Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Paulus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEKUTUAN YANG SEHATI SEPIKIR: “Suatu Tinjauan Kritik Historis terhadap Surat Filipi 2:1-11 dan Implikasinya bagi Persekutuan di Jemaat GMIT Bukit Kasih Baumata Barat, Klasis Kupang Tengah”

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertolak dari realitas bahwa persekutuan jemaat sering kali dihadapkan pada persoalan ketidakharmonisan, konflik internal, dan kepentingan pribadi, seperti yang terjadi di Jemaat GMIT Bukit Kasih Baumata Barat. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemaknaan kembali atas nilai-nilai persekutuan Kristen yang sejati sebagaimana diajarkan dalam Filipi 2:1-11. Dalam perikop ini, Rasul Paulus menasihatkan jemaat untuk hidup sehati sepikir, dalam kasih, kerendahan hati, dan tidak mementingkan diri sendiri, dengan menjadikan Kristus sebagai teladan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami konteks historis dan teologis dari teks Filipi 2:1-11, menggali kerygma yang terkandung di dalamnya, serta merumuskan implikasi teologis dan praktis bagi persekutuan jemaat GMIT Bukit Kasih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis reflektif dengan pendekatan historis kritis serta studi pustaka yang diperkuat dengan data wawancara lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerygma utama dari Filipi 2:1-11 adalah panggilan kepada jemaat untuk merendahkan hati, menjadikan Kristus teladan utama dalam mewujudkan persekutuan, dan ketaatan dalam Kristus sebagai dasar persekutuan. Implikasi dari kerygma ini menegaskan bahwa persekutuan kristen harus dibangun atas dasar kasih, kerendahan hati, dan kesediaan untuk melayani, bukan atas dasar kepentingan pribadi atau status sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Teologi Tubuh Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Pemahaman Pemuda-Pemudi Pelaku Seks Bebas Mengenai Tubuh Jemaat GMIT Silo Naikoten I

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk pertama mengeksplorasi pemahaman para pemuda-pemudi pelaku seks bebas di Jemaat Silo Naikoten 1 tentang tubuh. Kedua menjelaskan makna esensial dari Teologi Tubuh Paus Yohanes Paulus II terhadap para pemuda-pemudi pelaku seks bebas. Penelitian ini memakai metode kualitatif dan terdiri dari 10 sampel terdapat 5 laki-laki dan 5 perempuan. Penulis juga mengkaji dan mendalami berbagai sumber yang berhubungan dengan tema tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman pemuda-pemudi Jemaat Silo Naikoten 1 tentang makna tubuh itu beragam seperti menganggap tubuh sebagai objek pemuas nafsu, penghasil uang, struktur kehidupan. Dimana para pelaku seks bebas melihat kalau tubuh itu di pandang sebagai objek yang bisa untuk memuaskan nafsu badani mereka terlebih lagi mereka juga memandang kalau tubuh itu indah dan bisa diperjual belikan sehingga tidak melihat sebagai sebuah ciptaan Allah yang kudus. Berdasarkan pemahaman Paus Yohanes Paulus II tentang tubuh maka Teologi Tubuh melahirkan sebuah refleksi iman tentang makna seksual manusia. Pemaparan ajaran dalam Teologi Tubuh hendak mengajak umat beriman dan menanggapi berbagai perilaku dan gagasan menyimpang tentang pemahaman umum manusia tentang tubuh dalam perspektif iman. Hakikat tubuh sering diasumsi secara keliru. Tubuh dipandang sebagai objek pemuas seksual dan mengandung unsur komoditi dalam perekonomian. Oleh karena itu hasil analisa dapat disimpulkan bahwa pertama tubuh bukan lagi sebuah objek seksual dan sebagai alat untuk diperjual belikan. Kedua tubuh bukan lagi seonggok daging melainkan tubuh merupakan cara kita untuk berkomunikasi. Karena itu tubuh yang hadir merupakan sebuah kesatuan antara tubuh dengan pribadi ini tergambar dalam bahasa dalam tubuh yang tercetak saat manusia dilahirkan. Tubuh dapat mengungkapkan apa yang tak terlihat menjadi terlihat, sehingga tubuh memiliki nilai keluhuran dan keilahiannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail