ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Globalisasi membawa dampak yang sangat besar bagi perkembangan dunia bisnis di seluruh Dunia. Perusahaan yang bergerak dibidang produk harus dapat mempertahankan reputasi yang baik dimata pelanggan. Kesetiaan pelanggan tidak terbentuk dalam waktu singkat tetapi melalui proses belajar dan berdasarkan hasil pengalaman pelanggan itu sendiri dan dari pembelian konsisten sepanjang waktu.
Jika pelanggan tidak mendapatkan produk dan pelayanan yang memuaskan maka ia tidak akan berhenti untuk mencoba produk dan merek lain sampai ia mendapatkan produk atau jasa yang memenuhi kriteria mereka, dan jika pelanggan mendapakan produk dan pelayanan yang memuaskan maka ia tidak akan mencoba produk atau merek lain.
Perkembangan sebuah sistem informasi juga perlu didukung oleh banyak faktor diharapkan bisa memberikan keberhasilan dari sistem tersebut. Keberhasilan aplikasi sistem informasi pada suatu perusahaan dipengaruhi dari cara sistem itu dijalankan, tingkat kemudahan sistem itu bagi para pemakainya, dan pemanfaatan teknologi yang digunakan. Setiap perusahan dituntut untuk melakukan perubahan dibidang teknologi sehingga nantinya mampu memberikan peluang untuk meningkatkan keungulan kompetitif.
Penggunaan teknologi informasi dalam menunjang penerapan sistem informasi pada suatu perusahaan membawa pengaruh terhadap kinerja keuangan. Kinerja keuangan menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas produktifitas perusahaan. Kinerja keuangan merupakan usaha formal yang telah dilakukan oleh perusahaan yang dapat mengukur keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba, sehingga dapat melihat prospek, pertumbuhan, dan potensi perkembangan baik perusahaan dengan mengandalkan sumber daya yang ada.
Berdasarka uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada CV. Indah Permai Kota Kupang
CV. Indah Permai merupakan industri rumah tangga yang memproduksi cemilan khas NTT berbahan dasar jagung, kacang tanah,ubi dan pisang. Industri rumah tangga CV. Indah Permai mulai Beroperasi di Kota Kupang pada tahun 2019. Industri Rumah Tangga Indah Permai beralamat di jl. Timor Raya Km 17, Neolbaki Kupang Tenggah. Awal mula berdirinya usaha ini di dasari karena pemilik melihat hasil pertanian kota kupang yang begitu sangat melimpah seperti jagung, kacang tanah, ubi dan pisang sehingga dengan sekali kemampuan yang dimilki oleh pemilik, hasil pertanian tersebut diolah menjadi cemilan yang renyah dan gurih.
Hasil kerja pemilik dan karyawan menghasilkan banyak jenis produk yang ditawarkan mulai dari emping jagung, jagung goreng, kacang telur, keripik ubi dan stik pisang.
Hal ini merupakan suatu perhatian bagi para perusahaan agar meningkatkan penjualannya dalam usaha merebut pangsa pasar. Contoh salah satu perusahan yang melaksanakan bisnis seperti ini adalah CV. Indah Permai dalam melakukan produksinya, CV. Indah Permai dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahan bersangkutan.
Penerapan sistem informasi akuntansi keuangan menurut Romney dan Steinbart (2018:10) sistem informasi akuntansi keuangan adalah sistem yang dapat mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasibagi para pembuat keputusan. Masyarakat yang sadar akan makanan lokal, harga terjangkau dan terjamin kualitasnya .
Kualiatas laporan keuangan menurut Ibrahim Ingga (2017:163) menjelaskan bahwa kualitas dapat diartikan sebagai ukuran relative tentang kebaikan. Menurut Wastam Wahyu Hidayat (2018:2) laporan keuanagan merupakan suatu kondisi yang mengambarkan informasi keuangan suatu perusahaan, dimana informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gamabaran kinerja keuangan suatu perusahaan tersebut.
1. Pengukuran variabel penerapan sistem informasi ini terdiri dari beberapa indikator yang telah dijabarkan oleh Wower dan Widhiyani (2012) yaitu:
a. Keamanan data, merupakan tingkat kemampuan sistem untuk
mengantisipasi apabila terjadi kejadian-kejadian yang tak
terduga yang mampu menggangu proses berjalannya sistem.
b. Waktu, merupakan kecepatan waktu yang diperlukan sistem untuk melakukan proses menjadi output baik secara periodic maupun non periodic
c. Ketelitian, merupakan kemampuan sistem dalam memproses data dengan teliti dan bebas dari kesalahan dan dapat menyajikan informasi secara tepat dan akurat.
d. Relevansi, merupakan data yang disajikan sistem sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna.
e. Variasi laporan atau output, merupakan tingkat kemampuan sistem untuk membuat laporan yang bervariasi sehingga laporan tersebut dapat berguna bagi pengguna informasi.Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
4 Indikator kualitas laporan keuangan
Karekteristik kualitas laporan keuangan menurut Hery (2015:8) sebagai berikut:
a. Dapat dipahami
Agar bermanfaat, dalam penyajiannya laporan keuangan harus disajikan dengan cara yang dapat dipahami oleh penggunanya sehingga pengguna laporan keuangan tersebut dapat mengerti informasi apa yang disampaikan didalamnya dan dapat menginterprestasikannya.
b. Relevan
Agar bermanfaat, penyajian laporan keuangan harus dapat mempengaruhi keputusan pengunanya, dengan cara membantu pengunanya untuk mengevaluasi peristiwa dimasa lalu, masa kini ataupun peristiwa yang terjadi dimasa yang akan datang.
c. Keandalan
Agar laporan keuangan dapat bermanfaat, informasi yang disajikan juga harus handal. Informasi yang disajikan dengan benar-benarnya dan terbebas dari keselahannya, informasi yang menyesatkan, kesalahan material, serta dapat diandalkan kebenarannya oleh pengguna informasi tersebut.
d. Dapat dibandingkan
Dalam penyajiannya, laporan keuangan harus dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan yang telah disajikan dari sebelumnya atau dibandingkan dengan laporan keuangan yang terdapat pada intitas lainnya. Ada dua cara untuk membandingkan laporan keuangan tersebut, pertama secara internal dimana intitas tersebut menerapkan kebijakan akuntansi yang sama setiap tahunnya, yang kedua secara eksternal dimana laporan keuangan dibandingkan dengan intitas lain yang memiliki kebijakan akuntansi yang sama dengan intitasnya.
Dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebesar 35 orang responden. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode survei berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang dibutuhkan berupa berupa data primer dan data sekunder.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem penggajian karyawan yang diterapkan pada PT. GAMA AGRO INVESTAMA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA. penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah sistem penggajian yang diterapkan pada perusahaan tersebut sudah efektif sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam sistem yang baik atau belum serta melakukan perbandingan teori dengan sistem penggajia yang terjadi diperusahaan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptip kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan Ibu manajer keuangan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi sistem penggajian pada perusahaan tersebut baru menerapakan dua fungsi penggajian yaitu fungsi kepegawaian dan fungsi keuangan, sehingga fungsi tersebut belum sesuai dengan teori. dokumen akuntansi penggajian perusahaan sudah menerapkan semua teori. Cacatan akuntansi penggajian yang diterapkan diperusahaan, baru menerapkan satu catatan akuntansi penggajian yaitu jurnal umum, sehingga catatan akuntasi penggajian tersebut belum sesuai dengan teori. Jaringan prosedur yang membentuk sistem penggajian diperusahaan tersebut yaitu prosedur pencatat waktu hadir, prosedur pembuatan kas keluar, prosedur pembayaran gaji dan prosedur distribusi biaya gaji. Prosedur sistem penggajian tersebut dinyatakan belum sesuai dengan teori yang ada. Sistem penggajian diperusahaan tersebut belum terlalu efektif namun sudah baik.
Kata Kunci : Efektifitas,Sistem Informasi Akuntansi, Penggajian Karyawan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang (studi kasus pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka). Permasalahan yang ada didalam ini adalah sebagai berikut : “Apakah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan berpengaruh signifikan Terhadap Efektivitas Pengendalian Piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Dasar teori yang digunakan dalam penulisan ini adalah Sistem Informasi Akuntansi Penjualan dan Efektivitas Pengendalian Piutang. Perusahaan memerlukan pengendalian yang efektif untuk mengendalikan piutang dagang perusahaan, dan perusahaan harus memiliki sistem yang dibuat untuk memudahkan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan penjualan yaitu sistem informasi akuntansi penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi penjualan terhadap efektivitas pengendalian piutang pada CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi penjualan dan efektivitas pengendalian piutang di CV. Sekawan Motor Yamaha Malaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik yaitu dengan menggunakan perhitungan uji validitas dan reabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana yaitu diskriptif statistik dan koefesien determinasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengendalian piutang. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi yang menunjukan nilai B=0.770, serta nilai sig = 0.000 lebih kecil dari sig = 0.05. KATA KUNCI : Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Dan Efektivitas pengendalian piutang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
xiii
ABSTRAK
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN FATULEU
TENGAH KABUPATEN KUPANG
Teknologi selalu mengalami perkembangan untuk memenuhi kebtuhan manusia yang
berkembang dari waktu kewaktu dan dapat memberikan kemudahan bagi manusia untuk
menjalankan segala aktivitas. Sistem Infomasi Akuntansi merupakan sebuah sistem yang
memproses data dan transaksi guna menghasilkan informasi yang bermanfaa tuntuk
merencanakan, mengendalikan dan mengoperasikan bisnis. Penggunaan teknologi sistem
informasi akuntansi merupakan informasi yang diberikan kepada perusahaan yang diwajibkan
oleh undang-undang atau peraturan lainnya. Penggunaan dari informasi akan semakin
meningkat seiring dengan semakin dapat mengenali kebutuhan, dengan mengenali karakteristik
pribadinya yaitu factor-faktor yang mungkin akan berpengaruh dalam penggunaannya. Kinerja
pegawai merupakan tindakan atau pelaksanaan tugas pemeriksaan yang telah diselesaikan
olehpegawai sebagai evaluasi terhadap pekerjaan yang dilakukan atasan, rekan kerja, diri
sendiri dan bawahan langsung. Kinerja pegawai dapat ditingkatkan atau dapat menjadi maju
dan mencapai tingkat yang lebih baik dengan mengidentifikasi dan menganalisis aktivitas kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penggunaan teknologi sistem
informasi akuntansi terhadap kinerja pegawai pada kantor kecamatan fatuleu kabupaten
kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan
dihitung menggunakan SPSS 22. Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis
menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat
distribusi frekuensi dan analisis regresi linear sederhana yang hasilnya diolah menggunakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem informasi akuntansi, keadilan kompensasi dan pengendalian internal terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data yang diperoleh kuesioner. Populasi yang digunakan adalah pegawai koperasi swasti sari kupang. Teknik pengambil sampel pada penelitian ini menggunakan jenuh sampling. Dengan menggunakan populasi seluruh karyawan dan teknik pengambilan sampel sebanyak 50 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif,uji kualitas data,uji asumsi klasik,analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan pengolahan data yang sudah dilakukan, maka bahasan hasil analisis peneltian diperoleh sebagai berikut: (1), berdasarkan hasil dari uji t variabel efektivitas sistem informasi akuntansi diperoleh hasil dengan nilai t hitung 2,286 0,05 yang artinya H0 ditolak. maka efektivitas sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan (2) berdasarkan uji t variabel keadilan kompensasi diperoleh hasil t hitung 0,319 2,013 dengan nilai signifikan 0,751 >0,05 yang artinya H0 ditolak maka keadilan kompensasi tidak positif berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, pengendalian internal berdasarkan hasil uji t hitung 1,277 nila t tabel 2,013 dengan nilai signifikan 0,208 >0,05 maka hipotesis ditolak tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kata kunci : Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi, Keadilan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Ksp Kopdit Swasti Sari Kupang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi telah membuat sistem informasi akuntansi menjadi suatu alat penting dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif. penerapan sistem informasi akuntansi merupakan investasi yang penting untuk perusahaan. penggunaan sistem informasi dapat meningkatkan daya saing perusahaan agar tidak tersisih dalam lingkungannya.partisipasi manajemen dapat mendorong pengguna untuk mengambangkan sikap positif terhadap sistem informasi akuntansi. dukungan dari manajemen berpengaruh terhadap kinerja organisasi dan individu.kemampuan teknik pemakai yang baik akan mendorong pemakai untukmenggunakansisteminformasiakuntansisehinggakinerjasisteminformasiakuntansi akan lebih tinggi.efektivitas sistem informasi akuntansi yaitu gambaran sejauh mana target dicapai dari suatu kumpulan sumber daya yang diatur untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data elektronik, kemudian mengubahnya menjadi informasi yang berguna serta menyediakan laporan formal yang dibutuhkan dengan baik secara kualitas maupun waktu.Penelitian inibertujuanuntuk, mengetahui pengaruh kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi.Penelitian ini dilakukan di Kantor Satker NVT PJPA Nusa Tenggara II. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 40 respon. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda yaitu uji t dan uji R2. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi, maka H1, H2 dan H3 diterima. Hasil uji R2 menunjukan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi berkontribusi terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi sebesar 92,6% dan sisanya 7,4% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian yang akan dilakukan memliki perbedaan dengan variabel yang sama. penelitian yang akan dilakukan memiliki perbedaan dengan peneliti sebelumnya, yaitu lokasi penelitian yang dalam ini dilakukan pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kabupaten kefamenanu. Pemilihan koperasi simpan pinjam sebagai lokasi penelitian karena koperasi simpan pinjam di kabupaten kefamenanu memiliki perkembangan yang sangat baik dari segi penyerapan tenaga kerja , aset yang dimilki dan juga berhubungan erat dengan penggunaan sistem informasi akuntansi dan teknologi informasi dalam membantu pekerjaannya.
Disamping itu juga masyarakat sekitar khususnya nasabah koperasi sangat mengharapkan informasi yang cepat, namun tingkat penggunaan sistem informasi akuntansi yang masih perlu di tingkatkan sebab banyak karyawan yang belum terlalu memahami cara penggunaannya dan pengaplikasiannya sehingga terkadang informasi yang para nasabah butuhkan terkadang terlambat penyampaiannya, sehingga kinerja dari sistem informasi perlu ditingkatkan melalui program pendidikan dan pelatihan pengguna dan hal ini tidak terlepas juga dari dukungan manejemen puncak. Terdapat 121 koperasi simpan pinjam yang beroperasi di kabupaten kefamenanu sampai saat ini dan hampir semuanya menggunakan sistem informasi akuntansi untuk menunjang kinerjanya.
Berdasarkan kondisi diatas, penelitian ini menguji program pendidikan dan pelatihan pengguna dan dukungan manejemen puncak terhadap kinerja sistem informasi akuntansi maka koperasi yang berlokasi di kefamenanu menjadi objek penelitian yang menarik bagi penulis. Sehinngga penelitian ini diberi judul “ Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Pada Koperasi Mitra Dhuafa (Komida) Di Kefamenanu”
Berdasarkan masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian ini adalah :
a. Apakah latar belakang pendidikan dan program pelatihan pengguna berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)?
b. Apakah keterlibatan pemakai sistem berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)?
c. Apakah dukungan manejemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA)?
Populasi dalam penelitian ini semua karyawan koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) yang berjumlah 25 orang. Oleh karena populasi berupa seluruh karyawan maka sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 25 orang di koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) dan dari 25 orang tersebut semuanya menjadi responden.
Pengumpulan data merupakan usaha untuk memperoleh bahan keterangan serta kenyataan yang sebenarnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah kuesioner.
Pengaruh pendidikan dan pelatihan, keterlibatan pengguna sistem, serta dukungan manajemen puncak dapat diketahui dengan menggunakan analisis statistik regresi linier berganda, R2, F-test dan t-test. Analisis tersebut diolah menggunakan program komputer, yaitu Statistical Package for Social Science 25.0 (SPSS).
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab persoalan – persoalan penelitian sesuai dengan judul analisis faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi pada koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) di kefamenanu maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
A. Pendidikan dan program pelatihan
Pendidikan dan program pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan pendidikan dan program pelatihan pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu.
B. Keterlibatan pemakai sistem
Keterlibatan pemakai sistem secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Dimana semakin meningkat tingkat keterlibatan pemakai sistem maka semakin meningkat kinerja sistem informasi akuntansi.
C. Dukungan manejemen puncak
dukungan manejemen puncak secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Hasil penelitian ini mampu menunjukkan dukungan manejemen puncak pada koperasi mitra dhuafa di kefamenanu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Walburga Saria Jelita; 17192171 “Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan, pada UPTD Puskesmas Borong, Manggarai Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat (Y), dan dua variabel bebas (X). Persoalan dalam penelitian ini dijelaskan secara empiris apakah variabel Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Infomasi (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Infomasi Akuntansi (Y) pada UPTD Puskesmas Borong. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Puskesmas Borong, sedangkan Sampel yang diambil adalah pegawai pada bagian sekretariat dan keuangan yang berjumlah 34 responden, dengan metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Teknik analisis data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Pengujian hipotesis dengan menggunakan alat regresi linear berganda dan menggunakan alat statistika SPSS 2020. Kualitas sistem informasi akuntansi adalah kualitas keluaran (output) informasi yang memiliki karakteristik relevan, terpercaya, lengkap dan tepat waktu guna untuk digunakan pada saat pengambilan keputusan dan mengukur kinerja suatu organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi yaitu Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Menurut Sayuti Hasibuan (2000: 3) sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Menurut Nurhaliza (2014) dengan adanya teknologi informasi membantu pengguna dalam memudahkan pekerjaannya dan dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang memadai, seperti tersediannya perangkat komputer baik hardware maupun software yang mampu menghasilkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong. (2) Pemanfaatan Teknologi Informasi Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA PEGAWAI INSTANSI PEMERINTAH (Studi Empiris Pada Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kota Kupang)” masalah yag diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap akuntabilitas kinerja pegawai instansi pemerintah. Yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah Penerapan Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah Berpengaruh Terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem akuntansi pemerintah daerah terhadap akuntabilitas kinerjainstansi pemerintah. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Akuntabilitas publik merupakan pemberian informasi dan pengungkapan atas aktivitas dan kinerja keuangan pemerintah kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan informasi dan pengungkapan tersebut, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus mau dan mampu menjadi subyek pemberi informasi atas aktivitas dan kinerja keuangan yang diperlukan secara akurat, relevan, tepat waktu, konsisten dan dapat dipercaya. Pemberian informasi dan pengungkapan kinerja keuangan ini adalah dalam rangka pemenuhan hak-hak masyarakat, yaitu hak untuk mendapatkan informasi, hak untuk diperhatikan aspirasi dan pendapatnya, hak diberi penjelasan, dan hak menuntut pertanggungjawaban.Dengan semakin menguatnya tuntutan masyarakat terhadap pelaksanaan akuntabilitas publik oleh organisasi pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.Berkenaan dengan hal tersebut, penciptaan akuntabilitas publik harus dilaksanakan dalam akuntansi pemerintahan untuk dapat menciptakan good governance. Good governance sering diartikan sebagai pemerintahan yang baik dimana penyelenggaraan manajemen pembangunan yang bertanggungjawab dan sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana investasi, pencegahan korupsi baik secara politik maupun administratif, dan menjalankan disiplin anggaran, sehingga semangat reformasi pemerintah dan pembangunan serta kemasyarakatan telah mewarnai upaya pendayagunaan aparatur negara dengan tuntutan mewujudkan administrasi negara yang mampu mendukung kelancaran tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dengan menerapkan prinsip – prinsip good governance (LAN dan BPKP, 2000 : 1). Terselenggaranya good governance merupakan prasyarat utama untuk dapat mewujudkan aspirasi masyarakat dalam mencapai tujuan dan cita – citanya, ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). Instansi pemerintah yang berkewajiban menerapkan sistem akuntabilitas kinerja dan menyampaikan pelaporannya adalah instansi dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSATARAK
Penelitian ini berjudul: SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAN OBAT METODE FIRST IN FIRSTOUT(FIFO) PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NAIBONAT KABUPATEN KUPANG. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi Akuntansi Persedian Obat Metode First in first out (FIFO) Pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang, Serta yang menjadi Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Mengetahui dan Menganalisis Penerapan Prosedur Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Persedian Obat Sampai Obat Keluar? Penelitianini bertujuan: Untuk Mengetahui dan Menganalisis Penerapan Prosedur Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Persedian Obat Sampai Obat Keluar. Adapun Konsep dalam Penelitian ini yaitu: Sistem Informasi Akuntansi adalah Sistem yang dapat menghasilkan informasi dengan melakukan kegiatan mengumpulkan, mencatat, menyimpan, memeroses sampai dengan menghasilkan laporan data akuntansi yang dapat digunakan untuk pengguna mengambil keputusan baik pengguna internal maupun eksternal. Persediaan pada umumnya merupakan salah satujenis aktivalancar yang jumlahnya cukup besar dalam suatu perusahaan.Populasi dalam penelitian adalah seluruh data mengenai Prosedur Sistem Informasi Akuntansi Pembelian persedian obat sampai keluar yang termuat dalam laporan intalasi farmasi RSUD Naibonat kabupaten kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Prosedur Sistem Informasi Akuntansi pembelian persedian obat sampai obat keluar pada RSUD Daerah Naibonat Kabupaten Kupang. Teknik Pengumpuan data penelitian ini adalah: Dokumentasi teknik analisis data yang digunakana dengan menggunakan analisis desktriptif kualitatif berdasarkan prosedur dan pencatatan persedian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Prosedur Sistem perencanaan obat sudah berjalan dengan baik dikarenkan didukung sistem pencatatan yang dilakukan satu bulan sekali dan perencanaan obat sendiri didukung dengan kartu persedian. Sistem pencatatan pengadaan dilakukan sesuai dengan obat yang dibeli dan direncanakan, sistem penyimpanan obat sendiri menggunkan Metode First in First out obat yang masuk pertama keluar pertama, dan pengeluaran obat dari farmasi menggunakan surat order persedian untuk permintaan pengeluaran obat.
Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi Persedian, Metode FIFO
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Esron Erlandia Sinah (2021), “Faktor Faktor Sistem Informasi Akuntansi YangBerpengaruh Terhadap Kinerja Individu Pegawai PT. PLN (Persero) UP3 Kupang. Dibawa bimbingan pembimbing I Dr. Nitaniel Hendrik, M.Si, dan pembimbing skripsi II Yuningsih N. Christiani, SST, M.Ak Sistem informasi akuntansi memegang peranan penting dalam kehidupan khususnya dalam menyediakan informasi bagi manajemen. Respon positif dalam kemajuan teknologi apabila dimanfaatkan dengan baik oleh pihak manajemen maka akan memberikan manfaat keunggulan dalam bersaing. Sistem informasi akuntansi merupakan alat untuk menjalankan suatu pengendalian yang dengan sendirinya menjadi bagian dari yang lainnya yang saling mengontrol.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi, kualitas sistem informasi dan keamanan sistem informasi terhadap kinerja individu pegawai. Dalam penggunaan Sistem Informasi Akuntansi, kinerja individual sangat berperan penting. Penilaian tentang kinerja individu karyawan semakin penting ketika perusahaan atau suatu instansi akan melakukan reposisi karyawan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi suatu intansi dapat lebih mudah mengetahui kinerja dan posisi yang tepat bagi karyawan. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hasil pekerjaan/prestasi kerja seseorang atau kelompok terdiri dari factor internal dan eksternal. Faktor internal yang memengaruhi kinerja individu/kelompok terdiri dari kecerdasan, keterampilan, kestabilan emosi, motivasi, persepsi peran, kondisi keluarga, kondisi fisik seseorang dan karakteristik kelompok kerja. Penelitian ini dilakukan di PT PLN (persero) UP3 kupang. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 orang dengan menggunakan kuesioner yangdisebarkan pada responden.Hasil pengolahan data uji parsial menggunakan SPSS, menunjukkan bahwa Penerapan SIA memiliki nilai signifikan sebesar 0.027 0.05, kualitas SIA memiliki nilai signifikan sebesar 0.024 0.05 begitu juga keamanan SIA dengan nilai signifikansi sebesar 0.041 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan SIA, kualitas SIA dan keamanan SIA berpengaruh signifikan terhadap kinerja individu secara parsial.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA AUDITOR INTERNAL PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PROVINSI NTT Teknologiselalumengalamiperkembanganuntukmemenuhikebtuhanmanusia yang berkembangdariwaktukewaktu dan dapatmemberikankemudahanbagimanusiauntukmenjalankansegalaaktivitas.SistemInfomasiAkuntansimerupakansebuahsistem yang memproses data dan transaksigunamenghasilkaninformasi yang bermanfaatuntukmerencanakan, mengendalikan dan mengoperasikanbisnis.Penggunaanteknologisisteminformasiakuntansimerupakaninformasi yang diberikankepadaperusahaan yang diwajibkan oleh undang-undangatauperaturanlainnya. Penggunaandariinformasiakansemakinmeningkatseiringdengansemakindapatmengenalikebutuhan, denganmengenalikarakteristikpribadinyayaitu factor-faktor yang mungkinakanberpengaruhdalampenggunaannya.Kinerja Auditor merupakantindakanataupelaksanaantugaspemeriksaan yang telahdiselesaikan oleh auditor sebagaievaluasiterhadappekerjaan yang dilakukanatasan, rekankerja, dirisendiri dan bawahanlangsung.Kinerja Auditor dapatditingkatkanataudapatmenjadimaju dan mencapaitingkat yang lebihbaikdenganmengidentifikasi dan menganalisisaktivitaskerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi terhadap kinerja auditor internal pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTT. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear sederhana yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear sederhana, diperoleh hasil bahwa penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kinerja auditor internal. Kata kunci:Penggunaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi, Kinerja Auditor Internal,Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Pengaruh Efektifitas Penggunaan Dan Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Individual Pegawai pada Kantor PDAM Kota Kupang” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Pengaruh Efektifitas Penggunaan Dan Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Individual Pegawai pada Kantor PDAM Kota Kupang. Serta menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah Efektifitas Penggunaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja Individual Pegawai pada PDAM Kota Kupang? 2. Apakah Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja Individual Pegawai pada PDAM Kota Kupang ? 3. Apakah Efektifitas Penggunaan dan Kepercayaan Teknologi Sistem Informasi Akuntansi secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Individual Pegawai pada PDAM Kota Kupang ? Konsep Penelitian ini terdiri dari 1) Efektifitas penggunaan Teknologi system informasi akuntansidalam Penggunaan teknologi sistem informasi perusahaan hendaknya mempertimbangkan pemakai. Tidak jarang ditemukan bahwa teknologi yang diterapkan dalam sistem informasi sering tidak tepat atau tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh individu pemakai system informasi, sehingga sistem informasi kurang memberikan manfaat dalam meningkatkan kinerja individual.Disini, efektivitaspenggunaan atau pengimplementasian teknologi sistem informasi dalam suatu perusahaan dapat dilihat dari kemudahan pemakai dalam mengidentifikasi data, mengakses data dan menginprestasikan data tersebut. Data dalam sistem informasi tersebut seharusnya merupakan data yang terintegrasi dari seluruh unit perusahaan atau organisasi sehingga dapat digunakan untuk berbagi kebutuhan tugas dalam perusahaan.Terdapat juga indikator-indikator didalamnya meliputiMudah dalam pengoperasian,Mudah dalam memberikan penilaian,Memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologisistem informasi akuntansi,Memiliki kemampuan berbahasa asing. 2) Kepercayaan Teknologi system informasi akuntansi merupakan struktur-struktur kognitif yang dikembangkan oleh individual setelah mengumpulkan, memproses, dan mensintesis informasi tentang teknologi informasi, dan memasukkan penilaian-penilaian individual dari bermacam-macam hasil (outcomes) yang berkaitan dengan penggunaan teknologinya. Didalamnya juga terdapat beberapa indikator yaitu Peningkatan kinerja individual, Kewenangan dalam mengakses data, . Ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas, Kemajuan dalam pengembangan system. 3) Kinerja individual pegawaiberasal dari kata prestasi kerja (performance). Sebagaimana yang dikemukakan oleh Mangkunegara (2005) bahwa istilah kinerja berasal dari kata job performance atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang yaitu hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu didalam melaksanakan tugas di bandingkan dengan berbagai kemungkinan seperti standar hasil kerja, target atau sasaran, atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Populasi dalam Penelitian ini adalahPegawai Di Kantor PDAM Kota Kupang. Dengan sampel pada penelitian ini adalah 20 orang dari Pegawai Kantor PDAM Kota Kupang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Formula Slovin (Agustini dan Herawati, 2010). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik koesioner menurut Arikunto (2002: 128), dimana sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, hal-hal yang ia ketahui. dimana cara pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan mereka akan memberikan respon dari daftar pertanyaan tersebut. Pada tahap analisis pendahuluan penulis mendeskripsikan konsep berdasarkan Indikator-Indikator Empirisnya. Kemudian setelah mendeskripsikan semua variabel pada analisis pendahuluan penulis menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan bantuan program komputer yaitu SPSS versi 16.0. teknik analisis data ini, untuk mengkaji pengaruh antara dua variabel atau lebih variabel Dependen terhadap variabel Independen . Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda pada pengujian hipotesis sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya maka penulis menyimpulkan bahwa: 1. Efektifitas penggunaan teknologi system informasi akuntansi berpengaruh positif tehadap Kinerja individual pegawai dengan bukti nilai probabilitas lebih kecil dari nilai singnifikansi yaitu 0,10 0,014. 2. Kepercayaan teknologi system informasi akuntansi berpengaruh terhadap Kinerja individual pegawai dengan nilai probabiitas lebih kecil dari nilai signifikansi yaitu 0,10 0,023. 3. Efektifitas penggunaan teknologi system informasi akuntansi dan Kepercayaan teknologi system informasi akuntansi secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja individual pegawai dengan nilai signifikansi 0,10> dari nilai signifikansi 0,010. Berdasarkan hasil Diatas maka penulis memberi beberapa masukan sebagai alternatif yang dapat dipertimbangkan, sebagai berikut. 1. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan hasil penelitian tersebut sebagai referensi dengan cara menambah jumlah variabel maupun populasi penelitian serta dapat mengembangkannya dengan menggunakan metode yang berbeda. 2. Berdasarkan hasil yang didapat dalam penelitian ini diharapkan Kepada seluruh karyawan PDAM kota kupang sebagai objek penelitian agar kiranya dapat mempertahankan efektifitas penggunaan dan kepercayaan system informasi akuntansi sehingga kinerja pegawai selalu baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini tentang system informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap lelang barang gadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahaui pengaruh sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap lelang barang gadai di pegadaian pelayanancabang oesao. Penelitian ini diharapakan memberikan gambaran tentang penerapan sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal lelang barang gadai untuk meningkatkan kinerjanya khususnya yang berkaitan dengan bidang akuntansi. Penelitian ini menggunakan analisis kualitati f dengan metode pengumpulan data yaitu kuesioner. Sistem informasi akuntansi dirancang sedemikian rupa oleh suatu organisasi atau lembaga sehingga dapat memenuhi fungsinya yaitu menghasilkan informasi akuntansi yang releven, andal, dapatd ibandingkan, dan dapat dipahami, dengan system informasi akuntansi yang layak dapat dihasilkan suatu laporan yang mampu memberikan berbagai informasi yang berguna bagi pihak-pihak pengambil keputusan. Kemampua nuntuk mengelo lainformasi secara efektif di dalam pemerintahan sangat penting karena dapat menjadi dasar untuk memperoleh Good Governance. Fungsi utama system informasi adalah mengubah sekumpulan data menjadi informasi keuangan yang dibutuhkan perusahaan. Informasi ini berbentuk laporan keuangan baik secara manual maupun secara online yang diperlukan oleh semu apihak. Pengendalian intern menurut Permendagri No. 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah merupakan proses yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai mengenai pencapaian tujuan pemerintah daerah yang tercermin dari keterandalan laporan keuangan, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan serta dipatuhinya perundang-undangan.. Kata kunci :Sisteminformasiakuntansi dan pengendalian internal