Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI (PAK PB) TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN SISWA KELAS V DI SD INPRES TUNFENU FATUAT KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI (PAK PB) TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN SISWA KELAS V DI SD INPRES TUNFENU FATUAT KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2022 Nenabu Y. I(*) Pellu H.L(**) Metboki. M(**) Pelajaran Pendidikan Agama Kristen membutuhkan peranan dari seorang guru. Peran guru sendiri adalah pemegang kendali terhadap anak didik. Baik atau tidaknya pembelajaran dalam kelas bergantung pada guru. Adapun hal yang perlu untuk dikembangkan dalam diri siswa yakni perkembangan spiritual pada diri siswa. Karena siswa tidak bisa berkembang tanpa batuan dari pihak guru dan juga orang tua. Peran guru sangatlah penting dalam perkembangan siswa di kelas. Seorang guru harus mengetahui peran-peran yang harus dilalukakan agar siswa berkembang dengan baik. Siswa di SD Inpres Tunfenu belum mendapatkan pembelajaran tentang iman secara maksimal maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Perkembangan Iman siswa kelas V di SD Inpres Tunfenu Fatuat Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah metode Kualitatif. Penelitian ini dilakukan tanggal 26 Juli-26 Agustus 2022, tempat penelitian SD Inpres Tunfenu Fatuat. Teknik yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini merujuk bahwa Peran guru pendidikan agama kristen terhadap perkembangan iman siswa kelas v di SD Inpres Tunfenu Fatuat beberapa masalah yang terdapat dalam peran guru agama kriten terhadap perkembangan iman siswa antara lain: Anak-anak SD Inpres Tunfenu malas mengikuti ibadah PAR dan Perilaku anak –anak SD yang nakal serta melawan orangtua dan tidak berdoa saat makan, tidur,berangkat sekolah dan tidak mendoakan teman ang sakit dan juga orang tua. Berdasarkan hasil peneliti, dapat disimpulkan bahwa anak-anak SD Inpres Tunfenu Fatuat Belum mendapatkan pengajaran tentang iman Kristen secara maksimal dari guru pendidikan agama Kristen di Sekolah dan dikarenakan kurang bimbingan dari guru PAK bagi siswa dalam hal berdoa, kurang ketegasan, kurang motivasi, dorongan, dan kurang perhatian dari Guru dan orang tua dalam hal berdoa, sehingga kebanyakan siswa tidak bisa berdoa secara spontan karena tidak terbiasa berdoa. Saran : Upaya guru PAK agar mengajarkan tentang iman Kristen secara maksimal terhadap anak-anak dengan baik dan benar terutama dalam hal berdoa. Kata Kunci : Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti(PAK PB) Terhadap Perkembangan Iman Siswa Kelas V di SD Inpres Tunfenu Fatuat Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI KELAS IX DI SMP NEGERI 8 KUPANG TAHUN PELAJARAN 2020/2021

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas IX di SMP Negeri 8 Kupang. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 8 Kupang pada bulan Agustus 2021. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian fenomenologi yang mendeskripsikan mengenai penggunaan WhatsApp sebagai media pembelajaran daring (dalam jaringan). Data penelitian diperoleh melalui wawancara bersama wali kelas yang menjadi sumber utama dari penelitian ini, kemudian wawancara bersama 5 orang peserta didik kelas IX A. Observasi berupa observasi partisipasi pasif serta dokumentasi sebagai data pendukung dari hasil wawancara. Hasil penelitian menujukkan bahwa guru telah menggunakan WhatsApp sebagai media pembelajaran dalam menunjang kegiatan pembelajaran daring. Guru melakukan kegiatan pembelajaran sama seperti saat berada di dalam kelas, yaitu pertama guru melakukan kegiatan pembuka, kemudian dilanjutkan ke kegiatan inti, dan diakhiri dengan kegiatan penutup. Dalam kegiatan pembelajaran, guru memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia pada WhatsApp seperti fitur teks dan pesan suara/voice note yang digunakan untuk saling berinteraksi, fitur foto digunakan untuk mengirim hasil pekerjaan rumah oleh peserta didik, fitur dokumen yang digunakan untuk berbagi materi pembelajaran dalam bentuk World/PDF/PPT, fitur vidio digunakan untuk membagikan vidio yang berkaitan dengan materi pembelajaran, dan fitur telepon yang digunakan guru untuk menghubungi peserta didik yang bermasalah. Dari hasil penelitian ini di sarankan agar pendidik kreatif dan terampil dalam membuat variasi pembelajaran terutama dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada WhatsApp, , pendidik harus lebih tegas terhadap peserta didik, dan membangun komunikasi yang baik dengan orang tua peserta didik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail