BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi pemanfaatan beberapa jenis kacang dalam pembuatan tempe. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan menghasilkan 12 unit percobaan. Jenis kacang yang digunakan adalah kacang kedelai,kacang gude, kacang tunggak, kacang merah. Variable yang diamati adalah uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil peneltian menunjukkan bahwa Perlakuan yang terbaik adalah perlakuan A ( kacang kedelai) dengan nilai warna sebesar 4,689 (sangat suka), aroma dengan nilai sebesar4,733 (sangat suka), rasa dengan nilai sebesar 4,822 (sangat suka) dan Tekstur dengan nilai sebesar 4,711 (sangat suka).
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Buku ini menyajikan pengetahuan mengenai ilmu ekonomi, baik konsep, teori maupun implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan kepada para pembaca khususnya terkait dengan ilmu ekonomi. Manusia sebagai makhluk ekonomi senantiasa berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mempertimbangkan pengorbanan, dan manfaat dari tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, memahami ilmu ekonomi sangat penting bagi manusia. Ilmu ekonomi adalah bagian ilmu sosial yang mempelajari perilaku manusia dalam upaya memenuhi kebutuhan. Sistematika penyusunan buku dalam bentuk book chapter ini terdiri atas dua puluh bab, dan diberi judul Pengantar Ilmu Ekonomi (Suatu Tinjauan Teoretis). Dalam penyusunan buku ini, tentunya masih terdapat banyak kekurangan, seperti kata pepatah tak ada gading yang tak retak, sejatinya kesempurnaan itu hanya milik Sang Pencipta. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan saran dan masukan dari para pembaca demi penyempurnaan karya selanjutnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Hubungan orientasi tugas dan orientasi hubungan dalam kepemimpinan denagan kinerja karyawan pada RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang . Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, S.E., M.P dan pembimbing 2 (dua) Hermyn B. Hina,S.E.,M.Si Orientasi kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Heidjrachman dan Husnan, 2002:224). orientasi tugas merupakan suatu program untuk memperkenalkan pegawai baru pada peran-peran mereka, organisasi, kebijakan-kebijakannya, nilai-nilai, keyakinan-keyakinan dan pada rekan kerja mereka. Menurut Sunyoto (2012;155), Perilaku kepemimpinan yang berorientasi hubungan difokuskan pada kualitas dari hubungan dengan pengikut. Kepemimpinan yang lebih mengarah pada hubungan saling mempercayai, saling menghargai dan penuh kehangatan hubungan antara pemimpin dengan stafnya (Herbert, 2011;33) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan antara orientasi tugas dan orientasi hubungan dengan kinerja karyawan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis korelasi person dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa orientasi tugas dan orientasi hubungan berhubungn dengan kinerja karyawan dengan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,601) dan memiliki derajat hubungan sedang atau Ha ditolak dan H0 diterima untuk variabel orientasi tugas (X1) atau Ha ditolak dan H0 diterima. dan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,401) dan memiliki derajat hubungan lemah untuk variabel orientasi hubungan (X2) atau Ha ditolak dan H0 diterima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hubungan orientasi tugas dan orientasi hubungan dalam kepemimpinan denagan kinerja karyawan pada RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang . Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, S.E., M.P dan pembimbing 2 (dua) Hermyn B. Hina,S.E.,M.Si Orientasi kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Heidjrachman dan Husnan, 2002:224). orientasi tugas merupakan suatu program untuk memperkenalkan pegawai baru pada peran-peran mereka, organisasi, kebijakan-kebijakannya, nilai-nilai, keyakinan-keyakinan dan pada rekan kerja mereka. Menurut Sunyoto (2012;155), Perilaku kepemimpinan yang berorientasi hubungan difokuskan pada kualitas dari hubungan dengan pengikut. Kepemimpinan yang lebih mengarah pada hubungan saling mempercayai, saling menghargai dan penuh kehangatan hubungan antara pemimpin dengan stafnya (Herbert, 2011;33) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan antara orientasi tugas dan orientasi hubungan dengan kinerja karyawan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah karyawan RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis korelasi person dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa orientasi tugas dan orientasi hubungan berhubungn dengan kinerja karyawan dengan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,601) dan memiliki derajat hubungan sedang atau Ha ditolak dan H0 diterima untuk variabel orientasi tugas (X1) atau Ha ditolak dan H0 diterima. dan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai Rhitung (0,401) dan memiliki derajat hubungan lemah untuk variabel orientasi hubungan (X2) atau Ha ditolak dan H0 diterima.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
WAHYUNI YENI HORO (15380003). Analisis Ekologi Ikan Target Yang Terdapat di Perairan Pulau-pulau Kecil TWAL Teluk Kupang. Ir. IZAAK ANGWARMASSE, M.Si dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perairan Teluk Kupang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah konservasi laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan status sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang.Ikan target adalah ikan yang merupakan target untuk penangkapan atau lebih dikenal juga dengan ikan ekonomis penting atau ikan konsumsi seperti Seranidae, Lutjanidae, Kyphosidae, Lethrinidae, Achanturidae, Mulidae, Siganidae, Labridae dan Haemulidae (Rembet, dkk., 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi dari ikan target di daerah terumbu karang pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang. Pulau kecil adalah pulau dengan luas wilayah lebih kecil atau sama dengan 2.000 Km². Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 dan bertempat di perairan pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang yang meliputi tiga stasiun penelitian yaitu: Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Pengambilan data ikan dilakukan dengan teknik sensul visual, menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) pada 3 stasiun pengambilan data di kedalaman 5-10 m dengan menggunakan 2 transek pada tiap stasiun penelitian. Transek sepanjang 50 m diletakan sejajar dengan garis pantai meliputi permukaan ekosistem terumbu karang dan pengamatan ikan dilakukan 2,5 m ke samping kiri dan 2,5 m kesamping kanan sehingga luas area pengambilan data pada setiap transek adalah 250 m2 (English, et al., 1994). Komposisi jenis ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kambing terdiri dari 1 famili dan 3 spesies; lokasi Pulau Kera terdiri dari 6 famili dan 12 spesies; dan lokasi Pulau Tikus terdiri dari 8 famili 17 spesies. Famili Acanthuridae adalah salah satu ikan target yang mendominasi di perairan Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Kelimpahan ikan target di perairan Pulau Kambing hampir sama, dengan jenis yang paling mencolok adalah jenis ikan Zebrasoma scopas sebanyak 0,012 ind/m²; kelimpahan tertinggi ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kera adalah jenis Pterecasio tile sebanyak 0,20 ind/m², diikuti oleh Naso sp dan Lutjanus kasmira sebanyak 0,18 ind/m², Gnathodentex aurolineatus sebanyak 0,17 ind/m² dan Ctenochaetus striatus sebanyak 0,16 ind/m², kelimpahan tertinggi jenis ikan target di perairan Pulau Tikus adalah Pterocasio tile sebanyak 0,22 ind/m². Keanekaragaman jenis ikan target di perairan Pulau Kambing tergolong rendah, Nilai keanekaragamn ikan target yang diperoleh di perairan Pulau Kera sebesar 2,431 dan Pulau Tikus sebesar 2,478. Sesuai kriteria keanekaragaman ikan di perairan Pulau Kera danTikus juga tergolong keanekaragaman sedang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
WAHYUNI YENI HORO (15380003). Analisis Ekologi Ikan Target Yang Terdapat di Perairan Pulau-pulau Kecil TWAL Teluk Kupang. Ir. IZAAK ANGWARMASSE, M.Si dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perairan Teluk Kupang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah konservasi laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan status sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang.Ikan target adalah ikan yang merupakan target untuk penangkapan atau lebih dikenal juga dengan ikan ekonomis penting atau ikan konsumsi seperti Seranidae, Lutjanidae, Kyphosidae, Lethrinidae, Achanturidae, Mulidae, Siganidae, Labridae dan Haemulidae (Rembet, dkk., 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi dari ikan target di daerah terumbu karang pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang. Pulau kecil adalah pulau dengan luas wilayah lebih kecil atau sama dengan 2.000 Km². Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 dan bertempat di perairan pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang yang meliputi tiga stasiun penelitian yaitu: Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Pengambilan data ikan dilakukan dengan teknik sensul visual, menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) pada 3 stasiun pengambilan data di kedalaman 5-10 m dengan menggunakan 2 transek pada tiap stasiun penelitian. Transek sepanjang 50 m diletakan sejajar dengan garis pantai meliputi permukaan ekosistem terumbu karang dan pengamatan ikan dilakukan 2,5 m ke samping kiri dan 2,5 m kesamping kanan sehingga luas area pengambilan data pada setiap transek adalah 250 m2 (English, et al., 1994). Komposisi jenis ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kambing terdiri dari 1 famili dan 3 spesies; lokasi Pulau Kera terdiri dari 6 famili dan 12 spesies; dan lokasi Pulau Tikus terdiri dari 8 famili 17 spesies. Famili Acanthuridae adalah salah satu ikan target yang mendominasi di perairan Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Kelimpahan ikan target di perairan Pulau Kambing hampir sama, dengan jenis yang paling mencolok adalah jenis ikan Zebrasoma scopas sebanyak 0,012 ind/m²; kelimpahan tertinggi ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kera adalah jenis Pterecasio tile sebanyak 0,20 ind/m², diikuti oleh Naso sp dan Lutjanus kasmira sebanyak 0,18 ind/m², Gnathodentex aurolineatus sebanyak 0,17 ind/m² dan Ctenochaetus striatus sebanyak 0,16 ind/m², kelimpahan tertinggi jenis ikan target di perairan Pulau Tikus adalah Pterocasio tile sebanyak 0,22 ind/m². Keanekaragaman jenis ikan target di perairan Pulau Kambing tergolong rendah, Nilai keanekaragamn ikan target yang diperoleh di perairan Pulau Kera sebesar 2,431 dan Pulau Tikus sebesar 2,478. Sesuai kriteria keanekaragaman ikan di perairan Pulau Kera danTikus juga tergolong keanekaragaman sedang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Kinerja Karyawan Bagian akuntansi Pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat Di Kota Kupang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1). mengetahui pengaruh Positif dan Signifikan Human Capital Efficiency terhadap Kinerja Karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang, 2). Mengetahui pengaruh positif dan signifikan Capital Employed Efficiency terhadap Kinerja Karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang, S3). Mengetahui Pengaruh positif dan Signifikan Structural Capital Efficiency terhadap Kinerja Karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang, dan 4). Mengetahui Pengaruh positif dan signifikan Human Capital efficiency, Capital Employed Efficiency dan Structural Capital Efficiency secara simultan terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi pada Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang. Dalam menjawab Permasalah tersebut, peneliti dalam penulisan ini adalah pengaruh Modal Intelektual terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi pada Bank perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang. Dimana data dikumpulkan dengan penulusuran referensi dengan menggunakan analisis regresi linear berganda, korelasi linear berganda, koefisien determinasi serta uji-F dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan Modal Intelektual terhadap kinerja karyawan bagian akuntansi Bank Perkreditan Rakyat Tanaoba Lais Manekat di Kota Kupang. Implikasi dari penelitian ini adalah 1). Keberadaan Modal intelektual dalam suatu perusahaan cukup mempengaruhi kinerja para karyawan dalam perusahaan tersebut sehingga semakin baik. 2). Perusahaan mampu mengelola modal intelektual yang mereka miliki, maka akan semakin besar pula produkvitas yang akan dihasilkan oleh perusahaan yang bersangkutan. 3). Manajemen perusahaan perlu meningkatkan kemampuan Human Capital Efficiency dan memilih sumber daya manusia yang berkompeten agar memberikan nilai tamba yang besar bagi perusahaan. 4). Melengkapi Infrastruktur pendukung Structural Capital Efficiency yang dapat mendukung Human Capital Efficiency berfungsi, serta menjaga dan lebih meningkatkan hubungan baik antara perusahaan dengan Capital Employed Efficiency, sehiungga apa bila nilai modal intelektual meningkat akan pula meningkatkan pula Kinerja Karyawan. Kata Kunci : Human Capital Efficiency, Structural Capital Efficiency dan Capital Employed Efficiency dan Kinerja Karyawan.