Abstrak
Tumbuhan asam (Tamarindus indica L ) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak dibudidayakan di negara tropis sehingga dapat dengan mudah ditemukan termasuk di Indonesia. Tumbuhan ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisonal Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daging buah asam Tamarindus indica terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan konsentrasi optimum dari estrak daging buah asam dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode eksperimen laboratorium dengan 4 perlakuan yaitu konsentrasi 0,1%, 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 1 kontrol tanpa pemberian ekstrak dengan 3 kali ulangan. Hasil pengamatan diameter zona hambat dianalisis secara statistik menggunakan analisis variansi (ANOVA) satu jalur dengan signifikansi 5%.Analisis statistik dilakukan menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daging buah asam berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Hal ini dapat dilihat dar konsentrasi yang digunakan mulai dari 0,1%, 0,2%, 0,4%, 0,6% memiliki rata-rata zona hambat yang berkisar antara 6 mm, 6,66 mm, dan 6,3 mm. Dengan demikian semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, maka semakin besar daya hambat yang terbentuk.