Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ali

235 karya publik ditemukan.

2026: 42025: 82024: 22023: 372022: 522021: 702020: 52018: 62017: 12013: 2

ANALISIS PERBANDINGAN PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PAJAK PENGHASILAN PADA PT ROTENDO PERMAI DAN PT TUNAS BARU ABADI

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Analisis Perbandingan Perencanaan Pajak (Tax Planning) Dalam Meningkatkan Efektivitas Pajak Penghasilan Pada PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi”. Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan penting bagi negara. Sebagai salah satu sumber penerimaan negara, pajak memiliki peran yang sangat besar dan semakin diandalkan untuk kepentingan pembangunan dan pengeluaran pemerintahan.Salah satu tugas wajib pajak adalah membayar pajak sesuai ketentuan undang-undang. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang – undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Salah satu penerimaan negara yang berasal dari sektor pajak adalah pajak penghasilan. Pajak Penghasilan adalah pajak yang dibebankan atas suatu penghasilan yang diperoleh wajib pajak, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri. Perusahaan merupakan badan usaha yang didirikan agar mendapatkan keuntungan dari semua kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan. Perusahaan perlu melakukan pengelolaan efektivitas terhadap aktivitas perusahaan. Bagi perusahaan pajak dianggap sebagai biaya yang dapat mengurangi penerimaan perusahaan. Pada dasarnya, perusahaan selalu berusaha menekan seminimal mungkin beban pajaknya dengan cara yang legal sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku, agar efektivitas beban Pajak Penghasilan tercapai. Upaya meminimalkan beban pajak membutuhkan suatu langkah manajemen yang terintegratif. Oleh karena itu diperlukan perencanaan pajak agar beban pajak dapat diminimalkan seefektif mungkin. Tindakan meminimalkan beban pajak tersebut dikenal dengan istilah perencanaan pajak. Perencanaan pajak merupakan proses pengelompokkan usaha-usaha wajib pajak, sehingga pajak terutang yang dibayarkan oleh perusahaan bisa lebih rendah dari yang seharusnya. Selama tidak melanggar peraturan-peraturan yang terkait dengan perpajakan, hal tersebut tidak akan menjadi sebuah masalah untuk dilakukan oleh wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis perencanaan pajak (tax planning) atas pajak penghasilan yang dilakukan oleh PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi, (2) menganalisis besarnya efektivitas pajak setelah dilakukan perencanaan pajak (tax planning) pada PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi Perencanaan Pajak merupakan langkah awal dalam manajemen pajak, sebagai sarana untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar tetapi jumlah pajak dapat ditekan serendah mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Perencanaan pajak pada dasarnya merupakan upaya dalam penghematan pajak dengan cara menekan pajak seminimal mungkin serta menunda pembayaran selambat-lambatnya sesuai dengan ketentuan yang diperkenankan. Effective Tax Rate atau Tarif Pajak Efektif (ETR) adalah mekanisme yang dipakai oleh dunia usaha terkait dengan manajemen pajak perusahaan. ETR adalah ukuran yang digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas perpajakan suatu perusahaan. ETR merupakan rasio antara pajak penghasilan yang dibayar oleh perusahaan sebelum pajak. Semakin rendah persentase ETR semakin baik kinerja suatu perusahaan dalam mengelola keefektivitasan pajaknya. Populasi pada penelitian ini adalah laporan keuangan PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi tahun 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan laba rugi tahun 2019-2021, daftar gaji karyawan tetap dan daftar pekerjaan proyek PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan menganalisis perencanaan pajak yang dilakukan pada PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi. Setelah itu mengukur Effective Tax Rate (ETR) PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi dengan mengukur rasio antara beban pajak penghasilan perusahaan dibagi dengan laba perusahaan sebelum pajak untuk mengetahui berapa besar efektivitas pajak penghasilan pada kedua perusahaan tersebut dengan menggunakan rumus ETR Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Rotendo Permai menerapkan strategi perencanaan pajak metode gross untuk perhitungan PPh Pasal 21. Perusahaan menerapkan metode gross berdasarkan laba yang diperoleh dengan asumsi perusahaan memperoleh laba 100.000.000 sampai dengan Rp 900.000.000, memanfaatkan biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat diklaim sebagai pengurang pajak, seperti biaya transportasi, biaya kesehatan, dan biaya perjalanan dinas serta penetapan tarif final sebesar 3% sesuai dengan PP No 51 tahun 2008 pasal 3 ayat 1c. PT Tunas Baru Abadi menerapkan strategi perencanaan pajak metode gross up untuk perhitungan PPh Pasal 21. Perusahaan menerapkan metode gross up berdasarkan laba yang diperoleh dengan asumsi perusahaan memperoleh laba di atas Rp 1.000.000.000, memaksimalkan penggunaan berbagai biaya fiskal sebagai pengurang pajak meliputi, biaya kesehatan, biaya pemeliharaan aset, serta biaya transportasi serta penetapan tarif final sebesar 3% sesuai dengan PP No 51 tahun 2008 pasal 3 ayat 1c. PT Rotendo Permai belum efektif dalam menerapkan perencanaan pajak dengan nilai ETR > 25%. Perusahaan belum mampu memahami perubahan dalam peraturan perpajakan atau penggunaan insentif perpajakan yang mengurangi beban pajak perusahaan, peningkatan beban pajak penghasilan yang harus ditanggung oleh perusahaan dan masih terdapat kesalahan dalam perhitungan pajak penghasilan pasal 4 ayat 2 atas usaha jasa konstruksi. PT Tunas Baru Abadi pada tahun 2020 sudah efektif dalam menerapkan perencanaan pajak dengan nilai ETR 12,09% 25% hal ini berarti bahwa perusahaan memanfaatkan peluang pajak dengan memaksimalkan biaya-biaya yang dapat dijadikan pengurang penghasilan bruto, tetapi pada tahun 2019 dan tahun 2021 belum efektif dalam menerapkan perencanaan pajak dengan nilai ETR > 25% hal ini disebabkan oleh kesalahan dalam perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2 atas usaha jasa konstruksi sehingga perusahaan membayar pajak yang lebih tinggi dibandingkan dengan laba sebelum pajak. PT Rotendo Permai dan PT Tunas Baru Abadi harus lebih memperhatikan ketentuan perpajakan dalam hal ini perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2 atas usaha jasa konstruksi sesuai dengan PMK nomor 187/PMK.03/2008 agar dapat terlaksana berdasarkan peraturan perpajakan yang sudah ditetapkan. Perusahaan dapat mempertimbangkan strategi perencanaan pajak mereka dengan menggali potensi pengeluaran perusahaan, agar dapat memberikan kesempatan untuk mengurangi kewajiban pajak perusahaan secara lebih efektif. Bagi PT Rotendo Permai di dalam menjalankan usaha sebaiknya menerapkan perencanaan pajak yang tepat agar dapat menghemat beban pajak perusahaan. Diharapkan PT Rotendo Permai dapat melaksanakan perencanaan pajak secara konsisten sesuai dengan peraturan perpajakan dan berusaha menemukan alternatif lain dalam penerapan perencanaan pajaknya agar pajak yang dikeluarkan oleh perusahaan lebih diminimalkan lagi sehingga laba yang diperoleh lebih optimal.

PENGARUH KEPUASAN DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP NIAT BELI ULANG PADA PLATFORM SHOPEE (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee. Tujuan penelitian yaitu: Untuk Mengetahui Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Pelanggan Terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni Populasi pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sebamyak 96 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan kuesioner dengan angket tertutup sedangkan teknik analisis data menggunakan Analisis regresi linear berganda, Uji parsial (Uji t), uji simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan persamaan regresi linear berganda:Y=10,037+0,217+ 0,446+e. Diketahui bahwa nilai konstan a sebesar 10,037,sedangkan koefisien b1 adalah 0,217 dan b2 adalah 0,446. Dengan demikian dari persamaan regresi linear berganda diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai konstan 10,037 artinya jika nilai kepuasan (X1) dan Kepercayaan Pelanggan (X2) sama dengan nol, Niat beli ulang (Y) memiliki nilai sebesar 10,037. Sedangkan koefisien regresi (b1) sebesar 0,217 artinya jika kepuasan (X1) Mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka Niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepuasan (X1) dan niat beli ulang (Y). dan koefisien regresi (b2) sebesar 0,446 artinya jika kepercayaan pelanggan (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka niat beli ulang (Y) akan meningkat sebesar 10,037. Koefisien bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif antara kepercayaan pelanggan (X2) dengan niat beli ulang(Y). Berdasarkan landasan teori dan disertai dengan hasil penelitian yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa kepuasan dan kepercayaan pelanggan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli Ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). 1) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). 2) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara parsial Kepercayaan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat beli ulang Pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). 3) Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara Simultan Kepuasan dan kepercayaan pelanggan berpengaruh secara bersama-sama terhadap Niat beli ulang pada Platform Shopee (Study Kasus Pada Mahasiwa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang). Kata Kunci: Kepuasan, Kepercayaan Pelanggan, Niat Beli Ulang

PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAN, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI “PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT INFLASITERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” Kondisi perekonomian yang terjadi saat ini menciptakan persaingan yang ketat antar perusahaan. Persaingan membuat setiap perusahaan berlomba meningkatkan kinerja,sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Menurut Harjito & Martono, (2014) salah satutujuan perusahaan yaitu untuk mencapai atau memperoleh laba maksimal untuk kemakmuran pemilik perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian di buktikan bahwa Likuiditas(CR) Berpengaruh Negatif terhadap nilai perusahaan, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar -4.616. dengan hasil tersebut maka hipotesis H1 yang menyatakn bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh likuiditas terhdap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig = 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung oleh menawati (2017) menunjukan likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa ketika likuiditas perusahaan meningkat, maka nilai perusahaan akan naik. Penelitin ini juga membuktikan bahwa kebijakan deviden (DPR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Ditunjukan nilai koefisienregresi sebesar 0,406.Dengan hasil tersebut maka hipotesis H2 menyatakan maka kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan tersebut signifikan ditunjukan dengan nilai sig= 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Sorin (2016) membuktikan bahwa kebijakandeviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa profitabilitas (ROA) Berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 14.980. Dengan hasil maka hipotesis H3 yang menyatakan bahwa profitabilitasberpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh profitabilitasterhadap nilai perusahaan ditunjukan dengan nilai sig=0,000<0,05 hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Dewi dan Wirawati (2018) yang mengatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perushaan. Penelitian ini juga membuktikan bahwa ukuran perusahaan (FZ) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,591. Dengan hasil tersebut maka hipotesis H4 yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig =0,095>0,05. Hasil penelitian tersebut di atas mendukung penelitian terdahulu (Lestari 2018) yang mengatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa Tingkat Inflasi Berpengaruh (IR) negatif terhada nilai perusahaan di tunjukan dengan niali koefisein regresi sebesar -4.021.Dengan hasil maka hipotesis H5 yang menyatakan bawha tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh tingkat inflasi terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai sig =0,89>0,05. Hasil penelitian diatas mendukung penelitian terdahulu (Suryantini & Arsawan (2014) yang mengatakn bahwa ukuran perusahaa berpengaruh negarif terhadap nilai perusahaan. KATA KUNCI : Likuiditas, Kebijakan Deviden, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Tingkat Inflasi, Nilai Perusahaan

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SECARA BERSAMA-SAMA TERHADAP BARANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Terhadap Tindak Pidana Kekerasan Secara Bersama-Sama Terhadap Barang”. Rumusan masalah yaitu Bagaimana bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dan Bagaimana pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dan pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah nomatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan yaitu dengan membaca dan mempelajari serta menganalisa buku-buku, peraturan-peraturan dan referensi putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dan pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap barang. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap barang dengan kronologi kasus dan dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan. Hasil penelitian penulis, sebagai berikut: 1. Bentuk kekerasan secara bersama-sama yang dilakukan oleh para pelaku terhadap barang milik orang lain dengan cara membongkar pondasi bangunan dengan linggis, merusak dinding rumah, memotong patung pajangan dengan parang, memecahkan kaca dan merusak body mobil, dan merusak perabotan rumah. 2. Pemulihan kerugian yang dialami oleh pemilik barang atau korban kekerasan menurut hukum dapat dilakukan dengan dua hal yaitu penggabungan perkara perdata ke dalam perkara pidana dan gugatan perdata yang diajukan oleh para korban.

ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN KARYAWAN PADA PT. GAMA AGRO KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem penggajian karyawan yang diterapkan pada PT. GAMA AGRO INVESTAMA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah sistem penggajian yang diterapkan pada perusahaan tersebut sudah efektif sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam sistem yang baik atau belum serta melakukan perbandingan teori dengan sistem penggajia yang terjadi diperusahaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptip kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan Ibu manajer keuangan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi sistem penggajian pada perusahaan tersebut baru menerapakan dua fungsi penggajian yaitu fungsi kepegawaian dan fungsi keuangan, sehingga fungsi tersebut belum sesuai dengan teori. dokumen akuntansi penggajian perusahaan sudah menerapkan semua teori. Cacatan akuntansi penggajian yang diterapkan diperusahaan, baru menerapkan satu catatan akuntansi penggajian yaitu jurnal umum, sehingga catatan akuntasi penggajian tersebut belum sesuai dengan teori. Jaringan prosedur yang membentuk sistem penggajian diperusahaan tersebut yaitu prosedur pencatat waktu hadir, prosedur pembuatan kas keluar, prosedur pembayaran gaji dan prosedur distribusi biaya gaji. Prosedur sistem penggajian tersebut dinyatakan belum sesuai dengan teori yang ada. Sistem penggajian diperusahaan tersebut belum terlalu efektif namun sudah baik. Kata Kunci : Efektifitas,Sistem Informasi Akuntansi, Penggajian Karyawan

PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO UMUM KANTOR GUBERNUR PROVINSI NTT

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO UMUM KANTOR GUBERNUR PROVINSI NTT Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu elemen utama yang sangat penting dalam sebuah organisasi menjadi bagian tumbuh kembangnya lembaga/organisasi tersebut. Sebagai salah satu elemen utama dalam sebuah organisasi sumber daya manusia juga memegang kendali bagi realisasi perjalanan lembaga atau organisasi sekaligus motor penggerak mencapai tujuan lembaga/ organisasi tersebut. Setiap sumber daya manusia atau pegawai yang bekerja dalam suatu organisasi diharapkan memberikan kinerja yang optimal dimana pegawai tersebut bekerja. Iklim organisasi adalah serangkaian deskripsi dari karakteristik organisasi yang bertahan dalam jangka waktu lama. Karakteristik ini membedakan satu organisasi dari organisasi lain dan mempengaruhi perilaku orang-orang yang termasuk dalam organisasi tersebut. Iklim organisasi merupakan suatu keadaaan yang menunjukan suatu kehidupan yang saling berinteraksi, sehingga menimbulkan rasa senang atau tidak senang terhadap bidang pekerjaannya. Arti interaksi yang dimaksud adalah adanya hubungan antara atasan dengan bawahan serta bawahan dengan bawahan lainnya. Iklim organisasi sangat dipengaruhi oleh individu yang berada dalam suatu organisasi tersebut. Etos kerja merupakan sikap, pandangan, kebiasaan, ciri-ciri atau sifat mengenai cara bekerja yang dimiliki seseorang, suatu golongan atau suatu bangsa (Dodi, dkk, 2013). Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. (Nurhasanah, 2019) Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner yang bersumber dari hasil wawancara terstruktur terhadap responden. Instrumen dalam pengumpulan data primer ini adalah kuesioner yang disusun secara sistematis, dalam bentuk sistematis, dalam bentuk daftar cek dalam bentuk Semantic Differencial scale (Cooper dan Emory, 2002, p337). Semantic Differencial scale merupakan metode pengukuruan sikap dengan menggukan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya : Kuat-Lemah, baik-buruk, tidak setuju-setuju. Data yang dihasilkan dari pengukuran tersebut bersifat interval.Pertanyaan-pertanyan dalam angket tertutupdibut dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut : untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sngat tidak setuju atau sangat setuju : sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Berdasarkan penyajian data dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dalam pembahasan ini akan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang penulis ajukan. Pembahasan ini merupakan jawaban atas permasalahan, sehingga dapat diketahui gambaran tentang ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas yaitu Iklim Organisasi terhadap Kinerja Pegawai,Pengaruh Etos Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dalam penelitian ini, penulis telah melakukan analisis regresi linier berganda dan didapati Koefisien regresi (b1) sebesar 0,373 artinya jika Iklim Organisasi (XI) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka Kinerja Pegawai (Y) akan meningkat sebesar 0,373. Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh signifikan antara Iklim Organisasi (X1) dengan Kinerja Pegawai (Y). Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama yaitu adanya pengaruh Iklim Organisasi (X1) terhadap Kinerja Pegawai (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel Iklim Organisasi (X1) ditemukan t hitung = 4,072 lebih besar t tabel = 2,007548 dan tingkat Sig. = 0,000 lebih kecil dari 0,05 . Pengaruh Etos Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) Dalam penelitian ini, penulis telah melakukan analisis regresi linear berganda dan didapati Koefisien regresi (b2) sebesar 0,738 artinya jika Etos Kerja (X2) mengalami kenaikan sebesar 1%, maka komitmen profesi (Y) akan meningkat sebesar 0,738 Koefisien bernilai signifikan artinya terjadi pengaruh antara Etos Kerja (X2) dengan Kinerja Pegawai (Y). Berdasarkan penjelasan tersebut bahwa menunjukan adanya pengaruh antara Etos Kerja terhadap Kinerja Pegawai, sehingga apabila Etos Kerja dijalankan dengan baik maka semakin meningkatnya Kinerja Pegawai dan begitu pula sebaliknya. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan terdapat adanya pengaruh Etos Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y). hal ini dibuktikan dengan perolehan t hitung = 5,625 lebih besar t tabel= 2,00758 dan tingkat Sig. = 0,000 lebih kecil 0,05. Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa: Secara parsial Etos Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Umum Kantor Gubernur Provinsi NTT. Kata Kunci : Iklim Organisasi, Etos Kerja , Kinerja Pegawai.

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus Pada PT. Timor Sejahtera Aguafit Baumata)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Empiris Pada Baumata) Masalah Yang Di Ambil Penelitian Ini Adalah Pengaruh Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan salah satu masalah utama yang yang dihadapi oleh perusahaan saat ini adalah penanganan terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia.Aset terbesar dalam suatu organisasi adalah sember daya manusianya yang menentukan keberhasilan organisasi. Jumlah sumber daya manusia yang besar apabila dapat diterapkan secara efektif dan efisien akan bermanfaat untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Manusia adalah faktor pendorongan utama dari semua organisasi aktivitas, karena peran itu maka tenaga kerja harus mendapatkan perhatian lebih serius jika organisasi menggerakan perusahaan guna untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Manusia memiliki kedudukan yang sangat penting didalam suatu perusahaan, karena manusia merupakan pelaku perencanaan, penggerak,serta penentu terwujut suatu tujuan perusahaan. Menurut Fatmi, (2011:49) budaya organisasi adalah suatu kebiasaan yang telah berlangsung lama dan dipakai serta diterapkan dalam kehidupan aktivitas kerja sebagai salah satu pendorong untuk meningkatkan kualitas kerja para karyawan dan manajer perusahaan. Menurut Sinambela,(2012:238). Disiplin adalah kesedian seseorang yang timbul dengan kesadaran diri untuk mengikuti peraturan –peraturan yang berlaku dalam organisasi Menurut Mangkunegara (2002:66) Keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasi dipengaruhi oleh kinerja sumber daya manusia atau karyawan, maka dari itu setiap perusahaan akan berusaha semaksimal mungkin agar kinerja sumber daya manusianya dapat meningkat dengan baik dan mampu mencapai tujuan. serta kepatuhan terhadap perintah dan berinsiatif untuk melakukan suatu tindakan yang diperlukan. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas hubungan Budaya Organisasi , Dan Disiplin Kerja yang Signifikan terhadap kinerja Karyawan pada PT Timor Sejahtera Aguafit Baumata. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 48 orang dari jumlah populasi sebanyak 48orang karyawan yang bekerja di Bagian PT Timor Sejahtera agufit Baumata . Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Timor Sejahtera aguafit Baumatai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial penempatan Budaya Organisasi signifikan terhadap kinerja Karyawan pada PT Timor Sejahtera Aguafit Baumata secara parsial Disiplin Kerja signinifikan terhadap kinerja karyawan pada Bagian PT Timor Sejahtera Aguafit Baumata. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 17,794 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.291, b² adalah 0.230.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan Signifikan Budaya Organisasi (X1) Disiplin Kerja (X2) dan terhadap kinerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 17,794+ 0,291 X1 + 0,230 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada Signifikan (X1) terhadap kinerja Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel Budaya Organisasi(X1) ditemukan t hitung = 2,494 lebih kecil t table = 2,81 dan t 0,05> 0,032 tingkat Sig. = 0,016 Oleh karena nilai sig. < 0,05 Ho diterima maka Ha ditolak yaitu variabel Budaya Organisasi (X1) Signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan. (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada Signifikan (X2) terhadap kinerja Karyawan(Y). Diketahui bahwa untuk variabel Displin Kerja(X2) ditemukan t hitung = 2,214 lebih Kecil t table = 2,81 dan tingkat Sig. = 0,05 Oleh karena nilai sig. < 0,032 maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu variabel Disiplin Kerja (X2) Signifikan secara parsial terhadap kinerja Karyawan(Y). Untuk hasil pengujian Uji F didapati F hitung = 7,713 lebih Besar dengan tingkat Sig. = 0,001 Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Disiplin Kerja (X2) berpengaruh Signifikan secara simultan terhadap kinerja Karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.505 atau 50,5%. Hal ini berarti besarnya pengaruh Budaya Organisasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan adalah 50,5%. Sedangkan pengaruh sebesar 49,5% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Budaya Organisas, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan.

EVALUASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH KERAJINAN KAIN TENUN IKAT BIA BEREK DI ATAMBUA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EVALUASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH KERAJINAN KAIN TENUN IKAT BIA BEREK DI ATAMBUA NAMA : ANJALINA MARTINS NAI BUTI NIM : 17192542 Masalah dalam penelitian ini adalah Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil dan Menengah Kerajinan Tenun Ikat Bia Berek tahun 2021.Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana penyusunan laporan keuangan pada usaha kecil dan menengah kerajinan kain tenun ikat bia berek tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan pada tenun ikat bia berek tahun 2021.Adapun konsep dari penelitian ini adalah mengevaluasi penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK-EMKM. SAK-EMKM adalah suatu standar yang disusun oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)untuk memenuhi persyaratan akuntansi dalam pelaporan keuangan entitas mikro, kecil dan menengah (EMKM) (IAI, 2021). Standar ini diperuntukkan bagi pengusaha yang tidak atau belum mampu memenuhi persyaratan akuntansi dalam SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha Tenun Ikat Bia Berek Di Kota Atambua. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan keuangan usaha Tenun Ikat Bia Berek tahun 2021.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Tenun Ikat Bia Berek tidak menggunakan penyusunan laporan keuangan yang sesuai, perhitungannya terbilang sederhana pencatatan yang dilakukan atas dasar hasil pemahaman usaha sendiri. Penyusunan laporan keuangan yang dilakukan pemilik usaha Tenun Ikat Bia Berek cukup baik, akan tetapi belum mencerminkan posisi keuangan secara baik sesuai standar akuntansi. Kata Kunci : SAK-EMKM, Laporan Keuangan.

ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM JUDEX YURIS MEMBATALKAN PUTUSAN JUDEX FACTIE DALAM TINDAK PIDANA PERBANKAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi adalah Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim Judex Yuris Membatalkan Putusan Judex Factie Dalam Tindak Pidana Perbankan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah pertimbangan hakim judex yuris membatalkan putusan judex factie dalam tindak pidana perbankan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim judex yuris membatalkan putusan judex factie dalam tindak pidana perbankan. Sifat penelitian ini adalah deskripsi dan Jenis penelitian ini adalah normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim judex yuris membatalkan putusan judex factie dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana perbankan. Berdasarkan hasil penelitian yang menjadi pertimbangan hakim judex yuris membatalkan putusan judex factie dalam tindak pidana perbankan, yaitu: 1. Judex factie salah menerapkan hukum 2. Perbuatan terdakwa terbukti memenuhi unsur dakwaan. Saran/ rekomendasi penulis terhadap para penegak hukum, terkhususnya, Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri agar: 1. Diharapkan Hakim Tidak lagi salah menerapkan unsur kesalahan terkait praktek perbankan yang tidak sehat. 2. Diharapkan Hakim Tidak lagi salah menerapkan unsur kesalahan terkait terdakwa tidak mencegah pt. ilham teguh melakukan pencaitan keuangan

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM CU SERVIAM PENFUI KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM CU SERVIAM PENFUI KOTA KUPANG Oleh : Margaretha Irmainda Nabut Nim : 18410286 ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Simpan Pinjam Cu Serviam Penfui Kota Kupang.subyek dalam penelitian ini adalah pengurus koperasi dengan laporan keuangan sebagai obyek penelitian. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Cu Serviam Penfui Kota Kupang tahun2018 sampai 2020 berdasarkan rasio keuangan yang terdiri dari rasio liquiditas rasio solvabilitas, rasio rentabilitas, rasio profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan teknik pengumpulan yang digunakan menggunakan teknik dokumentasi.teknik analisis data menggunakan deskriptif dengan rumus : current ratio,debt to asset,return on invesment, dan return on equity.Rasio likuiditas menurut Fred Westondalam Kasmir (2016:110), merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Menurut Kasmir (2016:151), bahwa‘Rasio Solvabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aktiva perusahaan yang dibiayai dengan utang. Rasio rentabilitas adalah hasil akhir dari serangkaian kebijakan dan keputusanyang dibuat oleh sebuah perusahaan. Sementara rasio lain dapat memberikan petunjuk yang berguna dalam mengevaluasi kinerja perusahaan,Rasio pendapatan menunjukkan dampak kumulatif dari likuiditas,dan solvabilitas . Menurut Kasmir (2016:196),bahwa:“rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan.   Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja keuangan berdasarkan (1) Rasio liquiditas pada tahun 2018 current ratio sebesar 124,22% dengan kriteria “kurang baik” .pada tahun 2019 perolehan current ratio mengalami peningkatan sebesar 124,90% dengan kriteria “kurang baik” .peningkatan ini disebabkan oleh karena setiap tahun jumlah total aktiva dan hutang lancar semakin meningkat.pada tahun 2020 perolehan current ratio mengalami peningkatan sebesar 126,76% dengan kriteria “ kurang baik”peningkatan ini disebabkan karena setiap tahun jumlah total aktiva dan hutang lancar semakin meningkat.(2) rasio solvabiitas pada tahun 2018 sebeesar 80,50 engan kriteria buruk .pada tahun 2019 debt to asset sebeesar 80,06% dengan kriteria buruk kemudian pada tahun 2020 debt to asset sebesar 78.88% dengan kriteria buruk.(3) rasio rentabilitas pada tahun 2018 return on invesment sebesar 1.30 dengan kriteria sangat baik dan pada tahun 2019 return on invesment sebesar 1,27% dengan kriteria sangat baik kemudian pada tahun 2020 return invesment sebesar 1,15%.Berdasarkan analisis yang dilakukan ,kinerja keuangan koperasi simpan pinjam cu serviam penfui kota kupang bernilai 25 dengan kriteria sangat baik.(4) rasio profitabilitas pada tahun 2018 return on equity yang di peroleh sebesar 7,17% dengan kritria kurang baik .pada tahun 2019 retirn on equity yang diperoleh sebesar 6,86% dengan kriteria kurang baik dan pada tahun 2020 return on equity yang diperoleh sebesar 6,40% dengan kriteria kurang baik juga. Berdasarkan hasil penelitian , pada tahun 2018 nilai koperasi yang dihitung berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Nomor:06/Per/K.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/Koperasi Simpan Pinjam Cu Serviam Penfui Kota Kupang memperoleh nilai sebesar 25 dengan   kriteria sangat baik,pada tahun 2019 nilai koperasi sebesar 25 dengan kriteria kurang baik dan pada tahun 2020 juga nilai koperasi yang diperoleh sebesar 25 dengan kriteria kurang baik. Kata kunci : kinerja keuangan koprasi,rasio liquiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabil

PENGARUH LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dengan judul “Pengaruh Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia” bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari likuidias yang menggunakan rasio Current Ratio (CR) dan profitablitas yang mengunakan rasio Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder serta pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mengumpulkan laporan keuangan tahunan dari tahun 2018-2020. Metode pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 perusahaan maufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 – 2020, dan data yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel penelitian sebanyak 11 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018-2020. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda serta uji yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukan bahwa variabel likuiditas yang menggunakan rasio Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018-2020. Sedangkan, variabel profitabilitas yang menggunakan rasio Earning Per Share (EPS) berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018-2020.

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Menghasilkan karyawan yang produktif dan berkompeten bukanlah satu-satunya hal yang diharapkan perusahaan, tetapi juga terdapat hal yang tidak kalah pentingnya yakni bagaimana produktivitas karyawan dapat meningkat. Sumber daya manusia (SDM) yang produktif akan dapat merancang dan mengaplikasikan semua rancangan yang menjadi sasaran atau target dari suatu organisasi. SDM dikatakan produktif, apabila mempunyai produktivitas kerja yang tinggi serta dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya secara tepat waktu.(Ananta,2018). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik skor dari jawaban responden masing-masing variabel, untuk menggambarkan persepsi responden atas variabel-variabel yang digunakan secara kualitatif. Pada analisis pendahuluan akan dideskripsikan indikator empirik dari konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang diproleh melalui kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah tabel frekuensi. Kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variable independen dan variabel dependen yaitu kompensasi (X1), motivasi kerja (X2) dan disiplin kerja (X3) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data yang bersifat kualitatif yang diubah menjadi kuantitatif dengan menggunakan skala interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji regresi variabel a) variable kompensasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. b). variabel motivasi kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. c). Variabel disiplin kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. Kata Kunci : Kompensasi, motivasi kerja, disiplin kerja, produktifitas kerja.

PENDAMPINGAN PASTORAL TERHADAP PEREMPUAN MANDUL

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mandul atau kemandulan disebut juga sebagai infertilitas yang artinya ketidakmampuan pasangan suami isteri memperoleh keturunan secara biologis, setelah berhubungan, dan tidak menggunakan kontrasepsi selama 12 bulan. Keadaan mandul adalah sebuah kondisi psikologis. Akan tetapi, seiring dengan itu, keadaan tersebut merupakan kondisi yang sarat dengan muatan emosional dan spiritual bagi suami-istri yang sebetulnya sangat mendambakan lahirnya seorang anak. Di dalam sosial masyarakat, perempuan yang paling disudutkan jika tidak memiliki anak. Hal ini dikarenakan stereotip masyarakat menganggap bahwa keberhasilan seorang perempuan adalah ketika memiliki anak. Hal ini tentu sangat merugikan perempuan mandul, ditambah dengan tekanan mental dari lingkungan sosial bahkan keluarga yang menyababkan stres dan gangguan psikolog lainnya. Di jemaat GMIT Ichtus Puildon terdapat sejumlah perempuan yang mengalami kondisi mandul, dengan pergumulan masing-masing yang diterima. Maka sudah seharusnya kondisi mandul menjadi perhatian dari gereja. Menjadi masalah, jika para perempuan mandul tidak mendapat perhatian dari gereja. Ketidaktahuan gereja terhadap pergumulan perempuan, membuat tidak adanya pelayanan bagi mereka yang menerima stigma terkait mandul serta kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas pergumulan dari perempuan mandul di Jemaat Ichtus Puildon dan bagaimana peran pastoral gereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk melihat pergumulan dari para perempuan yang mandul di Jemaat GMIT Ichtus Puildon. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran gereja sangat penting bagi para perempuan yang mandul. Gereja dapat melakukan program pelayanan khusus untuk memberikan pendampingan kepada mereka, demikian juga peran pastoral holistik gereja harus dijalankan, dengan menyadari bahwa, gereja harus menjadi pendengar yang baik serta, menopang, menasehati, serta mendukung mereka agar mereka mampu bangkit kembali dari keterpurukan, dan sembuh kembali, baik secara fisik, mental, sosial, dan spiritual dapat kembali dikembangkan. Gereja hadir sebagai wujud kadih Allah bagi umat-Nya yang membutuhkan belas kasih.

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Pada Badan Pemeriksa Keuanagn RI perwakilan provinsi NTT)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemerintah daerah sebagai pihak yang diberikan tugas menjalankan pemerintah, pembangunan dan pelayanan masyarakat dituntut untuk melakukan transparasi dana kuntabilitas terhadap pengelolaan keuangannya agar tercipta pemerintah yang bersih. Salah satu upaya konkrit pemerintah daerah untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangannya adalah melalui penyajian laporan keuangan pemerintah daerah yang memenuhi prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti standar akuntansi pemerintah yang telah diterima secara umum. Standar akuntansi pemerintah ini diatur dalam peraturan pemerintah RI nomor 24 tahun 2005. dalam kerangka konseptual standar akuntansi pemerintah menyebutkan salah satu prinsip akuntansi adalah pengungkapan lengkap (full disclosure), dimana laporan keuangan menyajikan secara lengkap informasi-informasi yang berguna bagi pengguna laporan baik pada lembar muka laporan keuangan ataupun pada catatan atas laporan keuangan (CaLK).

Pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, dan Ukuran Bank Terhadap Likuiditas Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2018-2021

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh Kecukupan Modal, Risiko Kredit, dan Ukuran Bank terhadap Likuiditas Kinerja pada Perusahaan Perbankan. Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL), Total Aset (Ln), dan Loan To Deposit Ratio (LDR). Periode penelitian yang digunakan adalah tahun 2018-2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan sampel yaitu metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan, terdapat 15 bank dari 43 bank yang sesuai dengan kriteria. Data yang digunakan berupa data keuangan perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI periode 2018-2021 yang diperoleh situs dari https://www.idx.co.id. Penelitian ini menggunakan teknik Analisis Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa Kecukupan Modal pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI 2018-2021 tidak berpengaruh terhadap Likuiditas, Risiko Kredit berpengaruh terhadap Likuiditas pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI 2018-2021, sedangkan Ukuran Bank tidak berpengaruh terhadap Likuiditas pada perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEI 2018-2021. Kata Kunci: Kecukupan Modal, Risiko Kredit, Ukuran Bank, Likuiditas.

ANALISIS PERAPAN STRATEGI BISNIS JASA TRANSPORTASI DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN BELU

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Penerapan Strategi Bisnis Jasa transportasi Di Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Belu. Adapun persoalan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1)Apa saja yang merupakan kekuatan dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (2) Apa saja yang merupakan kelemahan dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (3) Apa saja yang merupakan peluang dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (4) Apa saja yang merupakan ancaman dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu, (5) Apa saja yang merupakan strategi bisnis dari Jasa Transportasi Di Kabupaten Belu. Penelitian ini bertujuan :(1) Untuk mengetahui Kekuatan dari Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (2) Untuk mengetahui Kelemahan Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (3) Untuk mengetahui Peluang Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (4) Untuk mengetahui Ancaman Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19, (5)Untuk mengetahui Penerapan strategi bisnis Jasa Transportasi di Kabupaten Belu dimasa pandemi covid-19. Adapun konsep dari penelitian ini adalah berdasarkan Analisis SWOT. Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis yang menggunakan identifikasi dari berbagai faktor secara sistematis terhadap kekuatan (Strengths) dan kelemahan (Weakness) suatu organisasi atau lembaga serta peluang (Opportunites) dan ancaman (Threats) dari lingkungan untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini berpijak pada logika memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (opportunites), namun secara bersamaan meminimalkan ancaman (Threats) dan kelemahan (Wakness) Yusmini (2011:68). Populasi dalam penelitian ini adalah Usaha ja transportasi di Kabupaten Belu. Sampel dalam penelitian ini adalah UD. Sinar Gemilang dan PT. Timor Travel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan memakai kuisioner. Berdasarkan analisis SWOT yang dapat dilakukan oleh UD sinar Gemilang dan PT. Timor Travel yaitu perusahaan yang memiliki kekuatan (Strength) dan yang dilakukan dalam strategi dapat memanfaatkan peluang (opportunity) yang ada dan semaksimal mungkin, disamping itu dapat pula meminimalkan kelemahan (Weakness) dan bisajuga melawan ancaman (Threats) yang dihadapi oleh UD.Sinar Gemilang dan PT. Timor Travel. Maka dari itu diputuskan untuk memilih strategi yang terbaik adalah strategi SO

ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS KARYAWAN TETAP PADA KSP KOPDIT SWASTISARI KUPANG ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS KARYAWAN TETAP PADA KSP KOPDIT SWASTISARI KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PERHITUNGAN, PEMOTONGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN (PPH) PASAL 21 ATAS KARYAWAN TETAP PADA KSP KOPDIT SWASTISARI KUPANG Sebagai salah satu sumber penerimaan penting bagi negara, pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran negara. Pajak memiliki peran yang sangat vital dalam sebuah negara. Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sarna melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Undang-Undang Pajak yang berlaku di Indonesia adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994 sebagaimana telah diubah dengan Undang- undang Nomor 17 Tahun 2000 dan perubahan terakhir dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 yang kini melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101-PMK.010-2016 dilakukan penyesuaian besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Pajak yang berlaku bagi karyawan adalah pajak penghasilan pasal 21, dalam perhitungan pajak penghasilan pasal 21 karyawan biasanya akan dilakukan oleh perusahaan tempat karyawan tersebut karyawan bekerja. Pajak penghasilan pasal 21 merupakan salah satu pajak langsung yang dipungut oleh pemerintah pusat atau merupakan pajak Negara yang berasal dari pendapatan rakyat. Perhitungan pajak penghasilan merupakan perhitungan atas pajak penghasilan yang dimana formula perhitungannya telah diatur di dalam peraturan perpajakan yang berlaku saat ini. Setelah perhitungan pajak penghasilan dilakukan, maka perusahaan melakukan pemotongan pajak penghasilan. Pemotongan pajak penghasilan dilakukan sesuai perhitungan jumlah pajak yang harus dibayarkan atas penghasilan karyawan yang bekerja di perusahaan. Penyetoran pajak penghasilan dilakukan setiap akhir tahun pajak masa dan peraturan penyetoran juga terdapat dalam peraturan perpajakan. Penyetoran pajak dilakukan di bank atau di kantor pos, yang dimana akan diberikan bukti tanda pembayaran Pajak Pengahasilan Pasal 21. Setelah penyetoran pajak dilakukan, maka dilakukanlah pelaporan pajak yang merupakan pelaporan kepada Kantor Pelayanan Pajak tempat perusahaan tersebut terdaftar atas selesainya melakukan pembayaran Pajak Penghasilan Pasal 21. Pajak yang berlaku bagi karyawan adalah Pajak Penghasilan Pasal 21, dalam hal perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 karyawan, biasanya akan dilakukan oleh perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja. Selain self assessment, juga dikembangkan withholding tax system yaitu sistem yang mewajibkan Wajib Pajak untuk melakukan pemungutan dan pemotongan atas pajaknya pihak lain. Dengan sistem ini, pemerintah akan dengan mudah untuk mengumpulkan pajak tanpa memerlukan upah dan biaya yang besar. Penelitian ini di KSP Kopdit Swastisari Kupang yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisi perhitungan, pemotongan, penyetoran, dan pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas gaji karyawan tetap jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data sehingga memberikan gambaran yang lengkap dalam rangkap menjawab masalah penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan (1) perhitungan pajak penghasilan (PPh) pasal 21 atas karyawan tetap KSP Kopdit Swastisari sudah sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/PJ/2016. Pemotongan pajak penghasilan (PPh) pasal 21 atas karyawan tetap KSP Kopdit Swastisari sudah sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-16/PJ/2016. Penyetoran pajak oleh KSP Kopdit Swastisari dilakukan di Bank BNI kantor cabang unit Kupang yang ditunjukan oleh Menteri Keuangan sebagai kantor penerima pembayaran. KSP Kopdit Swastisari sudah sesuai melakukan penyetoran pajak dengan menggunakan e-billing dengan lengkap, jelas dan tepat. Penyetoran pajak yang dilakukan di KSP Kopdit Swastisari sudah sesuai pada batas yang ditentukan yaitu paling lama tangga l0 (sepuluh) bulan berikutnya. Penyetoran pajak penghasilan 21 yang dilakukan di KSP Kopdit Swastisari Kupang sudah sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER/16/PJ/2016. KSP Kopdit Swastisari melaporkan PPh Pasal 21 langsung ke Kantor Pelayanan Pajak yang berada di Kota Kupang dan sudah sesuai batas yang ditentukan yaitu paling lama tanggal 20 bulan berikutnya. Pelaporan pajak penghasilan pasal 21 yang dilakukan pada KSP Kopdit Swastisari sudah tepat dan sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER/16/PJ/2016.

Analisis Hubungan Intrinsik dan Ekstrinsik Terhadap Karyawan di Koperasi Kredit Swastisari Kupang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI KREDIT SWASTISARI KUPANG Salah satuhalpenting yang harusdimilikiolehsetiapkaryawanadalahloyalitas. Suatuperusahaandapatbertahanjikadalamsegalakegiatandidukungolehloyalitasdari para karyawan. Salah satucarauntukmeningkatkanloyalitaskerjaadalahdenganmemperhatikankualitaslingkungankerjakaryawan. Lingkungankerjamerupakansalahsatukomponenpentinguntukmenumbuhkankenyamanankaryawan di tempatkerja. Selainitu, streskerjajugaperludiperlihatkankarenastres yang berlebihandari para karyawanakanmembuatsituasidanlingkungankerjasuatuperusahaanakanmenjadilebihburuk, terutamasaatpandemi covid-19 saatini. Tujuandaripenelitianiniuntukmelihatbagaimanamotivasiintrinsikdanmotivasiekstrinsikterhadapkinerjakaryawankoperasikreditswatisarikupang, KonseppenelitiandalamskripsiiniadalahMenurutSiagian (2004) motivasiintrinsikbersumberdaridalamindividu. Motivasiinimenghasilkanintegritasdaritujuan-tujuan, baiktujuanorganisasimaupuntujuanindividudimanakeduanyadaparterpuaskan. Nawawi (2001) menyampaikanbahwa Motivasi Ekstrinsikadalahpendorongkerja yang bersumberdariluardiripekerjasebagaiindividuberupasuatukondisi yang mengharuskannyamelaksanakanpekerjaansecaramaksimal. Mangkunegara (2016:9) yang berpendapatkinerjakaryawanmerupakanhasilkerjaseseorangsecarakualitasmaupunsecarakuantitas yang telahdicapaiolehkaryawandalammenjalankantugassesuaitanggungjawab yang diberikan. Penelitianinimerupakanpenelitiandeskriptifkuantitatif. PopulasidansekaligussampeldalampenelitianiniadalahseluruhkaryawanpadaKoperasikreditswastisariyang berjumlah 81 orang. Teknikpengumpulan data dilakukandenganmenyebarkankuesionerpadaresponden, kemudian data dianalisismenggunakanteknikujiregresi linear bergandamenggunakan SPSS. Dari hasilpenelitian, dalamanalisislanjutan yang menggunakananalisisdeskriptifdiketahuibahwaMotivasiIntrinsikpadaKoperasiKreditSwastisariKupangberadadalamkategoricukupbaik, MotivasiEkstrinsikdalamkategoribaik, dankinerjakaryawandalamketegorisangatbaik. Indikatordarimasingmasingvariabeltersebutjugadideskripsikandenganbantuantabeldistribusifrekuensi. Dalamanalisislanjutan yang menggunakanteknikanalisisujiregresi linear bergandadiketahuibahwamotivasi intrinsic mempunyaipengaruhpositifdengankinerjakaryawan yang ditunjukkandengannilaiVariabelmotivasiinstrinsik (X1) berpengaruhsecarapositifdansignifikansiterhadapkinerjakaryawanpadaKoperasiKreditSwastisari Kota Kupang, haliniterlihatdarisignifikansimotivasiinstrinsik (X1) 0,259 ˃ 0,05 dannilaithitung2.702 ˃ 2,093 ttabel . Sehinggadapatdisimpulkanbahwa H0 ditolak Haditerima yang berartiterdapatpengaruhpositifpadavariabelmotivasiinstrinsik (X1) terhadapkinerjakaryawan (Y). Variabelmotivasiekstrinsik (X2) berpengaruhsecarapositifdansignifikansiterhadapkinerjakaryawanpadaKoperasiKreditSwastisari Kota Kupang, haliniterlihatdarisignifikansimotivasiekstrinsik (X2) 0,235 ˃ 0,05dannilaithitung2,794 ˃ 2,093 ttabel . Sehinggadapatdisimpulkanbahwa H0 ditolak Haditerima yang berartiterdapatpengaruhpositifpadavariabelmotivasiekstrinsik (X1) terhadapkinerjakaryawan (Y). Kata Kunci :MotivasiIntrinsik, MotivasiEkstrinsik, KinerjaKaryawan

ANALISIS PENGARUHPENGGUNAANDANA DESA TERHADAP PERKEMBANGAN INFRASTRUKTUR DIDESA TAPENPAH KECAMATAN INSANA KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA (TTU)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukan bagi Desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan dari penelitian adalah bagaimana penggunaan dana desa terhadap perkembangan infrastruktur di desa Tapenpah, Kecamatan Insana- Kabupaten Timor Tengah Utara dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa Tapenpah, Kecamatan Insana-Kabupaten Timor Tengah Utara dalam penggunaan dana desa untuk perkembangan infrastruktur di desa tersebut. Tujuan dari penelitian dilakukan untuk mengetahui tentang bagaimana penggunaan dana desa dalam pembangunan infrastruktur di desa Tapenpah, Kecamatan Insana-Kabupaten Timor Tengah Utara dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi pemerintah desa Tapenpah, Kecamatan Insana-Kabupaten Timor Tengah Utara dalam penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur di masyarakat desa tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengumpulkan data dari lapangan/obyek penelitian dan dideskripsikan atau diuraikan secara kualitatif untuk menjawab permasalahan yang ada. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebuah daftar pertanyaan yang terdiri dari sejumlah pertanyaan (5) untuk mengumpulkan data dari beberapa nara sumber/informen yakni 3 orang pejabat di desa Tapenpah dan 2 orang staf/anggota BPD desa tersebut yang tahu tentang bagaimana penggunaan dana desa dalam perkembangan infrastruktur di desa Tapenpah dan apa saja kendala-kendala yang dihadapi pemerintah desa tersebut dalam menggunakan dana desa untuk perkembangan infrastruktur di desa ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah analisis pendahuluan dan analisa lanjutan. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dana desa untuk perkembangan/pembangunan infrastruktur di desa Tapenpah, Kecamatan Insana-Kabupaten Timor Tengah Utara dalam tiga tahun anggaran yakni dari tahun 2019-2021 menunjukkan hasil yang cukup signifikan dimana penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur desa di 3 tahun anggaran tersebut membuahkan hasil yang baik dengan persentase kerja dalam setiap program kerja di setiap tahun anggaran dari 3 tahun anggaran tersebut mencapai 100% hasil capaiannya sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat desa Tapenpah ke taraf yang lebih baik lagi. Selain hasil dari penggunaan dana desa untuk perkembangan/pembangunan infrastruktur desa Tapenpah, penulis juga mendapatkan jawaban dari kendala-kendala yang dihadapi pemerintah desa Tapenpah dalam menggunakan dana desa untuk pembangunan infrastruktur desa tersebut yakni kendala kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas, Keterlambatan Pencairan Dana Desa untuk Pembangunan Infrastruktur Desa dan Kenaikan Harga Barang dan Jasa yang tidak Stabil dari waktu ke waktu yang juga turut berdampak negatif terhadap pembangunan infrastruktur di desa Tapenpah ini. Di bagian akhir dari penulisan skripsi ini, penulis menyarankan dua ide yang harus diterapkan oleh pembaca dan penulis sebagai peneliti yakni penelitian ini bisa menjadi acuan bagi pembaca untuk mendapatkan jawaban dari apa yang ingin diketahuinya dan tulisan ini juga dapat memberikan kontribusi akademik atau ilmiah bagi penulis sebagai peneliti yang akan melakukan penelitian lanjutan dengan masalah yang masih berkaitan erat dengan penulisan skripsi ini