Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: HERMAN HEDE WIWI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

2023•Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Permainan tradisional Peluru Djuru sebagai rencana penelitian ini, merupakan sebuah permainan tradisonal yang telah dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat Raijua sebagai warisan leluhur. Permainan ini khasbudaya. Raijau dan hanyasatu-satunya permainan yang ada di Raijua. Permainan ini dilaksanakan pada bulan April setiap tahun, pada malam hari selama dua malam berturut-turut. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permainan peluru djuru sebagai media rekreasi di Kabupaten Sabu Raijua Metode penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, di mana penelitian ingin menekankan pada analisis pada penyimpulan secara induktif dan deduktif dengan menggunakan logika ilmiah. Pada penelitian kualitatif ini peneliti sendirilah yang menjadi instrumen penelitian untuk mendapatkan data secara langsung dari sumbernya. Hasil dan pembahasan: Hasil wawancara dengan tokoh adat, menggambarkan pesan mendalam dari perjuangan Madja. Bahwa usaha yang keras dan tekad yang kuat selalu membuahkan hasilnya. Oleh karena itu pesta peluru djuru sesungguhnya memberikan sebuah pesan moral bagi masyarakat Raijua khususnya generasi muda agar tidak lengah dalam menghadapi tantangan alam Raijua yang begitu keras. Budaya peluru djuru yang diarakan setiap tahun merupakan peninggalan leluhur yang memiliki nilai persatuan bahkan nilai moral. Artinya bahwa dengan permainan tradisional peluru djuru ini, masyarakat secara umum terutama generasi muda dapat memahami dan mengenal budaya nya sendiri serta pesan-pesan moral yang terkandung di dalamnya. Simpulan: Nilai-nilai yang terdapat dalam permainan peluru djurudiantara nilai persatuan, nilai moral, nilai pendidikan dan nilai keberanian harus ditanamkan kepada setiap warga masyarakat Raijua khususnya generasi muda. Nilai Persatuan yang dimaksudkan adalah bahwa dalam permainan peluru djuru yang diutamakan adalah permainan tersebut tidak mementingkan mana yang kalah dan mana yang memang. Yang paling penting adalah bagaimana menjaga kebersamaan dan persauran. Nilai moral berarti setiap perbuatan yang baik, pasti menghasilkan sesuatu yang baik. Nilai Pendidikan berarti masyarakat Raijua harus belajar untuk memahami arti dari sebuah persaudaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KINERJA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Permainan tradisional Peluru Djuru sebagai rencana penelitian ini, merupakan sebuah permainan tradisonal yang telah dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat Raijua sebagai warisan leluhur. Permainan ini khasbudaya. Raijau dan hanyasatu-satunya permainan yang ada di Raijua. Permainan ini dilaksanakan pada bulan April setiap tahun, pada malam hari selama dua malam berturut-turut. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan permainan peluru djuru sebagai media rekreasi di Kabupaten Sabu Raijua Metode penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, di mana penelitian ingin menekankan pada analisis pada penyimpulan secara induktif dan deduktif dengan menggunakan logika ilmiah. Pada penelitian kualitatif ini peneliti sendirilah yang menjadi instrumen penelitian untuk mendapatkan data secara langsung dari sumbernya. Hasil dan pembahasan: Hasil wawancara dengan tokoh adat, menggambarkan pesan mendalam dari perjuangan Madja. Bahwa usaha yang keras dan tekad yang kuat selalu membuahkan hasilnya. Oleh karena itu pesta peluru djuru sesungguhnya memberikan sebuah pesan moral bagi masyarakat Raijua khususnya generasi muda agar tidak lengah dalam menghadapi tantangan alam Raijua yang begitu keras. Budaya peluru djuru yang diarakan setiap tahun merupakan peninggalan leluhur yang memiliki nilai persatuan bahkan nilai moral. Artinya bahwa dengan permainan tradisional peluru djuru ini, masyarakat secara umum terutama generasi muda dapat memahami dan mengenal budaya nya sendiri serta pesan-pesan moral yang terkandung di dalamnya. Simpulan: Nilai-nilai yang terdapat dalam permainan peluru djurudiantara nilai persatuan, nilai moral, nilai pendidikan dan nilai keberanian harus ditanamkan kepada setiap warga masyarakat Raijua khususnya generasi muda. Nilai Persatuan yang dimaksudkan adalah bahwa dalam permainan peluru djuru yang diutamakan adalah permainan tersebut tidak mementingkan mana yang kalah dan mana yang memang. Yang paling penting adalah bagaimana menjaga kebersamaan dan persauran. Nilai moral berarti setiap perbuatan yang baik, pasti menghasilkan sesuatu yang baik. Nilai Pendidikan berarti masyarakat Raijua harus belajar untuk memahami arti dari sebuah persaudaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail