ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Yovita Bui Kali(16382016) Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii(Doty) Doty Di Pesisir Pantai Oelua Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : Donny M.Bessie, S.Pi.M.Si., Wilson L.Tisera,S.Pi.M.Si.,Ph.D Sebagai Pembimbing I dan II, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Desa Oelua merupakan salah satu Desa yang berada Dikecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Letaknya dipesisir Pantai Oelua. Wilayah Pesisirnya bisa dimanfaatkan untuk dijadikan budidaya rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan budidaya rumput laut kappaphycus alvarezii(Doty) Doty Dipesisir Pantai Oelua Kecamatan Rote Barat Laut Kabupten Rote Ndao.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus-September2020.metode yang digunakan metode lepas dasar dan analisis data yang digunakan sanagat sesui, sesuai dan tidak sesuai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan budidaya rumput laut baik faktor fisika dan kimia termasuk dala kategori sangat sesuai terdiri dari Derajat Keasaman, Oksigen Terlarut, Pencemaran, Keterlingungan, Substrat, Salinitas, Nitrat dan Fosfat.dan Faktor fisika dan kimia termasuk dalam kategori sesuai terdiri dari Arus, dan Kecerahan, dan juga Faktor fisika kimia yang termasuk dalam kategori tidak sesuai terdiri dari suhu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN LA TAKBIR SAMAD (16381885). Struktur Komunitas Makroalga Pada Habitat Berbeda Pesisir Pantai Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat. ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA., S.Pi. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Makroalga atau yang sering disebut sebagai rumput laut merupakan alga makro yang tumbuh di perairan laut. Makroalga memiliki manfaat, baik secara ekonomi maupun ekologi. Makroalga sebagian besar hidup di perairan laut. Untuk dapat tumbuh, makroalga tersebut memerlukan substrat untuk tempat hidup dan menempel. habitat makroalga lainnya adalah ekosistem lamun, karena lamun memberikan habitat yang baik untuk asosiasinya. makroalga menyukai habitat dengan substrat berpasir, berlumpur, berbatu atau berterumbu di daerah dangkal yang masih dapat ditembusi cahaya matahari. tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas makroalga pada habitat berbeda di pesisir pantai Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskripsi eksploratif, yaitu menganalisa dan menyajikan data berdasarkan objek yang diperoleh di habitat tersebut sehingga dapat disimpulkan serta dipahami. Pengambilan data makroalga menggunakan metode transek linear kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan Habitat hidup makroalga yang ditemukan di pantai Tablolong terdiri dari ekosistem lamun dengan substrat rataan karang mati, pasir, pasir berlumpur dan lumpur berpasir. Ekosistem terumbu karang dengan substrat pecahan karang, rataan karang mati. Makroalga yang ditemukan terdiri dari divisi Chlorophyta, Phaeophyta dan Rhodophyta dengan jumlah jenis sebanyak 28 spesies. Komposisi tertinggi adalah Halimeda opuntia sebanyak 1594 individu dan Halimeda incrassata sebanyak 1129 individu. Kepadatan jenis makroalga tertinggi adalah Halimeda opuntia dengan rata-rata sebesar 13,29 individu/m². kepadatan relatif tertinggi adalah Halimeda opuntia dengan rata-rata sebesar 17,59% dan Halimeda incrassata dengan rata-rata sebesar 17,59%. Frekuensi kehadiran makroalga tertinggi adalah Halimeda opuntia, H. incrassata, H. macroloba, Caulerpa sertularoides, C. lentifera, C. Racemosa dari divisi Chlorophyta; pada divisi Phaeophyta jenis makroalga yang berpeluang muncul pada habitat adalah Padina gymnospora dan Dichtyota deliculata; sedangkan devisi Rhodophyta jenis yang memiliki peluang muncul adalah Gracilaria fisheri, G. salicornia dan Liagora ceranoides. Keanekaragamn jenis makroalga di pantai Tablolong tergolong rendah, keseragaman jenis nilai E mendekati 1 yaitu sebaran makroalga tersebar merata. Dominansi makroalga tergolong rendah. Persen cover penutupan lamun tertinggi di Srasiun I adalah Cymodocea rotundata sebesar 92,9%, Halodule uninervis sebesar 93,1 %, dan Hadodule pinfolia sebesar 78,5%. Stasiun II didominasi oleh Hadodule pinfolia sebesar 96,3% dan Halodule uninervis sebesar 90,6 %. Stasiun III adalah Hadodule pinfolia sebesar 95,2% dan Halodule uninervis sebesar 95,3 %. Stasiun IV didominasi oleh Cymodocea rotundata sebesar 90,6%, Halodule uninervis sebesar 90,5%.