ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi dengan judul “Pengaruh Simpanan Anggota Dan Pinjaman Anggota Terhadap Perolehan Sisa Hasil Usaha Pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang” Disusun oleh Marselina Tawuru May, NIM: 18190148 pada Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah simpanan anggota dan pinjaman anggota berpengaruh signifikan terhadap perolehan sisa hasil usaha (SHU), penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, metode pengumpulan data yang dilakukan melalui dokumentasi yakni data sekunder laporan keuangan, objek penelitian yang diambil untuk mendukung terlaksananya penelitian ini adalah jumlah simpanan dan jumlah pinjaman serta jumlah sisa hasil usaha pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang. Sedangkan teknis analisis data yang di gunakan adalah dengan menggunakan teknik statistik yang menggunakan SPSS. Berdasarkan penelitian dapat dikemukakan dengan persamaan fungsi : Y= 1.109+ 0.000 (X1) + 0,005 (X2) yang berarti bahwa konstanta menyatakan meningkat pinjaman anggota maka sisa hasil usaha mengalami penigkatan. Kemudian dari hasil uji t -0.733 yang menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan (-0,733 2,571), berarti tidak terdapat pengaruh signifikan variabel jumlah simpanan terhadap sisa hasil usaha. Nilai t untuk jumlah pinjaman adalah 2585 dengan tingkat signifikan (2,585 > 2,57), berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel jumlah pinjaman terhadap sisa hasil usaha. Dan uji f sebesar 3.982 dengan tingkat signifikan (0.203 > 0.05) berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama variable jumlah simpanan dan jumlah pinjaman terhadap sisa hasil usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH JUMLAH SIMPANAN ANGGOTA DAN PINJAMAN ANGGOTA TERHADAP SISA HASIL USAHA (SHU) KOPERASI SIMPAN PINJAM KSP KOPDIT SOLIDARITAS
EMBU WELU SAGA
Nama : Lusia Odilia Martina Deo
Nim : 18190089
Fakultas : Ekonomi
Program Studi : Akuntansi
Tahun Penulisan : 2022
Tujuan dari Penelitian Ini Adalah : 1) Untuk Mengetahui Pengaruh Simpanan Anggota Terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) KSP Kopdit Solidaritas Embu Welu Saga 2) Untuk Mengetahui Pengaruh Jumlah Anggota Terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) KSPKopdit Solidaritas Embu Welu Saga
Koperasi Indonesia adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip koperasi, seringkali sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi berperan positif dalam melaksanakan pembangunan nasional di Indonesia, baik secara langsung maupun tidak langsung perkembangan dan pertumbuhan koperasi selama ini belum sepenuhnya menampilkan wujud peranannya.
Sampel dalam penelitian ini adalah JumlahSisa Hasil Usaha, jumlah simpanan anggota dan pinjaman anggotapada Koperasi Simpan Pinjam KSP Kopdit Solidaritas Embu Welu Saga dari Tahun 2012-2021.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). simpanan anggota berpengaruh signifikan terhadap sisa hasil usaha. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung = 13,591 dimana nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel 12,706 atau (13,591 > 12,706). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2). pinjaman anggota tidak berpengaruh signifikan terhadap sisa hasil usaha. Hal ini dibuktikan dengan t-hitung = 0,017 dimana nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel 12,706 atau (0,017<12,706).
Kata Kunci : Simpanan Anggota, Pinjaman Anggota, Sisa Hasil Usaha
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan di era globalisasi yang saat ini adanya suatu pasar bebas yang menjadi salah satu peluang sekaligus ancaman yang di hadapi oleh masyarakat indonesia. Dengan adanya pasar bebas ini suatu perusahaan barang atau jasa di tuntut untuk bersaing dengan produk-produk lain yang ada di dalam ataupun di luar negeri. Sementara itu perusahaan melakukan berbagai cara untuk menghadapi perubahan, persaingan dan pencapaian tujuan. Salah satu badan usaha yang tidak lepas dari pasar bebas adalah koperasi.Dimana koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip.
Koperasi sebagai unit usaha sudah selayaknya memperhatikan kepuasan anggota. Koperasi adalah organisasi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan mengusahakan ekonomi ekonomi para anggotanya sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi sehingga anggota akan loyal pada koperasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kualitas layanan dan produk simpanan terhadap loyalitas anggota pada Ksp Kopdit Adiguna Kupang
Menurut Subagyo (2014) berpendapat bahwa “Loyalitas anggota merupakan pembelian ulang sebuah merek secara konsisten oleh anggota”.Dalam jangka panjang, loyalitas anggota menjadi tujuan bagi perencanaan pasar strategik dijadikan dasar pengembangan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Loyalitas anggota akan menjadi kunci sukses, tidak hanya dalam jangka pendek, tetapi keunggulan bersaing yang berkelanjutan.Anggota yang loyal karena puas dan ingin meneruskan hubungan pembelian, loyalitas anggota merupakan ukuran kedekatan anggota pada sebuah merek, anggota menyukai merek, merek menjadi top of mind (merek pertama yang muncul) jika mengingat sebuah kategori produk, komitmen merek yang mendalam memaksa preferensi pilihan untuk melakukan pembelian.
Kualitas layanan adalah tingkat keunggulan yang diharapkan dan pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. Kualitas pelayanan ditentukan berdasarkan tingkat pentingnya pada dimensi dimensi pelayanan. Yang mempengaruhi kualitas layanan, yaitu layanan yang diharapkan konsumen dan layanan yang diterima atau dirasakanoleh konsumen atau hasil yang dirasakan.Apabila layanan yang dirasakan sesuai dengan yang diharapkan maka kualitas layanan dipersepsikan baik dan memuaskan.Jika layanan yang diterima melampaui harapan konsumen, maka kualitas pelayanan dipersepsikan sebagai kualitas yang ideal.Sebaliknya apabila layanan yang diterima lebih rendah daripada yang diharapkan, maka kualitas layanan dipersepsikan buruk.Dengan demikian baik tidaknya kualitas layanan tergantung pada kemampuan penyedia jasa dalam memenuhi harapan konsumen secara konsisten.
Produk simpanan merupakan fokus utama dalam koperasi untuk memenuhi atau melebihi harapan anggota. Produk simpanan yang baik merupakan harapan anggota yang harus dipenuhi oleh koperasi. Produk mencerminkan kemampuan produk untuk menjalankan tugasnya yang mencakup daya tahan, kehandalan, kemajuan, kekuatan, kemudahan dalam pengemasan, dan reparasi produk dan ciri-ciri lainnya
Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada KSP Kopdit Adiguna Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 98 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat pengaruh Kualitas Layanan terhadap loyalitas anggota. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t di ketahui variabel Kualitas Layanan(X1) memiliki nilai t hitung sebesar 5.359 dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena t hitung 5.359 >1,985 maka dapat disimpulkan Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Anggota KSP Kopdit Adiguna Kupang.
Di ketahui variabel Produk Simpanan (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 5.633dan nilai t tabel 1,985 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena nilai t hitung 5.633>1,985. Maka dapat disimpulkan bahwa produk simpanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas anggota pada KSP Kopdit Adiguna Kupang. Selain itu hasil analisis regresi juga menghasilkan persamaan Y= 9,269 + 0.629X1 + 0,921X2yang artinya terdapat hubungan positif variabel kualitas layanan dan Produk Simpanan Terhadap Loyalitas Anggota . Hasil Uji Koefisien Determinasi Menghasilkan Nilai R Square Sebesar 0.384. Artinya bahwa sebesar 38,4% variabel loyalitas anggota (Y) dapat dijelaskan oleh variabel kualitas layanan (X1), dan variabel Produk simpanan (X2) Sedangkan selisihnya 61,6% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN-KOMPONEN MODAL DAN PENGARUH TERHADAP PEROLEHAN SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KUPANG Oleh : LIBRANTO DIMU Nim : 18410101 Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik- baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data- data keuangan yang satu dengan lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Dana Cadangan Terhadap Sisa hasil usaha Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal Simpanan Pokok menghasilkan nilai sig 0,0230,05 dan nilai T hitung 7,401>2,015 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y, variabel independen Simpanan Wajib menghasilkan nilai sig 0,0350,05 dan nilai T hitung 18,145>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen Simpanan Sukarela menghasilkan nilai sig 0,0360,05 dan nilai T hitung 17,727>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X3 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Sisa Hasil Usaha, Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela