Abstrak
Produktivitas tanaman padi adalah suatu nilai yang menunjukan perbandingan rata-rata hasil produksi tanaman padi terhadap penggunaan beberapa input pada periode pelaporan. Produktivitas merupakan kemampuan atau kapasitas petani memproduksi tanaman padi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas petani padi sawah, mengetahui indeks produktivitas, mengetahui efisiensi teknis dan Mengetahui gap efisiensi petani padi sawah di Desa Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara terstruktur, dokumentasi, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai rat-rata 207, 598, produktivitas terendah 1,078, pada responden No 31 Dusun 3 terdapat pada Dusun 3 dan produktivitas tertinggi 10,344 responden No 4 Dusun 1. Indeks produktivitas petani padi sawah di Desa Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang dengan nilai rata – rata indeks produktivitas petani padi sawa dengan nilai 20,102, Indeks produktivitas terendah 0,104, pada responden No 31 terdapat pada Dusun 3, dengan produktivitas tertinggi petani yaitu 1 dan responden No 4 terdapat pada Dusun 1 produktivitas mempunyai perawatan yang teratur dan terbaik. Efisiensi teknis petani padi sawa di Desa Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang dengan nilai rata – rata efisiensi Produktivitas 20,102 dengan nilai terendah 0,104 pada responden No 31 Dusun 3 dan efesiensi teknis tertinggi 1 pada responden No 4 terdapat pada Dusun 1 dengan tingkat efisiensi yang di capai petani mengindentifikasikan tingkat penguasaan dan produktivitas teknologi yang berbeda -beda. Gap efesiensi petani padi sawah di Desa Netemnanu, Kecamatan Amfoang Timur Kabupaten Kupang dengan nilai rata – rata GAP efesiensi teknis 15,987, dengan nilai terendah 0,895, pada responden No 31 yang terdapat di Dusun 3 dan Gap efesiensi teknis tertinggi 0 % pada responden No 4 yang terdapat di Dusun1. Saran dari penelitian ini adalah Untuk para petani atau masyarakat perlu melakukan pembuatan pupuk kompos dan pupuk kendang dari bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi biaya pengeluaran.