ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berangkat dari keprihatinan terhadap persoalan kesehatan ibu hamil yang berdampak pada tingginya risiko stunting di wilayah Klasis Amanuban Tengah Utara, yang mendorong gereja untuk terlibat secara aktif melalui Program Gerakan Peduli Ibu Hamil (GEPIH). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konteks pelayanan GEPIH, menganalisis pelaksanaannya dengan pendekatan Appreciative Inquiry, serta merefleksikan makna teologis dari keterlibatan gereja dalam pelayanan sosial tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen terhadap pelaksana program dan ibu hamil penerima pelayanan. Analisis sosial dilakukan dengan menekankan penggalian kekuatan, potensi, dan praktik baik yang telah hidup dalam komunitas jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEPIH merupakan bentuk diakonia transformatif yang mampu memperkuat solidaritas jemaat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan ibu hamil, serta membangun jejaring kerja sama antara gereja, keluarga, dan lembaga kesehatan. Dari perspektif teologi sosial, keterlibatan gereja dalam GEPIH mencerminkan panggilan iman untuk menghadirkan kehidupan yang utuh (shalom) melalui tindakan nyata yang berpihak pada kelompok rentan, khususnya ibu hamil dan anak yang dikandungnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan hidup manusia semakin hari semakin bertambah. Hal ini membuat manusia harus bekerja keras agar kebutuhannya dapat terpenuhi. Salah satu kebutuhan mendasar yang sangat penting dan mempengaruhi kehidupan manusia adalah air. Air sangat menolong manusia dalam berbagai aktivitas setiap hari. Untuk itu air dapat dikatakan sebagai salah satu sumber kehidupan makhluk hidup. Ketersediaan air tidak memadai membuat kehidupan makhluk hidup menjadi tidak seimbang dan berpengaruh pada masalah sosial dan kesehatan. Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang membahas tentang peran gereja dalam membantu jemaat dari kesulitan air bersih yang berjudul “Air Sumber Kehidupan (Suatu Tinjauan Teologi Sosial Terhadap Peran Sosial Jemaat GMIT Ebenhaezer Apui Melalui Sistem Pengelolaan Air Bersih). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlibatan gereja dalam menyikapi masalah sosil berupa kurangnya ketersediaan air bersih di Jemaat GMIT Ebenhaezer Apui yang menimbulkan kesulitan jemaat dalam mengonsumsi air bersih. Peran sosial yang dilakukan oleh gereja merupakan sikap pelayaan diakonia transformatif yang berfokus menghadirkan Kerajaan Allah di tengah-tengah masyarakat dan jemaat. Kerajaan Allah tidak hanya disampaikan melalui perkataan namun yang lebih utama melalui tindakan nyata. Oleh karena itu gereja haruslah bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan peran gereja melalui sistem pengelolaan air bersih bagi seluruh masyarakat Apui. Inilah yang dimaksudkan Yesus bagi gereja yang tidak hanya hadir untuk dirinya sendiri namun dapat berguna bagi seluruh umat Allah.