Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: intensitas aset tetap
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS INTENSITAS ASET TETAP, LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Rokok yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 – 2021)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suatu negara akan dinilai baik dari segi perekonomiannya apabila anggaran dalam negara tersebut memiliki kesanggupan dalam hal pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan aktivitas ekonomi yang stabil. Pajak ialah kontribusi yang sifatnya memaksa, yang dibayar kepada negara, baik oleh wajib pajak perseorangan ataupun badan berdasarkan peraturan yang ditetapkan. Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 Pasal 1, pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UndangUndang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pemerintah berusaha untuk mendapatkan penerimaan pajak yang sebesar besarnya dari semua wajib pajak, sedangkan sebaliknya semua wajib pajak berusaha untuk membayar pajak sekecil mungkin untuk mendapatkan laba yang sebesar-besarnya. Hal ini pada akhirnya mendorong sebagian besar perusahaan untuk melakukan berbagai cara baik legal maupun ilegal dengan tujuan untuk semaksimal mungkin menekan beban pajak bahkan mungkin menghilangkannya. Menurut Frank (dalam Suyanto dan Supramono, 2012) agresivitas pajak perusahaan merupakan suatu tindakan merekayasa pendapatan kena pajak melalui perencanaan pajak yang dapat dilakukan baik secara legal (tax avoidance) maupun secara ilegal (tax evasion). Maka penulis berpendapat bahwa agresivitas pajak adalah strategi merekayasa pelaporan pajak untuk menghindari, mengurangi, atau menghilangkan beban pajak perusahaan sehingga memperkecil kewajiban pajaknya dengan memanfaatkan kelemahan aturan pajak dari segi hukum agar tidak akan dipermasalahkan nantinya. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh intensitas aset tetap, leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara parsial terhadap agresivitas pajak. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah: Apakah intensitas aset tetap, leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara parsial terhadap agresivitas pajak. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Intensitas aset tetap tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak 2. Leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak 3. Profitabilitas berpengaruh terhadap agresivitas pajak 4. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) di sektor rokok dari tahun 2014 – 2021. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dan mendapatkan 4 perusahaan rokok, yaitu Wismilak, Sampoerna, Gudang Garam, Bentoel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuantitatif dan hasil penelitiannya diolah menggunakan program SPSS 26. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa hanya satu variabel saja yang berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Intensitas aset tetap tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,153 > 0,05; leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,144 > 0,05; Profitabilitas berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05; dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak dengan nilai signifikansi sebesar 0,551 > 0,05.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Intensitas Persediaan Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Pada Perusahaan Sub-Sektor Dagang Yang Terdafatr Di Bursa Efek Indonesia)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber penerimaan negara berasal dari sektor internal dan eksternal. Salah satu sumber penerimaan negara dari sektor internal adalah pajak. Pajak merupakan kewajiban yang harus dibayar oleh masyarakat baik pribadi maupun badan dari pendapatan atau penghasilannya sebagai iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal (kontraprestasi) secara langsung. Judul yang di angkat dalam penelitian ini adalah latar belakang diatas maka penelitian ini mengangkat masalah penelitian: Pengaruh Intensitas Aset Tetap dan Kepemilikan Persediaan terhadap Penghindaran Pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas aset tetap dan intensitas persediaan terhadap penghidaran pajak pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 2 variabel bebas dan 1 variabel dependen. Variabel bebas ke 1 yaitu intensitas aset tetap dan variabel bebas ke 2 adalah intensitas persediaan. Variabel terikat dalam penelitian adalah penghindaran pajak. Intensitas aset tetap perusahaan adalah menggambarkan banyaknya investasi perusahaan terhadap aset tetap. Inventory Intensity Ratio menunjukkan keefektifan dan keefisienan perusahaan untuk mengatur investasinya dalam persediaan yang direfleksikan dalam berapa kali persediaan itu diputar selama satu periode tertentu. penghindaran pajak merupakan usaha yang dilakukan oleh wajib pajak untuk mengurangi atau menghapus hutang pajak yang tidak melanggar ketentuan peraturan perundang- undangan perpajakan. Populasi perusahaan sub-sektor dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berjumlah 25 perusahaan dan dengan metode purposive sampling. Perusahaan yang di jadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 perusahaan dengan kriteria utamanya adalah perusahaan yang secara aktif dan konsisten terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adala field researc berupa pengumpulan data yang di dapat lansung dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs website idx.com. data yang di ambil berupa laporan keuangan tahun periode 20162 020 dari Bursa Efek Indonesia (BEI) . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS aset tetap . Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel intensitas dan intensitas persediaan penghindaran pajak . berpengaruh posetif terhadap variabel penghindaran pajak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail