KATARINA NOVIANA NAHAK
2023 · Book · Open Access
ABSTRAKSI FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETETAPAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Nama : Katarina Noviana Nahak NIM : 18190021 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketetapan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 dengan menggunakan 12 sampel perusahaan perbankan, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 12 X 5 = 60 sampel. Variabel Dependen dalam penelitian ini adalah ketepatan waktu pelaporan keuangan. Variabel dependen ini diukur berdasarkan tanggal laporan auditor independen (LAI), yang diukur dengan menggunakan variabel dummy dengan kategori 1 untuk perusahaan yang tepat waktu dan 0 untuk perusahaan yang tidak tepat waktu. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah a. Profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan menggunakan aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan. Profitabilitas diproksikan dengan Return On Asset = laba bersih/ total aset (Brigham dan Joel, 2014:148). b. Leverage merupakan gambaran dari struktur modal yang dimiliki perusahaan, dimana leverage digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan menggunkan pendanaan melalui hutang. Leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio= total liabilitas/ total ekuitas (Mareta, 2015). c. Ukuran perusahaan dapat dinilai dari beberapa segi, besar kecilnya perusahaan dapat d idasarkan pada total nilai aktiva, total penjualan, kapitalisasi pasar, jumlah tenaga kerja, dsb. Ukuran perusahaan diproksikan dengan Market to Book Value Ratio = nilai pasar saham/ nilai buku (Brigham dan Joel, 2014:151). Hasil penelitian ini menunjukan pada persamaan analisis regresi linear berganda Nilai konstanta sebesar -0,574 menunjukkan bahwa variabel Profitabilias, Ukuran Perusahaan, leverage, jika nilainya 0 maka ketepatan waktu pelaporan keuangan memiliki tingkat kinerja sebesar -0,574. Nilai koefisien Profitabilitas (X1) sebesar 2,040 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan belanja daerah sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan meningkat sebesar 2,040 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Nilai koefisien Ukuran Perushaan (X2) sebesar 0,129 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan Ukuran Perusahaan sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan meningkat sebesar 0,129 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Nilai koefisien Leverage (X3) sebesar 0,008 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan leverage sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan peningkatan sebesar 0,008 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Hasil analisis uji -t Variabel Profitabilitas (ROA) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Dijelaskan pula dalam hasil analisis regresi bahwa variabel Profitabilitas (ROA) mempunyai nilai β = 2,040 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,216 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,216 > 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Ukuran perusahaan (Size) mempunyai nilai β = 0,129 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,081 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,081 > 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. variabel leverage (DER) yang mempunyai nilai β = 0,008 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,528 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,528 > 0,05). Dari hasil uji R2, diperoleh nilai R2 atau R Square sebesar 0,074 atau 7,4%. Hal ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu pelaporan keuangan dapat dijelaskan sebesar 7,4% oleh variabel independen yaitu Profitabiitas, Ukuran Perusahaan, Leverage. Sedangkan 92,6% ketepatan waktu pelaporan keuangan dijelaskan oleh variabel-variabel diluar variabel independen penelitian ini. Kata kunci : Ketetapan waktu, Profitabilitas. Ukuran perusahaan, Leverage.
FERDY STEFANDY HELLO
2023 · Book · Open Access
PENGARUH LATIHAN MENENDANG DENGAN KAKI BAGIAN DALAM TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN PENALTI PADA PEMAIN KLUB SEPAK BOLASTARBOLL Ferdystefandyhello1*,AnderiasJ.FLumba2,Andrysindlaeloe3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Bagaimana kemampuan tendangan penalti pada klub starboll fc dan kemampuan latihan menendang penalti dengan kaki bagian dalam terhadap kemampuan tendangan penelti pada titik sasaran yang tepat. Tujuan penelitian: Dapat mengetahui parah pemain Klub starboll fc menegenai teknik menendang penalti dengan kaki bagian dalam pada titik sasaran yang benar dan juga dapat mengetahui kemampuan dari masing-masing pemain straball fc. Metode penelitian: Kuantitatif metode penelitian yang berlandaskan terhadap pilsafat positifisme digunakan dalam peneliti terhadap sampel dan populasi penelitian. Hasil dan pembahasan: Kegiantan penelitian ini dilaksanakan dalam3 tahap pelaksanaan, yaitu pertama adalah pre-test untuk kemampuan tendangan penelti. Pada tahap kedua adalah pemberian perlakuan untuk melakukan tendangan yang telah ditentukan. Simpulan: Terdapat pengaruh latihan pada tendangan kaki bagian dalam terhadap teknik kemampuan yang sudah dilakukan dalam tendangan penalti para pemain sepak bola starboll fc. Latihan tendangan penalti mengunakan kaki bagian dalam dapat meningkatkan kemampuan tendangan penalti pada pemain sepak bola starboll fc. Kata kunci: Tendangan penelti dengan kaki bagian dalam.
YETI S. H. TANA
2023 · Book · Open Access
A DESCRIPTIVE STUDY ON FACTORS INFLUENCING STUDENT’S ENGLISH LEARNING MOTIVATION AND TEACHER STRATEGY USED TO INCREASE STUDENT’S MOTIVATION AT SMP PGRI HAUMENIBAKI ABSTRACT Yeti S.H Tana1 Seprianus A. Nenotek2 Norci Beeh3 The author's title is “Descriptive Study of Factors Influencing Students' English Learning Motivation and Teacher Teaching Strategies Used to Increase Student Learning Motivation in SMP PGRI Haumenibaki” This thesis has two problem formulations which answer the factors that influence learning motivation and strategies teacher in teaching. To answer this question, the authors used a qualitative approach, therefore the data was presented in the form of a questionnaire given to 25 students, the authors found the cause of the influence of student learning motivation and teacher teaching strategies that occurred in the learning process in the classroom and found that they were still less motivated to learn because they are less interested in learning English, the proof is from the results of the questionnaire that there are still many students who answer disagree and overall the teacher's teaching strategy in increasing student learning motivation can be said to be going well. The factors that influence the teacher's strategy in increasing student learning motivation are: Teachers, students, facilities and infrastructure, time allocation and student environment. Therefore it can be said that the factors that influence student motivation and teacher strategies still occur anywhere under any circumstances and cannot be avoided from the educational environment.
VERONIKA MAURESI DOSANTOS
2023 · Book · Open Access
STUDY ON LESSON PLANS MODIFIED BY ENGLISH TEACHERS AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN KUPANG CITY ABSTRAK Dosantos, Veronika1 Bire, Jos2 Kamengko, Daniel3 Skripsi ini berjudul “Studi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang Dimodifikasi oleh Guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas di Kota Kupang”. Masalah penelitian dari penelitian ini adalah, 1) Apakah guru bahasa Inggris memodifikasi rencana pelajaran dengan mengikuti pedoman berdasarkan Departemen Pendidikan Nasional atau tidak; 2) Aspek apa saja yang dimodifikasi dan 3) Apa alasan guru memodifikasi aspek RPP tersebut? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Untuk mengetahui apakah Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP mereka dengan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Depdiknas atau tidak. 2) Mendeskripsikan aspek RPP yang dimodifikasi oleh guru serta 3)Mengetahui alasan guru memodifikasi aspek tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dan dikumpulkan dari setiap informan (Guru Bahasa Inggris) dari empat (4) Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini antara lain1) Guru Bahasa Inggris di Kota Kupang memiliki kompetensi yang baik dalam merancang RPP. 2) Dalam merancang RPP, Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP dengan mengikuti pedoman dari Kementerian Pendidikan Nasional. 3) Aspek RPP yang paling banyak dimodifikasi oleh guru bahasa Inggris adalah bahan ajar, media pembelajaran dan metode pembelajaran.Alasan guru Bahasa Inggris memodifikasi bagian-bagian tersebut adalah guru berusaha menerapkan budaya lokal yang ada di sekitar siswa agar siswa lebih mudah memahami topik yang diajarkan karena siswa dapat melihat atau mengalaminya secara langsung.
ANITA ERNIATI SEUK NAHAK
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI KABUPATEN MALAKA. Akuntansi manajemen lingkungan merupakan proses mengidentifikasian, pengumpulan, perkiraan-perkiraan, analisis, pelaporan dan pengiriman informasi tentang: Informasi berdasarkan arus bahan dan energy, Informasi berdasarkan biaya lingkungan, Informasi lainnya yang terukur dibentuk berdasarkan akuntansi manajemen lingkungan untuk pengambilan keputusan bagi perusahaan. Persoalan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada Rumah Sakit Umum di Kabupaten Malaka. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada rumah sakit umum di kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis data secara menyeluruh untuk mengetahui adanya gambaran mengenai penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada rumah sakit umum kabupaten malaka. Hasil penelitian ini menunjukan Informasi akuntansi manajemen lingkungan yang dicatat oleh rumah sakit terbagi menjadi dua infomasi yaitu informasi fisik dan informasi moneter, dapat diketahui dari hasil wawancara banyak menyatakan bahwa rumah sakit umum kabupaten membutuhkan informasi tersebut. Bahwa untuk informasi fisik, rumah sakit mencatat komponen informasi tersebut, akan tetapi yang menjadi prioritas dari pihak rumah sakit adalah informasi mengenai jumlah energy (listrik, gas, bahan bakar,Dll) yang dikonsumsi/dipakai, jumlah energy (listrik, gas, nahan bakar, Dll) yang hemat, jumlah limbah ( padat, cair, gas) yang dihasilkan, jumlah limbah yang dibuang untuk informasi fisik rumah sakit tidak melakukan pencatatan mengenai jumlah air yang diambil dari alam, jumlah air yang di daur ulang untuk digunakan kembali, jumlah air yang terbuang, umlah emisis gas yang dihasilkan dan untuk informasi moneter hampir seluruh informasi dicatat diantaranya biaya pembelian peralatan pengelolaan limbah, biaya evaluasi/depresiasi peralatan pengelola limbah, biaya pengembangan/desain proses/ produk ramah lingkungan, biaya pelatihan karyawan, biaya pengembangan sistem pengelolaan lingkungan, biaya audit lingkungan, biaya pemeriksaan kandungan limbah berbahaya, biaya pengelolaan dan pembuangan limbah berbahaya, dan biaya pemeliharaan peralatan pengelolaan limbah. untuk informasi moneter rumah sakit umum kabupaten malaka tidak melakukan pencatatan mengenai biaya pemeriksaan proses peracikan obat, biaya melakukan uji emisi gas dan biaya daur ulang air kembali untuk di gunakan. Penerapan akuntansi manajemen lingkungan ini diperlukan untuk diketahui sebagai pengetahuan dalam hal pertanggung jawaban lingkungan khususnya didalam lingkungan rumah sakit. maka dari itu perlu untuk diketahui rumah sakit umum kabupaten malaka telah menerapkan akuntansi manajemen lingkungan terbukti dengan di masukkannya biaya lingkungan kedalam laporan operasional yang diakui sebagai Beban pemeliharaan. Peneliti menarik kesimpulan dari setiap tahapan perlakuan akuntansi biaya lingkungan yang ada pada rumah sakit umum kabupaten malaka berdasarkan standar akuntansi pemerintah yang digunakan dalam penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa analisis tahap-tahap perlakuan akuntansi yang ditetapkan pada rumah sakit umum kabupaten malaka diantaranya identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah melakukan tahapan perlakuan biaya lingkungan dengan baik akan tetapi biaya yang di sajikan kedalam laporan keuangan rumah sakit umum kabupaten malaka belum secara terperinci artinya biaya yang disajikan masih dalam biaya umum tidak ada pelaporan secara khusus mengenai biaya lingkungan yang terjadi.
MARIA IMACULATA NAHAK
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALAKA ( Studi Pada BP4D Kabupaten Malaka ) Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) adalah pengukuran pencapaian kinerja instansi pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat guna menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk merencanakan dan mengoperasikan visi dan misi pemerintah. Keberhasilan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dapat dilihat dari aspek kualitas kerja, produktivitas, dalam mengunakan layanan dari pemerintah. suatu instansi pemerintah dikatakan berhasil melakasanakan tugas dan fungsinya walaupun hasil maupun dampak dan pelaksanaan program masih dibawah standar cara untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu instansi maka seluruh aktivitas tersebut haarus dapat diukur, dan pengukuran tersebut tidak semata-mata kepada input dari program akan tetapi lebih ditekankan pada keluaran proses manfaat dan dampak. Melalui pengukuran kinerja, keberhasilan suatu instansi pemerintah akan lebih dilihat dari kemampuan instansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah secara parsial dan untuk memgetahui pengaruh pemahaman prinsip good governance dan pengendalian intern terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang terdapat di BP4D kabupaten Malaka. Jumlah sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak 30 pegawai. Penelitian ini bersifat kuantitatif data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan di ukur dengan skala ordinal. Analisis data meggunakan analisis deskriptif dan analisis linear berganda. Berdasarkan Hasil penelitian dengan anallis statisik menggunakan spss versi 16 menunjukan bahwa variabel pemahaman prinsip good governance berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan nilai signifikan t yang diperoleh sebesar 0,023>0,05 dan nilai t hitung 2,416>2,052 sehingga dapat dikatakan H1 diterima. Yang artinya pemahaman prinsip good governance berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka hasil penelitian ini menunjukan bahawa ada pengaruh pemahaman prinsip good governance terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah Kabupaten Malaka berpengaruh positif apabila pemahaman prinsip good governace semakin baik maka kinerja instansi pemerintah (BP4D) Kabupaten Malaka semakin meningkat. pengendalian intern tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan hasil nilai signifikan t yang diperoleh sebesar 0,377>0,05 dan nilai t hitung 0,8982,052 maka dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh pada pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (BP4D) Kabupaten Malaka tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan yang artinya tidak terdapat pengaruh pengaruh pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Bp4d) Kabupaten Malaka. Atas hasil penelitian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah kabupaten Malaka. sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dijadikan refrensi untuk penelitian selanjutnya maka disarankan pengembangan dan perbaikan sistem kinerja, sehingga kinerja pemerintah lebih baik, dan untuk penelitian selanjutnya dapat menambah variasi faktor-faktor eksternal lain yang dapat diteliti selain faktor-faktor yang sudah digunakan selain faktor pemahaman prinsip good governance dan pengendalian inten dalam penelitian ini agar akuntabilitas kinerja instansi pemerintah lebih objektif. Untuk penelitian selanjutnya dapat menambah peneitian tidak hanya di BP4D Kabupaten Malaka saja.
APRIANA HOAR
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka) Akuntansi sektor publik adalah jenis akuntansi yang biasa digunakan oleh pemerintah dalam melakukan pencatatan laporan keuangan. Di Indonesia, reformasi pengelolaan keuangan negara telah memasuki tahap transparansi dan akuntabilitas. Pencapaian hasil kerja dari instansi pemerintah dalam implementasinya, dapat diketahui melalui informasi tentang akuntabilitas kinerja masing-masing instansi pemerintah tersebut. Dengan adanya informasi tentang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, pemerintah mempunya bahan pengambilan keputusan untuk melakukan perbaikan-perbaikan manajemen dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang lebih baik lagi. Akuntabilitas kinerja merupakan perwujudan suatu instansi pemerintah agar dapat mempertanggung jawabkan keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan misi instansi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan sejak awal melalui alat pertanggungjawaban secara periodic. fraud (kecurangan adalah suatu tindakan yang disegaja oleh suatu individu atau lebih dalam manajemen atau pihak lain yang bertanggungjawab atas tata kelola, karyawan, dan pihak ketiga yang melibatkan penggunaan keuntungan secara tidak adil atau melanggar hukum. Pengaruh penerapan akuntansi sektor public dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam pencegahan fraud pada kantor Bupati Malaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor public terhadap pencegahan fraud dan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud di kantor Bupati Malaka. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilias kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud, pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud. Sampel ini diambil dari kantor Bupati Malaka dengan jumlah sampel 35 responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dalam pengumpulan data mencakup data primer. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skala pengukuran ordinal. Hasil penelitian menunjukkan data dengan menggunakan perhitungan statistik melalui aplikasi Statistical Package For The Social Science (SPSS) versi 16 mengenai pengararuh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud pada kantor Bupati Malaka. Maka penulis menarik kesimpulan yaitu akuntansi sektor publik tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud dengan nilai t hitung sebesar 1,981 dan nilai signifikan sebesar 0,056. Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap pencegahan fraud dengan nilai signifikan sebesar 0,046 dan 2,076.
SONYA MARIA DA COSTA
2023 · Book · Open Access
Desentralisasi fiskal sangat penting dalam kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah dan juga sebagai urusan pengelolaan anggaran dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, dan akuntabilitas juga sebagai bentuk kewajiban mempertanggungjawabkan keberhasilan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi orgnisasi dalam mencapai tujuan, kemudian sistem pengendalian manajemen di gunakan untukmengumpulkan dan menganalisis informasi, mengevaluasi dan memamfaatkan informasi tersebut serta tindakan-tindakan lain yang melakukan pengendaliaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal,akuntabilitas dan sistem pengendalian manajemen terhadap kinerja manajerial satuan kerja perangkat daerah, baik secara finansial maupun non finansial.Pada penelitaian ini setiap SKPD mampu memberikan suatu pelayanan kepada publik secara efektif dan efisien sehingga dapat memberikan kontribusiatas peningkatan pendapatan di setiap SKPDbaik dari aspek pajak maupun retribusi. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berguna untuk menganalisa bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel lainnya melalui pengujian hipotesis.Metode analisis yang di gunakan adalah uji validitas dan uji rebilitas kemudiandilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda, ujui F, Uji T dan uji R dengan menggunakan SSPS.Teknik pengumpulan Data penelitian adalah data di peroleh langsung dengan membagikan kuesioner. Populasi dalam penelitian iniadalah “Seluruh pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kab.Malaka kemudian Sampel dalam penelitian ini adalah 46 Pegawai yang berkerja di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh desentralisasi fiskal dan akuntabilitas terhadap kinerja manajerial SKPD.Sedangkan sistem pengendalian manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial SKPD.Dengan semakin meningkatnya pelaksanaan sistem pengendalian manajemen makaakan meningkat juga kinerja manajerial SKPD.
MARIA OLANDINA DAE AZI
2023 · Book · Open Access
Beralihnya transaksi konvensional ke transaksi elektronik (e-commerce) membawa pengaruh pada aspek kehidupan seperti, pola interaksi sosial masyarakat, pola belanja konsumen, pola distribusi barang dan termasuk pada aspek perpajakan. Oleh karena itulah, untuk menjaga keseimbangan antara toko online dan toko konvensional, dan dengan tingginya tingkat pendapatan perusahaan e-commerce, menjadi alasan pemerintah untuk mengenakan pajak terhadap perusahaan e-commerce tersebut. Ditinjau dari peraturan perundang-undangan perpajakan, perdagangan online (ecommerce) berpotensi untuk dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) terhadap penghasilan yang diperoleh sebagai hasil dari perdagangan online itu sendiri (Feial Muhammad: 2019) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pengenaan pajak penghasilan dalam transaski jual beli online (E-commerce) menurut uu nomor 36 tahun 2008. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku usaha online dari media penjualan, Instagram, tik-tok dan FB di kota kupang berdasarkan prasentase Usaha E-Commerce dari Badan Pusat Statistik (2019) pada provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling yaitu simple random sampling yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi tersebut. Tekni pengambilan informan sebanyak 4 pelaku usaha yang terkait dalam proses implementasi Pajak E-Commerce dan pihak dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Kupang sebagai key informan (Orang yang kompeten). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperolah dari wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif, dengan menggunakan tahapan-tahapan pengumpulan data, analisis data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemungutan pajak atas penghasilan pengusaha online bukan merupakan bentuk aturan baru melainkan penegasan peraturan yang sudah ada, Sudah seharusnya pengusaha online (e-commerce) dikenakan pajak penghasilan. Namun pelaku usaha online banyak yang belum memahami tentang pengenaan pajak atas transasi jual beli online karena kurangnya pengetahuan serta kesadaran masyarakat untuk membayar pajak e-commerce.
AMRAM BASTIAN MNUNE
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK BENTUK PEMANASAN DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN KECIL DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES Amram Bastian Mnune1*, Ramona M. Mae2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Bentuk-bentuk pemanasan yang menarik dapat dikemas dalam sebuah permainan. kegiatan bermain dapat menyenangkan, menggembirakan, spontan, sukarela, cukup aktif dan mempunyai tujuan-tujuan tertentu. Jadi, untuk mencapai tujuan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan maka permainan merupakan salah satu bentuk alatnya, diantaranya permainan kecil. ketika anak-anak melakukan pemanasan yang menarik, dapat diduga bahwa secara fisik dan mental anak akan siap untuk mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian: Tujuan untuk mengetahui bentuk pemanasan dengan menggunakan permainan kecil dalam pembelajaran penjasorkes di SD GMIT Bes’ana. Metode penelitian:Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil dan pembahasan:Bentuk pemanasan menggunakan salah satu permainan kecil yaitu (Menjala ikan) sebagai kegiatan pembelajaran anak adalah: Suatu cara untuk mempelajari tentang suatu bentuk pemanasan dengan permainan yang dimainkan oleh anak di SD GMIT Bes’ana sebagai kegiatan awalan pembelajaran. Permainan kecil merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh siswa untuk mengisi waktu luang dan ingin mendapatkan kepuasan serta kesenangan dalam diri sebagai suatu kegiatan pembelajaran. Simpulan:Melalui penelitian ini maka peneliti menyimpulkan bahwa: Demi mendapatkan suatu kesenangan, kegembiraan, dan kepuasan dalam diri seorang anak, maka olahraga rekreasi dengan menggunkan salah satu permainan kecil yaitu permainan menjala ikan menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan oleh anak di sekolah. Katakunci: Bebtuk pemanasan menggunakan permainan kecil.
ERWIN JESUA
2023 · Book · Open Access
Kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi telah membuat sistem informasi akuntansi menjadi suatu alat penting dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif. penerapan sistem informasi akuntansi merupakan investasi yang penting untuk perusahaan. penggunaan sistem informasi dapat meningkatkan daya saing perusahaan agar tidak tersisih dalam lingkungannya.partisipasi manajemen dapat mendorong pengguna untuk mengambangkan sikap positif terhadap sistem informasi akuntansi. dukungan dari manajemen berpengaruh terhadap kinerja organisasi dan individu.kemampuan teknik pemakai yang baik akan mendorong pemakai untukmenggunakansisteminformasiakuntansisehinggakinerjasisteminformasiakuntansi akan lebih tinggi.efektivitas sistem informasi akuntansi yaitu gambaran sejauh mana target dicapai dari suatu kumpulan sumber daya yang diatur untuk mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data elektronik, kemudian mengubahnya menjadi informasi yang berguna serta menyediakan laporan formal yang dibutuhkan dengan baik secara kualitas maupun waktu.Penelitian inibertujuanuntuk, mengetahui pengaruh kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi.Penelitian ini dilakukan di Kantor Satker NVT PJPA Nusa Tenggara II. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 40 respon. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda yaitu uji t dan uji R2. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi, maka H1, H2 dan H3 diterima. Hasil uji R2 menunjukan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi manajemen dan kemampuan teknik pemakai sistem informasi akuntansi berkontribusi terhadap efektivitas sistem informasi akuntansi sebesar 92,6% dan sisanya 7,4% merupakan pengaruh dari variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini.
OKTOFIANUS MANAFE
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Kualitas Informasi Laporan Keuangan Daerah Pada (Inspektorat Kabupaten Malaka)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas audit berpengaruh terhadap kualitas informasi laporan keuangan daerah pada Inspektorat kabupaten Malaka. Kualitas audit merupakan bagian yang sangat penting dalam menyajikan laporan hasil audit, Oleh karenanya, perbaikan kualitas audit dan pelaporan keuangan di berbagai sektor ekonomi menjadi krusial (IAASB, 2013). Auditing juga merupakan suatu kegiatan pengumpulan dan penilaian bukti-bukti yang menjadi pendukung informasi kuantitatif suatu entitas untuk menentukan dan melaporkan sejauh mana kesesuaian antara informasi kuantitas tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan. Laporan keuangan di katakan berkualitas apabila informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut dapat di pahami, memenuhi kebutuhan pemakainya dalam pengambilan keputusan, bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material serta dapat di andalkan sehingga laporan keuangan tersebut dapat dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah audit internal pada pada Inspektorat Kabupaten Malaka. Dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 32 pegawai auditor di Inspektorat Kabupaten Malaka pada bagian jabatan fungsional yaitu, auditor muda, auditor pertama dan auditor pelaksana. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner yang diberikan kepada pegawai bagian auditor pada kantor Inspektorat Kabupaten Malaka diantar lansung oleh peneliti dan kemudian diberi waktu selama dua (2) minggu untuk mengisi kuisioner tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana untuk dapat mengetahui pengaruh antara variabel X (Independen), terhadap variabel Y (dependen) dan dibantu dengan alat uji statistik yaitu program SPSS versi 22 dan Ms.Exel 2007. Hasil penelitian yang di lakukan diatas menunjukan bahwa Kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap kulitas informasi laporan keuangan daerah pada Inspektorat Kabupaten Malaka. Dapat dilihat bahwa kajian kualitas audit memiliki nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,188 > 1,697) dengan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,003 0,05). Maka keputusannya adalah HI diterima dan H0 ditolak. Dengan adanya sistem kualitas audit di dalam informasi laporan keuangan daerah pada Inspektorat Kabupaten Malaka. Maka dapat dilihat bahwa penerapan sistem kualitas audit yang sudah diterapkan memiliki dampak yang signifikan terhadap informasi laporan keuangan daerah, dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin baik pula kualitas informasi laporan keuangan daerah.
ALFIN ALFANDI OEMATAN
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PENERAPAN METODE DRILL DI CLUB FUTSAL MOLLO FAMILY Alfin Alfandi Oematan1*, Ramona M. Mae 2 , Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Metode Drill adalah satu cara yang di lakuakan dengan jalan melatih secara berulang-ualang dan sunguh-sunguh dalam bentuk aktivitas fisik agar pemain memiliki ketrampilan yang tinggi dalam menguasai satu Teknik tertentu. Tujuan penelitian: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan menggunakan metode Drill di Club Futsal Mollo Family. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di Club Futsal Mollo Family. Subjek data dalam penelitian ini ialah Pelatih dan Pemain dengan keseluruhan berjumlah 5 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat proses latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data. Hasil dan pembahasan: Dalam penerapan latihan mengunakan Metode Drill ada beberapa faktor penentu yang harus dilakukan sesuai dengan tahapan latihan yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Penutup Simpulan: Dengan adanya penerapan Metode Drill pada pemain futsal Mollo Family, pemain lebih memahami materi latihan yang di sampaikan karena penerapan Metode Drill menjadikan pemain lebih cepat paham dan aktif dalam proses latihan, Pemain Futsal Mollo Family menjadi lebih aktif dalam mengikuti latihan, Dalam penerapan latihan mengunakan Metode Drill ada beberapa faktor penentu yang harus dilakukan sesuai dengan tahapan latihan yaitu Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, danTahap Penutup Kata kunci: Metode Drilll; Futsal Mollo Family
SARLINA LASSA
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK Implementasi metode teams games tournament pada pembelajaran lari estafet untuk siswa kelas V SD inpres nifuboko Sarlina lassa1*, M. Rambu P.Wasak2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas V SD Inpres Nifuboko ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes untuk materi lari estafet, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan pembelajaran lari est afet menggunakan metode time games tournament Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran lari estafet untuk Siswa Kelas V di SD Inpes Nifuboko Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran lari estafet menggunakan metode time games tournament seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran lari estafet, maka tugas guru adalah membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabi la pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan cara memberikan dan menerima tongkat estafet dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan praktek lari estafet menggunakan metode time games tournament. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran lari estafet menggunakan metode time games tournament di SD Inpres Nifuboko berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa Data hasil pembelajaran lari estafet menggunakan metode time games tournament selalu mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar juga telah memenuhi target yang direncanakan. Kata kunci: Pembelajaran lari etafet menggunakan meode teams games tournament .
MONIKA KRISMA NALLE
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN SERVIS BAWAH PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VII SMP SWASTA ADVENT NUSRA 1 KUPANG TENGAH Monika Krisma Nalle1*, Ramona M. Mae2, Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Kurangnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran servis bawah bola voli yang benar Tujuan penelitian:Untuk Meningkatkan Servis Bawah Permainan BolaVoli pada siswa kelas VII SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjadi satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan:Hasil dalam penelitian ini Berdasarkan yang diketahui persentase siswa SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah yang tidak tuntas (nilai akhir tes 75 pada siklus 1 mencapai 58%) selanjutnya persentase tersebut mengalami peningkatan menjadi100% pada siklus 2. Hal ini menjelaskan bahwa persentase siswa SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah semakin meningkat setelah siswa di ajar ulang kali dan diberi kesempatan untuk melakukan gerakan tersebut secara berulangkali selama dua siklus.Hal tersebut dapat dilihat dari semakin meningkatnya persentase siswa yang tuntas dengan nilai akhir mencapai KKM. Simpulan:Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa Permainan bola voli teknik dasar servis bawah siswa kelas VII SMP Swasta Advent Nusra 1 Kupang Tengah meningkat di lihat dari presentase mencapai 87,5% pada siklus II Katakunci: ; Meningkatkan permbelajaran servis bawah,permainan bola voli
RONI IFRAN KORO RATU
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK TINJAUAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KARATE SMA EFATA SOE Roni Ifran Koro Ratu1*, Ramona M. Mae2 , Yahya j.Palinata. 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, kegiatan ekstrakurikuler sangat berpengaruh dalam mengembangkan minat dan bakat siswa. kegiatan ekstrakurikuler merupakan tahap paling tepat untuk para siswa dapat mengeksplorasikan kemampuan dan bakat yang dimiki khususnya dalam seni bela diri Karate. Banyak faktor ang menyebabkan pelaksanaan ekstrakurikuler karate diantaranya adalah motivasi siswa dan peran guru penjas sebagai pelaitih. Kondisi ini perlu di tindak lanjut oleh guru pendidikan jasmani di SMA Efata Soe. Tujuan penelitian: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Kegiatan Ekstrakurikuler karate SMA Efata soe. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:kegiatan ekstrakurikuler karete Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab sekolah dan pelatih di SMA Efata Soe.kegiatan ekstra karate selama ini berjalan lancar dan siswa selalu antusias dalam mengikutinya.namun hal yag harus diperhatikan pihak sekolah dan pelatih agar lebih memfasilitasi kegiatan ekstra karate dengan prasarana.hal ini yang akan meningkatkan kemampuan siswa dalam mengembankan bakatnya. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Kegiatan ekstrakulikuler sendiri bertujuan untuk mengembangkan bakat, kepribadian, prestasi dan kreativitas siswa dalam rangka mengembangkan pendidikan seutuhnya. Kata kunci:ekstrakurikuler karate. ABSTRACT OVERVIEW OF EFATA SOE KARATE EKSTRACURICULAR ACTIVITIES Roni Ifran Koro Ratu1, Ramona M.Mae2, Yahya j. Palinata3 1,2,3Physical, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang Indonesia Email: [email protected] Backround : Based on the backround of problem, extracurricular activities are very influentialin developing students interests and talents. Extracurricular activities are the most appropriate stage for students to explore their abilities and telents, especially physical development so that student achievements can become achievements. Research objectives: The Objectives to be achieved in this research are to find out about female karate extracurricular activities at Efata Soe High School. Research Method: The Method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques used through observation, interviews, and documentation as well as data analysis techniques in this study, namely data reduction, data display, and drawing conslucions. Result and Discussion: Karate extracurricular activities it has become the duty and responsibility of the school and the trainers at Efata Soe High School. Extra karate activities have been running smoothly and students have always been enthusiastic about participating in them, infrastructure , this will increase the ability of students develop their talents. Consclusion: From the result of the study it was concluded that extracurricular activities themselves aim to develop students talents, personality, achievement and creativity in order to develop a complete education. Keyword: Karate extracurricular
SAMUEL SOGARA BANI
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK PERANAN GURU PENJASORKES DALAM PENERAPAN CHEST PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET KELAS VIII DI SMP ANGKASA KUPANG Samuel Sogara Bani1*, Agustinus Jacob Nafie2 , Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Peranan guru Penjasorkes Pada Siswa SMP Angkasa Kupang guru harus mampu menerapkan dengan baik terkait dengan teknik dasar chets pass dalam permainan bola basket sehingga siswa lebih memahami apa yang dijelaskan. Dan juga guru harus mampu melayani setiap siwa yang kurang paham. Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan guru penjasorkes dalam penerapan chets pass pada permainan bola basket kelas VIII di SMP Angkasa Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Dan Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa kelas VIII di SMP Angkasa Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukan, bahwa peranan guru penjas dalam menerapkan teknik dasar chest pass pada permainan bola basket berjalan dengan lancar. Materi yang diajarkan sesuai. Adapun siswa yang kurang mengerti dengan materi yang diajarkan dan guru juga lebih kreatif dalam memberikan materi dengan cara merubah metode pembelajaran agar siswa dapat mengerti pembelajaran dengan baik yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, berkaitan dengan materi pembelajaran bola basket siswa lebih senang dengan melakukan atau mempraktekkan langsung dilapangan dari pada belajar materi di dalam kelas. Simpulan: peranan guru penjasorkes dalam penerapan Teknik dasar chest pass pada permainan bola basket di SMP Angkasa Kupang berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai. Dalam pembelajaran bola basket siswa lebih senang mempraktekkan langsung di lapangan. Katakunci: Peranan guru penjasorkes; teknik dasar chest pass pada bola basket
GRINALDI GA DANIEL
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA TINGAKAT KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN HASIL BELAJAR SISWA Grinaldi Ga Daniel1*, Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or 2, Alventur Baun, S.Pd., M.Pd 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Emosi siswa terhadap pembelajaran pendidikan penjaskes berpengaruh besar pada hasil belajar pendidikan jasmani. Karena peserta didik yang dapat mengendalikan emosinya akan dengan mudah menerima pengetahuan yang disampaikan oleh guru dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memiliki tujuan yang hendak di capai adalah untuk megetahui Hubungan antara Tingkat Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani siswa. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasional. Hasil dan pembahasan: Hasil belajar ulangan harian PJOK, data angket kecerdasan Emosional dan Pembahasan Hubungan antara Tingkat Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani siswa Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan antara Tingkat Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani siswa. Kata kunci:Kecerdasan emosional; hasil belajar; pendidikan jasmani
SANDY UMBU PINGGE
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK TINJAUAN GURU DALAM MEMBELAJARKAN KETERAMPILAN GERAK PERMAIAN HULA-HOP Sandy Umbu Pingge1, Ramona M Mae2, Yahya J Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah kurangnya pandangan dan perhatian guru dalam menerapkan betapa pentingnya permaian motorik gerak seperti permainan hula-hop yang bertujuan untuk melatih keterampilan siswa, hal ini disebapkan oleh minimnya sarana dan prasarana yang menjadi alat untuk mengajarkan pembelajaran gerak yang tepat guna mendukung tercapainya hasil pembelajaran yang di inginkan. Tujuan penelitian: Setelah mengetahui permasalahan yang terjadi maka peneliti bertujuan untuk melakukan tinjauan dalam mebelajarkan keterampilan gerak permainan hula-hop dan menerapkan betapa pentingnya permainan hula-hop dalam proses pembelajaran. Metode penelitian: Pendekatan yang dapat di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Yang mana mencari informasi terkait pembelajaran keterampilan gerak permainan hula-hop. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini dapat berupa wawancara bersama kepala sekolah, guru penjas dan siswa yang mana guru sebagai fasilitator dan siswa yang mempelajari keterampilan gerak permainan hula-hop. Simpulan: Dalam simpulan yang dapat di katakan yakni memberikan motivasi belajar untuk siswa mengenai pentingnya pembelajaran keterampilan gerak permainan hula-hop. Kata kunci: Tinjauan guru; Membelajarkan keterampilan gerak; permainan hula-hop.
TERSIANA MARIANI DJAMI
2023 · Book · Open Access
A DESCRIPTIVE STUDY OF SEMIOTIC OF CLOTH AND JEWELRY WORN BY LEDO HAWU DANCERS IN HAWU MEHARA DISTRICT, SABU RAIJUA REGENCY ABSTRACT Tersiana Mariani Djami1 June A. Jacob2 Eltina A. Maromon3 Based on the background of this research there are two problems being investigated, they are: (1) what are the forms of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency? (2) what are the meanings of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency? Thus, the aims of this research are: (1) to know the forms of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency; (2) to know the meanings of cloth and jewelry worn by ledo hawu dancers in Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. The research method used in this research is the descriptive-qualitative method with interview, documentary study as techniques of data collection. The result of this research shows that there are various kinds form and meaning of cloth and jewelry used in the performance of ledo hawu, especially in Tao Leo as a funeral ceremony of Jingitiu. In terms of cultural semiotics perspective, each of them contains several meanings; they are hig’i pudi (smooth white blanket) means honesty and holiness or purity life of a dead in the presence of his/her Almighty God (Deo Ama); lehu kattu (head band) means appreciation of the gift given by Miha Ngara as one of the ancestors of Sabunese and all at once as the descent commemoration of Sabunese; labba (silver/gold cross crown) means honoring on the merits and the struggle of the earlier dead kings of Sabunese; wudu (traditional necklace) means rich treasures of the earlier ancestors including the families of the dead; teru’u (ring) means rich treasures of the dead; hemala (sword) means knight of men to expel every evil spirits during the way of the dead till the world of ancestors; wonagiri (feet bells) means entertainment for the family members of the deceased and accompanist for the dead on his/her way to the world of the earlier ancestors; ‘ai (sarong) means self-protection and identity of female dead for the earlier ancestors; and paddi (silver/gold belt) means bundle of Hubi Ae and Hubi Iki descents between the dead and the alive person.