Abstrak
Konservasi tanah merupakan penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukakannya dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah. Penelitian ini dilakukan di desa Oben yang dilaksanakn pada tanggal 19 Desember 2020 sampai tanggal 19 Januari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengamatan langsung dan teknik wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah desa Oben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan teknik konservasi dan dampak dari upaya penerapan teknik konservasi tanah dan air di lahan petani desa Oben. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa teknik konservasi tanah dan air (KTA) di desa Oben. Didominasi oleh teknik vegetatif dimana kebun campuran, Pekarangan dan penghutanan kembali adalah metode yang paling banyak diterapkan masyartakat setempat. Selebihnya dari sisi mekanik, masyarakat belum begitu banyak menerapkannya walaupun ada beberapa orang yang menggunakan teras batu dan teras kayu sebagai upaya konservasi tanah dan air.