Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessVersi 1

PSIKOLOGIS ANAK DALAM KELUARGA BROKEN HOME DI DESA KIUONI DUSUN 1 KOLBATE KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG TAHUN 2021

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Pendidikan Teologi•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK PSIKOLOGIS ANAK DALAM KELUARGA BROKEN HOME DI DESA KIUONI DUSUN 1 KOLBATE KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG TAHUN 2021 Suan Yulci. (*) Pellu H. L. (**) Pabala.P.P (**) Penelitian ini dimaksud untuk mengetahui Psikologis Anak Dalam Keluarga broken home Di Desa Kiuoni Dusun I Kolbate Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang Tahun 2021. Masyarakart Kolbate yang berada di Desa Kiuoni Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang Tahun 2021, terdapat 4 rumah tangga yang mengalami broken home. Penelitian ini telah dilakukan di masyarakat Desa Kiuoni khususnya dusun 1 Kolbate yang rumah tangganya broken home di tahun 2021. Subjek pada penelitian ini ada 4 kk dengan jumlah informan sebanyak 9 orang yang dilaksanakan dalam waktu 1 bulan. Penellitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif agar penulis dapat mengumpulkan informasi mengenai status, suatu gejala yang ada, yaitu dengan suatu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian diadakan (Suharsimi, 2002). Untuk mendapatkan data yang akurat maka teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara. Dari hasil pengolahan data dan analisis penulis menarik kesimpulan yang dapat diketahui bahwa Psikologis anak dalam keluarga broken home sebagai berikut: Terjadinya keluarga broken home di Desa Kiuoni karena adanya kematian dari salah satu anggota keluarga dan adanya perpisahan dari salah satu pihak orang tua tanpa kesepakatan. Faktor yang mempengaruhi pemahaman tersebut adalah 1) Faktor kematian karena menderita penyakit kanker, dan saat persalinan. 2) Faktor perselingkuhan dari salah satu orang tua yaitu dari pihak istri. Terjadinya keluarga broken home di Desa Kiuoni Dusun 1 Kolbate tidaklah mempengaruhi atau mengakibatkan terpenuhinya kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan anak, terutama perhatian dan kasih sayang dari orang tua sehingga anak-anak dalam masa pertumbuhannya mendapat perlindungan, merasa aman, merasa kebutuhannya selalu dipenuhi dan selalu membantu orang tuanya dalam mencari kebutuhan-kebutuhan rumah tangga. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa anak korban broken home di Desa Kiuoni Dusun 1 Kolbate mengalami perkembangan sosial namun psikologis mereka mengarah ke arah yang positif karena kasih sayang dari orang tua dalam bentuk memberi motifasi dalam beragama, berpendidikan, bersosial, bergaul, dan selalu dipenuhi kebutuhan-kebutuhan anak-anak. Hal inilah yang membuat anak-anak semakin merasa percaya diri dan tidak merasa minder dengan kehidupannya. Kata Kunci : Ciri-Ciri Psikologis Anak Dari Keluarga Broken Home Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**)

Kata kunci

Ciri-Ciri Psikologis Anak Dari Keluarga Broken Home

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PSIKOLOGIS ANAK DALAM KELUARGA BROKEN HOME DI DESA KIUONI DUSUN 1 KOLBATE KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG TAHUN 2021 · oai:ais:skripsi:2232