ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN VALUE FOR MONEY PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) NAIBONAT KABUPATEN KUPANG AMOS STEFANUS ENA BLEGUR ABSTRAK Kinerja keuangan merupakan salah satu isu yang sangat penting untuk dikaji dalam organisasi sektor publik. Sejak diterapkannya penganggaran berbasis kinerja, semua organisasi sektor publik dalam pemerintah dituntut untuk mampu menghasilkan kinerja keuangan secara baik. Dengan pengukuran kinerja keuangan, dapat dilihat prospek pertumbuhan dan perkembangan keuangan organisasi. Perusahaan dikatakan berhasil apabila perusahaan telah mencapai suatu kinerja tertentu yang telah ditetapkan (Hery, 2015). Analisis kinerja keuangan pada dasarnya dilakukan untuk menilai kinerja dimasa lalu dengan melakukan berbagai analisis sehingga memperoleh posisi keuangan yang mewakili realitas, entitas dan potensi-potensi kinerja yang akan berlanjut. Salah satu organisasi sektor pulik atau instansi yang memerlukan adanya penggukuran kinerja keuangan adalah rumah sakit. Rumah sakit pemerintah merupakan salah satu organisasi sektor publik yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Umum Naibonat merupakan salah satu rumah sakit pemerintah Kabupaten Kupang yang akan dilihat kinerja keuangannya. Sampel didalam penelitian ini adalah laporan keuangan khususnya Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang tahun 2017 sampai 2021. Jenis data yang digunakan dalam penelitian data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data yang digunakan konsep pengukuran Value For Money. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Hasil perhitungan tingkkat ekonomis pada tahun 2017 tidak ekonomis karna rasionya >100%. Sedangkan tahun 2018-2021 berada pada kategori ekonomis karna rasionya 100%. 2. tingkat efisiensi RSUD Naibonat Kabupaten Kupang periode tahun 2017-2021 jika dilihat dari segi rasio efisiensi berada pada kategori efisien karena rasionya 100%. 3. tingkat efektivitas pada RSUD Naibonat Kabupaten Kupang berada pada kriteria efektif karena rasionya >100%. Kata kunci : kinerja keuangan, Value For Money, ekonomi, efisiensi efektivitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Kinerja Keuangan Melalui Pendekatan Value For Money Pada Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur”. Dibawah bimbingan Yuningsih Nita Chriatiani, SST.,M.Ak sebagai dosen pembimbing I dan Jems A. Zacharias, SE.,M.Si sebagai Dosen Pembimbing II. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimanakah kinerja keuangan Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan konsep value for money. Dengan mengacu pada persoalaan penelitian 1) Bagaimana kinerja keuangan Dinas Provinsi Nusa Tenggara Timur periode tahun 2018- 2020 ditinjau dari elemen ekonomi ? 2) Bagaimana kinerja keuangan Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur periode tahun 2018-2020 ditinjau dari elemen efisiensi ? 3) Bagaimana kinerja keuangan Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur periode tahun 2018-2020 ditinjau dari elemen efektivitas ? sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah bagaimana Kinerja Keuangan Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan konsep value for money TA 2018-2020 berdasarkan Laporan Realisasi Anggarannya. Konsep penelitian yang diangkat dalam penelitian ini adalah Value For Money. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaram Pendapatan Daerah TA 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dengan pihak Bagian Keuangan Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berkaitn dengan Laporan realisasi anggaran dan juga melalui pengamatan terhadap laporan keuangan dan dokumentasi/laporan tertulis berupa laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2020. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskripsif kuantitatif. Dalam penelitian ini analisis kinerja keuangan dilakukan untuk dapat menggambarkan dan menjelaskan serta dapat mempertanggungjawabkan kepada publik dengan menggunakan konsep value for money untuk mengetahui kinerja dan evaluasi dari suatu organisasi sektor publik, selain itu untuk dapat melihat pencapaian kinerja yang dihitung melalui 3 elemen yaitu : ekonomi, efisiensi, dan efektivitas agar dengan jelas dapat mengetahui pencapaian atas target yang ditetapkan. Konsep ekonomi sangat terkait dengan konsep biaya untuk memperoleh unit input. Konsep efisiensi terkait dengan hubungan antara output berupa barang atau pelayanan yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Konsep efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil diharapkan dengan hasil yang sesungguhnya tercapai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Sesuai hasil analisis dan pembahasan mengenai rasio ekonomi Dinas Sosial Provinsi NTT Tahun 2018-2020 sebesar 100,67% pada tahun 2018, 94,14% pada tahun 2019, dan 94,07% pada tahun 2020. Dikategorikan ekonomis. (2) Sesuai hasil analisis dan pembahasan rasio efisiensi Dinas Sosial Provinsi NTT Tahun 2018-2020 dikategorikan efisien karena hasil perhitungannya 100% yang berarti realisasi pengeluaran tidak melebihi anggaran pendapatan. (3) Sesuai hasil analisis dan pembahasan rasio efektivitas Dinas Sosial Provinsi NTT Tahun 2018- 2019 dikategorikan efektif karena hasil perhitungannya >100% , sedangkan pada tahun 2020 hasilnya sangat jauh dari kategori efektivitas yang ditetapkan sehingga pada tahun 2020 hasil perhitungannya tidak efektif. Oleh karena itu disarankan kepada Dinas Sosial Provinsi NTT jika dilihat dari sisi rasio ekonomi yang sangat baik maka pada tahun-tahun berikut tetap dapat memaksimalkan penggunaan biaya untuk belanja, agar dapat maksimal pada tahun-tahun yang akan datang. jika dilihat dari sisi efisiensi yang juga termasuk dalam kategori baik maka pada tahun-tahun yang akan datang Dinas Sosial harus terus menekankan biaya-biaya operasionalnya sehingga nantinya jumblah biaya tidak melebihi jumblah pendapatan. dan pada sisi rasio efektivitas pada tahun 2020 yang tidak memenuhi kriteria efektif, hal ini dikarenakan Dinas menurunkan target anggarannya, agar efektivitas menjadi baik Dinas harus dapat menaikan kembali terget anggarannya.