Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

KEMITRAAN PENATUA, DIAKEN, DAN PENGAJAR

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Teologi Agama Kristen•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Gereja yang terbentuk dari kumpulan orang-orang yang mengakui iman Kristiani juga senantiasa bersama-sama mewujudkan kehidupan bersama lewat persekutuan yang dibangun dalam semangat satu tujuan yang sama. Gereja yang kelihatan adalah semua orang di seluruh dunia mengaku dan berbakti kepada satu Allah dan Kristus. Gereja yang tidak kelihatan sendiri adalah gereja yang berada di hadirat Allah. Dalam gereja ini yang diterima hanya dia yang oleh rahmat Allah diangkat menjadi Anak-Nya dan oleh penyucian karya Roh Kudus menjadi anggota Kristus. Kemitraan merupakan hubungan atau juga mitra dapat diartikan kawan, sahabat, rekan teman kerja. Gereja perlu membangun kemitraan dalam komunitas. Kemitraan yang dimaksud untuk memahami akan pentingnya keteraturan dan kerja sama dalam suatu pelayanan gerejawi demi mencapai keharmonisan pelayanan suatu gereja yang bertujuan untuk memuliakan Allah. Oleh karena itu dalam tulisan ini lebih menfokuskan kepada kemitraan dalam organisasi dan kemitraan dalam pelayanan bersama antara penatua, diaken dan anggota jemaat. Metode penelitian yang digunakan penulis di sini menjelaskan tentang metode apa yang digunakan dalam penilitian. Metode penilitian yang digunakan oleh penulis ialah metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositives atau enterprektif, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti adalah sebagai instrument kunci. kemitraan penatua, diaken, dan pengajar dalam membangun jemaat di Jemaat GMIT Patmos Nuse tidak berjalan dengan baik. Mereka belum sepenuhnya menjadi mitra yang baik sehingga mengganggu lancarnya pelayanan dan relasi antara mereka. Berdasarkan masalah yang terjadi mengenai kemitraan, GMIT memperlengkapi anggotanya untuk melaksanakan amanat kerasulan, salah satunya melalui pembangunan jemaat. Esensi dari pembangunan jemaat adalah memampukan anggota gereja menjadi sarana dan alat untuk menghadirkan tanda-tanda kerajaan Allah di dunia. Untuk itu proses pengaktualisasian segenap potensi jemaat harus dilakukan secara terencana, sistematis, terbuka, holistik dan terfokus pada tugas pemuridan.

Kata kunci

Kata Kunci: Gereja, Kemitraan, Pembangunan Jemaat.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KEMITRAAN PENATUA, DIAKEN, DAN PENGAJAR2023 · oai:ais:skripsi:3735

Publikasi terkait