· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul Skripsi Penulis adalah :Deskripsi Tentang Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Jual Beli Solar Subsidi Pemerintah. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah Faktor penyebab terjadinya tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah, Bagaimana bentuk tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah dan akibat hukum tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah terhadap pelaku serta barang bukti.
Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah Untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah, bentuk tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah dan akibat hukum terhadap pelaku serta barang bukti.
Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian hukum normatif dan sifat penelitian ini adalah bersifat deskriptif.
Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu:
Hasil penelitian pada putusan pertama sampai putusan ke lima, yaitu terdakwa Barnabas, Iyan, Udin, Andrianto dan Sabri, maka penulis menarik kesimpulan yaitu:
1. Faktor penyebab terjadinya tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah yaitu:
a. Terdakwa ingin mendapatkan keuntungan
b. Adanya kesempatan yang diberikaan oleh pihak operator nosel
c. Untuk kepentingan PT. Hexindo.
2. Bentuk tindak pidana jual beli solar subsidi pemerintah yaitu:
a. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar dari kios-kios di kabupaten sekadau dan kabupaten sintang lalu terdakwa menjual kembali secara ecer
b. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar melalui pihak operator nosel dari SPBU lalu menjual kembali pada kios-kios dipinggir jalan dan nelayan-nelayan yang ada dikakap.
c. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar dari SPBU pulau sari dan pengecer dipinggir jalan lalu terdakwa menjual kepihak tambang batu gunung pemilik alat berat /excavator
d. Terdakwa membeli bahan bakar jenis solar dari saksi Abdul Fanna untuk keperluan generator penerangan listrik dikantor terdakwa bekerja
e. Terdakwa membeli bahan bakar minyak jenis solar dari SPBU dan rencananya terdakwa akan menjual kembali.
3. Akibat hukum tindak pidana terhadap pelaku yaitu terdakwa dipidana penjara, membayar denda dan biaya perkara. Sedangkan akibat hukum terhadap barang bukti yaitu dirampas untuk negara, dirampas untuk dimusnahkan, dirampas untuk dikembalikan kepada terdakwa dan saksi. Mengacu pada kesimpulan tersebut saran penulis adalah 1. Bagi penegak hukum diharapkan agar lebih meningkakan penanganan terhadap peredaran bahan bakar minyak. 2. Bagi seluruh masyarakat diharapkan agar lebih pandai dalam mengambil dan menggunakan BBM.
Kata Kunci :Penegakan hukum, tindak pidana, solar bersubsidi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Peran Guru Agama Kristen Dalam Penerapan Pendalaman Alkitab
Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 20 Kota Kupang
Busi, G,A)* Nuban Timo, E,I)** Manggoa, M,A)**
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran guru agama Kristen dalam penerapan pendalaman Alkitab pada siswa kelas IX di SMP Negeri 20 Kota Kupang. Yang mejadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan agama Kristen di SMP Negeri 20 Kota Kupang, yang berjumlahh 5 orang. Berdasarkan hal tersebut maka sampel dalam penelitian ini yakni guru pendidikan agama Kristen kelas IX dengan jumlah 1 orang. Metode penelitian penelitian deskrptif adalah mengambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek dan subjek yang diteliti secara tepat. Teknik pengumpulan data yang di pakai adalah teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya Teknik analisis data Sesuai dengan metode yang digunakan, maka teknik analisis data yang digunakan ialah deskriptif yang tujuannya untuk mencari tahu keadaan yang terjadi di lapangan kemudian ditarik kesimpulan.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Peran guru PAK dalam Penerapan pendalaman Alkitab sangatlah penting bagi siswa-siswi, tujuannya untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Peran guru PAK sebagai pendidik atau pengajar tidak hanya menanamkan pengetahuan kepada anak ataupun salah satu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak-anak sehingga terjadi proses belajar tetapi mampu menanamkan nilai-niali etik dan moral Kristiani kepada para peserta didik dan dapat membimbing anak dalam mengambil keputusan untuk menuntun agar moral dan akhlaknya semakin baik bahkan menjauhkan diri mereka dari perbuatan-perbuatan yang dilarang, dan dapat membantu peserta didik keluar dari zona nyaman yang membahayakan diri mereka dan membimbing mereka untuk membeda-bedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik sehingga peserta didik dapat menerima Kristus dalam diri mereka masing-masing.
Kesimpulannya adalah Peran guru PAK dalam Pendalaman Alkitab dapat diperhitungkan untuk digunakan dalam dunia pendidikan, sekalipun pendalaman Alkitab masih sangat jarang dilakukan di sekolah tetapi pendalaman Alkitab juga salah satuh metode yang dapat menolong para siswa-siswi untuk dapat belajar firman Tuhan dengan baik. Pendalaman Alkitab ketika diikuti dengan benar dan diajarkan dengan baik maka kehidupan siswa-siswi akan berubah lewat pertolongan Roh Kudus. Dari kesimpulan di atas, maka penulis memberi saran kepada : Guru PAK harus memberi arahan dan motivasi kepada siswa untuk lebih rajin mengikuti pendalaman Alkitab (PA), Guru PAK juga harus membuat penerapan baru dalam melaksanakan kegiatan pendalaman Alkitab sehingga siswa-siswi semakin tertarik dalam mengikuti pendalaman Alkitab (PA) dan kepada siswa harus tetap rajin serta tidak bermalas-malasan dalam mengikuti kegiatan pendalaman Alkitab yang dilaksanakan di sekolah karena berguna bagi pertumbuhan nilai-nilai etik dan moral Kristiani
Kata Kunci : Peran Guru, Pendalaman Alkitab
Keterangan : * Mahasiswa
** Dosen pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI EKSTRAK KASAR DAUN SUFMUTI (Chromolaena odorata) DARI DESA BAUMATA BARAT KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Nalle, S, E)* Rafael, A)** Hendrik, A, Ch )** Kandungan unsur hara yang terdapat dalam tumbuhan umumnya seperti Nitrogen, Fosfor, Kalium dan lain-lain. Seperti unsur hara lainnya nitrogen dan fosfor mempunyai aktifitas beragam diantaranya mempunyai efek pada proses pertumbuhan tanaman. Nitrogen dan fosfor merupakan unsur hara yang paling banyak ditemukan ditanaman, salah satunya adalah tumbuhan sufmuti. Tumbuhan sufmuti banyak ditemukan di Indonesia dan dimanfaatkan sebagai pupuk pada kacang hijau, pakan ternak, dan sebagai obat-obatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrogen dan fosfor dari ekstrak kasar daun sufmuti (Chromolaena odorata) menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Baku pembanding yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan standar amonium molibdate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Hasil penelitian yang diperoleh dengan metode spektrofotometer UV-Vis didapat kandungan nitrogen 0,011 mg QE/g ekstrak atau 1,1% dan kandungan fosfor 12,66 m Qe/g ekstrak atau 12,66%. Dengan demikian, daun sufmuti dapat digunakan sebagai pupuk organik. Kata Kunci : Daun Sufmuti, Nitrogen dan Fosfor, Amonium Molibdate dan Spektrofotometri UV-Vis. Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Pantai Lalendo memiliki topografi landai tipe substrat pantai berpasir dengan sedikit batuan dan dasar perairan didominasi oleh pasir putih butiran halus dan lamun. Biota laut yang banyak terdapat di Pantai Lalendo (Inokiu) dimanfaatkan oleh mayarakat sekitar, terutama gastropoda. Gastropoda memiliki peran penting dalam studi ekologi dan sering digunakan sebagai indikator untuk menilai perubahan yang terjadi di lingkungan perairan. Keanekaragaman organisme baik jumlah spesies maupun jumlah individu-individu anggota spesies menentukan karakter komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas gastropoda yang ditemukan pada zona intertidal pantai Lalendo (Inokiu) Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanan pada bulan Maret-April 2022 di zona intertidal Pantai Lalendo (Inokiu) Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang pada 3 (tiga) stasiun yaitu Stasiun I di samping PT Tom,Stasiun II di depan budidaya Mutiara, Stasiun III di samping budidaya mutiara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Gastropoda yang ditemukan pada 3 stasiun pengamatan di zona intertidal Pantai Lalendo (Inokiu) diperoleh 23 spesies dari 15 famili. Kelimpahan tertinggi Gastropoda di stasiun I adalah;Cerithium coloumna,Stasiun II adalahCanarium microurceus dan stasiun III adalahMargistrombus marginatus.Struktur komunitas gastropoda di zona intertidal pantaiLalendo ( Inokiu) tergolong diversitas sedang.Nilai keseragaman jenis Gastropoda mendekati nilai satu, maka keseragaman antar spesies sama atau merata.Dominansi Gastropoda di zona intertidal Pantai Lalendo ( Inokiu) tergolong rendah. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, zona intertidal, pantai Lalendo Abstract Lalendo Pantai BeachIt has a sloping topography with a sandy beach substrate type with few rocks and the bottom of the waters is dominated by fine grained white sand and seagrass. Many marine biota found on the beach Lalendo ( Inokiu ) is used by local people, especially gastropods. Gastropods have an important role in ecological studies and are often used as indicators to assess changes that occur in the aquatic environment. Diversity organisms, both the number of species and the number of individual members of the species determine the character of the community. The purpose of this study was to determine the structure of gastropod community found in the coastal intertidal zone Lalendo ( Inokiu ) District West Kupang , Kupang Regency. This research was conducted in March -April 202 2 in the intertidal zone of Pantai Lalendo ( Inokiu ) District West Kupang , Kupang Regency at 3 (three) stations, namely Station I beside PT Tom , Station II at front cultivation Mutiara , Station III in side cultivation pearl . The method used in this research is a survey method. The results showed that the types of gastropods found at 3 observation stations in the intertidal zone of Pantai Lalendo ( Inokiu ) obtained 2 3 species from 1 5 families. The highest abundance of Gastropods at station I was; Cerithium coloumna , Station II is Canarium microurceus and station III is Margistrombus marginatus . Structure community gastropods in the intertidal zone Lalendo beach ( Inokiu ) is classified as medium diversity . The value of the uniformity of Gastropod species is close to the value of one, so the uniformity between species is the same or even. Gastropod dominance in the Coastal intertidal zone Lalendo ( Inokiu ) is low. Keywords: Structure community , gastropod , zone intertidal , beach Lalendo
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan didirikan suatu perusahaan yaitu memaksimalkan laba dan memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Memaksimalkan pemegang saham yaitu memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin dari harga saham.Perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia memiliki nilai perusahaan yang selalu mengalami peningkatan dari tahun 2018-2021.Nilai perusahaan merupakan indikator penilaian pasar bagi perusahaan secara keseluruhan sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggiDalam meningkatkan nilai perusahaan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu likuiditas,ukuran perusahaan dan profitabilitas. Likuiditas merupakan suatu indikator mengenai kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajiban finansial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia (Syamsuddin dalam Ristanti, 2015). Pengukuran likuiditas menggunakan rasio lancar(Current Ratio)Ukuran perusahaan (Size) menggunakan nilai buku dari total aset atau total aktiva sebagai proksi size. Rasio profitabilitas bertujuan untuk mengukur efektivitas manajemen yang tercermin pada imbalan atas hasil investasi melalui kegiatan perusahaan atau dengan kata lain mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan dan efisiensi dalam pengelolaan kewajiban dan modal. Profitabilitas diukur menggunakan Return On Assets (ROA). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Metode dalam menentukan sampel dengan purposive sampling sehingga Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 32 yang berasal dari delapan perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, sumber data berupa data sekunder. Teknik analisis yaitu analisis pendahuluan menggunakan metode deskriptif dan analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa likuiditas (Current Ratio) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa semakin tingi likuiditas maka nilai perusahaan akan semakin meningkat. ukuran perusahaan (Size) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan memliki pengaruh terhadap nilai perusahaan tetapi pengaruh yang negatif yaitu semakin besar ukuran perusahaan maka nilai perusahaan akan menurun. Profitabilitas (Return On Assers) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukan bahwa besar kecilnya proftablitas yang dimiliki oleh perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The study discuss about “A DESCRIPTIVE STUDY OF ENGLISH TEACHERS STRATEGIES IN TEACHING SPEAKING AMID PANDEMIC COVID-19 AT SMP ADVENT NUSRA IN ACADEMIC YEAR 2020/2021”. The writer formulates 2 research questions, namely: (1) What are the strategies that teacher used in teaching speaking amid pandemic covid-19? And (2) How does the English teacher apply strategy in teaching speaking amid pandemic covid-19. The aims of study in this research are: to find out the English teacher strategies in teaching speaking amid pandemic covid-19 and to know the English teacher apply the strategies in teaching speaking amid pandemic covid-19. This research used qualitative method and collecting the data by interview and recording the conversation. The writer uses theory Brown 1994 about strategies in teaching speaking and Malyana 2020 theory about the teaching process amid pandemic. From the 12 strategies proposed by Brown, the researcher only used 4 strategies in teaching speaking, namely: role play, storytelling, dialogue, and opinion/idea. Judging from this pandemic situation, the teaching process is carried out online and offline. Some of these strategies are used because they are very effective to improving students speaking in English during pandemic covid-19. From the result of this study, the research expected teachers to used effective strategies and good media selection so that students can easily understand the lessons given amid the pandemic covid-19
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARA DAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN TIKET PESAWAT SECARA ONLINE DI KOTA KUPANG.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “pengaruh strategi komunikasi pemasaran dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang “ jenis penelitian ini adalah berjenis deskriptif kuantitatif.
Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membeli tiket pesawat secara online yakni strategi komunikasi pemasaran dan kepuasan pelanggan. Tiket pesawat dapat berjalan dengan baik apabila di bantu atau didukung oleh strategi komunikasi pemasaran dan kepuasan pelanggan yang baik agar dapat mencapai kepuasan kerja yang efesien. Kepemimpinan merupakan tulang punggung organisasi karena tampa kepemimpinan yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi. Strategi komunikasi pemasaran adalah alat untuk mencapai tujuan dalam memberikan informasi, mempengaruhi, promosi suatu kegiatan pemasaran agar tercapainya keberhasilan perusahaan. Sedangkan Menurut Kotler dan Keller (2012:476), komunikasi pemasaran adalah sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang mereka jual.
Tujuan penelitian untuk penelitian ini dilakukan dengan tujuan adalah Untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi pemasaran terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online, Untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi pemasaran terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online. penelitian ini merupakan deskripsif kuantitatif. Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah semua masayarakat kota kupang yang berjumlah 100 0rang. Tenik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online pada responden, kemudian data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Strategi komunikasi pemasaran, kepuasan pelanggan dan terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bawah variable strategi komunikasi pemasaran dan loyalitas pelanggan memiliki nilai signifikan sebesar0,000. Karena t hitung > dari t tabel dan tingkat signifika < 0,05 maka dapat disimpulkan startegi komunikasi pemasaran berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Maka Ha diterima Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis penelitian terbukti kebenarannya. Berdasarkan hasil uji t tabel pada aplikasi SPSS dapat diketahui bahwa nilai t hitung sebesar 3,034 dan nilai t tabel 1.98397 dengan tingka t signifikan sebesar 0,05 karena nilai t hitung > dari nilai t tabel dan tingkat signifikan > 0,05 yaitu 0,02. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, kepuasan pelanggan tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanngan. Dengan demikian hipotesis tidak terbukti kebenarannya.
Strategi komunikasi pemasaran tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang serta kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan tiket pesawat secara online di kota kupang.
Kata kunci : Strategi komunikasi pemasaran, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan Penulis menemukan bahawa di SD Negeri Sutual masih sangat jauh dari kelayakan untuk mengikuti sekolahonline disebabkan di Desa Sutual masih belum mendapatkan penerangan berupa lampu dari PLN yang bisa menerangi kampung dan terbatasnya fasilitas berupa handpone dan jaringan yang tidak mendukung bagi siswa ini menjadi kesulitan bagi para siswa apalagi pada saat pandemicovid-19 para Guru juga sangat kelewahan dalam memberikan matari bagi siswa disebabkan di kampung Sutual tidak memiliki tempat voto copy atau printer yang bisa mendukung para Guru untuk dapat memperbanyak materi agar bisa dibagikan kepda siswa agar bisa melaksanakan proses pembelajaran online ini menjadi kendalah terbesar bagi para Guru untuk melaksanakan tugas mereka . Yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana Kinerja Guru Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti di era pandemi covid 19 dalam mempersiapkan siswa – siswi mengikuti sekolah di rumah di erapandemiCoviod 19 dan yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja Guru pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti di era pandemi Covid 19. Responden dan dua orang Guru dan 30 orang siswa Hasil penelitian adalah 1.Setiap hari senin siswa harus mengambil tugas disekolah. 2.Setiap hari jumat siswa harus mengumpulkan tugas yang sudah dikerjakan dirumah masing-masing dan hari senin berikutnya siswa kembali untuk mengambil tugas baru disekolah 3.Guru memeriksa tugas yang dikerjakan oleh siswa 4. Guru meberi nilai atas tugas yang dikerjakan oleh siswa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN LEVERAGE TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA SUB SEKTOR PLASTIK DAN KEMASAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2021 Pajak menjadi tumpuan terbesar dari beban belanja APBN Indonesia dan masih menjadi andalan utama dalam berbagai alternative pembiayaan negara. Namun pada prakteknya masih banyak perusahaan yang melakukan penghindaran pajak. perusahaan dikatakan melakukan agresivitas pajak dengan melakukan leverage, mengadakan Corporate Social Responsibility (CSR), membeli saham dalam jumlah minim, likuiditas perusahaan rendah, Return on Asset (ROA) yang tinggi, dan inventory Intensity perusahaan. berdasarkan faktor-faktor pemicu ini dapat diambil beberapa variabel yang menjadi dasar penelitian ini untuk diuji pengaruhnya pada agresivitas pajak. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Sehingga kegiatan operasional menjadi lancar dan pendapatan yang diperoleh meningkat dan laba juga bertambah. Namun, apabila rasio lancar rendah dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk membayar hutang. Tetapi apabila hasil pengukuran rasio terlalu tinggi belum dikatakan bahwa kondisi perusahaan sedang baik dal belum menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan yang sudah jatuh tempo karena proporsi atau distribusi aktiva lancar yang tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari agresivitas pajak. Terdapat empat variabel independen yang dihipotesiskan mempengaruhi agresivitas pajak meliputi: profitabilitas, likuiditas, dan leverage. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder berupa laporan keuangan tahunan atau annual report melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhitung dari tahun 2016-2019. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 3 kriteria penelitian yang ditentukan sehingga memperoleh jumlah sampel sebanyak 6 perusahaan dengan data yang diperoleh sebanyak 36 data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program aplikasi SPSS 28. Hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap agresivitas pajak, likuiditas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, dan leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Perbedaan Prestasi Belajar Mahasiswa Aktivis dan Mahasiswa Non-Aktivis pada Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Tahun 2022 Manhitu. E. Y*) Tnunay. P**) Metboki. M**) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa aktivis dan mahasiswa non-aktivis pada Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana. Rumusan permasalahan penelitian adalah apakah ada Perbedaan Prestasi Belajar Mahasiswa Aktivis dan Mahasiswa Non-Aktivis pada Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana?, maka tujuan yang akan dicapai, yaitu untuk mengetahui Perbedaan Prestasi Belajar Mahasiswa Aktivis dan Mahasiswa Non-Aktivis pada Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain Ex Post Facto, yaitu metode penelitian merujuk pada perlakuan di mana variabel x telah terjadi sebelumnya. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi berupa Kartu Hasil Studi mahasiswa Ilmu Pendidikan Teologi. Dalam penelitian ini mempunyai dua pokok permasalahan yang kemudian mengerucut dan menjadi variabel X dan Y. Variabel X adalah mahasiswa aktivis dan mahasiswa non-aktivis. Sedangkan variabel Y adalah prestasi belajar mahasiswa. Hipotesis yang diambil adalah terdapat perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa aktivis dan non aktivis, dimana mahasiswa aktivis memiliki rata – rata IPK lebih tinggi dibanding mahasiswa non aktivis. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata IPK mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kemahasiswaan sebesar 3,33, IPK minimum 3,00 dan IPK maksimum 3,78. Sedangkan rata-rata IPK mahasiswa yang tidak aktif dalam kegiatan kemahasiswaan sebesar 3,25 IPK minimum 2,75 dan IPK maksimum 3,68. Dengan perbedaan signifikansi (α) = 0,05. Sampel yang diambil 20 orang Mahasiswa aktivis dan 20 orang Mahasiswa non-aktivis ttabel= 1,68. Ha ditolak apabila ( thitung ≤ ttabel ). Ha diterima apabila (thitung > ttabel). Berdasarkan hasil perhitungan uji t diperoleh nilai thitung= 7,27 > 1,68. Maka Ha diterima jadi terdapat perbedaaan IPK mahasiswa yang aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dengan IPK mahasiswa yang tidak aktif dalam kegiatan kemahasiswaan. Hal tersebut mempunyai kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang siginifikan antara prestasi belajar mahasiswa aktivis dan non aktivis. Mahasiswa aktivis, mempunyai nilai positif yaitu dengan berbagai pengalaman di luar kelas yang diperoleh dari kegiatan organisasi yang diikuti. Selain itu, dapat manajemen waktu adalah salah satu manfaat yang diperoleh dari berorganisasi. Kata Kunci: Mahasiswa Aktivis, Mahasiswa Non-Aktivis dan Prestasi Belajar Mahasiswa *)Penulis **)Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pegawai, tercermin dari salah satu misinya yang membangkitkan motivasi pegawai untuk bekerja dengan disiplin yang kuat dan konsisten, namun fenomena yang berlangsung bahwa adanya beberapa pegawai memiliki pola pikir hanya menggugurkan kewajiban tugas. Kinerja pegawai hanya berfokus pada melakukan pekerjaan sesuai dengan bagian mana tempatnya bekerja. Sehingga dalam mengukur kinerja pegawai tentunya harus berkaca pada hasil kerja yang dilakukan. Oleh karena hal tersebut, tidak menjadi lumrah jika dalam pelaksanaan tugas ditemukan pegawai yang memiliki perilaku seperti : 1. Lamban ketika bekerja, 2. Tidak tepat waktu sesuai target waktu yang telah ditentukan dan 3. Kurangnya motivasi dalam menyelesaikan pekerjaan Inilah yang menjadi faktor kurang maksimalnya hasil kerja, tidak hanya itu pegawai saat bekerja ada yang tidak terlalu memperdulikan pekerjaan, seperti : 1. Pulang sebelum waktunya kerja berakhir karena pekerjaan dianggap selesai. 2. Pegawai yang bekerja dengan malas - malasan, 3. Menurunnya prestasi kerja dan rendahnya produktivitas pada saat bekerja sehingga membuat hasil kerja kurang optimal. Hasil kerja pegawai juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja, dimana hubungan antar pegawai, faktor individu, faktor luar, faktor suasana kerja, dan faktor lingkungan kerja. faktor lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi kondisi psikis pegawai, jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan individu, waktu kerja yang dibatasi banyaknya pekerjaan yang harus dirampungkan serta peralatan kerja yang kurang menunjang akan ikut berpengaruh terhadap beban kerja pegawai. kinerja pegawai pada kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II didapatkan fakta bahwa suasana kerja tidak harmonis antara satu pegawai dengan pegawai lainnya, hal ini berimbas pada komunikasi yang kurang baik antara pegawai, serta ketersedian fasilitas kerja yang belum memadai. Hal ini yang menyebabkan pegawai merasa kurang nyaman dan jenuh dengan kondisi yang ada, sehingga pegawai tidak maksimal dalam melakukan pekerjaan dan hal ini berimbas pada kinerja pegawai. Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Motivasi kerja terhadap Kinerja dan lingkungan kerja Terhahap Kinerja Pegawai ( Studi Kasus pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II). Operasional konsep penelitian sebagai berikut. 1. Kinerja Pegawai Kinerja pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat Sinambela adalah kemampuan individu dalam melakukan sesuatu dengan keahlian tertentu 2. Motivasi Pegawai Motivasi pegawai dalam penelitian ini sejalan dengan pendapat dari yakni dorongan bagi karyawan untuk melakukan pekerjaan semaksimal mungkin karena dengan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan sasarannya 3. Lingkungan kerja dalam penelitian ini adalah suasana dan hubungan antar rekan kerja yang mampu menciptakan kinerja kerja yang lebih meningkat. Hasil pengujian regresi linier berganda dalam bentuk standar dari persamaan regresinya adalah sebagai berikut Y =6.74+ 0,24x1+ 0,049x2+ 0.05 Persamaan regresi diatas memperlihatkan hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen secara parsial, dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa 1. Nilai konstanta adalah 0.674, artinya jika tidak terjadi perubahan variabel Motivasi dan lingkungan kerja ( nilai X1 dan X2 adalah 0) maka kinerja pegawai sebesar 0,674. 2. Nilai koefisien regresi Motivasi adalah 0,241 artinya jika variabel motivasi (X1) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabellingkungan kerja (X2) dan konstanta (a) adalah nol (0), maka kinerja pegawai meningkat sebesar 0,241. Hal tersebut menunjukan bahawa variabel motivasi yang di sediakan berkontribusi positif bagi kinerja pegawai. sehingga makin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Nila koefisien regresi lingkungan kerja adalah 0,049 artinya jika variabel lingkungan kerja (X2) meningkat sebesar 1 dengan asumsi variabel pengaruh motivasi (X1) dan konstanta 0 (nol ), maka kinerja pegawai sebesar 0,049 hal tersebut menunjukan bahwa lingkungan kerja yang berkontribusi positif bagi kinerja pegawai, sehingga semakin baik lingkungan kerja maka semakin tinggi kinerja pegawai. Hasil uji t dan sig, dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja pegawai (H1) Variabel motivasi kerja (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari sinifikan motivasi (X1) 0,00 0,05, dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) = (0.025;30) = 1,99. Berarti nilai thitung lebih besar dari table (7,71> 1,99) maka Ho ditolak H1 diterima. Maka hipotesis variabel motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Sehingga hipotesis yang berbunyi diduga terdapat berpengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. 2. Pengaruh variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan (H2) Variabel Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hal ini terlihat dari signifikan kompensasi (X2) 0,55 0,05, Dan nilai table = t (α/2 : n-k-1) =(0.025;30) = 1,99 Berarti nilai thitung lebih besar dari table (2,59>1,99), maka Ho ditolak H1 diterima. Sehingga hipotesis variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai secara parsial diterima. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 48,58 dengan nilai F tabel adalah 3,11 sehingga nilai F hitung >F tabel atau 48,58 > 3,11, dan tingkat signifikan 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan H3 di terima, dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh motivasi kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) secarah bersama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang. Hasil Uji R kuadrat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi terdapat pada nilai Adjusted R Squaresebesar 0,54. Hal ini berarti kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat adalah sebesar 54% sisanya 46% dijelsakan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kesimpulan atas hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh Motivasi terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 2. Ada pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. 3. Ada pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II.
· Book · Buku Bahan Ajar
Buku ajar pendidikan Pancasila ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama, diawali
dengan latar belakang pendidikan Pancasila; kebijakan nasional
pembangunan bangsa dan karakter; landasan hukum pendidikan Pancasila;
kerangka konseptual pendidikan Pancasila; visi dan misi; tujuan pendidikan
Pancasila; desain mata kuliah; kompetensi inti dan kompetensi dasar. Pada
bagian pengantar ini, mahasiswa diajak untuk memahami konsep, hakikat, dan
perjalanan pendidikan Pancasila di Indonesia. Bahasan materi ini penting
untuk diketahui karena berlakunya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi
mengalami pasang surut. Selain itu, kebijakan penyelenggaraaan pendidikan
Pancasila di perguruan tinggi tidak serta merta diimplementasikan, baik di
perguruan tinggi negeri maupun di perguruan tinggi swasta. Keadaan tersebut
terjadi karena dasar hukum yang mengatur berlakunya pendidikan Pancasila
di perguruan tinggi selalu mengalami perubahan dan persepsi pengembang
kurikulum di masing-masing perguruan tinggi berganti-ganti.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN,
PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN
TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU
LESTARI
Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang
sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan
bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi.
PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang,
Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti
produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan
konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang-
barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai
pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut.
Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari,
dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada
kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya,
perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi
dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus
berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi
karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga
aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas
karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam
konteks PT Cipta Laku Lestari.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike
Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh
Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap
Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif
terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya
pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas
karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan
memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t
sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap
Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%.
Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024)
dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir
Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian
menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650
dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi
karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada
Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi
signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir
memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa
job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan
pada lampung post.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan
membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas
Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku
Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus
slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan
analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan
Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear
Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2).
Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa
secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan
dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2)
berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan
Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan
(Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir
(X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas
Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil
pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta
sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 =
1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan
pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan
Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y=
24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e.
Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1)
berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel
Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000
< 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik
Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan.
Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan
Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan
Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3)
ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0
ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan.
Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka
perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0
(b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan
karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3)
berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan
hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau
90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan
karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan
pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kehidupan bergereja di konteks perkotaan kerap dipahami secara sempit sebagai aktivitas yang berpusat pada gedung gereja, liturgi, dan struktur kelembagaan. Cara pandang ini sering kali menutupi realitas sosial yang lebih dalam, khususnya pengalaman kemiskinan struktural yang dialami sebagian anggota jemaat. Penelitian ini berangkat dari persoalan tersebut dengan memfokuskan kajian pada konsep Gereja Diaspora yang dikemukakan oleh Y. B. Mangunwijaya dan implikasinya bagi kehidupan Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua sebagai gereja perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merefleksikan secara teologis realitas kemiskinan struktural dalam kehidupan jemaat serta menelaah bagaimana pemikiran Gereja Diaspora dapat menjadi kerangka teologis bagi pembaruan pelayanan gereja. Penelitian ini juga bertujuan menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk hadir bukan semata sebagai organisasi religius, melainkan sebagai organisme iman yang hidup, bertumbuh, dan berpihak pada kehidupan umat yang rentan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan refleksi teologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap karya-karya Y. B. Mangunwijaya, kajian Alkitab, serta analisis kontekstual berdasarkan data sosial dan pekerjaan Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua. Pendekatan ini memungkinkan pembacaan kritis atas realitas jemaat sebagai “tanda-tanda zaman” yang menantang gereja untuk merefleksikan kembali identitas dan panggilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan yang dialami sebagian jemaat GMIT Kaisarea merupakan bentuk kemiskinan struktural yang tidak dapat direduksi sebagai persoalan individual. Dalam terang pemikiran Mangunwijaya, kemiskinan tersebut menjadi locus teologis yang menguji kesetiaan iman dan kesaksian gereja. Konsep Gereja Diaspora menegaskan bahwa gereja dipanggil untuk bergerak dari pemusatan pada gedung menuju kehadiran nyata dalam kehidupan umat. Dengan demikian, GMIT Kaisarea dipahami sebagai “Kebun Anggur Tuhan yang Berbunga,” yakni komunitas iman yang merawat keberagaman, memperjuangkan martabat manusia, dan menghadirkan Injil sebagai daya yang membebaskan di tengah realitas perkotaan yang timpang.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari persoalan bahwa Doa Bapa Kami dalam Injil Matius 6:5-15 kerap dipahami terutama sebagai praktik spiritual personal, sementara dimensi sosial dan komunal yang melekat pada doa tersebut kurang mendapat perhatian. Situasi ini juga tampak dalam kehidupan pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama, yang meskipun hidup dalam budaya komunal, cenderung memaknai doa sebagai relasi individual dengan Allah dan belum sepenuhnya menghayati implikasi sosialnya. Karena itu, penelitian ini memfokuskan kajian pada pemaknaan Doa Bapa Kami sebagai dasar spiritualitas sosial serta implikasinya bagi kehidupan spiritualitas pemuda dalam konteks jemaat GMIT Imanuel Kalondama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji latar belakang dan orientasi teologis Injil Matius, merumuskan kerygma teologis Matius 6:5-15, serta menjelaskan implikasi kerygma tersebut bagi kehidupan spiritualitas pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama. Penelitian ini juga bertujuan menunjukkan bahwa Doa Bapa Kami tidak hanya berfungsi sebagai formula doa, tetapi sebagai ajaran yang membentuk cara hidup beriman dalam relasi dengan Allah dan sesama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Penafsiran teks dilakukan melalui metode tafsir sosio-historis, dengan memperhatikan latar belakang sosial, historis, dan religius komunitas Kristen-Yahudi penerima Injil Matius. Melalui pendekatan ini, teks Injil Matius 6:5-15 dipahami dalam konteks kritik Yesus terhadap kesalehan yang bersifat performatif serta upaya pembentukan identitas komunitas yang setara dan solider. Hasil penafsiran kemudian didialogkan dengan konteks kehidupan pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Doa Bapa Kami mengandung kerygma tentang spiritualitas sosial, yaitu spiritualitas yang mengintegrasikan relasi intim dengan Allah dan tanggung jawab etis dalam kehidupan bersama. Struktur doa yang bersifat komunal, penggunaan kata ganti jamak, serta penekanan pada pengampunan dan kebergantungan bersama menegaskan bahwa doa ini membentuk kesadaran kolektif dan solidaritas komunitas. Dalam konteks pemuda Jemaat GMIT Imanuel Kalondama, Doa Bapa Kami menolong pemuda mengembangkan spiritualitas yang tidak hanya berorientasi personal, tetapi juga peka terhadap kehidupan bersama dalam kehidupan bergereja.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Manajemen Industri Hasil Perikanan ini hadir sebagai referensi komprehensif bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang ingin memahami berbagai aspek strategis dalam pengelolaan industri hasil perikanan secara modern dan berkelanjutan. Setiap bab membahas tema penting mulai dari ruang lingkup, manajemen bahan baku, organisasi, fasilitas, hingga mutu, pemasaran, dan pengembangan produk, yang dikemas berdasarkan pendekatan ilmiah dan pengalaman lapangan para penulis. Dengan mengintegrasikan wawasan teknis dan manajerial, buku ini menjadi panduan aplikatif dalam mendukung daya saing industri perikanan nasional di tengah tantangan globalisasi dan perubahan lingkungan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pencarian makna hidup di tengah krisis eksistensial yang banyak dialami oleh kaum muda, khususnya dalam periode Quarter Life Crisis, yang ditandai dengan rasa cemas, kehilangan arah, dan ketidakpuasan terhadap pencapaian hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman teologis dari Pengkhotbah 2:18–26 dalam menjawab krisis makna yang dialami generasi muda serta membangun landasan iman bahwa makna hidup sejati hanya ditemukan di dalam Allah. Mencari Makna Hidup di dalam Allah bertujuan untuk mengungkap bagaimana kitab Pengkhotbah, khususnya bagian Pengkhotbah 2:18–26, memandang upaya manusia dalam menemukan makna hidup. Kitab Pengkhotbah merupakan bagian dari sastra hikmat dalam Alkitab Ibrani, dan diyakini ditulis pada masa pasca-pembuangan, ketika umat Israel sedang mengalami tekanan sosial, politik, dan spiritual. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan tafsir kritik historis, dengan menelaah latar belakang sejarah, budaya, serta konteks penulisan kitab Pengkhotbah. Analisis dilakukan secara ayat demi ayat untuk menggali makna teks secara mendalam dan menemukan pesan teologis yang relevan bagi masalah Quarter Life Crisis yang dialami. Hasilnya, makna hidup bukan ditemukan dalam pencapaian pribadi atau kepemilikan materi, tetapi dalam pemberian Allah yang membawa damai dan sukacita. Penelitian ini juga menghubungkan isi kitab Pengkhotbah dengan fenomena Quarter Life Crisis yang dialami oleh banyak pemuda masa kini. Dalam tekanan hidup modern—baik dalam pendidikan, pekerjaan, relasi, maupun masa depan—banyak anak muda bergumul dengan arah dan tujuan hidup mereka. Teks ini memberikan jawaban iman bahwa pengakuan akan keterbatasan manusia dan kebergantungan penuh kepada Allah justru membawa pemulihan dan kedamaian. Maka, hidup yang bermakna bukanlah hasil dari keberhasilan material semata, melainkan relasi yang dalam dan utuh dengan Allah. Dengan demikian, Kitab Pengkhotbah menawarkan perspektif spiritual yang menenangkan bahwa sekalipun segala sesuatu di bawah matahari tampak sia-sia, makna sejati dapat ditemukan dalam hubungan yang intim dengan Allah dan dalam penerimaan akan keterbatasan hidup manusia.
Kata kunci: Pengkhotbah 2:18–26, makna hidup, kritik historis, Allah, Quarter Life Crisis.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertolak dari realitas bahwa persekutuan jemaat sering kali dihadapkan pada persoalan ketidakharmonisan, konflik internal, dan kepentingan pribadi, seperti yang terjadi di Jemaat GMIT Bukit Kasih Baumata Barat. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemaknaan kembali atas nilai-nilai persekutuan Kristen yang sejati sebagaimana diajarkan dalam Filipi 2:1-11. Dalam perikop ini, Rasul Paulus menasihatkan jemaat untuk hidup sehati sepikir, dalam kasih, kerendahan hati, dan tidak mementingkan diri sendiri, dengan menjadikan Kristus sebagai teladan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami konteks historis dan teologis dari teks Filipi 2:1-11, menggali kerygma yang terkandung di dalamnya, serta merumuskan implikasi teologis dan praktis bagi persekutuan jemaat GMIT Bukit Kasih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis reflektif dengan pendekatan historis kritis serta studi pustaka yang diperkuat dengan data wawancara lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerygma utama dari Filipi 2:1-11 adalah panggilan kepada jemaat untuk merendahkan hati, menjadikan Kristus teladan utama dalam mewujudkan persekutuan, dan ketaatan dalam Kristus sebagai dasar persekutuan. Implikasi dari kerygma ini menegaskan bahwa persekutuan kristen harus dibangun atas dasar kasih, kerendahan hati, dan kesediaan untuk melayani, bukan atas dasar kepentingan pribadi atau status sosial.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi berjudul “Gereja Dan Penyandang Disabilitas” dengan sub judul “Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemikiran Nancy Eiesland Tentang Teologi Pembebasan Sebagai Upaya Pemberdayaan Bagi Penyandang Disabilitas Dan Implikasinya Bagi Jemaat Disabilitas di Jemaat GMIT Lelakapa Meoain Klasis Rote Barat Daya” ditulis oleh Gresty Felendy Pandie. Realita pergumulan jemaat GMIT Lelakapa Meoain Klasis Rote Barat Daya, terdapat 12 orang penyandang disabilitas dan dalam realita ini gereja tidak melakukan upaya pemberdayaan terhadap mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tujuannya agar dapat memahami dan menjelaskan fenomena serta dapat mengenal lebih dalam mengenai pikiran tokoh dan dapat memahami pikiran dan ide dari tokoh tersebut. Metode studi tokoh dengan model kualitatif juga berbasis pada metode kepustakaan. Skripsi ini membahas hubungan antara gereja dan penyandang disabilitas dalam perspektif teologis, dengan fokus pada pemikiran Nancy Eiesland mengenai teologi pembebasan disabilitas sebagai sarana pemberdayaan. Studi ini bertujuan untuk meninjau bagaimana pemikiran Eiesland dapat diimplementasikan dalam konteks Jemaat GMIT Lelakapa Meoain, Klasis Rote Barat Daya, khususnya dalam mendobrak stigma dan diskriminasi yang masih kerap dialami oleh penyandang disabilitas dalam kehidupan bergereja. Penelitian ini menawarkan kerangka teologis yang inklusif dan transformatif bagi gereja. Teologi ini menuntut gereja untuk tidak hanya bersikap ramah terhadap disabilitas, tetapi juga menjadi ruang yang aktif dalam memberdayakan dan melibatkan penyandang disabilitas secara setara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun GMIT Lelakapa Meoain telah menunjukkan beberapa upaya positif, namun masih terdapat ruang bagi pengembangan pendekatan teologis yang lebih kontekstual dan memberdayakan, sebagaimana digagas oleh Eiesland.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tradisi denda adat (opat) merupakan salah satu mekanisme budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat Neonmat, khususnya dalam menyelesaikan konflik sosial dan memulihkan hubungan antar individu. Denda adat dipandang sebagai sarana untuk menegakkan keadilan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mengembalikan keharmonisan hidup bersama. Namun, dalam pelaksanaannya, denda adat sering kali mengandung unsur pengampunan bersyarat—di mana perdamaian dan pengampunan hanya diberikan setelah pembayaran denda material dipenuhi. Hal ini menimbulkan ketegangan teologis dengan ajaran Injil, yang mengajarkan bahwa pengampunan adalah anugerah Allah yang diberikan secara cuma-cuma kepada mereka yang bertobat.Penelitian ini menggunakan pendekatan teologi kontekstual dengan menggunakan tipologi "Kristus sebagai Pembaharu Kebudayaan" dari H. Richard Niebuhr untuk merefleksikan praktik opat secara kritis dalam terang Injil. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun nilai-nilai luhur seperti rekonsiliasi, pertobatan, dan tanggung jawab terkandung dalam tradisi opat, praktik pengampunan bersyarat melalui denda dapat mereduksi makna kasih dan pengampunan Injil. Implikasi dari penelitian ini bagi pelayanan Jemaat GMIT Elim Neonmat adalah perlunya pembaruan pelayanan pastoral yang mampu menjembatani antara penghargaan terhadap budaya lokal dan kesetiaan pada nilai-nilai Injil. Gereja dipanggil untuk hadir sebagai agen pembaharu budaya, bukan hanya menerima adat apa adanya, tetapi memurnikannya agar selaras dengan kasih dan anugerah Kristus. Gereja juga perlu membangun pendidikan iman yang kontekstual, pelayanan sakramental yang bebas dari unsur transaksional, serta memperkuat peran profetis dalam menghadirkan keadilan dan pengampunan sejati.