Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Dosis Ragi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DOSIS RAGI TERHADAP KUALITAS UBI KAYU KERING TERFERMENTASI (LUAI KAMBAU) SEBAGAI PANGAN TRADISIONAL SUMBA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH DOSIS RAGI TERHADAP KUALITAS UBI KAYU KERING TERFERMENTASI (LUAI KAMBAU) SEBAGAI PANGAN TRADISIONAL SUMBA Wulang D. Elias)* Nuhamara M)** Banoet R)** ABSTRAK Luai kambau adalah ubi kayu yang sudah kering lalu direndam kembali kedalam air dengan durasi waktu 3-5 hari dan dikomsumsi secara sederhana dengan teknologi yang tidak sulit. Namun pengembangan luai kambau belum banyak dilakukan oleh masyarakat pulau Sumba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis ragi terhadap kualitas ubi kayu kering terfermentasi (luaikambau) sebagai pangan tradisional Sumba dan untuk mengetahui salah satu dosis ragi terbaik terhadap kualitas ubi kayu kering terfermentasi (luaikambau) sebagai pangan tradisional Sumba. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana pada bulan agustus 2021. Desain penelitian ini menggunakan metode Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga secara total terdapat 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pengaruh dosis ragi terhadap kualitas ubi kayu kering terfermentasi (Luai kambau) memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf signifikan (P>0,01) terhadap warna, tekstur, kesukaan rasa, dan aroma khas ferementasi yang dihasilkan. Selain itu, perlakuan pemberian dosis ragi terbaik terdapat pada perlakuan D yaitu 3 gram ragi yang menghasilkan warna (4,50) sangat suka, rasa (4,5) sangat suka, tekstur (4,58) sangat suka dan dengan aroma (4,42) sangat suka pada luai kambau sebagai pangan tradisional sumba. Dengan demikian, Pemberian dosis ragi yang berbedaberpengaruh terhadap kualitas ubi kayu keringterfermentasi (luai kambau) sebagai pangan tradisional Sumba yang dihasilkan. Keterangan: * peneliti ** pembimbing Kata kunci:Luai kambau, dosis ragi, metode rancangan acak lengkap, Sumba

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DOSIS RAGI TERHADAP KADAR BIOETANOL DARI FERMENTASI SINGKONG KARET (Manihot glaziovii)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dosis ragi (saccharomyces cerevisiae) pada pembuatan bioetanol dari singkong karet (Manihot glaziovii) melalui proses fermentasi dan mengetahui tingkat dosis ragi (Saccharomyces cerevisiae) yang terbaik (optimum) terhadap peningkatan kadar bioetanol melalui proses fermentasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pengumpulan data. Variabel bebas berupa dosis ragi sedangkan variabel terikat adalah kadar bioetanol dan berat jenis bioetanol. Dalam penelitian ini dosis ragi yang digunakan kontrol/tampa ragi, 10 gram, 20 gram, dan 30 gram. Sedangkan singkong karet yang digunakan 500 gram masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis ragi (Saccharomyces cerevisiae) sangat berpengaruh terhapat kadar bioetanol maupun berat jenis bioetanol yang dihasilkan dari singkong karet melalui proses fermentasi. Kadar bioetanol dan berat jenis bioetanol tertinggi terdapat pada perlakuan empat (R3) dengan dosis ragi 30 gram adalah 26,572% dan 0,9743 g/ml.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail