Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Desa Honuk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU ASAL DESA HONUK KECAMATAN AMFOANG BARAT LAUT TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU ASAL DESA HONUK KECAMATAN AMFOANG BARAT LAUT TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Nakmofa, E.K)* Ledo, M.E.S)** Ballo, A)** Madu dari Desa Honuk diambil oleh masyarakat dari pohon dan celah batu biasanya digunakan sebagai obat,bahan makanan dan perawatan kulit. Madu memiliki manfaat bagi kesehatan, diantaranya sebagai zat antibakteri, antioksidan dan mengandung banyak vitamin diantaranya tiamin, riboflavin dan niasin. Tujuan penelitian untuk menganalisis data aktivitas antibakteri madu terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri Escherichia coli. Metode penelitian adalah eksperimen dengan variasi konsentrasi madu 80%, 90% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi konsentrasi madu terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli. Madu yang diambil dari pohon dapat menghambat pertumbuhan S. aureus dengan zona hambat yang diukur dengan rata-rata diameter zona bening yaitu 21,4 mm, 27,5 mm dan 28,6 mm. Pertumbuhan E. coli juga di hambat oleh madu yang diambil dari pohon dengan rata-rata diameter penghambatan yaitu 19,6 mm, 25,5 mm dan 27,1 mm. Madu yang diambil dari celah batu memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan S. aureus dengan rata-rata diameter zona bening yaitu 24,5 mm, 30,7 mm dan 34,8 mm, sedangkan untuk pertumbuhan E. coli rata-rata diameter zona bening yaitu 24,6 mm, 29,8 mm dan 51,5 mm. Daya hambat madu yang diambil dari pohon dan celah batu masuk dalam kategori daya hambat kuat dan sangat kuat Kata kunci :Antibakteri, madu, Staphylococcusaureus, Escherichia coli, Desa Honuk Keterangan : * Penulis **Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail