Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Sampah Laut
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SAMPAH LAUT PADA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI PERAIRAN SULAMU KECAMATAN SULAMU KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN DELFINA D. D. DOS SANTOS (17383070) Analisis Sampah Laut (marine Debris) Pada Budidaya Rumput Laut di Periran Sulamu Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. WILSON TISERA, S.pi., M.si., Ph. D, sebagai pembimbing I. Dr. BEATRIX M. REHATTA, S.pi., M.si. sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Kelurahan Sulamu merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kabupaten Kupang yang memiliki potensi sumberdaya rumput laut (macro algae). Dari hasil survey yang didapat, cukup banyak sampah laut yang ditemukan berupa plastik, botol air mineral, kayu, tali nylon, sampah rumah tangga seperti pecahan piring, dan adanya pembuangan kotoran manusia yang tidak jauh dari lokasi budidaya tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa sampah laut pada budidaya rumput laut di perairan Sulamu, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret-April 2022 di areal budidaya rumput laut perairan Sulamu. Pengambilan data menggunakan metode belt transek pada lokasi penelitian dengan panjang transek 100 m dan luas area pengamatan 5 m. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampah laut yang ditemukan adalah dari 5 kategori yaitu plastik, kayu, kaca, karet dan jenis lainnya. Berdasarkan pengamatan dari data yang ada kategori jenis sampah yang paling dominan di semua lokasi adalah kategori jenis sampah plastik dan kayu. Kepadatan mutlak dengan jumlah tertinggi adalah plastik 17,4 item/m2 dan berat tertinggi adalah kayu 5,493 gr/m2. Kepadatan relatif dengan jumlah tertinggi plastik dengan presentasi 81,31 % dan berat tertinggi kayu dengan presentasi 61, 37%. Kata kunci: Sampah Laut, Rumput Laut, Budidaya, Perairan Sulamu, Kabupaten Kupang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KEPADATAN SAMPAH LAUT DI PANTAI PASIR PANJANG KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Stefanus Pangky Lamawato (15380063). Identifikasi Kepadatan Sampah Laut Di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang Nusa Tenggara Timur: WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.Ddan ROCKIE R. L SUPIT, S.Pi. M.Si, sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perairan Pasir Panjang merupakan perairan yang berada dekat dengan pemukiman penduduk, pasar ikan dan tempat wisata. Kurangnya kesadaran masyarakat sekitar akan kebersihan pantai membuat ekosistem ini penuh dengan sampah plastik dan lain lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepadatan sampah laut di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan di Pantai Pasir Panjang Kota Kupang pada bulan April 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey dan metode deskriptif kualitatif dengan cara wawancara dengan responden, kemudian pengumpulan terhadap sampel sampah laut dilakukan dengan cara membuat garis transek sabuk (belt) dengan menarik garis transek sepanjang 100 m dan lebar 25 m pada keenam transek. Sampel yang didapat akan ditimbang dalam satuan gram dan kemudian dilakukan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Hasil analisis kategori jenis sampah yang terdapat di Pantai Pasir Panjang adalah jenis sampah plastik, karet, kaca, logam, dan lain-lain. Berdasarkan hasil analisis di lokasi penelitian tersebut komposisi jenis sampah yang paling dominanadalah kategori sampah plastik. Komposisi potongan sampah plastik dengan potongan terbanyak terdapatpadatransek 6 yaitu sebanyak 167 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,0668 pot/m2 dan berat sebanyak 0,36 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik yaitu 45,88% potongan dengan berat kepadatan 19,15% gram, sedangkan komposisi potongan sampah plastik terendah terdapat pada transek 1yaitu sebanyak 41 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,0164 pot/m2 dan berat 0,08 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik 51,25% potongan dengan berat 12,50% gram. Kata Kunci : Sampah Laut, Kepadatan, Jumlah dan Total Berat, Pantai pasir Panjang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEPADATAN SAMPAH LAUT (Marine debris) DI PANTAI MOTADIKIN DAN PANTAI MAUBESI KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi merupakan daerah pesisir yang dekat dengan pemukiman penduduk, dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai daerah penangkapan ikan bagi nelayan, serta menjadi daerah tujuan wisata bagi masyarakat Kabupaten Malaka. Adanya aktivitas penduduk, nelayan dan pengunjung wisata akan berdampak buruk terhadap keberadaan sampah laut di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi dan kepadatan sampah laut yang ada di wilayah pesisir Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Penelitian dilakukan di perairan Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi selama satu bulan yaitu pada bulan Mei 2021. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey, kemudian pengumpulan terhadap sampel sampah laut dilakukan dengan cara membuat garis transek sabuk (belt) dengan menarik garis transek sepanjang 100 m dan lebar 10 m di stasiun I dan II, setiap stasiun dibagi kedalam 3 (tiga) garis transek. Hasil analisis kategori jenis sampah yang terdapatkan di Pantai Motadikin dan Pantai Maubesi adalah jenis sampah plastik, karet, kaca, logam, dan lain-lain (kain dan kertas) dengan kategori jenis sampah yang paling dominan adalah kategori sampah plastik. Komposisi potongan sampah plastik dengan potongan terbanyak terdapat pada Pantai Motadikin yaitu sebanyak 1.246 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,42 pot/m2 dan berat sebanyak 4,41 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik yaitu 73% potongan dengan berat kepadatan 41% gram, sedangkan komposisi potongan sampah plastik terendah terdapat pada Pantai Maubesi yaitu sebanyak 1.055 potongan dengan jumlah kepadatan mutlak 0,35 pot/m2 dan berat 5,23 g/m2 dan jumlah kepadatan relatif sampah plastik 70% potongan dengan berat 41% gram.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail