Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Rasio Keuangan.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan pada KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dokumen keuangan koperasi. Analisis Berdasarkan Peraturan Kementerian Koperasi No.06/Per/Dep.6/IV/2016 memiliki 7 aspek yaitu: (1). Aspek Permodalan menggunakan rasio modal sendiri terhadap total asset, rasio modal sendiri terhadap pinjaman berisiko, dan rasio kecukupan modal sendiri, (2). Aspek Kualitas Aktiva Produktif menggunakan rasio volume pinjaman pada anggota terhadap volume pinjaman diberikan, rasio resiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman yang diberikan, rasio cadangan risiko terhadap pinjaman bermasalah, dan rasio pinjaman berisiko terhadap pinjaman yang diberikan, (3). Aspek Manajemen meliputi manajemen umum, kelembagaan, permodalan aktiva dan likuiditas, (4). Aspek Efisiensi menggunakan rasio beban operasi annggota terhadap partisipasi bruto, beban rasio usaha terhadap sisa hasil usaha kotor, dan rasio efisiensi pelayanan, (5). Aspek Likuiditas menggunakan rasio kas dan bank terhadap kewajiban lancar, dan rasio pinjaman diberikan terhadap rasio pinjaman diberikan terhadap dana diterima, (6). Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan menggunakan rasio rentabilitas asset, rentabilitas rasio madal sendiri dan rasio kemandirian operasional pelayanan, (7). Aspek Jatidiri Koperasi menggunakan rasio partisipasi bruto dan rasio promosi ekonomi anngota (PEA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang pada tahun 2016 dikategorikan dalam pengawasan dengan nilai 64,05, pada tahun 2017 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,65, pada tahun 2018 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,75, pada tahun 2019 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 70,25, dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 68,15 . Kata Kunci: Kinerja Koperasi, Rasio Keuangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Pada Tahun 2016 -2020. Alat untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah menggunakan rasio keuangan yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio keserasian dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur.pengumpulan data berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah tahun anggaran 2016-2020 yang didapatkan dari Badan Keuangan Daerah dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur belum baik. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah sangat rendah dengan pola hubungan instruktif, rasio efektivitas pajak daerah cukup efektif, rasio efesiensi pajak daerah cukup efisien, rasio belanja operasi terhadap total belanja mendominasi alokasi belanja dibandingkan rasio belanja modal terhadap total belanja, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah dan rasio pertumbuhan pendapatan mengalami pertumbuhan yang negatif, rasio pertumbuhan belanja operasi,dan belanja modal. Dari hasil analisis yang dilakukan, Saran penelitian penyerapa anggaran belanja yang maksimal setiap tahun dengan dilaksanakannya program dan kegiatan secara efektif, pengelolaan dan pendayagunaan aset yang kurang baik dan efektif, pemerintah daerah belum bisa berorientasi untuk infrastruktur publik daerah dalam rangka perbaikan pelayana publik, Menarik investor dan menggerakkan perekonomian daerah Analisis rasio keuangan pada APBD dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Halim (2021:230) Salah satu cara untuk mengeanalisis kinerja keuangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Penilaian kinerja pemerintah berdasarkan berbagai rasio keuangan. Diantaranya Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian dan Rasio Pertumbuhan Puspitasari (2013: 6) pengukuran kinerja keuangan penting dilakukan untuk dapat menilai akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerahdan dituangkan dalam bentuk laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasih mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, serta kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur yang digunakan dalam pengambilan keputusan dan untuk menunjukan akuntabilitas pelaporan atas sumber daya yang dikelola pemerintah.Bentuk dari penilaian kinerja tersebut berupa analisis rasio keuangan yang berasal dar unsur Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah berupa perhitungan APBD. Kinerja adalah kemampuan kerja yang ditunjukan dengan hasil kerja. Kinerja keuangan dapat disimpulkan merupakan gambaran kondisi keungan sebuah intansi yang dapat diukur dengan cara tertentu yang dapat berupa realisasi pendapatan dan belanja yang disusun berdasarkan basis akrual yang menghasilkan sebuah kesimpulan akan keberhasilan perusahaan atau dalam mengelola keuangan. Kunci:kinerja keuangan daerah, APBD dan rasio keuangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail