ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALSIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PEMBERIAN KREDIT USAHA SIMPAN PINJAM PADA KOPDIT SWASTI SARI OEBA
ABSTRAK
NAMA : KRISTOFEL JODAY
NIM : 18190039
FAKULTAS :EKONOMI
PROGRAM STUDI :AKUNTANSI
TAHUN PENULISAN :2023
Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian internal pemberian kredit yang diterapkan di Kopdit Swasti Sari Oeba. Teknik penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan metode wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 38 pegawai di kopdit swasti sari oeba, dengan sampel berjumlah 4 pegawai dengan rincian 2 pegawai kredit dan 2 pegawai pengendalian internal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengendalian internal dalam pemberian kredit yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian resiko, prosedur pengendalian, pemantauan, dan informasi dan komunikasi pada Kopdit Swasti Sari Oeba sudah berjalan dengan baik. Namum terdapat beberapa bagian yang masih perlu diperhatikan,dalam lingkungan pengendalian diantaranya masih ada perangkapan jabatan bagian manajemen kredit dengan manajemen penagihan, pelaksanaan kredit dengan pembahas kredit, dan pelaksanaan kredit dengan penyidikan dan analisa kredit.
Sedangkan sistem pemberian kredit Kopdit Swasti Sari menerapkan prinsip-prinsip sesuai dengan prosedur-prosedur dan dokumen dalam pemberian kredit. Kopdit Swasti Sari menerapakn prinsip tata kelola pemberian kredit yang baik dalam masyarakat agar kepercayaan masyarakat dipertahankan dan tingkatkan sehingga banyak masyarakat yang mempercayakan dana.
Kata Kunci: Sistem Pengendalian Internal, Pemberian Kredit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN SISTEM BONUS TERHADAP KECURANGAN AKUNTANSI PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) KABUPATEN KUPANG
ROCKY Y. LALAN (16191933)
[email protected]
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022
ABSTRAK
Kecurangan akuntansi untuk saat ini menjadi masalah yang serius dalam sebuah perusahaan, baik itu perusahaan swasta maupun perusahaan milik negara (BUMN). Perlu adanya penanganan yang serius dalam upaya menurunkan tingkat kecurangan akuntansi dalam perusahaan. Beberapa faktor yang patut diperhatikan adalah sistem pengendalian internal dan sistem bonus. Dengan adanya sistem pengendalian yang baik maka diharapkan akan dapat meminimalisir terjadinya kecurangan yang mungkin timbul dari dalam perusahaan. Pengendalian internal merupakan bagian dari sistem proteksi terhadap kecurangan yang di desain untuk mencegah iregulitas dan upaya deteksi dini terhadap kecurangan (Silverstone, 2007). Sistem bonus juga merupakan salah satu bentuk upaya dari pihak perusahaan untuk mencegah terjadinya kecurangan, hal ini karena salah satu tujuan dari bonus sendiri adalah untuk mensejahterakan karyawan dari segi menambah penghasilan sedangkan, salah satu faktor pendorong terjadinya kecurangan adalah kebutuhan. Pihak karyawan biasanya melakukan kecurangan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris pengaruh sistem pengendalian internal dan sistem bonus terhadap kecurangan akuntansi pada PT. Pos Indonesia (Persero) Kabupaten Kupang, dengan subjek penelitiannya yaitu pejabat dan staff pada perusahaan yang berpeluang lebih melakukan kecurangan. Jumlah pegawai pada PT. Pos Kupang adalah 138 orang dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Survey ini merupakan Confirmatory Research dengan mendistribusukan kuesioner pada kantor pos sebanyak 30 kuesioner. Dari 30 kuesioner yang disebarkan, semuanya dikembalikan (respon rate 100%). Untuk analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program IMB SPSS versi. 25.
Hasil studi menunjukan bahwa sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi dan sistem bonus berpengaruh terhadap kecurangan akuntansi. Artinya penurunan tingkat kecurangan akuntansi tidak sepenuhnya bergantung pada sistem pengendalian internal, sedangkan semakin tinggi bonus yang diberikan maka akan mengurangi tingkat kecurangan akuntansi. Hasil studi ini memberikan saran bahwa ; 1) sistem pengendalian internal harus ditingkatkan dan harus diterapkan secara efektif, 2) pihak manajemen perusahaan harus mempertimbangkan pemberian bonus kepada karyawan dalam upaya mengurangi terjadinya kecurangan akuntansi.
Kata kunci : Sistem Pengendalian Internal, Sistem Bonus, Kecurangan Akuntansi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Pengambilan keputusan yang tepat dalam suatu organisasi didukung oleh informasi yang bersifat objektif dan terhindar dari unsur-unsur kecurangan. Kecurangan dapat minimaliris dengan adanya budaya kejujuran, kode etik tinggi dalam suatu organasasi serta tindakan nyata untuk mengurangi kecenderungan kecurangan yang terdapat merugikan. Salah satu masalah yang diduga dimana efektivitas pengendalian internal mempengaruhi kecurangan laporan keuangan pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah kota Kupang
Tujuan penelitian ini untuk menguji pengeruh efektifitas pengendlian internal terhadap kecenderungan kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan di Badan Keuangn dan Aset Daerah Kota Kupang. Teknik Pengumpulan data berupa koesioner.
Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut Hasil penelitian ini membuktikan bahwa efektivitas pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan dalam laporan keuangan dimana nilai sig sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan maka penelitian memberikan kesimpulan sebagai berikut: Harus ditingkatkan lagi efektifitas pengendalian internal sehingga mengurangi kecenderungan kecurangan dalam laporan keuangan yang dikerjakan agar dapat menghasilakan laporan keuangan yang sebenarnya.
Kata Kunci : Pengaruh Efektivitas Pengendalian Internal Terhadap Kecenderungan Kecurangan Laporan Keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengendalian internal merupakan sebagai suatu proses yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi, yang dirancang sehingga mencapai suatu organisasi yang sebenarnya atau tanpa dipengaruhi. Pengendalian intren merupakan suatu wadah untuk mengarakan, mengawasi, mengukur sumber daya suatu organisasi dan juga berperan penting dalam mendeteksi suatu pengelapan (fraud), melindungi sumber daya organisasi seperti mesin dan lahan maupun yang tidak berwujud seperti reputasi atau hak kekayaan intelektual. Penerimaan Program dan Kegiatan Rutin. Penerimaan program dan kegiatan rutin yaitu penerimaan arus masuk bruto/kotor dari manfaat yang penggunaannya tidak dibatasi dan mengakibatkan kenaikan asset bersih tidak terikat. Sedangkan Pengeluaran Program dan Kegiatan Rutin adalah pengeluaran arus masuk bruto/kotor dari manfaat yang penggunaannya dibatasi sampai dengan periode waktu tertentu atau sampai dipenuhinya keadaan tertentu. Penelitian ini dilakukan di gereja betel oesapa tengah dengan judul Evaluasi Pengendalian Internal Penerimaan dan Pengeluaran kas pada gereja betel oesapa. Tujuan penelitian yang dialkukan untuk mengetahui evaluasi pengendalian internal penerimaan dan pengeluaran kas gereja betel oesapa. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Konsep utaman dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal penerimaan dan sistem pengendalian internal pengeluaran kas, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil analisis dari pembahasan maka, dapat diambil kesimpulan bahwa sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang dimiliki Gereja Bhtel Oesapa berjalan cukup baik atau tidak ada kendala. Evaluasi pengendalian internal penrimaan dan pengeluaran kas sistem ini dianggap sebagai komponen yang sangat penting di Gereja Bethel Oesapa. Prosedur dan bagian-bagian yang terkait dalam sistem pengeluaran kas. Prosedur system pengeluaran kas di Gereja Bhetel Oesapa menurut peneliti sudah baik, hal ini bisa dilihat dari dokumen tentang pengeluaran kas yang telah diotorisasi oleh pihak-pihak yang berwenang sehingga sistem pengeluaran kas di gereja tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Penerimaan kas pada Gereja Bhetel Oesapa berasal dari satu sumber yaitu dari anggota jemaat gereja. Setiap minggunya anggota jemaat memberikan persembahan sebagai ungkapan syukur atas berkat dan rahmat Tuhan. Sistem akuntansi mempunyai peranan yang sangat penting dalam suatu kegiatan usaha, karena dari sistem akuntansi itulah informasi yang relevan dan benar akan dihasilkan. Informasi yang dihasilkan tadi akan digunakan sebagai pertimbangan dalam pembuatan keputusan bagi majelis dan pihak-pihak di luar Gereja Bhetel Oesapa yang berkepentingan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Arnol ray abolla. 2022 Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Internal Atas Penerimaan Kas Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten alor. Program Studi: S 1 akuntansi Universitas Kristen Artawacana kupang. Pembimbing 1:DR. Nithanael Hendrik,Msi: Pembimbing 2: Yuningsih N. Cristiani.,SST.,M.Ak
RSUD kabupaten alor merupakan salah satu organisasi sektor publik yg bergerak di bidang pelayanan kesehatan dan juga merupakan salah satun sumber pendapatan asli daerah yang mengelola penerimaan kas dari jasa pelayanan kesehatan. Penerimaan kas dari RSUD kabupaten alor berasal dari beberapa jenis pelayanan yaitu unit rawat jalan, unit rawat inap, farmasi, laboratorium, dan pendapatan lain-lain pelayanan yang mempunyai konstribusi pendapatan paling tinggi adalah pelayanan di instalasi rawat inap sebesar 47%. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui sistem internal atas penerimaan kas rumah sakit umum daerah kabupaten alor. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara tanya jawab,kuesioner. Teknik analisis data adalah menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengendalin intern atas penerimaan kas di RSUD kabupaten alor sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dan juga penerimaan kas suda menggunakan aplikasi SIMRS suda di terapkan sehingga sangat berpengaruh terhadap kinerja RSUD kabupaten alor termasuk kinerja penerimaan kas. Dan RSUD kabupaten alor juga suda menerapkan unsur-unsur sistem pengendalian intern yang seharusnya baik itu struktur organisasi yang memisahkan tanggung jawab dan wewenang secara tegas, sistem otoritas dan prosedur dan pencatatan, praktik yang sehat , karyawan yang mutu nya sesuai dengan tanggung jawab. Hasil analisis menunjukan bahwa keempat aspek dari SPI sudah di terapkan terutama berkaitan dengan sistem pengelola keuangan RSUD kabupaten alor.
Kata kunci: penerapan sistem pengendalian internal atas penerimaan kas rumah sakit umum daerah kabupaten alor.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengelolaan keuangan pemerintah daerah harus didasarkan pada good governance government, yaitu pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Manajemen keuangan publik. UU No.17/2013 mengatur tentang keuangan negara yang mensyaratkan bentuk dan isi laporan pertanggungjawaban. Salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban adalah laporan keuangan pemerintah. Berdasarkan PP 17/ 2010, keandalan pelaporan keuangan adalah informasi dalam laporan keuangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. . Populasi dalam penelitian ini adalah BPKAD Kabupaten Kupang. Alat analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh penerapan pengawasan keuangan, sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, dan penggunaan teknologi terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan keuangan daerah, sistem pengendalian intern, sumber daya manusia, teknologi informasi berpengaruh secara simultan terhadap nilai informasi pelaporan keuangan pemerintah daerah, pengawasan keuangan daerah nila hanya berpengaruh secara parsial terhadap informasi pelaporan keuangan daerah. Kata kunci : pengawasan keuangan daerah, sistem pengendalian internal, sumber daya manusia, teknologi informasi, nilai informasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI CABANG OESAO Nama : Nyongki G. Selan Nim : 16193870 Fakultas ; Ekonomi Program Studi : Akuntansi Keuangan ABSTRAKSI Koperasi kredit pada umumnya dalam bekerjanya memberikan jasa agar dapat mempermudah pemenuhan kebutuhan hidup anggotanya dengan terjamin kesejahteraan para anggotanya. Salah satu tujuan dari bekerjanya koperasi adalah sebagai sarana alternatif dalam hal peminjaman uang atau kredit serta berupaya menghindarkan anggotanya dari rentiner. Dalam praktek pemberian kredit untuk menjaga kemungkinan terjadinya tunggakan atau kredit bermasalah koperasi kredit senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dengan melakukan peniliaian 5C. Charakter (watak), Capacity (kemampuan), Capital (modal), Collateral ( angunan), condition of economic (kondisi ekonomi) terhadap Anggota atau peminjam dan juga penerapan pengendalian internal sesuai dengan COSO. Dalam perkembangan sekarang ini koperasi lebih diminati oleh pencari kredit atau nasabah, sehingga sejalan dengan itu banyak berdiri koperasi kredit yang memberikan kredit atau pinjaman kepada anggota koperasi. Jenis penilitian ini adalah penilitian kualitatif dengan metode deskriptif Data dikumpulkan dengan metode pengamatan dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis dengan membandingkan teori pengendalian internal COSO (Committee Off Sponsoring Organization) meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pengawasan dengan penerapan pengendalian intern pada Koperasi Swasti Sari Cabang Oesao kemudaian selanjutnya data dianalisis dengan metode deskripsi kualitatif Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian internal dan prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao. Subjek dalam penilitian ini adalah pegawai Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao. Sedang objek dalam penilitiannya adalah pengendalian internal dan prosedur pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao. Hasil dari penilitian ini menunjukan bahwa pengendalian internal dalam prosedur pemberian kredit yang dilaksanakan oleh Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao telah berjalan dengan efektif hal ini dibuktikan dengan telah memenuhi lima komponen sistem pengendalian internal COSO, yaitu: lingkungan pengendalian, penilaian resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan. Walaupun masih terdapat beberapa kelemahan pada akrivitas pengendalian masih terdapat perangkapan tugas pada pelaksanaan kredit. Adanya prosedur pemberian kredit yang jelas dari pengajuan permohonan kredit, penyelidikan berkas jaminan, melakukan survey, hingga sampai dengan pencairan kredit.Pemberian kredit pada Koperasi Kredit Swasti Sari Cabang Oesao mulai dari Tahun 2018-2020 berada pada kriteria efektif, jumlah target pemberian kredit setiap tahunya bertambah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini tentang system informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap lelang barang gadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahaui pengaruh sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap lelang barang gadai di pegadaian pelayanancabang oesao. Penelitian ini diharapakan memberikan gambaran tentang penerapan sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal lelang barang gadai untuk meningkatkan kinerjanya khususnya yang berkaitan dengan bidang akuntansi. Penelitian ini menggunakan analisis kualitati f dengan metode pengumpulan data yaitu kuesioner. Sistem informasi akuntansi dirancang sedemikian rupa oleh suatu organisasi atau lembaga sehingga dapat memenuhi fungsinya yaitu menghasilkan informasi akuntansi yang releven, andal, dapatd ibandingkan, dan dapat dipahami, dengan system informasi akuntansi yang layak dapat dihasilkan suatu laporan yang mampu memberikan berbagai informasi yang berguna bagi pihak-pihak pengambil keputusan. Kemampua nuntuk mengelo lainformasi secara efektif di dalam pemerintahan sangat penting karena dapat menjadi dasar untuk memperoleh Good Governance. Fungsi utama system informasi adalah mengubah sekumpulan data menjadi informasi keuangan yang dibutuhkan perusahaan. Informasi ini berbentuk laporan keuangan baik secara manual maupun secara online yang diperlukan oleh semu apihak. Pengendalian intern menurut Permendagri No. 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah merupakan proses yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai mengenai pencapaian tujuan pemerintah daerah yang tercermin dari keterandalan laporan keuangan, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan serta dipatuhinya perundang-undangan.. Kata kunci :Sisteminformasiakuntansi dan pengendalian internal
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACK PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALTAS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG Nama : Jumianti Cumbale Nim : 16193862 Prodi : Akuntansi Fakultas : Ekonomi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian intenal terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang melaksanakan fungsi akuntansi atau tata usaha keuangan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan memberikan kuisioner (pertanyaan tertulis) secara langsung kepada responden.Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan uji regresi sederhana. Dalam penelitian ini hasil analisis pengaruh sistem pengendalian internal (X) terhadap kualitas laporan keuangan (Y) hasil analisis regresi sederhana menjelaskan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan secara empiric. Kesimpulan yang diambil penulis dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal yang ada pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporakeuangan yang berarti semakin banyak sistem pengendalian internal yang diterapkan maka semakin efektif pula laporan keuangan yang diimplementasikan berkualitas secara transparan.