Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Maramba
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

RELASI MARAMBA DAN ATA “Suatu Tinjauan Sosiologi Agama Terhadap Relasi Maramba dan Ata di Kampung Raja Prailiu dan Implikasinya Bagi GKS Jemaat Payeti cabang Prailiu”

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji tentang relasi antara Maramba dan Ata di kampung Raja Prailiu, Sumba Timur. Hubungan antara kedua golongan ini telah menjadi bagian sangat penting dalam struktur sosial adat yang ada di sumba dan diwariskan secara turun-temurun. Dalam pratik kehidupan sehari-hari, relasi ini tampak dalam cara berbicara, pelaksanaan ritus adat, kedudukan sosial, serta kepemilikan lahan. Maramba dipandang sebagai kelompok yang memiliki kekuasan dan kehormatan, Kebalikan dari Maramba, Ata berada pada posisi paling bawah dan memiliki ruang gerak yang sangat terbatas terhadap sumber daya dan peran dalam masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir relasi ini mulai mengalami perubahan, Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan relasi seperti, peran gereja, peningkatan Pendidikan, kemajuan teknologi serta arus migrasi. Peran gereja khususnya GKS Jemaat Payeti Cabang Prailiu sangat memberi dampak besar terhadap cara pandang masyarakat terhadap struktur sosial yang ada. Gereja bukan menjalankan fungsi rohani tetapi gereja juga harus turut berperan sebagai agen perubahan yang menanamkan nilai-nila kasih, kesetaraan, dan keadilan soial. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dan teori strukturasi dari Anthony Giddens yang melihat bahwa struktur sosial tidak bersifat kaku dan teori ini menjelasakan bagaimana struktur sosial dan tindakan dari individu mampu membentuk dan mempengaruhi. Teori Giddens juga sangat membatu penulis memahami hubungan antara struktur adat dan tindakan sosial masyarakat. Dalam hasil penelitian menunjukkan meskipun sistem adat masih ada dan kuat, tetapi sudah banyak masyarakat terutama generasi muda yang mulai lebih mengerti dan muncul kesadaraan untuk membangun relasi yang lebih setara dan saling menghormati tanpa memandang status sosial. Dengan demikian, perubahan relasi maramba dan ata di kampung Raja Prailiu merupakan proses yang mengandung dinamika dengan mempertemukan tradisi dan nilai-nilai baru secara berdampingan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

YESUS YANG MERENDAHKAN DIRI “Kajian Kristologi Kontekstual Terhadap Peranan Kristus Sebagai Pembebas Dalam Konteks Relasi Maramba dan Ata di GKS Jemaat Kahambi Kalelangu.”

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Stratifikasi sosial adalah sebuah konsep yang menunjukkan adanya pembedaan atau pengelompokan suatu kelompok sosial (komunitas) secara bertingkat. Stratifikasi sosial di Sumba Timur membagi masyarakat ke dalam tiga golongan seperti, pertama: Golongan maramba, Golongan kabihu, Golongan ata. Adanya stratifikasi sosial ini telah membawa penderitaan dan ketidakadilan, penindasan, dan pelecehan seksual bagi golongan ata. Namun, ada masyarakat yang menganggap perhambaan sebagai hal yang wajar dan ada golongan ata menerima keberadaannya karena Yesus juga menderita dan pengenalan maramba terhadap Kristus tidak membawa perubahan dalam hubungannya dengan ata. Berhadapan dengan realitas tersebut, penulis tesis ini bertujuan, mendapatkan data dan informasi berdasarkan pengalaman ata dan maramba, dan mengkonstruksi pemahaman tentang Kristus sebagai pembebas dan didialogkan dengan konteks relasi ata dan maramba khususnya di Jemaat GKS. Kahambi Kalelangu. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang mendalam. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah teknik wawancara dan kepustakaan. Selain itu penulis menggunakan teori stratifikasi sosial, dan teori kenosis. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa, kaum ata mengalami ketidak adilan dan penindasan yang dilakukan oleh maramba baik dalam keluarga, pendidikan, agama, budaya, politik dan ekonomi. Sehingga transformasi stratifikasi sosial di GKS. Jemaat Kahambi Kalelangu-Sumba Timur harus dilakukan karena ini merupakan bagian dari perjuangan Yesus Kristus untuk mengangkat harkat dan martabat manusia. Dalam melakukan transformasi sosial maka butuh kerja sama semua pihak baik kaum ata itu sendiri, kaum maramba, pemerintah, dan gereja. Transformasi sosial harus dilihat sebagai panggilan gereja dalam mewujudkan tanda-tanda kerajaan Allah. Maramba dan ata harus membangun hubungan sebagai saudara didalam Yesus Kristus. GKS. Jemaat Kahambi Kalelangu dan pemerintah desa sedang upayakan untuk melakukan transformasi sosial terhadap realitas perhambaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail