Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Plastik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA SALURAN PENCERNAAN IKAN TONGKOL HASIL TANGKAPAN LAMPARA DI PERAIRAN TELUK KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mikroplastik merupakan plastik dengan diameter berdimensi kurang dari 5 milimeter. Mikroplastik sendiri biasanya berasal dari sampah plastik yang terurai menjadi sangat kecil. Permasalahan paling utama yang dibawa oleh mikroplastik merupakan bahan pada mikroplastik yang terdapat bahan pencemar sehingga bisa mengganggu ekosistem. Salah satu yang jadi permasalahan dari mikroplastik yakni berkurangnya kelimpahan biota laut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling dan penelitian ini menggunakan data primer dimana pengambilan sampel langsung di lapangan. Pengambilan data diambil dengan membeli langsung ikan hasil tangkapan nelayan yang digunakan sebagai acuan dalam penelitian dan dibawah ke laboratorium untuk diteliti. Hasil pengujian mikroskop stereo pada 20 sampel saluran pencernaan ikan tongkol (Auxis rochei) yang diambil dari perairan Teluk Kupang menunjukkan adanya mikroplastik dalam sampel yang diteliti. Berdasarkan hasil pengamatan mikroplastik yang ditemukan pada sampel saluran pencernaan ada tiga jenis mikroplastik yaitu mikroplastik jenis Fiber, mikroplastik jenis film, dan mikroplastik jenis fragmen. Kelimpahan total mikroplastik pada 20 sampel saluran pencernaan ikan tongkol memiliki nilai sebesar 1,45 partikel/individu. Perhitungan kelimpahan ini dilakukan dengan membagi keseluruhan partikel mikroplastik yang ditemukan (film, fiber dan fragmen) dengan jumlah keseluruhan sampel, yakni 20 sampel. Kelimpahan mikroplastik pada pada kelas yang pertama dengan ukuran ikan 16-19 cm sebesar 1 partikel/individu. Pada kelas yang kedua dengan ukuran ikan 20-24 cm memiliki kelimpahan sebesar 1,9 partikel/individu. Ikan pada kelas kedua memiliki kelimpahan mikroplastik yang lebih besar dibandingkan dengan kelas pertama. Ini disebabkan karena bukaan mulut ikan lebih besar dan makan lebih banyak. Dengan kondisi perairan Teluk Kupang yang sebagaian lokasi pesisirnya ramai dengan aktivitas manusia dimana beberapa tempat memiliki parawisata, pasar, pertokoan dan rumah warga disekitar pantai yang menyebabkan bayak sampah yang dibuang kelaut dan dapat menyebabkan adanya mikroplastik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Biodegradasi Plastik Menggunakan Ekoenzim Dari Fermentasi Sampah Organik

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK BIODEGRADASI PLASTIK MENGGUNAKAN EKOENZIM DARI FERMENTASI SAMPAH ORGANIK Male Ng )* Ledo M. E. S )** Nitsae M )* Plastik adalah salah satu polimer dengan masa molekul yang besar yang disusun secara berulang oleh molekul kecil atau monomer. Plastik memiliki dampak yang sangat besar baik terhadap tanah, udara, air dan seluruh makhluk hidup yang ada. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendegradasi plastik menggunakan ekoenzim dari fermentasi sampah organik dan untuk mengetahui pengaruh ekoenzim dalam mendegradasi plastik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel yang digunakan yaitu Law Density Polyetilene (LDPE) dan menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua perlakuan yaitu variasi ekoenzim dan lama perendaman. Ekoenzim yang digunakan dalam mendegradasi plastik yaitu ekoenzim K3P2ABMS dengan volume 50 mL dan ekoenzim P3S2K2BJNA dengan volume 30 mL serta variasi waktu perendaman yang digunakan dalam mendegradasi plastik yaitu 7, 14, 21 dan 28 hari. Ekoenzim K3P2ABMS diproduksi dari 9 jenis sampah sayur dan buah (sayur kangkung, kol, bayam, sawi putih, kulit buah mangga, kulit apel, kulit pisang, kulit ketimun, kulit pepaya). Ekoenzim P3S2K2BJNA dihasilkan dari 11 jenis sampah sayur dan buah (buah pear, apel, semangka, pepaya, nenas, jeruk, pisang, kol, kangkung, bayam dan sawi putih). Data yang dihasilkan dari hasil eksperimen yaitu berat kering plastik sebelum dan sesudah degradasi. Analisi data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa plastik Low Density Polyetilene (LDPE) berwarna putih transparan dapat terdegradasi menggunaan ekoenzim. Ekoenzim memiliki pengaruh dalam mendegradasi plastik.Degradasi plastik menggunakan ekoenzim K3P2ABMS rata-rata presentase kehilangan berat kering plastik sebesar 27%. Degradasi plastik menggunakan ekoenzim P3S2K2BJNA rata-rata presentase kehilangan berat kering plastiknya sebesar 36%. Enzim lipasae dan Peroksidase yang dihasilkan oleh mikroorganisme dalam ekoenzim mampu menggunakan polimer atau plastik Low Densyti Polyetilene (LDPE) sebagai substrat dengan cara mengikat dan memutuskan rantai polimer secara hidrolisis. Enzim lipase dan peroksidase mampu memecahkan kompleks polimer membentuk rantai-rantai pendek atau molekul-molekul yang lebih kecil Sehingga plastik mengalami kehilangan berat kering plastik. Kata Kunci : Biodegradasi, Plastik, Ekoenzim, Sampah Organik Keterangan * : Peneliti **: Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sampah Plastik Yang Terdapat Pada Hutan Mangrove

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pencemaran pada area mangrove tidak dapat dipandang hanya sebagai permasalahan yang terjadi di laut, karena lautan dan daratan merupakan satu kesatuan ekosistem yang tidak dapat dipisahkan dan terpengaruh satu dengan yang lainnya. laut juga merupakan tempat pembuangan langsung oleh kegiatan manusia atau industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jenis-jenis sampah plastik yang terdapat pada hutan mangrove di Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Penelitian ini telah dilaksanakan di ekosistem mangrove Desa Dualaus Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, kemudian pengamatan terhadap sampah laut dilakukan dengan cara membuat transek sabuk (belt). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis sampah yang terdapat pada stransek 1 (satu) terdiri dari jenis sampah plastik botol air mineral, kemasan sampo dan kosmetik, plastik pembungkus, plastik kemasan, botol bayi, mika, pipa dan sikat gigi, dengan jumlah terbanyak adalah jenis sampah plastik jenis botol air mineral yaitu 18 potongan dan berat 284 gr. Jumlah potongan sampah dan jumlah berat potongan sampah dengan nilai tertinggi terdapat pada hutan mangrove di transek 2 sebanyak 29 potongan, dan kepadatan mutlak dan total berat dengan nilai kepadatan mutlaknya 1,39 dan total beratnya 418 gram.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Lama Reaksi Pirolisis Sampah Plastik Jenis Hdpe (High Density Polyethylene) Menjadi Minyak Pirolisis Sebagai Bahan Bakar

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UJI LAMA REAKSI PIROLISIS SAMPAH PLASTIK JENIS HDPE (HIGH DENSITY POLYETHYLENE) MENJADI MINYAK PIROLISIS SEBAGAI BAHAN BAKAR ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Nifus Y.Y*) Haba Bunga J. F**) Dethan S. J.J***) Dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui uji lama berat minyak, volume minyak, dan massa jenis menurut lama waktu 1 jam, 2 jam, dan 3 jam pirolisis yang dihasilkan sampah plastik jenis HDPE (High Density Polyethylene) terhadap hasil minyak pirolisis sebagai bahan bakar. Berat minyak pirolisis yang di timbang setelah pengujian, ini berkisar antara 0.01446 – 0.03287 kg/km³ dengan berat minyak terendah pada pengujian sampel 1 dan tertinggi pada pengujian sampel 3. Volume minyak pirolisis pada plastik jenis HDPE meningkat dengan peningkatan waktu, pada proses pirolisis 1 jam 0.00172, pada proses pirolisis 2 jam 0.002812, dan pada proses pirolisis 3 jam 0.002899 . Dalam waktu sangat berpengaruh pada proses pirolisis karena semakin lama proses pirolisis berlangsung akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Massa jenis minyak pirolisis dalam lama waktu yang berturut –turut adalah 0.118948824, 0.102740227 pada pirolisis 2 jam, dan 0.088195923 pada pirolisis 3 jam. Kata kunci: Pirolisis, sampah plastik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail