Abstrak
Tujuandari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran inquiry learning dan problem based instruction pada siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian Quasi-Experimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 341 siswa dan sampel kelas VIIIH dan kelas VIIII berjumlah 12 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes hasil belajar. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 4,118>2,570 dengan signifikan 0,002 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Selain itu dapat dilihat dari adanya skor rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada kelas eksperimen 1 yang menggunakan model pembelajaran inquiry learning memperoleh nilai rata-rata sebesar 83,50 sedangkan pada kelas eksperimen 2 yang menggunakan model problem based instruction mendapatkan nilai rata-rata sebesar 60,16. Sehingga dapat disimpulkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Inqury Learning dan model pembelajaran Problem Based Introduction pada terhadap hasil belajar siswa.