Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pantai Otan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS FILUM ECHINODERMATA DI ZONA INTERTIDAL PERAIRAN OTAN KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI IMELDARIVA MALON (18380063). Struktur Komunitas Filum Echinodermata di Zona Intertidal Pantai Desa Otan Kecamatan Semau, Kabupate Kupang. ROCKIE R.L. SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si. Ph.D sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Echinodermata merupakan salah satu hewan yang sangat penting dalam ekosistem laut dan bermanfaat sebagai salah satu komponen dalam rantai makanan, pemakan sampah organik dan hewan kecil lainnya. Komunitas Echinodermata merupakan salah satu kajian yang dipelajari dalam synekologi yang mencakup tentang keragaman, keseragaman, dominasi dan kelimpahan. Pantai Desa Otan termasuk dalam wilayah Kecamatan Semau Kabupaten Kupang merupakan perairan terutama zona intertidalnya dengan karakteristik habitat yang cocok untuk kehidupan Echinodermata. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskripsi eksploratif, yaitu menganalisa dan menyajikan data berdasarkan objek yang diperoleh di habitat. Penentuan lokasi penelitian dilakukan menggunakan metode Purposive Sampling merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan lokasi penelitian terdapat di perairan intertidal. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode belt transek. Hasil perhitungan yng menunjukan bahwa terdapat 11 spesies Filum Echinodermata yang tergolong kedalam 4 kelas yaitu kelas yaitu kelas Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, dan Holothuroidea. Kelimpahan jenis Echinodermata menunjukan bahwa jenis Echinometra mathei sebesar 29,33 ind/m² Diadema setosum sebesar 28,67 ind/m2, dan Echinometra lucuner sebesar 26 ind/m² pada stasiun III. Kelimpahan jenis terendah adalah Echinothrix calamaris,sebesar 0,1 ind/m² (stasiun II), diadema antillarium sebesar 0,67 ind/m², Echinometra oblonga sebesar 0,67 ind/m².Kelimpahan relatif tertinggi dari filum Echinodermata zona intertidal pantai Desa Otan yaitu Diadema setosum sebesar 63,4%, Echinometra mathei sebesar 59,6%, Echinometra viridis sebesar 58,4%, Echinometra lucunter sebesar 46,2% dari kelas Echinoidea, Kelimpahan relatif terendah yaitu Diadema antillarum, Echinothrix calamaris sebesar 0,8% dan Echinometra oblonga sebesar 2,2%.Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Echinodermata di lokasi penelitian tetinggi adalah di Stasiun II sebesar 0,87, terendah adalah Stasiun III sebesar 0,76. Dimana nilai H’< 1 maka keanekaragaman tergolong rendah. Hasil perhitungan indeks keseragaman Stasiun I sebesar 0,88, terendah yaitu Stasiun III sebesar 0,76. Dimana nilai 0,75 ≤ E ≤ 1,0 Kondisi stabil. perhitungan indeks dominansi menunjukkan bahwa nilai indeks dominansi tertinggi terdapat pada stasiun III yaitu sebesar 0,20, sedangkan nilai dominansi Echinodermata terendah pada stasiun II yaitu 0,15. Berdasarkan kriteria indeks dominansi tergolong sedang. Kata kunci :Struktur Komunitas, Echinodermata, Kelimpahan, Keanekaragaman, Pantai Otan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI PERAIRAN DESA OTAN KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI YOHANES YORDAN RIBERU (18380081). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelas gastropoda umumnya lebih dikenal dengan sebutan siput atau keong dan termasuk pada filum Moluska. Gastropoda memiliki spesies paling beragam dan terbesar karena berhasil menempati berbagai macam habitat dan ekosistem seperti, ekosistem lamun, ekosistem karang, ekosistem mangrove dan substrat berpasir atau berlumpur. Mengingat belum adanya penelitian terkait struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Maka penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan judul struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas meliputi kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi gastropoda di Pantai Desa Otan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan November 2021, bertempat di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat yang terdiri dari 3 stasiun dengan dasar substrat yang berbeda, Masing-masing stasiun diletakkan 3 transek, dimana panjang garis transek 100 m dan jarak antar stasiun 500 m. Setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 1 x 1 m, dengan jarak per kuadran adalah 10 m. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, data yang diambil dalam kuadran adalah data jumlah individu gastopoda dan substrat, contoh sampel dikoleksi dan dimasukkan kedalam plastik sampel untuk di identifikasi, pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas, pH dan dan arus diukur pada setiap stasiun pengamatan. Data yang di hitung adalah kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis gastropoda yang ditemukan di pantai Desa Otan terdiri dari 7 ordo, 13 famili, 23 genus dan 29 spesies. Kelimpahan jenis dan relatif tertinggi adalah Engina mendicaria (1,489 Ind/m2, 23.675%) dan Conus sanguinolentus (0,800 ind/m2, 12.721%), sedangkan kelimpahan jenis dan kelimpahan relative terendah adalah Cypraea annulus (0,011 ind/m2, 0.177%) dan Hastula lepida (0,011 ind/m2, 0.177%). Index Keanekaragaman jenis gastropoda berkisar antara 0,956-1,201, dikategorikan rendah pada stasiun II dan sedang pada stasiun I dan III. Indeks Keseragaman berkisar antara 0,389-0,887, dikategorikan merata pada ketiga stasiun. Sedangkan indeks dominansi berkisar antara 0,077-0,169, dikategorikan rendah pada ketiga lokasi penelitian. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, kelimpahan jenis, indeks keanekaragaman, Pantai Otan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail