Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pengaruh Likuiditas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAN, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI “PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT INFLASITERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” Kondisi perekonomian yang terjadi saat ini menciptakan persaingan yang ketat antar perusahaan. Persaingan membuat setiap perusahaan berlomba meningkatkan kinerja,sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Menurut Harjito & Martono, (2014) salah satutujuan perusahaan yaitu untuk mencapai atau memperoleh laba maksimal untuk kemakmuran pemilik perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian di buktikan bahwa Likuiditas(CR) Berpengaruh Negatif terhadap nilai perusahaan, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar -4.616. dengan hasil tersebut maka hipotesis H1 yang menyatakn bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh likuiditas terhdap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig = 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung oleh menawati (2017) menunjukan likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa ketika likuiditas perusahaan meningkat, maka nilai perusahaan akan naik. Penelitin ini juga membuktikan bahwa kebijakan deviden (DPR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Ditunjukan nilai koefisienregresi sebesar 0,406.Dengan hasil tersebut maka hipotesis H2 menyatakan maka kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan tersebut signifikan ditunjukan dengan nilai sig= 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Sorin (2016) membuktikan bahwa kebijakandeviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa profitabilitas (ROA) Berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 14.980. Dengan hasil maka hipotesis H3 yang menyatakan bahwa profitabilitasberpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh profitabilitasterhadap nilai perusahaan ditunjukan dengan nilai sig=0,000<0,05 hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Dewi dan Wirawati (2018) yang mengatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perushaan. Penelitian ini juga membuktikan bahwa ukuran perusahaan (FZ) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,591. Dengan hasil tersebut maka hipotesis H4 yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig =0,095>0,05. Hasil penelitian tersebut di atas mendukung penelitian terdahulu (Lestari 2018) yang mengatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa Tingkat Inflasi Berpengaruh (IR) negatif terhada nilai perusahaan di tunjukan dengan niali koefisein regresi sebesar -4.021.Dengan hasil maka hipotesis H5 yang menyatakan bawha tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh tingkat inflasi terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai sig =0,89>0,05. Hasil penelitian diatas mendukung penelitian terdahulu (Suryantini & Arsawan (2014) yang mengatakn bahwa ukuran perusahaa berpengaruh negarif terhadap nilai perusahaan. KATA KUNCI : Likuiditas, Kebijakan Deviden, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Tingkat Inflasi, Nilai Perusahaan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, ROE, DAN KEBIJAKAN DIVIDEN BERDASARKAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN PADA SAHAM LQ45

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian untuk mengetahui untuk menguji pengaruh likuiditas terhadap Siklus hidup perusahaan, untuk menguji pengaruh laverange terhadap Siklus hidup perusahaan dan untuk menguji pengaruh ROE terhadap Siklus hidup perusahaan Pada tahun 2016 secara rata-rata total aktiva lancar sebesar Rp22.144.600 juta kemudian pada tahun 2017 sebesar Rp25.611.194 juta sehingga ada kenaikan sebesar Rp3.466.694 juta atau meningkat 15,65%. Pada tahun 2018, rata-rata total aktiva lancar sebesar Rp25.596.732 juta yang turun dibanding tahun 2017 sebesar Rp14.462 juta atau terjadi penurunan sebesar 0,06%. Selanjutnya pada tahun 2019, jumlah rata-rata aktiva lancar berjumlah Rp25.068.194 juta yang turun sebesar Rp528.538 juta dibandingkan tahun 2018 atau terjadi penurunan 2,06%. Kemudian pada tahun 2020, jumlah rata-rata aktiva lancar Rp25.652.384 juta yang naik sebesar Rp584.189 juta dibandingkan tahun 2019 atau terjadi kenaikan 2,33%. Akhirnya pada tahun 2021, total aktiva lancar adalah Rp34.278.050 yang meningkat dibanding tahun 2020 sebanyak Rp8.946.665 atau mengalami peningkatan 33,67%. Pada tahun 2016, secara rata-rata total utang sebesar Rp26.789.573 juta kemudian pada tahun 2017 sebesar Rp32.223.169 juta sehingga ada kenaikan Rp5.433.596 juta atau meningkat 20,28%. Pada tahun 2018, rata-rata total utang sebesar Rp36.879.008 juta yang naik dibanding tahun 2017 sebesar Rp4.655.840 juta atau terjadi kenaikan sebesar 14,45%. Selanjutnya pada tahun 2019, jumlah rata-rata utang berjumlah Rp39.055.489 juta yang naik sebesar Rp2.176.481 juta dibandingkan tahun 2018 atau terjadi kenaikan 5,90%. Pada tahun 2020, jumlah rata-rata utang Rp46.563.898 juta yang naik sebesar Rp7.510.409 juta dibandingkan tahun 2019 atau terjadi kenaikan 19,23%. Akhirnya pada tahun 2021, total utang adalah Rp50.454.304 juta yang meningkat dibanding tahun 2020 sebanyak Rp3.888.406 juta atau mengalami peningkatan 8,35%. Pada tahun 2016, secara rata-rata total laba bersih sebesar 4.247.518 juta kemudian pada tahun 2017 sebesar Rp5.104.035 juta sehingga ada kenaikan Rp856.517 juta atau meningkat 20,17%. Pada tahun 2018, rata-rata total laba bersih sebesar Rp5.348.352 juta yang naik dibanding tahun 2017 sebesar Rp334.417 juta atau terjadi kenaikan sebesar 6,55%. Selanjutnya pada tahun 2019, jumlah rata-rata laba bersih berjumlah Rp6.182.554 juta yang naik sebesar Rp744.202 juta dibandingkan tahun 2018 atau terjadi kenaikan 13,68%

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail