ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT DI DESA BAUMATA KABUPATEN KUPANG
ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0 UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT DI DESA BAUMATA KABUPATEN KUPANG Magur S.T. * ) Nainiti N.P.P.E.**) Dethan J.J.S. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Lab Mekanisasi Pertanian FATETA, UKAW Kupang.Cropwat 8.0 adalah program berbasis windows yang digunakan untk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi berdasarkan tanah,iklim, dan data tanaman. Cropwat 8.0 dapat dipergunakan untuk menghitung evapontranspirasi potensial, evapontranpirasi aktual,kebutuhan air irigasi satu jenis tanaman maupun beberapa jenis tanaman dalam satu hamparan, serta merencanakan pemberian air irgasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi tanaman tomat dari tahap penanaman hingga panen dengan program Cropwat 8.0.Data yang dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder diperoleh dari BMKG berupa data iklim selama 5 Tahun dengan periode pengamatan 2015 s.d. 2019 kemudian disesuaikan dengan kebutuhan Cropwat 8.0. Berdasarkan data iklimnya diperolehEvapotranspirasi potensial tertinggi dicapai pada bulan September yaitu 5,41 mm/hari dan terendah pada bulan Januari sebesar 3,37 mm/hari. Semakin tinggi temperatur udara dan lama penyinaran maka nilai evapotranspirasi potensial (ETo) juga semakin tinggi. Rata-rata nilai evapotranspirasi potensial sebesar 4,66 mm/hari.Kemudian kebutuhan air tanaman semakin besar setiap bulannya. Sedangkan Kebutuhan air irigasi tertinggi yaitu pada bulan Maret dekade ke-3 sebesar 45,6 mm/dec dan terendah pada bulan April dekade ke-2 sebesar 10,9 mm/dec. Kata kunci : data klimatologi, irigasi, Cropwat 8.0, tomat Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing