Abstrak
ABSTRAK Variasi Konsentrasi Inokulum Saccharomyces cerevisiae Dalam pembuatan Wine Buah Dilak (Limonia acidissima) Tefa, P)* Ledo, M.E.S)* Nitsae, M)* Pohon dilak merupakan pohon penghasil buah yang mampu hidup ditanah yang kering dan setiap pohon terdapat 10-30 buah dilak. Pemanfaatan pohon dilak dalam pengobatan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah mengkonsumsi buah dilak atau kawista untuk mengobati penyakit diare. Pohon dilak belum banyak dibudidayakan dan tumbuh alami secara liar di hutan dan kebun. Buah dilak (Limonia acidissima) dapat digunakan sebagai bahan dasar fermentasi minuman beralkohol seperti wine. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi inokulum Saccharomyces cerevisae terhadap kualitas wine buah dilak (L. acidissima). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan mengukur konsentrasi alkohol menggunakan vinometer, pH, dan uji organoleptik wine buah dilak. Kadar alkohol yang terdapat pada wine buah dilak adalah 13,3-23,6%. pH wine buah dilak berkisar 3 - 4. Hasil uji organoleptik untuk parameter untuk warna, rasa dan aroma menunjukan persentase kesukaan panelis tertinggi pada perlakuan P2 ( konsentrasi inokulum 2%) karena memiliki warna, aroma dan rasa yang unik dan berbeda dengan perlakuan lain. Kadar alkohol wine buah dilak dibandingkan dengan penelitian lain, kadar alkohol wine buah dilak yang lebih tinggi pada perlakuan P4 (penambahan konsentrasi inokulum 3%) dan P5 (penambahan konsentrasi inokulum 3,5%) yang memiliki kadar alkohol 23,3% dan 23,6%. Kata kunci : Limonia acidissima, wine, kadar alkohol, pH. Keterangan : *) Penulis *) Pembimbing