PERUBAHAN SUHU DAN KADAR ALKOHOL HASIL DESTILASI GULA TERFERMENTASI DENGAN KADAR ALKOHOL AWAL YANG BERBEDA
PERUBAHAN SUHU DAN KADAR ALKOHOL HASIL DESTILASI GULA TERFERMENTASI DENGAN KADAR ALKOHOL AWAL YANG BERBEDA (Tetiyanuarius) (medahandeasisak*)(malelakzet**) ABSTRAK Minumanberalkoholadalahminuman yang mengandungetilalkoholatauetanol yang diprosesdaribahanhasilpertaniansepertilaru.Penelitianinidengancarafermentasiguladandestilasi. Proses destilasidilakukanuntukmenghasilkanetanolyaitudengancara prosesdestilasisederhana. Padasetiapproses destilasiterdiridari 3 perlakuanyaitu 10 liter, 15 literdan 18 liter. Tujuanpenelitianiniuntukmemperoleh data perubahansuhuuapdankadar alcohol hasildestilasi yang berbedadenganvariabelsebagaiberikut : Variabelbebasadalahperubahan suhu,X1 : 56℃-64℃ (aseton),X2 : 64℃-77℃ (methanol), X3 : 77℃ - 78℃ (etilasetat), X4 : 78℃ - 82℃ (etanol), X5 : 82℃ - 97℃ (isopropanol), danvariabelterikatatau variable yang diamatiadalahkadar alcohol hasildestilasi. Hasilpenelitianmenunjukanbahwadariketigaperlakuandengan proses destilasiyang berbedadapatmenghasilkankadar alcohol. 8 liter larumenghasilkan 60% kadaralkohol, 10 liter larumenghasilkan 60% kadaralkoholdan 15 liter larumenghasilkan 60% kadaralkohol. Dari penelitianinididapatkan volume dankadaralkohol yang menurundenganbertambahnyawaktupemasakandanberbandingterbalikterhadaptemperaturdestilasi. Kadar alkoholtertinggidiperolehsebesar 60 % sedangkan yang terendahadalah 50 %. Kata Kunci:destilasi, fermentasigula (laru) kadaralkohol. 1)peneliti 2)pembimbing