Etnobotani Tumbuhan Obat Untuk Ibu Nifas Di Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua
ABSTRAK ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT UNTUK IBU NIFAS DI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Novi A. R)* Yanti D.)** Arnold CH. H.)** Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang memiliki khasiat obat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit. Masa nifas (puerperium) adalah masa pemulihan kembali, mulai dari persalinan selesai sampai alat-alat kandungan kembali seperti pra hamil. Lama masa nifas yaitu 6-8 minggu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat dan cara pengolahan tumbuhan obat untuk ibu nifas di masyarakat Hawu Mehara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksplorasi. Pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah gambar jenis- jenis tumbuhan obat yang digunakan masyarakat, pengumpulan data menggunakan teknik Wawancara, Eksplorasi, Dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara bersama 25 responden di Desa Lobohede, Desa Lederaga, Desa Molie, Desa Tanajawa dan Desa Daieko terdapat 17 jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan atau perawatan bagi ibu nifas, yaitu: Asam, binahong, faloak, jahe, jarak pagar, johar, kayu ular, kelapa, kelor, kencur, katuk, kesambi, kunyit, mengkudu, pepaya, sirih dan turi merah. Bagian organ tumbuhan yang digunakan, yaitu: Rimpang, batang, daun, buah, kulit, pucuk. Cara penggunaan obat, yaitu: mandi, minum, makan, kompres, cuci rambut, gosok. Penyakit yang disembuhkan, yaitu: mengembalikan stamina tubuh, mempercepat penyembuhan luka setelah melahirkan, penambah darah, peluruh sisa darah kotor, memperkuat rahim, menambah ASI, mencegah darah putih naik ke kepala, mengeluarkan darah nifas, mengurangi rambut rontok. Perlu adanya pelestarian tumbuhan yang berkhasiat obat tradisional untuk ibu nifas. Melakukan penelitian mengenai kandungan kimia yang terdapat di dalam setiap organ tumbuhan. Kata Kunci : Etnobotani, Tumbuhan Obat, Ibu Nifas, Kecamatan Hawu Mehara Keterangan * : Peneliti **: Pembimbing