Abstrak
Minyak atsiri adalah salah satu hasil biosintesis lanjutan (metabolisme) terhadap hasil utama proses fotosintesis daun. Salah satu jenis minyak atsiri yang paling banyak dikonsumsi dalam negeri dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi adalah minyak kayu putih. Minyak kayu putih memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai obat gatal, pusing, mual, serta sebagai penghangat badan. Bagian pohon yang paling berpotensi menghasilkan minyak kayu putih adalah daun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik daun dan rendemen minyak atsiri pada berbagai jenis tanaman kayu putih. Pengambilan sampel daun kayu putih dilakukan selama 2 kali, yang berlokasi di Pariti dan Kupang Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Analisis untuk mengetahui rendemen daun kayu putih adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (Anova RAL) dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perlakuan terbaik dan Perhitungan kandungan minyak atsiri kayu putih (rendemen). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Penyulingan yang dilakukan pada musim hujan memberikan nilai kadar minyak yang sangat sedikit dikarenakan pengambilan bahan penelitian di area persawahan oleh karena itu nilai kadar minyak yang dihasilkan sangat sedikit yang diperoleh pada saat penyulingan. Penyulingan yang dilakukan selama tiga (3) jam akan menurunnya nilai kadar minyak.