Abstrak
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan kelas oleh guru pendidikan agama Kristen di SMP Negeri 20 Kupang Tahun Ajaran 2023/2024. Pengelolaan kelas adalah tindakan yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Kristen untuk menciptakan dan memelihara kondisi pembelajaran yang kondusif sehingga tecapainya tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan kelas oleh guru Pendidikan Agama Kristen di SMP Negeri 20 Kupang dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sampel atau sumber data dalam penelitian ini ada dua yakni data primer (guru mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen kelas VII-IX) yang berjumlah 4 orang dan data sekunder (profil sekolah, keadaan pendidik, dan siswa). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan teknik analisis data dalam penelitian ini terdapat tiga tahap yakni; reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan pengelolaan kelas oleh guru Pendidikan Agama Kristen SMP Negeri 20 Kupang dalam hal menciptakan iklim belajar yang yang tepat, pengaturan ruang belajar, mengelolah interaksi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melaksanakan pengelolaan kelas guru Pendidikan Agama Kristen kelas VII-IX 1) menciptakan iklim belajar yang tepat guru lebih cenderung pada penekanan hal positif yaitu guru berkomunikasi kepada siswa mengunakana bahasa yang formal, guru mengajar di dalam kelas dan saat di luar kelas guru selalu memberi nasehat kepada siswa, guru menjadi teladan bagi siswa, guru mengambil tindakan saat saat terjadi kegaduhan dan juga guru memusatkan kembali perhatian siswa.2). pengaturan ruang belajar cenderung pada guru menetapkan tempat duduk siswa, guru merubah format tempat duduk dan penetapan media pembelajaran. 3). mengelola interaksi kegiatan belajar mengajar terlihat saat guru melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan bahasa yang formal, memberikan pertanyaan kepada siswa, dan juga guru berperan saat membimbing diskusi.