertanggungjawaban,menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan segalah aktivitas dan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya kepada pihak memberi amanah (principal) yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban tersebut (Mardiasmo, 2002).
kejelasan sasaran anggaran merupakan sejauh mana tujuan anggaran ditetapkan secara jelas dan spesifik dengan tujuan agar anggaran tersebut dapat dimengerti oleh orang yang bertanggungjawab atas pencapaian anggaran tersebut. Oleh sebab itu sasaran anggaran pemerintah daerah harus dinyatakan secara jelas, spesifik dan dapat dimengerti oleh mereka yang bertanggungjawab untuk melaksanakannya. Penetapan tujuan spesifik akan lebih produktif, hal ini akan mendorong karyawan untuk melakukan yang terbaik bagi pencapaian tujuan yang dikehendaki sehingga berimplikasi pada peningkatan kinerja.
Partisipasi adalah suatu proses pengambilan keputusan bersama oleh dua atau lebih yang mempunyai dampak masa depan bagi pihak yang membuat keputusan tersebut. Partisipasi penyusunan anggaran yaitu proses dimana pembuatan anggaran terlibat dan mempunyai pengaruh dalam penentuan besar anggaran (Mulyadi,2001).
kinerja manajerial adalah kemampuan atau prestasi kerja yang telah dicapai oleh para personil atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, untuk melaksanakan fungsi, tugas dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan operasional perusahaan.
Berdasarkan hasil mengenai pengaruh akuntabilitas publik kejelasan sasaran anggaran dan partisipasi dalam penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial SKPD kota kupang dapat disimpulkan sebagai berikut:
Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel akuntabilitas publik berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (2,440> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,020 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.selanjutnya kejelasan sasaran anggaran tidak perpengaruh positif signifikan terhadap kinerja manajerial.Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel-1,364 > 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,181 lebih besar dari 0,05 yang berarti Ha ditolak, H0 diterima dan partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikanterhadap kinerja manajerial. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai t hitung> t tabel (5,602> 1,684) dan hasil uji signifikansi yang dilakukan menunjukan tingkat signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ha diterima, H0 ditolak.
Berdasarkan hasil penelitian ini, telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini.
Kata kunci: akuntabilitas publik,kejelasan sasaran anggaran.partisipasi penyusunan anggaran dan kinerja manajerial.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA DI PANTAI MOTADIKIN DESA FAHILUKA KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA
Agustina, D)* Alan, Ch. S)** Daud, Y)**
Di perairan Indonesia hampir semua bentuk dasar laut dapat ditemukan seperti paparan lereng, terumbun karang dan lain sebagainya. Bentuk dasar laut yang majemuk beserta lingkungan air yang memberikan kemungkinan munculnya keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, dengan sebaran yang luas secara merata. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa Saja jenis-jenis gastropoda yang ada di Pantai motadikin desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka dan untuk mengetahui kelimpahan jenis dan indeks keanekaragamang gastropoda di pantai motadikin desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengambilan sampel gastropoda dalam penelitian ini menggunakan metode line transek. Hasil penelitian menunjukan gastropoda yang ditemukan di perairan Pantai Motadikin dikategorikan dalam 6 famili yaitu Potamididae, Littorinidae, Muricidae, Nassarius, Neritidae, Ellobiidae, Olividea dengan 13 spesies yaitu C. quoyii, C. djadjarensis, T. telescopium, T. sulcata, L. lutea, L. scabra, L. undulate, L. carinifera, N. reticulatus, C. capucinus, C. nucleus, O. reticularis, N. lineata yang tersebar di 4 transek pengamatan. Berdasarkan hasil perhitungan jenis gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian transek 1 sampai 3 memiliki keanekaragaman sedang yaitu T1(2,40), T2(2,58),T3 (2,17), T4 (2,31) dan kelimpahan tertinggi yakni 25,75 ind/m pada setiap transek pengamatan, hasil penelitian ini, diharapkan dapat dijadikan sumber atau informasi ilmiah dalam hubungannya dengan pembelajaran dengan mata kuliah zoologi invertebrata serta mata kuliah ekologi.
KATA KUNCI: Spesies gastropoda, Kelimpahan, Keanekaragaman
Keterangan:
* Peneliti
** Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pengaruh Subtitusi Tepung Jali (Coix Laryma-Jobi L) Dan Penambahan Puree Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Terhadap Sifat Organoleptik
Pada Cake
Mowata, H) ** Solle, H ** Ballo, A) **
Tepung jali dapat dimanfaatkan untuk berbagai olahan makanan, salah satunya pembuatan cake. Purre labu kuning merupakan hasil olahan dari bahan dasar tumbuhan dari labu kuning (cucurbita moschata) yaitu dari buah dengan proses pembuatan yang sederhana dan dengan bahan yang mudah di dapat. Subtitusi tepung labu kuning dan koro pedang terhadap terigu pada pembuatan cake berpengaruh nyata terhadap kesukaan warna, rasa, tekstur, keseluruhan, warna (hue dan chroma), daya kembang, staleness, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap aroma, dan kadar air. Formulasi yang terbaik pada pembuatan cake adalah P5 (50% terigu: 10% tepung labu kuning: 40%tepung koro pedang). (Hendrasty, H.K. 2003).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tepung jali dan puree labu kuning, mengetahui pengaruh subtitusi tepung jali dan penambahan puree labu kuning terhadap sifat organoleptik pada cake yang meliputi aroma, rasa, stektur serta tingkat kesukaan. Metode yang di gunakaan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian dalam pemanfaatan tepung Jali dan Pure Labu Kuning dalam pembuatan Cake, maka dapat diambil kesimpulan bahwa tepung Jali terasa lebih kasar di banding dengan puree Labu Kuning selain itu tepung Jali juga terasa lebih kasar dan kering, di banding puree Labu Kuning yang basa dan lembut. Untuk teksturnya tepung Jali terasa lebih kering ketika di sentuh. Pengaruh penambahan puree Labu Kuning lebih dari 300gr pada pembuatan cake sehingga dapat berpengaruh secara nyata pada warna, aroma, tekstur, dan rasa pada cake, sedangkan pada sampel terbaik yaitu sampel P1 (penggunaan tepung Jali 100gr dan puree Labu Kuning 400gr) dengan nilai rata-rata warna 4,80, aroma: 4,85, tekstur :4,95 dan rasa: 4,80.
Kata kunci: Puree labu kuning, Tepung Jali
Keterangan :
Peneliti )*
Pembimbing )**
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
HUBUNGANMINAT BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Bere, M. M.D )* Manu, Th. S. N )** Nggadas, D. E.P )**
Penelitian inibertujuanuntukmengetahuihubungan minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemi covid-19.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis secara mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan biologi semester 3 pada matakulih biologi sel dan molukul yang terdiri dari 22 orang siswa dengan sampel penelitiannya terdiri atas 22 siswa yang diambil secara acak menggunakan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Dari hasil perhitungan dan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai (r) dari rx1y = 0,582 dengan nilai signifikansi (α) = 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemic covid-19sehingga hipotesis diterima. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa pendidikan Biologi terhadap selamamasa pandemic covid-19pada mata kuliah biologi sel termasuk dalam kategori baik
Kata Kunci : Minat Belajar, Motivasi Belajar, pandemi covid-19
Keterangan: *) : Peneliti
**) : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis wacana ujaran kebencian di grup Whatsapp oleh mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana” Penulis merumuskan dua pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Apa ujaran kebencian yang di gunakan di dalam grup Whatsapp? dan (2) Apakah ujaran kebencian yang di temukan di grup Whatsapp dapat di definisikan sebagai ujaran kebencian sesuai konteksnya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ujaran kebencian di gunakan di dalam grup whatsapp dan apakah ujaran kebencian yang temukan dalam grup whatsapp dapat di kategorikan sebagai ujaran kebencian berdasarkan konteksnya. Data diambil dari grup whatsapp “English 2015”,kemudian penulis menyalin dan menganalisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah, penulis menemukan 12 kata ujaran kebencian yang di gunakan dalam grup whatsapp, ujaran kebencian tersebut memiliki makna yang berbeda sesuai dengan konteks linguistik, konteks fisik dan konteks budaya. Stelah menganalisa 12 ujaran kebencian tersebut degan konteks budaya, penulis menemukan bahwa 9 kata memiliki makna sebagai kata kata lelucon atau kata biasa yang dapat di terima dan 3 di antaranya bisa di definisikan sebagai ujaran kebencian.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Identifikasi Bakteri Pada Rumput Laut Jenis Eucheuma cottonii Di Perairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Sadhu , N.E )* Rafael, A)** Nge, S. T)** Eucheuma cottonii merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil karaginan dengan kadar karaginan antara 54-73 % tergantung pada jenis dan lokasi tempat tumbuhnya. Eucheuma cottonii adalah salah satu jenis rumput laut yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain sebagai sayuran, obat tradisional, bahan baku industri makanan, kosmetik, farmasi dan kedokteran. Tujuan penelitian mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri pada Eucheuma cottonii di Peraiaran Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang NTT. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu meliputi karakteristik makroskopis, mikroskopik dan uji biokimia serta dari masing-masing bakteri dari rumput laut Eucheuma cottonii yang sudah terkena penyakit ice-ice. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan yakni terdapat 8 isolat bakteri mikroskopis yang diisolasi. Bakteri yang diisolasi dari Eucheuma cottonii ialah genus Klebseilla Sp, Bacillus Sp, Streptobacillus Sp, Streptococcus pneumonia Sp, Staphylococcus Sp , Bordetella pertussis Sp, Bacillus antharacis Sp, Pseudomonas aegurinos Sp.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul : Analisis Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Halibasar Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Skripsi ini ditulis oleh Yohanes Elfrano Neno Nahak, Nim 17411539 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Keuangan Daerah, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Halibasar Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan yang akan digunakan untuk menentukan fokus penelitian. Teknik analisis yang dilakukan pada saat penelitian adalah wawancara dengan populasi yaitu Aparat Desa Halibasar dengan sampel 10 orang. Teknik analisis data selain wawancara, peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi berupa mengumpulkan laporan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban yang diwawancarai, jika jawaban kurang memuaskan, maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi sampai diperoleh data yang di anggap kredibel.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Halibasar Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka dalam forum MusrenbangDesa, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar pada Tahun 2017 senilai Rp. 1.112.105.400. Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan senilai Rp. 409.265.400, bidang pelaksanaan pembangunan Rp. 466.596.000, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 37.000.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 35.500.000 dan bidang penanggulangan bencana Rp. 163.744.000. Kedua pada Tahun 2018, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar senilai Rp. 1.046.846.000. Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan sebesar Rp.363.598.000, bidang pelaksanaan pembangunan Rp 419.050.000, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 36.848.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 34.500.000, dan bidang penanggulangan bencana Rp. 192.850.000. Ketiga pada tahun 2019, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar senilai Rp. 1.145.947.500. Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan senilai Rp. 480.342.000, bidang pelaksanaan pembangunan Rp. 466.596.000, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 45.500.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 40.000.000 dan bidang penanggulangan bencana Rp. 136.340.000. Keempat pada tahun 2020, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar senilai Rp. 1.220.040.000.Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan senilai Rp. 418.808.000, bidang pelaksanaan pembangunan Rp. 457.722.300, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 23.125.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 55.201.600 dan bidang penanggulangan bencana Rp. 265.183.100
Penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan APBDes meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban sudah dilakukan dengan baik, tetepi dalam hal pelaksanaan masih memeilik kendala oleh karena itu Pemerintah Desa lebih memperhatikan pertumbuhan Desa sehingga dana yang dianggarkan dan direncanakan bisa dikeluarkan sesuai dengan apa yang dianggarkan.
Kata kunci : Pengelolaan, Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan, dan Pertamggumgjawaban.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber Daya Manusia harus mampu memberikan pedoman mengenai persyaratan pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia yang seharusnya dikerjakan, dilingkungan sebuah organisasi atau perusahaan (Nawawi 2005:104). Sumber Daya Manusia mempunyai posisi yang sangat penting dalam perusahaan, mengingat kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia.
Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,(Marwansyah 2012:3) berpendapat bahwa sebagai pendayagunaan sumber daya manusia didalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi–fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial.
Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara 2011:67). kinerja pegawai adalah hasil kerjapegawai baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator ketaatan pada aturanadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 8 dengan jumlah responden 12 orang, diikuti dengan yang memilih 9 dengan jumlah 8 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah resonden 3 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator frekuensi kehadiranadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 19 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 7 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dan 6 dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel disiplin kerja (X1) berpengaruh secara signifikansi terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang, hal ini dilihat dari singnifikasi stres kerja (X1) nilai thitung 1,404< 2.056 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditetima Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel disiplin kerja (X1) terhadap kinerja pegawai(Y). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dapat diukur dari variabel disiplin kerja (X1) yang memiliki 3 indikator sesuai dengan jawaban responden dalam penelitian ini. 2. Pengaruh efektif kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator kerja timadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 10 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 9 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 7 dengan jumlah responden 5 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator konsistensiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 15 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 11 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dengan jumlah responden 1 orang.
Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator adaptasiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 11 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 10 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah responden 1 orang.
Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) thitung 2,420 > 2.056 ttabel,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti berarti terdapat pengaruh positif pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Maka dapat diindikasikan bahwa efektif kerja yang baik akan memberikan kontribusi terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang.
Kata Kunci:Disiplin Kerja, Efektif Kerja Dan Kinerja Pegawai
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN BARISTA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI CAFFE SA’O MPIG ARABIKA BAJAWA
NAMA PEMBIMBING : I. JUSUF ABOLADAKA, SE,. M.SI
: II. ALYA E. SJIOEN, SE,. MM
NAMA PENULIS : HENDRIKUS LAKO
NIM : 16413555
FAKULTAS : EKONOMI
PROGRAM STUDI : MANAJEMEN
TAHUN PENULISAN : 2022
Penelitian ini berjudul “PengaruhKualitasProduk Dan KualitasPelayanan Barista TerhadapKepuasanKonsumen Di CaffeSa’oMpigArabikaBajawa”.
Perkembangan usaha kuliner semakin meningkat seiring dengan pert
umbuhan gaya hidup masyarakat, pola pekerjaan serta peningkatan penghasilan masyrakat, pola pekerjaan serta peningkataan penghasilan masyarakat, terutama pada masyarakat perkotaan, salah satu bentuk usaha kuliner adalah caffe. Caffeadalahsuaturestorankecil yang beradadiluar hotel yang memilikipilihanmakanan yang sangatterbatasdantidakmenjualminuman yang beralkholtinggi, tetapitersediaminumansejenisbir, soft drink, teh, kopi, cake, cemilandan lain-lain (Budiningsi, 2009:51).
Teknikpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakankuesioner.Kuesionermerupakanteknikpengumpulandata yang dilakukandengancaramemberiseperangkatpertanyaanatauperyataantertuliskepadarespondenuntukdijawab (Sugiyono 2013:199). Padapenelitianini, penelitiakanmembagikankuesionerkepadatamu yang datang di Sa’o MPIG ArabikaBajawa. Kuesionermerupkansejumlahpertanyaantertulis yang digunakanuntukmemperolehinformasidarirespondendalamartilaporantentangpribadinya, atauhal-hal yang diketahui.
Populasidalampenelitianiniadalahpelanggan yang berkunjungdanmenggunakanjasaCaffepadabulanJuni 2019 dengan total 1.629 pelanggan.Penentuansampeldalampenelitianinimenggunakanteknik probability sampling yaitueksidental sampling, denganmenggunakanrumusSlovinsehingga di dapatsampelsebanyak 73 responden.Berdasarkanhasilrekapitulasikarakteristikrespondenberdasarkanjeniskelamin yang paling dominanadalah yang berjeniskelaminpriasebanyak 47 orang denganpresentasi 64% dan yang berjeniskelaminwanitasebanyak 26 orang denganpresentasi 36% dari total responden.Kemudianberdasarkanusia yang paling tertinggiadalahresponden yang berusia 20-29 tahunsebanyak 34 orang denganpresentasi 47%. Berdasarkanjenispekerjaansemuarespondendalampenelitianiniberprofesisebagaiwiraswastayaitu 29 orang denganpresentasi 40%.
Berdasarkanhasilrekapitulasiperhitunganjawabankuesionerdenganjumlah 14 item pernyataan yang dibagikanpada 73 respondententangtentangvariabel X1, X2 dan Y diperoleh rata-rata sebesar 3,66% danberadapadakategorisetuju/kuat, halinidibuktikanmelaluihasilrekapitulasipengolahan data yang diperolehnilaitertinggisebesar 3,34 dannilaiterendahsebesar 3,53.
Teknikpengumpulan data dilakukanmelaluipenyebarankuesioner, studipustakadandokumentasi.Data yang telahdikumpulkankemudiandianalisismenggunakanuji t, uji f dananalisisregresi linear berganda.Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwavariabelkualitasproduk (X1) danvariabelkualitaslayanan barista (X2) memilikipengaruhpositifdansignifikanterhadapvariabelkepuasankonsumen (Y), karenamemilikinilai sig t danmasing-masingsebesar 0,000 dan 0,004 <tingkatkesalahan 0,1. Hasilregresimenunjukkanbahwanilai R2 sebesar 0,884, sehinggadapatdisimpulkanbahwa, kualitasprodukdankualitaspelayanan barista yang diterapkanolehcaffeSa’oMpigArabikaBajawamempunyaipengaruh yang signifikanterhadapkepuasankonsumensebesar 88,4% dansisanya 11,6% dipengaruhiolehfaktor lain yang tidakditelitidalampenelitianini.
Kata kunci: Pengaruh, KualitasProduk, KualitasPelayanan Barista danKepuasanKonsumen.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrayl (DPPH)
Mokola. K. Y ) * Nitsae.M ) ** Daud.Y) **
Metode DPPH merupakan metode pengukuran aktivitas antioksidan yang stabil, sederhana, mudah, dan menggunakan sampel dalam jumlah yang sedikit dengan waktu yang singkat, sesuai untuk komponen antioksidan yang bersifat polar karena kristal DPPH hanya dapat larut dan memberikan absorbansi maksimum pada pelarut etanol maupun metanol (Hanani, dkk, 2005). Parameter yang digunakan untuk menunjukan aktivitas antioksidan adalah efiensi (EC50) atau konsentrasi inhibisi (IC50) (konsentrasi substrat untuk menghasilkan 50% reduksi dari DPPH) (Molyneux,2003). Semakin rendah nilai IC50 menunjukan bahwa antioksidan semakin besar.). Dalam penelitian ini menggunakan kulit buah pala (Myristica fragrans) untuk mengetahui aktifitas antioksidan. Metode penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis untuk menguji aktifitas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang gelombang maksimum metode DPPH adalah 514,92 nm dengan nilai regerasi y = 0,2294x-0,0126 dan nilai R2 = 0,998. Hasil uji antioksidan secara berturut-turut untuk fraksi etanol menunjukkan aktifitas antioksidan yang paling baik dengan nilai IC50 nya adalah 73,219 ppm.
Kata Kunci : Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl (DPPH)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Air adalah salah satu komponen utama yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisik, kimia, biologi serta bebas dari pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mata air Kali Dendeng di Kelurahan Fontein Kecamatan Kota Raja Kota kupang. berdasarkan Parameter Fisika (Suhu dan TSS), Parameter Kimia (pH dan COD), dan Parameter Mikrobiologi (Fecal Coliform). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga titik sampel air. Sampel 1 (mata air) sampel 2 (aliran) sampel 3 (mengairi). Suhu pada mata air (sampel 1) 27°C, (sampel 2) 26°C, (sampel 3) 28°C. pH pada mata air (sampel 1) 6,85 (sampel 2) 6,72, (sampel 3) 6,79. Jumlah bakteri Fecal Coliform pada sampel 1 (330), sampel 2 (270), sampel 3 (130). Dari hasil penelitian ini maka yang memenuhi standar baku mutu air yang telah ditetapkan dalam PP No. 82 tahun 2001 untuk kualitas air kelas I yaitu Temperatur, COD, TSS dan pH sedangkan indikator yang melebihi standar baku mutu air yaitu Fecal Coliform. Disarankan kepada masyarakat Kelurahan Fotein dan pihak Kelurahan untuk memperhatikan kebersihan di sumber mata air Kali Dendeng agar terhindar dari pencemaran dan tidak menimbulkan penyakit yang ditularkan melalui air jika air tersebut dikonsumsi oleh masyarakat.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ADAPTASI SISWA KELAS VIIIA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMI COVID-19
Ayub Lahkawang*, Ramona M. Mae2, Yahya J. Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran online dimasa pandemi adalah bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Covid-19. Perubahan sistem pembelajaran jarak jauh secara daring yang memaksa siswa untuk beradaptasi dari kebiasaan lama ke kebiasaa baru sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Tujuan penilitian: Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adaptasi yang dilakukan oleh siswa kelas VIIIA di SMPN 5 Kota Kupang pada pembelajaran penjasorkes di masa pandemi Covid-19.
Metode penilitian: Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Hal ini dilakukan agar peneliti dapat mengungkapkan secara detail mengenai apa yang akan diteliti. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang ditunjukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan dan fenomena-fenomena apa adanya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan peneliti dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Siswa harus merubah gaya belajarnya ke pembelajaran online,seperti pembelajaran dari rumah maka siswa diharuskan untuk beradaptasi dengan pembelajaran online yang menjadi kebiasaan baru bagi siswa. Proses adaptasi yang di lakukan oleh siswa, berjalan dengan lancar dan siswa mampu beradaptasi dengan, baik walaupun ada sedikit kendala yang siswa hadapi tapi tidak mengurangi minat dan semangat siswa untuk terus belajar, yang selalu di dukung penuh oleh orang tua siswa dan guru PJOK.
Simpulan: Adaptasi yang di lakukan oleh siswa dibilang berjalan dengan baik dan lancar sesuai yang diharapkan, berkat kerja keras dari siswa dan juga orang tua, guru yang telah membantu dan mendukung siswa dalam prosesa adaptasi.
Kata kunci: Adaptasi Siswa; Pembelajaran PJOK; Pembelajaran Daring; Covid-19
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS BENTUK PROSES PEMBELAJARAN SISWA DI SMP NEGERI 6 AMABI OEFETO TIMUR SELAMA PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID 19
Renamah, Y. Y.)* Meha, M. A.)** Foeh, Y.)**
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan bentuk proses pembelajaran siswa dimasa pendemi Covid-19 di SMP Negeri 6 Amabi Oefeto Timur Kabupaten kupang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus dengan proses penelitian melalui wawancara, dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait bentuk proses pembelajaran siswa dimasa pandemi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPA satu orang dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah guru melaksanakan pembelajaran tatap muka dikelas dengan tetap mentaati protokol kesehatan. Dalam pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas pada kegiatan pendahuluan guru sudah membuka kelas dengan baik namun guru tidak menyampaikan tujuan pembelajaran karena waktu yang sangat terbatas. Dalam kegiatan inti guru hanya menyampaikan materi secara garis besar dan pada kegiatan penutup guru dengan peserta didik membuat kesimpulan namun guru tidak memberikan penugasan karena guru mengirimkan tugas lewat grup whatsapp.
KATA KUNCI: Pandemi Covid-19, Pelaksanaan pembelajaran, IPA Terpadu
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Karakteristik Tampilan Aspek Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) yang Didaratkan di Pesisir Pantai Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua.
Kale L.R )* Kase O.G.A)** Sabuna CH.A )**
Penyajian data tentang aspek biologi reproduksi merupakan indikator dalam mengontrol stok ikan dalam perairan. Aspek biologi reproduksi ikan tembang meliputi hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad dan nisbah kelamin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik tampilan aspek reproduksi ikan tembang (Sardinella fimbriata) yang didaratkan di Pesisir Pantai Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan hubungan panjang berat ikan tembang (Sardinella fimbriata) pada bulan Agustus untuk jantan yaitu W = 0,0081L2,0028 dan ikan betina yaitu W = 0,0688L2,1364, memiliki pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif. Pada bulan September persamaaan hubungan panjang berat ikan tembang yang terbentuk antara lain ikan jantan yaitu W = 0,0143L2,27702 dan betina yaitu W = 0,0008L1,9971 dengan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif, sedangkan bulan Oktober persamaaan hubungan panjang berat ikan tembang yang terbentuk antara lain ikan jantan yaitu W = 0,0436L2,2588 (pola pertumbuhan allometrik negatif) dan betina yaitu W = 0,004L3,2801 (pola pertumbuhan isometrik). Tingkat kematangan Gonad (TKG) ikan tembang yang didapat terdiri dari TKG I-IV. Nilai indeks kematangan Gonad (IKG) ikan tembang tertinggi pada bulan Agustus sebesar 5,67% (TKG III) dan 4,86% (TKG IV), sedangkan untuk bulan September sebesar 13,69% (TKG III) dan 11,30% (TKG IV). Nilai nisbah kelamin ikan jantan dan betina dari bulan Agustus-Oktober tidak sama dengan 1 : 1 atau p > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hubungan panjang berat ikan tembang jantan dan betina yang ditemukan memiliki pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif dan isometrik, dengan TKG yang di dapat yaitu TKG I-IV, dan nilai IKG tertinggi sebesar 13,69% (TKG III) pada bulan September, dan nilai nisbah kelamin yang tidak seimbang atau p>0,05.
Kata kunci : hubungan panjang berat, TKG, IKG, Nisbah kelamin.
Keterangan : *) Peneliti
**) Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
INVENTARISASI JENIS TANAMAN UMBI-UMBIAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT DI KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG
Elik .N. E)* Nge.T.S)** Ballo . A)**
Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi sumber daya alam pangan lokal yang bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat NTT seperti jagung, padi, umbi-umbian, buah-buahan lokal dan kacang-kacangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menginventarisasi jenis Umbi-umbian yang berpotensi sebagai sumber karbohidrat alternatif di Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif yaitu dilakukan dengan cara menjelajahi dan mengamati secara langsung jenis-jenis umbi-umbian yang terdapat dilokasi penelitian serta melakukan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, dengan tujuan utama untuk memberi gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Berdasarkan penelitian yang telah di lakukan di Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang tentang Inventarisasi jenis tanaman umbi-umbian yang berpotensi sebagai sumber karbohidrat alternatif maka dapat disimpulkan bahwa terdapat 7 jenis Tanaman umbi-umbian dengan 5 varietas, yakni Ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) dengan 2 yaitu, varietas Darul hidayah dan varietas adira 1, Ubi Jalar (ipomoea batatas) dengan 3 varietas yaitu varietas cilembu, varietas muara takus dan varietas antin 2, Ubi talas (Colocasia esculenta), Ubi porang (Amorphophallus Muelleri), Ubi Gembili (Dioscorea esculenta), Ubi gembolo (Dioscorea bulbifera), Ubi ganyong (Canna Discolor). Umbi-umbian perlu di budidayakan dengan baik agar tidak punah dan penelitian lanjutan tentang hama yang menyerang umbi-umbian.
Kata Kunci : Jenis Umbi-Umbian, Inventarisasi, Kecamatan Amarasi Selatan
Keterangan :* Peneliti
** Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“KEANEKARAGAMAN RUMPUT (POACEAE) DI PADANG SAVANA DESA OELBUBUK KECAMATAN MOLLO TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN”
Naif. L. R)* Ballo. A)** Hendrik. A. Ch)**
Savana adalah tipe ekosistem di dataran rendah maupun dataran tinggi, yang komunitasnya terdiri dari beberapa pohon tersebar tidak merata dan lapisan bawahnya didominasi oleh suku rumput-rumputan.Savana Desa Oelbubuk merupakan padang rumput dataran tinggi yang didominasi oleh rumput-rumputan dan beberapa pohon. Poaceaeadalah salah satu famili dari anggota tumbuhan angiospermae yang mempunyai sekitar 500 genus dan 3.000 spesies.Rumput (Poaceae) yang terdapat di padang savana Desa Oelbubuk adalah famili rumput yang dimakan ternak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis rumput (Poaceae) yang berada di Padang Savana Desa Oelbubuk, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan keanekargamannya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek garis (line intercept transect) yang diterapkan untuk mempelajari komunitas padang rumput.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatifyaitu mendeskripsikan ciri morfologi, klasifikasi serta mencari indeks nilai penting (INP) dan indeks keanekaragaman (H’) dari rumput (Poaceae).Berdasarkan penelitian yang telah di lakukan di Padang Savana Desa Oelbubuk Rumput (Poaceae), terdapat 415 individu dari 8spesies rumput (Poaceae) dengan masing-masing spesies memiliki indeks nilai penting (INP) yang bervariasi, yakni spesies Bracharia humidicola (88,74%), Digitaria sanguinalis (13,52%), Digitaria didactyla (25,34%), Chryspogon aciculatus (25,10%), Eleusine indica (17,38%), Oplismenus burmanni (7,00%), Eragrostis tenella (10,62%), Chloris barbata (12,31%). Dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis rumput (Poaceae) yang terdapat di Padang Savana Desa Oelbubuk diantaranya Bracharia humidicola, Digitaria sanguinalis, Digitaria didactyla, Chryspogon aciculatus, Eleusine indica, Oplismenus burmanni, Eragrostis tenella dan Chloris barbata Swartz. Rumput (Poaceae) Desa Oelbubuk memiliki keanekaragaman sedang yaitu 1,34dan secara ekologi, vegetasi tumbuhan bawah (rumput Poaceae) berada dalam kondisi relatif stabil.
Kata Kunci : Rumput Poaceae,Keanekaragaman , Savana,Desa Oelbubuk
Keterangan : * Peneliti
** Pembimbing