Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

MEMAHAMI TEKS ALKITAB MENURUT PERSEPSI JEMAAT Suatu Studi Teologis Tentang Pemahaman Jemaat GMIT Imanuel Oepura Terhadap Roma 5:18-21

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Teologi Agama Kristen•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Tafsiran merupakan suatu proses untuk memahami suatu maksud. Proses untuk memahami maksud dari isi Alkitab adalah salah satu unsur penting dalam kehidupan umat Kristen. Penafsiran tidak hanya dilakukan oleh umat Kristen, tetapi juga dilakukan oleh penafsir dari agama lain terhadap Alkitab Kristen. Perbedaan penafsiran sering menimbulkan masalah yang tidak dapat dihindari. Dalam hal ini, penafsiran terhadap teks Alkitab dilakukan oleh seorang mantan biarawati, yakni Irene Handono terhadap teks Roma 5:20. Bagi Handono, semakin banyak manusia melakukan dosa, maka semakin dikasihi oleh Allah, sehingga seolah-olah bahwa kasih karunia yang diberikan oleh Allah dipandang remeh. Persoalannya ialah apakah ayat tersebut memiliki maksud yang sama seperti tafsiran yang dilakukan oleh Handono atau bahkan memiliki makna lain dengan yang ditafsir olehnya. Selain penafsiran yang dilakukan oleh seorang mantan biarawati, yang awalnya memeluk agama Katolik, namun berpindah memeluk agama Islam, maka perlu juga mengetahui tentang pemahaman jemaat. Penulis ingin mencari tahu pendapat jemaat GMIT Imanuel Oepura tentang ayat tersebut. Agar mengetahui maksud dari Roma 5:20, maka penulis mengaitkan ayat tersebut dengan ayat sebelum dan sesudahnya, sehingga yang menjadi ayat tafsiran ialah Roma 5:18-21. Pemahaman yang dimiliki oleh jemaat mengenai Roma5:18-21 tentu saja akan mempengaruhi cara berpikir dan bertindak. Jika Jemaat memahami ayat tersebut seperti yang dipahami oleh Irena, bahwa manusia boleh melakukan dosa karena tentu Allah akan mengasihi manusia, maka sikap hidup Jemaat akan memberontak tehadap Allah dan menganggap remeh kasih karunia Allah. Untuk mencari tahu pendapat jemaat mengenai Roma 5:18-21, maka penulis menggunakan metode tanggapan pembaca. Pembaca yang adalah jemaat dan teks tidak dapat dipisahkan. Makna-makna yang diperoleh dari dalam teks tergantung pada bagaimana jemaat mengembangkan ayat tersebut. Pada bagian in, akan diketahui bagaimana jemaat memperoleh makna dari ayat-ayat yang dibaca. Hasil dari penelitian menunjukkan, bahwa penafsiran yang dilakukan oleh jemaat tidak sama dengan penafsiran yang dilakukan oleh Handono. Menurut jemaat, Adam telah berbuat dosa sehingga keturunannya juga masuk ke dalam dosa yang sama, namun melalui kasih karunia Allah yang dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus telah menyelamatkan semua manusia dari kuasa dosa.

Kata kunci

Kasih Karunia, Mantan Biarawati, Jemaat, Para Teolog

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1MEMAHAMI TEKS ALKITAB MENURUT PERSEPSI JEMAAT Suatu Studi Teologis Tentang Pemahaman Jemaat GMIT Imanuel Oepura Terhadap Roma 5:18-212021 · oai:ais:skripsi:936