Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: moral
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS ON MORAL VALUES IN “DOLITTLE” MOVIE PRESENTED BY STEPHEN GAGHAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study is entilted’ An Analysis on Moral Values in “Dolittle” Movie Presented By Stephen Gaghan’. The aims of this study is to find out types of moral values showed in Dolittle movie which presented by Stephen Gaghan.This study applied descriptive-qualitative research. The object of this study was scenes and dialogues in movie entitled Dolittle. The primary data of this research were taken from Dolittle movie. Meanwhile the secondary data were taken from the books, journal, articles, internet.Transcript of the movie also used as supporting data. Some steps were undertaken during the data collection: watching the movie, finding the transcript, and categorizing the data. The result of this study showed that there were 3moral valuesfound in Dolittle movie. Types of the moral falues are: as follows: 1. Moral knowing; consits of: responsibility, respect, justice, tolerence, wisdom and democracy. 2. Moral feeling, consists of: altruism, love and loyalty and self-dicipline. 3. Moral action, consits of: courage, help each other and never give up.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK Suatu Tinjauan Historis Kritis Terhadap 1 Samuel 2: 12-17, 22-25 dan Implikasinya Bagi Majelis Jemaat di GMIT Kemah Ibadat Airnona

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam teks 1 Samuel 2: 12-17, 22-25 menceritakan tentang kemerosotan moral keluarga imam Eli, yakni Hofni dan Pinehas. Teks mengungkapkan bahwa sebagai imam, Hofni dan Pinehas melakukan kejahatan yang merendahkan Allah, bahkan melibatkan para perempuan untuk melakukan dosa perzinahan di kemah pertemuan. Berdasarkan persoalan moral ini, penulis hendak meneliti untuk mencari tahu faktor-faktor penyebab kemerostan moral Hofni dan Pinehas. Metode penelitian yang dilakukan penulis ialah kualitatif, dengan menggunakan pendekatan historis kritis. Analisis yang dilakukan penulis berangkat dari kajian konteks historis, analisis kata Ibrani, sehingga pada bagian menafsir penulis dapat mengetahui setiap makna dan ayat kunci untuk menemukan kerygma yang terkandung dalam teks. Hasil kajian menunjukan bahwa terdapat tiga faktor penyebab kemerosotan moral Hofni dan Pinehas, yaitu diri sendiri yang menolak otoritas Allah, pengaruh lingkungan dan pola pengasuhan Eli sebagai orang tua. Dalam kaitannya dengan konteks masa kini, teks ini relevan dengan pergumulan majelis jemaat di GMIT kemah Ibadat Airnona terhadap kemerosotan moral anak yang melakukan miras, merokok, perjudian, malas bergereja, pernikahan beda agama, mencuri dan malas beribadah. Berdasarkan data yang didapatkan penulis, faktor penyebab kemerosotan moral anak majelis jemaat ialah individual, pola pengasuhan orang tua dan lingkungan. Berangkat dari persoalan ini, maka penulis mengusulkan agar persoalan mengenai kemerosotan moral anak tidak bisa dilihat sebagai persoalan biasa, melainkan persoalan relasional dengan Allah. Oleh karena itu, tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak secara rohani harus dilakukan berulang-ulang kali, tanpa dibatasi oleh usia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH NORMA SUBJEKTIF, KEWAJIBAN MORAL, PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN DAN TAX AMNESTY TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN USAHA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul : “PENGARUH NORMA SUBJEKTIF, KEWAJIBAN MORAL, PEMAHAMAN PERATURAN PERPAJAKAN DAN TAX AMNESTY TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN USAHA.” Menurut pasal 1 Undang-Undang No. 16 Tahun 2009 tentang KUP berbunyi: “Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapat imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Oleh karena tidak memberikan keuntungan secara langsung, maka setiap wajib pajak memiliki keinginan untuk meminimalkan pembayaran pajaknya. Pembayaran pajak menyebabkan pengeluaran sumber daya keuangan perusahaan, yang berarti penundaan pendanaan untuk kepentingan lain. Dalam hal keinginan untuk meminimalkan pembayaran pajaknya, ada kalanya wajib pajak melakukannya dengan melanggar peraturan perpajakan. Baik melalui penyelundupan pajak, manipulasi data transaksi yang berdampak pajak, maupun persekongkolan dengan oknum petugas pajak. Hal tersebut merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan apabila terbukti melanggar peraturan perpajakan dapat berdampak pada kerugian yang lebih besar dari penghematan pajak yang dilakukan (Kaha, 2021).Banyak faktor yang berhubungan dengan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, diantaranya ada tax amnesty sebagai faktor eksternal (Sari, 2017) dan juga tiga faktor internal yang berhubungan dengan kepatuhan wajib pajak yaitu: norma subjektif, kewajiban moral serta pemahaman peraturan perpajakan (Sudirman, 2020). Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang berkaitan dengan kepatuhan wajib pajak badan usaha. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah : Apakah faktor norma subjektif, kewajiban moral, pemahaman peraturan perpajakan dan tax amnesty berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut : 1. Diduga norma subjektif berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. 2. Diduga kewajiban moral berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. 3. Diduga pemahaman peraturan perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. 4. Diduga tax amnesty berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha. Kepatuhan wajib pajak merupakan suatu tindakan patuh dan sadar terhadap ketertiban perhitungan, pembayaran dan pelaporan kewajiban perpajakan masa dan tahunan dari wajib pajak orang pribadi maupun badan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.Norma subjektif adalah pengaruh dari lingkungan sosial seperti kerabat, orang dekat, figur serta lingkungan sosial pada umumnya dari seorang individu dalam berperilaku.Kewajiban moral merupakan perbuatan atau tindakan yang harus dilaksanakan oleh seseorang sesuai dengan rasa yang berlaku di masyarakat.Pengetahuan dan pemahaman akan peraturan perpajakan adalah proses dimana wajib pajak mengetahui tentang perpajakan dan mengaplikasikan pengetahuan itu untuk membayar pajak. Tax amnesty merupakan kebijakan pemerintah dibidang perpajakan yang memberikan kesempatan bagi wajib pajak untuk mengungkapkan harta yang belum dilaporkan dengan membayar uang tebusan, tanpa dikenai sanksi administrasi maupun sanksi pidana dibidang perpajakan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wajib pajak badan usaha pada KPP Pratama Kupang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 wajib pajak badan usaha yang telah mengikuti program tax amnesty. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.(Sugiyono, 2018). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang disebarkan kepada wajib pajak badan usaha yang ada di KPP Pratama Kupang. variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah norma subjektif, kewajiban moral, pemahaman peraturan perpajakan, tax amnesty dan kepatuhan wajib pajak badan usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Penelitian ini menggunakan teknis analisis regresi linear berganda agar dapat mengetahu pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan menggunakan aplikasi SPSS 26sebagai alat bantu uji statistik.Hasil penelitian menunjukan variabel norma subjektif berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha, kewajiban moral berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha, pemahaman peraturan perpajakan dan tax amnesty tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak badan usaha pada KPP Pratama Kupang.Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan akademik yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi untuk penelitian kedepannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TANGGUNG JAWAB GURU PELAYANAN ANAK REMAJA DALAM MENINGKATKAN MORAL REMAJA (USIA 12-15 TAHUN) DI JEMAAT GMIT EBENHAIZER MOSU NEFONEUT KLASIS AMFOANG SELATAN TAHUN 2020/2021

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TANGGUNG JAWAB GURU PELAYANAN ANAK REMAJA DALAM MENINGKATKAN MORAL REMAJA (USIA 12-15 TAHUN) DI JEMAAT GMIT EBENHAIZER MOSU NEFONEUT KLASIS AMFOANG SELATAN TAHUN 2020/2021 Utan S. E(*) Manu L(**) Pellu H.L(**) Masalah dalam penelitian ini adalah Tanggung Jawab Guru Pelayanan anak Remaja Dalam Meningkatkan Moral Remaja Usia 12 15 Tahun. Di Jemaat GMIT EBENHAIZER MOSU NEFONEUT KLASIS AMFOANG SELATAN TAHUN 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab guru pelayanan anak remaja PAR dalam meningkatkan moral remaja (usia 12 15 tahun) Di Jemaat GMIT Ebenhaizer Mosu Nefoneut Klasis Amfoang Selatan Tahun 2020/2021. Metode yang di gunakan adalah metode Kualitatif. Penelitian ini dilakukan 1 bulan terhitung dari tanggal 22 April 29 Mei 2022, bertempat di Jemaat Ebenhaizer Mosu Nefoneut.Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini merujuk pada. Tanggung Jawab Guru Pelayanan Anak Remaja terhadap beberapa masalah yang sudah teliti antara lain. Persiapan Mengajar, Kedisiplin guru dalam melaksanakan tanggung jawabnya, Pelaksanaan Mengajar, Pandangan guru PAR terhadap tugas dan tanggung jawab, Moral Berdasarkan Hasil Penelitian, dapat disimpulkan 5 poin. Tanggung Jawab Guru PAR. Masalah yang dominan adalah kesulitan anak remaja dalam mengikuti Ibadah dan moral remaja . Saran : Upaya bapak-ibu guru pelayanan anak remaja PAR, pendeta dan orang tua agar saling memotivasi, mendorong, memperhatikan anak-anak, mendidik anak-anak dengan baik dan benar. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Guru Pelayanan Anak dan Remaja,Moral Anak Remaja. Penulis (*) Pembimbing (**)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MICHAT TERHADAP PERILAKU MORAL REMAJA USIA 15-18 TAHUN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan dunia teknologi yang inovatif di era global memberikan dampak langsung kepada masyarakat terutama generasi muda, hal ini dikarenakan sangat mudanya mengakses media sosial melalui smartphone Penggunaan media sosial dikalangan masyarakat luas dapat memeberikan pengaruh yang baik maupun buruk, tergantung penggunaannya. Salah satu aplikasi yang sedang banyak diminati oleh masyarakat pada umumnya, terkhususnya remaja ialah aplikasi MiChat. MiChat merupakan aplikasi yang fungsinya sama seperti apliksi WhatsApp maupun Facebook, yang kegunaannya untuk menjalin pertemanan yang lebih luas tidak terbatas dalam lingkup tempat tinggal. Namun dibalik itu pula aplikasi Michat juga dapat memberikan pengaruh yang buruk, seperti perilaku moral remaja yang menyimpang dikarenakan kecanduan menggunakan aplikasi tersebut, dan juga dapat diakibatkan karena kurangnya kontrol dan pengawasan dari orangtua. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian penulis untuk melakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi michat terhadap perilaku moral remaja. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Oebufu, RT.005/RW.001, pada remaja usia 15-18 tahun sebanyak 20 orang. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengummpulan data ialah pengisian angket/kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang kemudian dianalisis. Kuesioner/angket diberikan kepada 20 orang remaja untuk diisi sesuai dengan apa yang dialami atau berdasarkan kenyataan-kenyataan yang terjadi pada masing-masaing remaja tersebut. Teknik analisis yang digunakan ialah korelasi produk moment. Berdasarkan data penelitian yang dikumpulkan dan dianalisis disimpulkan bahwa teerdapat pengaruh dari penggunaan aplikasi michat terhadap perilaku moral remaja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MORALITAS SPIRITUAL REMAJA DI JEMAAT GMIT LIDAMANU BATUBAO KLASIS KUPANG BARAT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Moralitas Spiritual Remaja Di Jemaat GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat Hun Belandina (*) Manggoa M (**) Natonis D Media sosial merupakan media online yang banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk berkomunikasi, berbagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Permasalahan yang dapat diangkat dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spritual remaja di Gereja GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spritual remaja di Gereja GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat.Populasi pada penelitian ini adalah semua anak remaja pengguna media sosial yang terdiri dari 41 orang, sedangkan sampel yang diambil terdiri dari 20 anak remaja pengguna media sosial. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner/ pemnbagian angket terhadap beberapa responden yang telah dipilih, sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian ini, digunakan analisis deskriptif dengan menggunakkan rumus uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spiritual remaja. Hal ini ditunjukandari hasil perhitungan dimana t hitung = 6,837074 dan t tabel = 1,729. Dengan demikian t hitung lebih besar dari t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima H0 Ditolak. Kata kunci : Media Sosial, Moralitas Spiritual Remaja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

A DESCRIPTIVE STUDY ON MORAL VALUES FOUND IN MOVIE “NIM'S ISLAND”

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT The title of this research was “A Descriptive Study on Moral Values Found in Movie “Nim’s Island” The research problems of the study are; what are the types of moral values found in the movie “Nim’s Island”?, and what are the meaning of moral values found in the movie “Nim’s Island”? The aims of study are to analyze; the types of moral values found in the movie “Nim’s Island” and the meaning of moral values found in the movie “Nim’s Island” The method used in this research was qualitative method. The data of this research was taken from the movie “Nim’s Island”. The instrument used in this study was documentary; it was namely the script of the movie. 1) The types of moral values found in the movie were namely; a) Bravery, b) Enthusiasm, c) Kindhearted, d) Honesty, e) Love and Affection, f) Loyalty, g) Sacrificing for Other and h) Self-Confidence. 2) The meaning of this study for example: Honesty; the moral value of honesty can be found in the movie, when Daddy wants to say good night to Nim. The writer hopes this study can add more knowledge to the readers about the moral values found in every movie.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail