Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Komunikasi Interpersonal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR KOTA KUPANG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR KOTA KUPANG Oleh: Maria G N Bahan Nim : 18410300 ABSTRAK Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual. Setiap karyawan akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai-nilai yang berlaku dalam dirinya. Semakin banyak aspek-aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka akan semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan ( as’ ad 2008 103-104). Manusia dalam hidup mempunyai kebutuhan mendasar yang tidak mungkin dapat dihilangkan, karena kebutuhan tersebut mendasari perilaku seseorang. Jika seseorang dalam bekerja merasa kebutuhannya sudah terpenuhi, maka akan timbul kepuasan bekerja dalan diri mereka. Kepuasan kerja menurut Hasibuan (2007:202) adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam, pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi luar dan dalam pekerjaan. Menurut Robbins (2008;170) kepuasan kerja merupakan sikap umum seseorang individu terhadap pekerjaannya. Jadi kepuasan kerja yang diperoleh oleh individu merupakan gambaran dari pekrjaan yang dilakukan. Sehinggah kepuasan kerja bukan hal yang sederhana, baik dalam arti dalam konsepnya maupun dalam arti analisisnya, karena kepuasan mempunyai konotasi yang beraneka ragam meskipun demikina tetap relevan untuk mengatakan bahwa kepuasan kerja merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif tentang pekerjaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang berjumlah 38 orang yang terdiri dari Branch Manager 4 orang, koordinator 4 orang, Administration 6, Supervisor Lcv 6 orang, Supersor Pc, Supervicor cv 4 oarang dan Mekanik 10 orang dan dilakukan penentual sampel menggunakan rumus solvin maka sampel penelitian ini berjumlah 38 orang. Teknik yang digunakan yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang, Penelitian ini menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan (Uji F), dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang, komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Sedangkan secara stimultakan gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan singnifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 3,810 sedangkan koefisien b1 = 0,400, koefisien b2 = 0,248. Dengan demikian persamaan regresi linear   berganda memperlihatkan pengaruh gaya kepemimpinan (X1), Komunikasi interpersonal (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 3,810 + 0,400 (X1) + 0,248 (X2) + e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel gaya kepemimpinan (X1) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel gaya kepemimpinan (X1) ditemukan t hitung = 4,815 lebih besar dari t tabel = 2,082 dan tingkat signifikan 0,000 oleh karena itu nilai sig. 0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel gaya kepemimpinan (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan kerja karyawan (Y). Berikut hasil uji Hipotesis kedua yaitu komunikasi interpersonal (X2) ditemukan t hitung = 2,703 lebih kecil dari t tabel =2,028 dan tingkat signifikan =0,011. Oleh karena itu nilai sig > 0,05 maka Ho (b1 = 0) diterima dan Ha (b1 ≠ 0) ditolak yaitu komunikasi interpersonal (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung = 25,379 lebih besar F tabel = 4,11 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 maka Ho (b1 =0 ) maka Ho ( b1 = 0 ) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0 ) diterima artinya variabel gaya kepemimpinan ( X1) dan komunikasi interpersonal (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y).Berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi ( R2) adalah 0,592 atau 59,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja keryawan adalah 59,2% Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Interpersonal Kepuasan Kerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ATLET DAN PELATIH ATAU OFFICIAL PADA TIM BOLA VOLI UKAW KUPANG

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Marianus Kefi.Nim. 16323212dengan judul: “Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: David Loba, S,Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Yahya J. Palinata, S.Pd., M. Or. Kata Kunci :Komunikasi Interpersonal, Atlet, Pelatih. Komunikasi interpersonal atau komunikasi antar pribadi merupakan suatu bentuk hubungan timbal balikantara individu secara tatap muka maupun melalui media komunikasi.Terjalinya keakraban antar sesama dan terbentuknya suatu kelompok awal mulanya adanya suatau interaksi komunikasi.Berkomunikasi dengan atlet seharusnya merupakan bagian dari tanggung jawab pelatih karena itu berkomunikasi secara formal dengan atlet harus dilakukan secara teratur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang.Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Dokumentasi, dengan teknik analisis adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tentang Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang sebagai berikut: (1). Tim Bola Voli UKAW Kupang, terbentuk dari inisiatif para mahasiswa. Para mahasiswa yang terlibat dalam tim bola voli ini dari berbagai fakultas dan program studi, Fakultas Theologia, Hukum, dan FKIP (Progdi PJKR dan Bahasa Inggris). Para mahasiswa yang terlibat dalam Tim ini, sangatlah antosias untuk mengikuti latihan maupun pertandingan. (2). Sumber (Komunikator) menunjukan bahwa Pemberi informasi (pelatih/offisal) sangatlah penting, sehingga kedudukan seorang pelatih atau offisal yang menjadi sumber informasi yang akurat haruslah dapat memberikan perubahan dari pesan yang tersampaikan ke atlet. (3). Pesan mengandung materi yang ditujukan untuk mempengaruhi atau mengubah komunikan. Pesan yang diberikan oleh pelatih haruslah memberikan keterangan fakta yang menuntun komunikan untuk mengambil keputusan, dan berisikan bujukan yang bertujuan untuk memberikan perubahan sikap atlet.(4). Saluran Pemelihan media ini sebagai saluran komunikasi dikarenakan lebih efektif dan efisien. Pemelihan akan media sangatlah mempengaruhi informasi yang akan diperoleh oleh atlet. Ketepatan menentukan media sebagai saluran informasi akan memberikan dampak perubahan bagi setiap orang yang menerima informasi tersebut. (5). Penerima pesan mempunyai tanggung jawab untuk dapat memahami apa yang disampaikan komunikator, untuk itu seorang Tujuan informasi ataupun pesan yang diberikan haruslah dapat dimengerti oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan tipe kepribadiannya. (6). Efek dari pesan atau informasi sangatlah berpengaruh pada perubahan sikap dan perubahan kepribadian dari setiap atlet yang menerima pesan atau informasi tersebut. Efek dari pesan atau informasi yang diberikan haruslah menimbulkan suatu perubahan bagi seorang atlet.Oleh sebab itu, isi dari pesan atau informasi haruslah akurat sehingga efek yang dihasilkan dapat dirasakan oleh pemberi pesan dan yang menerima pesan atau informasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail