Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Jasmani, Kesehatan Dan Rekreasi•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG Hendrik Wunu Ngita Amah1*, Anderias J. F. Lumba2 , Alventur Baun3. 1 ,2, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Perkembangan prestasi olahraga pencak silat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pra PON XX 2019 di Jakarta dan PON XX di Papua berhasil mendulang 1 emas dan 2 perunggubelum diikuti dengan suatu proses regenerasi pembinaan atlet dari usia dini yang berjenjang untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang berbakatdi setiap perguruan sebagai titik lemah Pengrov IPSI NTT. Sebagaimana hasil observasi-observasi sebelumnya menunjukkan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi merupakan salah satu kontingen yang berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk cabang olahraga pencak silat. Namun dari sekian banyak kelas yang dipertandingkan, banyak kelas yang tidak diikut sertakan oleh Pengurus IPSI Kota Kupang karena jumlah atlet usia dini yang berpartisipasi sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya talent scouting yang memadai di seluruh perguruan silat yang ada di Kota Kupang, sehingga banyak bakat-bakat yang tidak terpantau. Selain itu banyak faktor yang menjadi penghambat bagi perguruanperguruan pencak silat di Kota Kupang baik faktor endogen maupun eksogen sehingga tidak melakukan pembinaan atlet usia dini dan kesulitan untuk menarik minat anak usia dini untuk menjadi atlet pencak silat. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor penghambat rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah perwakilan dari 15 Perguruan yang ada di Kota Kupang. Setiap perguruan di wakili dua orang yang terdiri dari satu orang Pelatih dan Ketua Umum Pengurus Perguruan Provinsi yang ada di Kota Kupang, dengan demikian jumlah total populasi berjumlah 30 orangdenganteknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner), observasi, dan dokumentasi. Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data dalam angket penelitian yang danalisis denganteknik analisis statistik deskriptif.. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan data yang diperoleh bahwa secara keseluruhan faktor endogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat se- Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Sedangkan secara keseluruhan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Simpulan: Faktor endogen dan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupangsama-sama berada pada kategori “Sedang”. Kata kunci:Pembinaan, Atlet usia dini, Perguruan-perguruan Pencak Silat.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG2023 · oai:ais:skripsi:3510