Abstrak
ABSTRAK PERANAN GEREJA DALAM LITERASI PENDIDIKAN Ongki Rivaldo Adu Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Indonesia email: [email protected] Tuna aksara merupakan masalah yang mendunia. Tuna aksara bukan hanya terkait dengan kemampuan membaca, menulis, dan menghitung, tetapi berpengaruh pada kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan sumber daya manusia. Nusa Tenggara Timur, secara khusus kabupaten Timor Tengah Selatan, kecamatan Amanuban Selatan, Desa Mio tidak terlepas dari masalah tuna aksara tersebut. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak sebagai penyandang tuna aksara tersebut. Pemerintah dan gereja sepatutnya bekerja sama dengan baik. Menanggapi persoalan tuna aksara tersebut, maka gereja turut terpanggil untuk menyatakan perhatiannya melalui peran sosial gereja. Dalam karya ilmiah ini, penulis menggambarkan tentang peran sosial GMIT Imanuel Mio bagi penyandang tuna aksara jemaat GMIT Imanuel Mio dipandang dari teori teologi sosial. Tujuannya, gereja-gereja masa kini dapat belajar dari peran sosial yang dilakukan untuk lebih terlibat dalam menanggapi persoalan sosial dalam jemaat. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian lapangan dan penelitian pustaka. Penelitian pustaka yang dimaksud ialah dengan menggunakan sejumlah litaratur yang dapat menunjang penelitian ini. Penulis, melakukan penelitian lapangan dengan lokus penelitian di Jemaat GMIT Imanuel Mio, Klasis Amanuban Selatan. Untuk mengetahui peran sosial gereja, maka penulis memilih beberapa orang menjadi informan bagi penulis. Berdasarkan hasil penelitian sesuai teori teologi sosial yang penulis gunakan untuk mengkaji peran sosial gereja, maka hal yang penulis dapatkan ialah peran sosial yang dilakukan GMIT Imanuel Mio didasari pada motivasi yang benar yaitu melihat diri sebagai konsep imago dei dan manusia baru untuk menjadi uluran tangan Kristus melalui penyandang tuna aksara. Peran sosial gereja yang dilakukan ialah melalui pemberdayaan dengan program motor pustaka.