Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

An Introduction to Language

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Assuming no prior knowledge of linguistics, AN INTRODUCTION TO LANGUAGE, Tenth Edition, is appropriate for a variety of fields--including education, languages, psychology, cognitive science, anthropology, English, and teaching English as a Second Language (TESL)--at both the undergraduate and graduate levels. This completely updated edition retains the clear descriptions, humor, and seamless pedagogy that have made the book a perennial best-seller, while adding new information and exercises that render each topic fresh, engaging, and current. Important Notice: Media content referenced within the product description or the product text may not be available in the ebook version.

An Introduction to Language

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

An Introduction to Language continues to be instrumental in introducing students to the fascinating study of human language. Engaging and clearly written, it provides an overview of the key areas of linguistics from an Australian perspective. Chapters in this seventh edition have been extensively updated and revised to reflect recent discoveries and new understandings in linguistics and language. Additional exercises at the end of chapters and a companion website help readers to test their comprehension of the material and practice their skills. This classic text is suitable for students in fields as diverse as linguistics, computer science, English, communication studies, anthropology, foreign language teaching and speech pathology.

An Introduction to Language

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

AN INTRODUCTION TO LANGUAGE, 11th Edition, offers an up-to-date look at language studies and linguistics in today's world. This product is fresh and modern, and includes new developments in linguistics and related fields that strengthen its appeal to a wider audience. At the same time, it maintains the acclaimed light, friendly, readable style and the breadth of coverage that have made it a perennial best seller. The authors examine grammatical subjects (e.g., morphology, syntax, semantics, phonetics, phonology), childhood language development and adult secondary language acquisition, and the tremendous leap in knowledge achieved in neurolinguistics. Important Notice: Media content referenced within the product description or the product text may not be available in the ebook version.

Operasi dan pemeliharaan Daerah irigasi waikelak di desa bendona kecamatan Tanjung bunga kabupaten Flores timur

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OPERASI DAN PEMELIHARAAN PADA DAERA IRIGASI WAIKELAK, DI DESA BENDONA, KECAMATAN TANJUNG BUNGA, KABUPATEN FLORES TIMUR. ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang SEPTORY.H. *) LANO.M.L.**) MAKABORANG.M. **) Penelitian Berjudul Operasi Dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Waikelak Di Desa Bendona Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur Pada Bulan mey 2021. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Waikelak Di Desa Bendona Kecamatan Tanjung bunga Kabupaten Flores Timur. Penelitan dilaksanakan untuk mengetahui Operasi Dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Waikelak Di Desa Bendona Pada P3A Bendona yaitu : Pekerjaan Pemeliharaan Rutin, Pekerjaan Pemeliharaan Berkala, Pekerjaan Pemeliharaan Khusus Kata Kunci: Operasi, Pemeliharaan, Daerah Irigasi Keterangn: * Peneliti ** Pembimbing

“PENGARUH LAMA FERMENTASI SELAMA PEMBUATAN KEFIR SUSU KACANG KEDELAI”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH LAMA FERMENTASI SELAMA PEMBUATAN KEFIR SUSU KACANG KEDELAI Bhoko E*) Nuhamara Ir.N**) Nubatonis L.M**) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu kefir susu kacang kedelai dan menentukan mutu organoleptik meliputi rasa, aroma, warna, dan penerimaan secara keseluruhan.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali dengan Lama Fermentasi 12 jam, 14 jam, 16 jam dan 18 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan Bdengan Lama Fermentasi 14 jam terhadap rasa kefir susu kacang kedelai yang tertinggi dengan skor 4,833 (sangat suka), aroma kefir susu kacang kedelai yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan skor 4,750 (sangat suka),warna kefir susu kacang kedelai yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan skor 4,295 (sangat suka). Kata kunci : Kefir, Kacang Kedelai, Organoleptik dan Susu Kacang

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN PADA PEMBUATAN SIRUP SUSPENSI BUAH LONTAR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN PADA PEMBUATAN SIRUP SUSPENSI BUAH LONTAR Frengki Mbepa Landu Amah, Lesybeth,M, Nubatonis, Zet Malelak ABSTRAK Penilitian ini dilaksanakan di laboraturium processing UKAW dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik mutu sirup suspensi buah lontar dan menentukan mutu organaleptik meliputi rasa,warna,dan aroma.dan penerimaan secara keseluruhan metode yang digunakan adalah metode eksprimen dan menggunakan rancangan alat lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan masing masing diulang tiga kali dengan presentase 0,5%,1%,1,5% gelatine hasil penilitian menunjuka bahwa uji analisis organaleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B 1% gelatine terhadap rasa sirup suspensi buah lontar dengan skor nilai tertinggi rata rata 4,76(sangat suka)aroma sirup dengan skor tertinggi nilai rata rata 14,1(sangat suka) dan warna sirup yang paling tinggi dan disukai yaitu terdapat pada perlakuan B dengan skor rata rata 4,63(sangat suka) Kata kunci : Suspensi lontar gelatin sirup. 1.Peneliti 2 Pembimbing

PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DALAM PEMBUATAN TEH DAUN KELOR (moringa oleifera Lam)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK DALAM PEMBUATAN TEH DAUN KELOR (Moringa Oleifera Lam) Dominggus P. Rohi*) ( Nuhamara M **) I.D.A.A.R.R.Adi**) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Univesitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini tentang pengaruh suhu pengeringan terhadap kualitas organoleptik dalam pembuatan teh daun kelor (Moringa Oleifera Lam) bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap kualitas organoleptik dalam pembuatan teh daun kelor. Penelitian di laksanakan pada bulan Mei tahun 2021 bertempat di Rumah Pengering Bahtera Juragan Kelor.Metode yang di gunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kali perlakuan dan masing -masing di ulang sebanyak 3 kali sehingga di dapat 12 unit percobaan.Daun kelor yang digunakan sebanyak 2 kg dengan masin- masing perlakuan suhu yang di berikan yaitu 500C,550C,600C dan 650C selama 5 jam .Variabel yang di amati dalam penelitian ini yaitu uji organoleptik terhadap warna,raroma dan rasa teh daun kelor .Hasil penelitian menunjukan pada suhu 600C menghasilkan kategori kesukaan tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan suhu 600C yang menghasilkan nilai rata-rata 4,639 (sangat suka).Aroma teh kelor yang paling tinggi di sukai yaitu pada perlakuan C dengan nilai ratarata 4,722(sangat suka).Dan rasa teh daun kelor yang pling tinngi di sukai yaitu terdapat pada perlakuan C dengan skor 4,778 (sangat suka. Sedangkan hasil analisis kimia kadar air yang paling rendah pada teh daun kelor terdapat pada perlakuan D dengan suhu 65 0C menghasilkan nilai rata-ratya 8,542. Kata kunci: Suhu,Teh Kelor,Organoleptik teh kelor *(Peneliti) **(Pembimbing

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PADA SIRUP BUAH SIRSAK (Annona Muricata L.) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH JAMBLANG (Syzygium cumini)”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Sirup buah sirsak merupakan salah satu produk olahan yang dibuat dari penambahan gula dan air dengan rasa dan aroma yang ditentukan oleh buah segarnya. Penelitian ini dilakukan dilaboratorium prosesing Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Univerisitas Kristen Artha Wacana Kupang, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuakan dan 3 kali ulangan sehingah didapat 12 unit percobaan. Dengan presentase 0% 10% 15% dan 20% variabel yang diamati adalah karakteristik organoletik yang meliputi: warna,rasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui adanya pegaruh dari pada penambahan sari jamblang terhadap krakteristik organoletik pada sirup sirsak sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan dari sirup buah sirsak. Hasil penelitian menujukan bahwa perlakuan terbaik organoletik terdapat pada perlakuan D dengan nilai tingkat kesukaan warna 4,667, rasa 4,756 dengan kategori sangat suka.

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG KULIT PISANG RAJA SEBAGAI SUMBER PEKTIN TERHADAP SIFAT FISIK, Dan ORGANOLEPTIK SELAI LABU KUNING

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG KULIT PISANG RAJA (Musa Paradisiaca Var Raja) TERHADAP SIFAT FISIK, Dan ORGANOLEPTIK SELAI LABU KUNING (Cucurbita moschata. D) SEBAGAI SUMBER PEKTIN (ATOK FAHIK GUIDO*) (Ir. M. NUHAMARA MP **)( Ir. I.D.A.A.R.R.AdI, MP **) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi tepung kulit pisang raja terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik selai labu kuning. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 2%,4% dan 6%. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu rasa, warna, aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan tepung kulit pisang raja berpengaruh terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik selai labu kuning yang dihasilkan. Perlakuan terbaik yaitu penambahan tepung kulit pisang kepok sebanyak 2% dengan sifat organoleptik yakni: skor aroma 3,75 (khas labu kuning); skor rasa 3,42, (khas labu kuning); skor warna 3,41 (orange). Sedangkan hasil analisis kimia selai labu kuning yang diberi perlakuan penambahan tepung kulit pisang raja sebanyak 2% yaitu kadar air sebesar 64,924 %.

KARAKTERISTIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) DI KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KARAKTERISTIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) DI KABUPATEN KUPANG ABRIYANTO R. DJAMI HAU1); ZET MALELAK2); LESYBETH M NUBATONIS 2) ABSTRAK Ubi jalar ungu jenis Ipomoea batatas var Ayamurasaki atau sering disebut Ipomoea batatas blackie memiliki warna ungu yang pekat. Warna ungu yang ada pada ubi jalar ungu disebabkan adanya pigmen ungu antosianin yang ada dibagian umbi sampai kulitnya. Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik kimia ubi jalar ungu yang pada lima desa dikabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dari 5 desa dan 3 ulangan. Analisa data secara statistik dengan ANOVA, apabila menunjukan pengaruh yang nyata (P 0,05), dilanjutkan dengan uji Duncan pada uji lanjut Duncan ada beda antar perlakuan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, kadar air ubi jalar ungu, kadar serat ubi jalar ungu, karbohidrat ubi jalar ungu, kadar air tepung ubi jalar ungu, kadar serat tepung ubi jalar ungu dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu. Hasil sidik ragam menunjukan kadar air ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (70,120 a), berada pada Desa Kotabes, kadar serat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (0,477 a), berada padaDesa Fatukanutu, karbohidrat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (74,977 a), berada pada Desa Kotabes, kadar air tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (8,750 a),berada pada Desa Kotabes, kadar serat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (2,432 a), berada pada Desa Kotabes, dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (82,637a), berada pada Desa Naibonat.

“RITUS JANG’U ATERA” “Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual Terhadap Ritus Jang’u Atera, dan Implikasihnya bagi pelayanan di Jemaat GMIT Mahanaim Melangwala, Klasis Alor Barat Laut”

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jemaat GMIT Mahanaim Melangwala adalah salah satu jemaat yang berada di Desa Pura Barat, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Jemaat masih terikat dengan adat istiadat dalam kampung tersebut. Sebagai manusia yang hidup dalam kebudayaan, tentu kita tidak bisa memisahkan diri dari budaya atau melepaskan diri dari budaya, karena kita ada dalam budaya dan budaya melekat dengan kita. Adat istiadat ini masih dipelihara dan dilakukan secara turun tumurun yang diwariskan dari nenek moyang kepada mereka sebagai makluk yang berbudaya. Salah satunya yang penulis ambil, dan menulisnya sebagai suatu kajian ilmiah adalah ritus Jang’u Atera. Ritus Jang’u Atera suatu proses penerimaan perempuan yang dilakukan oleh jemaat ketika calon istri dan istri hadir di Melangwala. Proses penerimaan dilakukan agar sang calon istri dan istri mendapatkan keturunan, mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan bersama suami, serta terhindar dari celaka yang akan mengancam hidup mereka. Dalam menyelesaikan tulisan ini, penulis menggunakan sebuah pendekatan teologi kontekstual, yakni pendekatan sintesis yang dijabarkan oleh Stephen B. Bevans. Model sistesis ini menunjukan adannya teologi jalan tengah yang menekankan bahwa tadisi kekristenan dan kebudayaan dalam sebuah konteks memiliki nilai kebenarannya masing-masing. Kebudayaan dan kekristenan saling berinteraksi dan saling memberi sumbangsih bagi kelanjutan bagi budaya dan Kekristenan. Dengan adannya sikap saling terbuka maka Allah dalam kemahakuasaaNya tetap berkarya dalam kehidupan berbudaya. Allah berbicara kepada umat melalui perantara. Allah memperkenalkan diri melalui perantara para nabi. Jadi Allah menyampaikan identitas dengan gambaran bahwa ketika Allah menyampaikan identitas sebagai Allah, Allah juga ingin menyatu dengan warga jemaat agar bisa menerima berita sebagai satu berita yang bisa menyatu dengan masyarakat dan bisa mempengaruhi mereka serta bisa menerima sebagai Tuhan atau berbalik kepada allah lain. Ritus Jang’u Atera dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menemukan adanya kata-kata kunci yakni, hubungan manusia dengan Allah, dan manusia dengan alam. Dimana manusia dalam kehidupannya melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak berkenan kepada Tuhan, sehingga manusia seharusnya mentaati dan menjalankan tugas Allah sebagai Pencipta makluk hidup yang ada di dunia. Kedua adalah penghargaan terhadap perempuan.Ritus Jang’u Atera yang dilihat penulis merupakan suatu penghargaan terhadap perempuan di Pura-Melangwala. Ketiga identitas perempuan, Identitas Perempuan menjadi warisan budaya di Pura-melangwala. Dalam dunia Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, perempuan seringkali tidak mendapat sebuah kedudukan dalam keluarga. Oleh Karena itu melalui penulisan ritus Jang’u Atera ini sekaligus membicarakan penghargaan terhadap perempuan dan merupakan identitas diri dari sebuah budaya.

PERSEKUTUAN YANG BERTAMBAH DAN BERTUMBUH Suatu Tinjauan Historis Teologis Terhadap Pertambahan dan Pertumbuhan Jemaat GMIT Anak Sulung Sikumana Sejak Tahun 2013-2020

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jemaat Anak Sulung Sikumana adalah persekutuan orang-orang percaya yang dipanggil oleh Allah untuk hidup dan melayani di Sikumana. Jemaat Anak Sulung merupakan jemaat muda yang terletak di wilayah arus perpindahan penduduk yang menyebabkan jemaat ini mengalami penambahan jumlah anggota jemaat yang sangat signifikan dari waktu ke waktu. Untuk membantu jemaat ini bertumbuh ke depan baik secara kuantitas maupun kualitas, jemaat perlu melihat kembali apa yang telah dilalui sebelumnya sebagai bahan refleksi dan evaluasi. Penulisan ini bertujuan untuk melihat dinamika kehidupan pelayanan selama kurang lebih tujuh tahun jemaat ini mandiri serta untuk merefleksikan kehidupan pelayanan jemaat dengan berdasarkan kepada kehidupan jemaat Kristen mula-mula. Tujuan ini dicapai dengan menggunakan metode penelitian kualitatif serta analisa data primer dan sekunder yakni data-data observasi, wawancara, arsip gereja dan buku-buku yang memuat catatan pembentukan Jemaat Anak Sulung. Karya ilmiah ini ditulis menggunakan pendekatan klasik yakni penulisan didasarkan pada hal-hal yang telah diperbuat gereja sebagai suatu organisasi, tokoh-tokoh pemimpin gereja serta diperlengkapi dengan arsip gereja. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan bahwa pelayanan Anak Sulung mengalami pencapaian dan juga tantangan-tantangan yang mewarnai perjalanannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni lingkungan, sosial budaya serta pendidikan dan sumber daya manusia. Pertambahan jumlah anggota jemaat ini mempengaruhi pelayanan di dalam gereja seperti pengembangan pembangunan fisik dan perubahan program-program pelayanan setiap tahunnya. Namun, penambahan secara kuantitas ini tidak sepenuhnya menunjukkan bahwa jemaat ini telah bertumbuh secara kualitas sebab sebagai jemaat yang muda, gereja ini masih harus melakukan berbagai pembenahan untuk pelayanan yang lebih baik ke depan. Perjalanan kehidupan dan pelayanan jemaat Anak Sulung Sikumana juga tidak terlepas dari peranan Roh Kudus yang terus bekerja di dalam jemaat-Nya. Jemaat ini juga mencirikan suatu bentuk persekutuan yang kokoh serta dipimpin oleh abdi-abdi Allah yang menjalankan tugasnya sesuai dengan teladan kepemimpinan Kristus.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MORALITAS SPIRITUAL REMAJA DI JEMAAT GMIT LIDAMANU BATUBAO KLASIS KUPANG BARAT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Moralitas Spiritual Remaja Di Jemaat GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat Hun Belandina (*) Manggoa M (**) Natonis D Media sosial merupakan media online yang banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk berkomunikasi, berbagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Permasalahan yang dapat diangkat dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spritual remaja di Gereja GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spritual remaja di Gereja GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat.Populasi pada penelitian ini adalah semua anak remaja pengguna media sosial yang terdiri dari 41 orang, sedangkan sampel yang diambil terdiri dari 20 anak remaja pengguna media sosial. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner/ pemnbagian angket terhadap beberapa responden yang telah dipilih, sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian ini, digunakan analisis deskriptif dengan menggunakkan rumus uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spiritual remaja. Hal ini ditunjukandari hasil perhitungan dimana t hitung = 6,837074 dan t tabel = 1,729. Dengan demikian t hitung lebih besar dari t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima H0 Ditolak. Kata kunci : Media Sosial, Moralitas Spiritual Remaja