Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 23 dari 177

PENGARUH CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN DAUN KESAMBI TERHADAP KUALITAS BIOPELET

FLAVIANA ABUK
2023 · Book · Open Access

SuatupenelitiantelahdilakukandengantujuanmengetahuiPengaruhcampurandaunkesambidan tongkoljagungterhadapkualitasbiopelet.Rancanganpercobaanyangdigunakandalampenelitianini adalahRancanganAcakLengkap.Perlakuanyangdiujiadalahkombinasidaunkesambidantongkol jagungsebagaibahanbakubiopeletantaralain:A.(Campurandaunkesambi80%+ 20% tongkol jagung)B.(Campurandaunkesambi60%+40%tongkoljagung)C.(Campurandaunkesambi40%+ 60%)D(Campurandaunkesambi20%+80%).Pembuatanbiopeletdiawalidenganpengecilan ukuran,pengayakandilakukanmenggunakandenganalatpengayakdenganukuran30mesh.Pencetakan dilakukanmenggunakanpipadiameter1mmpanjang 9mmdanpengeringanbiopeletdikeringkan dibawahsinarmatahariselama±6jam.Variabelpengamatanmeliputikadarair,beratjenis,nilaikalor. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa perlakuanpencampurandaunkesambidantongkoljagung memberikanpengaruhpadapengamatanberatjenisdannilaikalordenganperlakuanA(Campuran daunkesambi80%+tongkoljagung20%) adalahperlakuanterbaikdanmenghasilkannilaikalor tertinngi29,83J,beratjenistertinggi0,052gr/cm3dankadarairterendah22,83%biopeletcampuran daunkesambidantongkoljagungterbai

ANALISISPENDAPATANPETANIBAWANG MERAH DIDESAOEMATNUNU KECAMATANKUPANGBARATKABUPATEN KUPAN

YUNIATI SUSIANA PANDU SULLA
2023 · Book · Open Access

Penelitianinibertujuanuntukmeningkatkanpendapatanpetanibawangmerahdidesaoematnunu kecamatankupangbaratkabupatenkupang.Populasidalampenelitianiniadalahpetanibawang merahadadidesaoematnunusebanyak500orang,sementarauntukpenentuansampelyangdiambil yakni10%daripopulasiatausebanyak15orang.Teknikpengumpulandatamelaluiobsevasi wawancaralangsungdenganresponden.Analisisdatayangdigunakananalisisdata.Hasilpenelitian inimenunjukanpendapatanpadausahatanibawangmerahdiperolehdariselisihdarihasil penerimaanbiayaproduksi,penerimaanusahabawangmerahsebesarRp63.933.333.33.Nilai tersebutmemberikanbawahsetiappengeluaransebesarRp11,317,832,33akanmemberikan pendapatansebesarRp55,484,841/Hadanpermusimtanam

ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING LOAN, NET INTEREST MARGIN, LOAN TO DEPOSIT RATIO, UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK SWASTA DEVISA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021

ADE MARLIANY PADA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAKSI ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING LOAN, NET INTEREST MARGIN, LOAN TO DEPOSIT RATIO, UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK SWASTA DEVISA DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2021 Bentuk laporan keuangan yang sering dipakai dari beberapa informasi adalah laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan. Laporan keuangan disusun bukan saja untuk kepentingan manajemen perusahaan tapi untuk pihak lain juga yang mempunyai kepentingan dengan data keuangan dalam perusahaan dan untuk mencapai hal tersebut maka setiap perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia diwajibkan melaporkan laporan keuangan tahunan. Dalam laporan keuangan tersebut terdapat laporan non performing loan, net interest margin, loan to deposit ratio, dan ukuran perusahaan. Non performing loan adalah laporan yang dipergunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam mengcover risiko pengembalian kredit oleh debitur atau digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank, yang diakibatkan dari ketidakpastian dalam pengembaliannya atau yang diakibatkan dari tidak dilunasinya kembali kredit yang diberikan oleh pihak bank kepada debitur.Net interest margin adalah laporan perbandingan antara pendapatan bunga bersih dengan rata-rata aktiva produktif. Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih.Loan to deposit ratio adalah kemampuan bank dalammengelola jumlah kredit yang diberikan dengan total dana pihak ketiga.Loan to deposit ratio juga merupakan rasio antara seluruh jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank. Rasio ini memperlihatkan tingkat likuiditas suatu bank. Ukuran perusahaan merupakan cerminan besar kecilnya perusahaan yang nampak dalam nilai total aktiva perusahaan. Semakin besar ukuran perusahaan, maka ada kecenderungan lebih banyak investor yang menaruh perhatian pada perusahaan tersebut. Dalam website resmi Bursa Efek Indonesia, termuat data-data perusahaan perbankan seperti laporan keuangan yang telah diaudit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Loan, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio, Ukuran Perusahaan terhadap profitabilitas Bank Swasta Devisa di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui studi dokumentasi yakni pengumpulan data pendukung literatur, penelitian terdahulu, laporan-laporan yang di publikasikan untuk mendapatkan gambaran dari masalah yang akan di teliti serta melalui pengumpulan data sekunder yang di perlukan berupa laporan – laporan yang di publikasikan oleh Bursa Efek Indonesia yang berasal dari situs https://www.idx.co.id/. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Swasta Devisa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021. Sampel yang digunakan berjumlah 7 perusahaan perbankan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalah purposive sampling, jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumber data menggunakan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda. Pengujian dilakukan dalam penelitian ini dengan SPSS 24 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Non Performing Loan (NPL)dan Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA), sedangkan Net Interest Margin (NIM) dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap Return on Assets (ROA). Kata Kunci : Non Performing Loan, Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio, Ukuran Perusahaan, Return On Asset.

Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Pada daerah dikota kupang Pemerintah Daerah di Kota Kupang

JUNITA DJAMI LEBA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAH DAERAH DIKOTA KUPANG Penelitian ini dilakukan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk : (1) Untuk Menganalisis Kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah ; (2) Untuk Menganalisis kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah; (3) Untuk Menganalisis Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah; (4) Untuk Menganalisis kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah; (5) Untuk Menganalisis Kemampuan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang pada Badan Keuangan dan Aset Daerah..Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series laporan keungan. Hasil penelitian dengan menggunakan Rasio derajat desentralisasi fiscal menunjukan kriteria kurang, Rasio ketergantungan Keuangan Daerah menunjukan kriteria sangat tinggi, Rasio kemandirian keuangan daerah menunjukan kriteria sedang, Rasio efektivitas PAD Keuangan Daerah menunjukan kriteria sangat efektif. Sedangkan trend Rasio derajat desentralisasi fiscal menunjukan trend positif, trend Rasio ketergantungan Keuangan Daerah menunjukan trend positif , trend Rasio kemandirian keuangan daerah menunjukan trend positif, trend Rasio efektivitas PAD Keuangan Daerah menunjukan trend negative. Kata Kunci : Daerah Otonom, Rasio keuangan, Laporan Keuangan

MOTIVASI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DI SMP NEGERI 11 KUPANG

RIVALDO YOSEF SERAN
2023 · Book · Open Access

One of the main problems in learning to pass under volleyball games is that there are still obstacles and problems in the ongoing learning process. The ability to understand learning material and practice in PJOK subjects is still low because there are students who can understand some who cannot understand at all, especially practice on the field for underhand passing in volleyball games. In the learning process the teacher is also more active than the students so that students only listen to the material and get bored quickly. This can be seen from the monotonous learning process and there is no feedback from students when the learning process takes place. The solution offered is that the teacher needs to try to make updates in the learning process by adjusting the characteristics of students so tha tstudents are more active in the learning process and practice passing down in volleyball games. The aim of the study was to find out how students' motivation towards learning passing down in volley ball games at SMP Negeri 11 Kupang. The method used is descriptive method that provide a comprehensive picture of the problems that occur and tries to analyze them. In addition, research is also carried out using a qualitative approach in which each series of activities or process of filtering data or information is reasonable, regarding a problem in conditions, aspects or certain fields in the object's life. While data collection techniques through interviews, observation and documentation while data analysis techniques used are data reduction, data presentationand data verification. The results of data analysis and discussion show that students' motivation towards learning bottom passing in volleyball games is being able to play anywhere. As well as the benefits that can be obtained from learning deep passing, namely body fitness, increasing agility and body balance and building muscle strength. While the factors that hinder the passing down are internal and external factors. Internal factors such as physical condition and health of organs, while external factors such as learning material difficulties Based on the results of the study, it can be concluded that students' motivation towards learning bottom passing in volleyball games at SMP Negeri 11 Kupang has started to look good because many students have started to be active in volleyball games and have mastered the technique of passing down volleyball games during practice. in the field. Keywords : student motivation, passing learning, volleyball.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGAS OLEH GURU PENJASORKES TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMA KRISTEN ATAMBUA

ARYANTO TEFA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMBERIAN TUGASOLEHGURU PENJASORKES TERHADAP HASIL BELAJAR DI SMAKRISTEN ATAMBUA Aryanto Tefa1*, Magdalena Rambu P. Wasak2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran Pendidikan jasmanidi SMA Kristen Atambua adalah untuk membantu siswa agar menaikkan derajat kesehatan dan kesegaran jasmani melalui pengenalan.Karena gerak adalah unsur pokok pendidikan jasmani yang penting. Berdasarkan observasi bahwa proses pembelajaran di SMA Kristen Atambua tidak maksimal karena kurangnya pemahaman siswa dalam proses pembelajaran penjasorkes, sehingga guru penjasorkes di tuntut harus mampu untuk menerapkan model pembelajaran tentang pemberian tugas permainan bola besar kepada siswa. Kondisi ini perlu di tindak lanjuti oleh guru pendidikan jasmani di dalam pembelajaran pendidikan jasmani di SMA Kristen Atambua. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran pemberian tugas terhadap hasil belajar di SMA Kristen atambua. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Kegiatan pembelajaran penjasorkes berjakandengan penerapan model pembelajaran pemberian tugas oleh guru Penjasorkes sehingga proses pembelajaran berlangsung dengan hasil yang efektif dan efisien. Oleh karena itu penerapan model pembelajaranpemeberian tugas oleh guru penjasorkes terhadap hasil belajar siswa sebagai berikut,Kegiatan pembelajaran penjasorkes dengan penerapan model pembelajaran pemberian tugas oleh guru penjasorkes, tugas yang diberikan berupa Tes kecil atau atau Tanya jawab secara langsung dan tugas PR atau tugas yang akan di kerjakan di rumah. Simpulan:Penggunaan medel pembelajaran pemberian tugas dalam pembelajaran penjasorkes di SMA Kristen Atambua sanggat berperan penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya pembelajaran pembrian tugas yang diberikan guru siswa mampu mengerjakannya dengan baik dan mampu meningkatkan hasil belajar di sekolah. Katakunci: Model Pembelajaran, Pemberian Tugas, Hasil Belajar

KINERJA WASIT FUTSAL PADA TURNAMEN IMPS (IKATAN MAHASISWA PELAJAR SATARMESE) CUP KOTA KUPANG

HANDRI SUPRAPTO AWO
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK KINERJA WASIT FUTSAL PADA TURNAMEN IMPS (IKATAN MAHASIWA PELAJAR SATARMESE) CUP KOTA KUPANG Handri Suprapto Awo1* , Anderias J.F Lumba2 , Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kinerja pada wasit merupakan satu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu pertandingan cabang olahraga futsal yang berlangsung, oleh sebab itu seorang wasit juga harus mampu menguasai peraturan permainan dan peraturan pertandingan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui kinerja wasit futsal dalam turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese) cup Kota Kupang. Metode penelitian: Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan deskrptif kuantititif dengan teknik analisis data menggunakan Model Penilian Acuan Patokan (PAP). Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian tentang Kinerja Wasit Futsal Dalam Turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese Cup Kota Kupang pada unsur Kelengkapan dengan sub indikator lapangan, bola, jumlah pemain dan perlengkapan maka diperoleh 78,4% dengan karakteria Sedang. Pada unsur utama Wasit dengan sub indikator Wasit utama dan Asisten Wasit maka diperoleh 81,3% dengan karakteria Baik. Pada unsur utama Peraturan Pertandingan dengan sub indicator Lamanya pertandingan, Memulai pertandingan, Bola di dalam dan di luar pertandingan, Cara mencetak gol, Tendangan bebas, Tendangan pinalti, Tendangan ke dalam, Tendangan sudut amaka diperoleh 74,3% Simpulan: Kinerja Wasit Futsal Dalam Turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese) Cup Kota Kupang 76,5% dengan berkriteria Sedang. Kata kunci: Kinerja; Wasit futsal

PENGARUH KOMPONEN ARUS KAS DAN LABA KOTOR TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 - 2021)

JISRIL ARIANTO TAIMENAS
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK Arus kas sangat berguna untuk suatu sebagai dasar untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan setara menilai kebutuhan perusahaan untuk menggunakan arus kas tersebut, sedangkan Laba kotor menyediakan angka yang berguna untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan menilai laba masa depan tentunya bermanfaat untuk prosepek usaha, sehingga memperoleh keuntungan dan mampu memenuhi tanggung jawabnya kepada pemilik, karyawan, masyarakat dan pemerintah (stakeholders). Harga saham merupakan harga penutupan pasar saham selama periode pengamatan untuk tiap-tiap jenis saham yang disajikan sampel dan pergerakannya senantiasa diamati oleh para investor. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh komponen arus kas, laba kotor terhadap harga saham. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengaruh komponen arus kas, laba kotor terhadap harga saham. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R), Uji (F) dan Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel pertama Arus kas berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap harga saham, kemudian pada variabel kedua Laba kotor berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham.

TINJAUAN PEMBELAJARAN PJOK ANAK TUNAGRAHITA DI SMALB N NUNUMEU SOE

AAN BERTHOLOMEOS NOPE
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT PJOK LEARNING REVIEW FOR MENTALLY RETARDED CHILDREN SMALB N NUNUMEU SOE A’an Bertholomeos Nope 1* , Ramona M. Mae, Isak Riwu Rohi.3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Overview of mentally retarded children participating in pjok learning at the Nunumeu Soe State Senior High School, which follows different characristics from normal children. Research aim: The purpose of this study was to find out the review of pjok learning for mentally retarded children at SMALB N Nunumeu Soe. Research method: This type of research is qualitative research, using a survey method with the research location at SMALB N Nunumeu Soe. Rearch data was collected through: 1) observation with observation sheets, 2) interviews, an, 3) document collection. The form of data analysis in this research is descriptive analysis. Results and discussion: The results van die studie toon dat die oorsig van pjok leer by SMALB N Nunumeu Soe as voldoende gese kan word, uit die results wat berkry is toon dit ‘n presentasie van 50%. The result is the average number of ovservation over a span of time. There are several times that affect the level of activity of children in participating in PJOK learning at SMALB N Nunumeu Soe, Including the child’s internal and external factors. . Conclusion: The level of activity of mentally retarded children in participating in physical education learning at SMALB N Nunumeu Soe in 2023 can be said to be sufficient, while the obstacles in the learning process take place are, learning does not match wat the teacher wants, and there are still some children who are passive in learning, there are also several factors that affect the avtivity of mentally retarded children participating in physical education learning including internal and external factors from children. Key Words: Learning for Mentally Retarded Children.

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KULI

ROFLI NALDI PAULUS NAPPU
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KULI Rofli Naldi Paulus Nappu1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD Negeri Kuli ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik menggiring sepak bola. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui. Proses pembelajaran teknik dasar menggiring sdalam permainan sepak bola pada siswa kelas IV SD Negeri Kuli. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran menggiring sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan menggiring bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan menggiring bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran teknik dasar menggiring dalam permainan sepak bola pada siswa SD NEGERI Kuli berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Proses pembelajaran teknik dasar menggiring dalam permainan sepak bola pada siswa kelas IV SD NEGERI Kuli selalu mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar juga telah memenuhi target dari yang direncanakan.

PROSES PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI PANTOLA

MAKLON NEOLAKA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI PANTOLA Maklon Neolaka1*, Agustinus Nafie2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Bedasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas XI SMA Negeri Pantola ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi lompat jauh gaya jongkok, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik lompat jauh gaya jongkok, (4) kurangnya sarana dan prasarana yang menunjang proses belajar mengajar lompat jauh gaya jongkok. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas XI SMA Negeri Pantola Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan:Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa dalam proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas XI SMA Negeri Pantola berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan sarana dan prasarana yang dialami oleh siswa-siswi SMA Negeri Pantola, dan guru juga mampu memberikanmateri pembelajaran dengan baik,sehingga mereka dapat mengerti materi yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran atletik anak-anak lebih senang dengan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, karena teknik lompat jauh gaya jongkok mereka anggap tidak terlalu sulit setelah ada modifikasi bak lompat dan mereka langsung melakukan praktek. Simpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa proses pembelajaran lompat jauh gaya jongkok berjalan dengan baik Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi dan hambatan sarana dan prasarana yang dialami oleh siswa-siswi SMA Negeri Pantola.Dalam hal ini, kaitannya dengan materi pembelajaran atletik anak-anak lebih senang dengan pembelajaran lompat jauh gaya jongkok, karena teknik lompat jauh gaya jongkok mereka anggap tidak terlalu sulit setelah ada modifikasi bak lompat dan mereka langsung melakukan praktek.

Upaya meningkatkan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada pembelajaran penjasorkes di SMP swasta swadaya Tarus

MARIA OKTAVIANA DAHU
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK UPAYA MENINGKATKAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK METODE LATIHAN LONCAT KOTAK PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP SWASTA SWADAYA TARUS Maria Oktaviana Dahu1* , M. Rambu P. Wasak2 , Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Masih rendahnya keaktifan dan gerak dasar loncat kotak dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus. Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut IGAK Wardhani (2008:1.4), penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru didalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Menurut Suharsimi Arikunto (2009:16) PTK terdiri atas empat tahapan dalam tiap langkah. (perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi). Langkah pertama, kedua dan seterusnya system spiral yang saling terkait perlu diperhatikan oleh peneliti. Komponen tindakan dan observasi menjadi satu komponen karena kedua kegiatan ini dilakukan secara simultan. Hasil dan pembahasan:Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ada peningkatan pembelajaran keterampilan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak. Keaktifan hasil dari siklus I sampai siklus II 100% anak dengan kategori baik (B) dan untuk perkembangan anak gerak dasar lompat jauh awalan 95% anak dalam kategori baik (B), 5% anak dalam kategori cukup. Tolakan 95% anak dalam kategori baik (B), 5% anak dalam kategori cukup (C). sedangkan untuk mendarat 89% anak dalam kategori baik (B), 11% anak dalam kategori cukup (C). Simpulan:Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan lompat jauh gaya jongkok metode latihan loncat kotak pada siswa SMP Swasta Swadaya Tarus tahun ajaran 2022/2023 sangat meningkat. Katakunci: Lompat Jauh Gaya Jongkok, Metode, Loncat Kotak.

PROSES PEMBELAJARAN LEMPAR TANGKAP BOLA KECIL DI SD GMIT BONIPO 3456

YOHANES MINGGU MOLO
2023 · Book · Open Access

ABSTRACT THE LEARNING PROCESS OF THROWING CATCHING SMALL BALLS Yohanes Minggu Molo1* , M.Rambu P.Wasak 2 , Alventur Baun3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The learning process is a process in which there are interaction activities between teacher-students and reciprocal communication that takes place in educative situations to achieve learning goals (Rustaman, 2001:461). Law No. 20 of 2003 concerning the national education system Chapter 1 Article 1 states: Education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control, personality, intelligence, noble character, and skills that are needed by himself, the people of the nation and the State”. Research objective: The purpose of this study was to find out the learning process of throwing and catching small balls. Research method: It was carried out using a descriptive research method and type of approach. The research was conducted on school principals, 1 physical education teacher and 5 grade III students at SD GMIT Bonipoi 3456 Kupang. Data collection techniques are by observation, interviews, and documentation Result and discussion: The results showed that students felt happy in learning to throw and catch small balls and students could also cooperate well and try and train hard to be able to follow or apply techniques in throwing and catching baseball. The learning process of throwing and catching a ball is the teacher's choice pattern for designing appropriate learning by developing gross motor, fine motor, locomotor, non-locomotor and manipulative movements to achieve the expected learning objectives based on the syllabus and lesson plans.. Conclusion: The learning process of throwing and catching a ball can be concluded that learning to throw and catch a ball really helps students in learning that is achieved by children, as well as makes it easier for students to learn and add insight with material explanations and direct practice of techniques from learning to throw and catch a ball. Keyword: .the learning process of throwing catching small balls

POLA LATIHAN BOLA VOLI DI CLUB OTORITAS JASA KEUANGAN KUPANG

NONGKI ARMANDO TUNMUNI
2023 · Book · Open Access

Latar belakang: Olahraga merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari manusia yang berguna untuk membentuk jasmani dan rohani yang sehat. Pencapaian puncak dalam olahraga hanya dapat dicapai melalui proses pembinaan yang sistematis, terencana, teratur, dan berkesinambungan. Merupakan tolak ukur dimana akan tumbuh dan berkembang bibit-bibit yang berprestasi dan dapat menjuarai event olahraga. Pendidikan jasmani merupakan usaha pendidikan dengan menggunakan jasmani sebagai alat perantaranya. Pendidikan jasmani tidak lepas dari usaha pendidikan pada umumnya. Usaha mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak kearah kehidupan jasmani atau fisik yang di program secara ilmiah terarah dan sistematis yang disusun oleh lembaga pendidikan yang berkompeten. Kegiatan olahraga juga merupakan salah satu bentuk dari kependidikan. Pendidikan jasmani merupakan rangkaian aktivitas jasmani bermain dan berolahraga, untuk membangun peserta didik yang sehat dan kuat sehingga dapat menghasilkan prestasi akademik yang tinggi. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pola latihan bola voli di Club OJK Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini pelatih, dan atlet Club bola voli OJK Kupang. Hasil dan pembahasan: sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melanjudkan pola latihan (fisik, taktik, teknik, dan mental) walaupun dibatasi oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik, taktik, teknik dan mental serta menyediakan fasilitas latihan atlet yang baik.

MOTIVASI BERPRESTASI PEMAIN BOLA VOLI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI

ROSWITA HUMOEN
2023 · Book · Open Access

Latar belakang: Motivasi merupakan salah satu faktor internal yang berperan penting dalam segala aktivitas yang dilakukan oleh setiap orang. Tanpa memiliki motivasi yang tinggi maka mustahil segala aktivitas bisa dilakukan secara sempurna, termasuk bagi para pemain bola voli. Oleh karena itu, maka setiap pemain bola voli harus memiliki motivasi yang tinggi untuk mendukung upayanya meraih prestasi setinggi-tingginya. Tujuan penelitian: Untuk mendeskripsikan tingkat motivasi berprestasi pemain bola voli prodi PJKR UKAW Kupang. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif berpendekatan deskriptif eksplorasi yang dilakukan dengan menggunakan desain suvei kepada pemain bola voli PJKR UKAW Kupang tahun 2023, yang berjumlah 20 orang. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Teknik analisis datanya adalah analisis deskriptif persentase. Hasil dan pembahasan: Hasil analisis persentase menunjukkan sebanyak 15 orang (75%) memiliki motivasi berprestasi yang ‘tinggi’, serta 5 orang (25%) memiliki motivasi berprestasi dalam kategori ‘sedang’. Tidak ada satu pun pemain Tim Bola Voli PJKR UKAW Putra (0%) yang tingkat motivasi berprestasinya ‘rendah’. Dengan demikian, maka dapat dikemukakan bahwa ratarata tingkat motivasi berprestasi para pemain bola voli PJKR UKAW termasuk dalam kategori ‘tinggi’. Simpulan: Motivasi berprestasi pemain bola voli prodi PJKR UKAW Kupang termasuk ‘tinggi’. Ada dua aspek utama yang membentuk motivasi berprestasi mereka, yakni persaaan senang untuk berlatih dan bermain bola voli, serta keinginan mereka untuk bisa menjadi atlet profesional yang berprestasi.

PENGARUH PERSEPSI AKUNTANSI,PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN SKALA USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI (Studi Pada UMKM Kelurahan Oesapa)

YUNRIANI BEES
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi. Ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan memicu kegagalan UMKM dalam pengembangan usahanya. UMKM di Indonesia di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM pada pasal 1 dari UU tersebut menyatakan bahwa usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan atau badan usaha perorangan yang memiliki kriteria usaha mikro sebagaiman diatur dalam UU tersebut. Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi. Ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan memicu kegagalan UMKM dalam pengembangan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi, (2) pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi, (3) pengaruh skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi, (4) pengaruh persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi, dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang di sebarkan kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa. Indikator dalam penelitian ini adalah : Persepsi Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha dan Penggunaan Informasi Akuntansi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan uji statistik yaitu program SPSS versi 26 dan Ms. Excel 2007. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 pelaku UMKM pada uasaha perdagangan yang lama usahanya lebih dari 2 tahun. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan Porposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif persespi akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,099 dengan t hitung > t tabel (5,605 > 1,666) dan sig. 0,000 (0,000 0,05), (2) tidak terdapat pengaruh positif pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,082 dengan t hitung > t tabel (0,726 > 1,666) dan sig. 0,470 (0,470 > 0,05), (3) tidak terdapat pengaruh positif skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,323 dengan t hitung dari t tabel (0,434 1,666) dan sig. 0,665 (0,665 > 0,05), (4) terdapat pengaruh positif persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel (15,374 > 2,73 ) dengan nilai sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 0,05). Kata kunci : Persepsi Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha, Penggunaan Informasi Akuntansi.

PENGARUH TOTAL ARUS KAS DAN LABA BERSIH TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021

QINTA LAWA
2023 · Book · Open Access

ABSTRAK Adanya ketidak sesuaian antara teori menurut Suad Husnan yang menyatakan bahwa setiap perusahaan memilki kemampuan untuk meningkatkan laba, cenderung harga sahamnya juga akan meningkat. Artinya apabila perusahaan mendapatkan laba yang semakin besar maka secara teoritis perusahaan akan mampu membagikan deviden yang semakin besar dan akan berpengaruh positif terhadap return saham, dengan fenomena mengenai penurunan laba yang diimbangi dengan kenaikan return saham serta sebaliknya. Dan adanya ketidak konsisten akan hasil akhir yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya mengenai arus kas, maka dari itu dengan adanya perbedaan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian lanjutan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Total Arus Kas terhadap Return Saham dan Laba Bersih terhadap Return Saham pada perusahaan manufaktur sub sektor kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017- 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (T). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sub sektor Kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, tahun 2017-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 perusahaan, metode penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purpossive Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendownload melalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Total Arus Kas tidak berpengaruh terhadap Return Saham (2) Secara parsial Laba Bersih tidak berpengaruh terhadap Return saham.

FUNGSI YANG DIGUNAKAN DI BAHASA HELONG

NELLARIA BALLE
2023 · Book · Open Access

This research about an analysis of speech act function in Helong language. To support this study the writer used theory of Levinnson (1983:240). The research problem of this study is what is the types of speech act function in Helong language. The aims of this study to find put the types of speech act function. The method thatused in the research is qualitative method. The object that used in this research is Helong language. There are five speech act function types such as : Representative speech act funtion “Leol neot ti mam leol in dadi ta kit ka sisi, sis bubuit tun”, Directive speech act function Rian bake tia le kit kuti, Commisive speech act function “Nesang lom tanggal 1 mesa li eto sole un ator un in nika ki ki kon siap pakian siap kaor babanas nas le kit lako”, Expressive speech act function “Auk kalat tas mata nas muir ke nenang nga lo kon nam, totoang gas batur lo”, and Declarative speech act function “Apin ni kit ka nol sisi ta, ola ki nuting sis ut po ka”. The data was collected by listening to recording that used Helong language, typed and translated into English then specify into types of speech act function. After analyzing the data the writer found out eigthty five data of speech act function they are twenty one speech act function of representative, thirty five speech act function of directive, fifthteen speech act function of commisive, six speech act function of expressive, anf eigfh speech act function of declarative.

PENGARUH MENTAL PRAKTIK AKUNTANSI TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK PADA UMKM DENGAN PERFORMANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Pelaku UMKM di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao)

ELSADAY JERMIYAN ADOE
2023 · Book · Open Access

Pajak merupakan sumber utama dalam penerimaan Negara. Dari beberapa sektor pajak yang ada di Indonesia. Pajak penghasilan merupakan penyumbang terbesar di tahun 2017 yang meningkat secara signifikan sebesar 44 %. Saat ini pemerintah mulai melirik sektor swasta yang dipastikan memiliki potensi yang besar untuk pemasukan pajak. Yaitu dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), omset dan labanya memang jauh lebih kecil di bandingkan perusahaan-perusahaan besar. Sehingga keberadaan UMKM yang di tengah situasi sulit ini dan penuh ketidakpastian ini menjadi perhatian khusus tersendiri bagi pemerintah baik pusat maupun daerah. Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) salah satu bidang yang memberikan konstribusi yang lebih besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selain sebagai pencipta lapangan kerja sendiri, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membantu dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Permasalahan pajak yang di hadapi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih sedikit di antara mereka “Melek Pajak” hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan mereka dalam pencatatan pembukuan atau keuangan yang tidak rapi sehingga menyulitkan dalam pencapaian kinerja UMKM sehingga tidak ada kemauan dalam membayar pajak yang ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh mental praktik terhadap kemauan membayar pajak pada UMKM dengan performance sebagai variable intervening. Dalam konsep kemauan membayar pajak (willingness to pay tax) didefinisikan sebagai nilai yang rela dibayarkan atau diberikan oleh individu (yang ditetapkan dalam aturan) yang digunakan untuk membiayai pengeluaran negara dengan tidak mendapatkan balas jasa secara langsung Setiyawan et al (2020). Beberapa faktor yang mempengaruhi akan kemauan membayar pajak yaitu Mental praktik akuntansi dan Performance (kinerja) UMKM. Mental praktik akuntansi adalah dimana proses pengambilan keputusan oleh seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor seperti faktor psikologis dan sosial yang salah satunya adalah aspek mental accounting. Konsep mental praktik akuntansi yang diteliti oleh Richard Thaler menyoroti perilaku individu terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan pengambilan keputusan ekonomi. Dalam menjalankan sebuah bisnis perlu untuk mencatat, meringkas, menganalisis dan melaporkan hasil transaksi dan peristiwa keuangan lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga pengeluaran di bawah kontrol. Performance (kinerja) UMKM bentuk pencapaian yang di capai berupa kinerja keuangan (finansial) dengan melihat pencapain UMKM dalam mendapatkan laba atau profit selama UMKM bergerak dan non keuangan (non finansial) dengan melihat kepuasan konsumen, menggunakan material sesuai standar, dan melihat kebutuhan apa saja yang dibutuhkan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear sederhana menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 240 UMKM dengan sampel sebanyak 70 pelaku UMKM. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria UMKM yang sudah berdiri 2 tahun ke atas. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak. sedangkan mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM. Dari hasil uji regresi linear sederhana menggunakan spss versi 25, variabel mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.738 > dari t tabel 1.995, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak. Sedangkan pengaruh mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM di tunjukan Berdasarkan perhitungan statistik pengaruh langsung mental praktik akuntansi terhadap kemauan membayar pajak 0,413 sedangkan pengaruh tidak langsung mental praktik akuntansi terhadap kemauan membayar pajak, melalui Performance (Kinerja) UMKM 0,282. Dari data tersebut diartikan bahwa mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM. Hasil uji output SPSS untuk uji koefisien determinasi diketahui nilai R squard sebesar 0,170 (17%). Hal tersebut memiliki arti bahwa kemampuan variabel inpenden dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 17% sedangkan sisanya 83% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya kemauan membayar pajak dapat dilihat dari tingkat mental praktik akuntansi dan performance ( kinerja) UMKM yang dimiliki oleh pemilik UMKM. Dengan memiliki mental praktik akuntansi yang tinggi menunjukkan bahwa mereka memiliki pengelolaan keuangan yang baik dengan mengkategorikan pendapatan dan pengeluaran ke dalam akun-akun. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka sudah memprediksi pengeluaran apa yang akan terjadi, tak terkecuali pengeluaran untuk membayar pajak. sedangkan mental praktik tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM karena dalam hal ini mentalitas yang baik saja tidak cukup untuk memajukan unit usaha yang mereka miliki. Karena dalam praktik nyatanya ada kemungkinan bahwa banyak pemilik UMKM yang sudah memiliki mentalitas yang baik, ketangguhan, dan kemauan yang tinggi tapi hal itu saja tidak cukup untuk meningkatkan unit usaha. Sehingga performance (kinerja) UMKM tidak mengalami peningkatan maka pelaku UMKM tidak ada kemauan membayar pajak.

ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP PELAYANAN SARANA DAN PRASARANA MASYARAKAT DESA LEDEAE KECAMATAN HAWA MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA

LEBE KOLO
2023 · Book · Open Access

ABSTRAKS Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Terhadap Pelayanan Sarana Dan Prasarana Masyarakat Desa Ledeae Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua Masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Untuk Pelayanan Sarana Dan Prasarana Masyarakat Desa Ledeae, Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. Hasil analisis dan bahasan hasil analisis atas masalah dan persoalan penelitian maka berikut kesimpulan atas hasil penelitian sebegai berikut: Pengelolaan Dana Desa untuk pelayanan sarana dan prasarana di Desa Ledeae Kecamatan Hawu Mehara dari tahap perencanaan kegiatan sampai pada pertanggungjawaban akhir mengacu pada Peremendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang ketentuan pengelolaan keuangan desa. Pada tahap perencanaan pengelolaan keuangan desa, pemerintah melakukan musyawarah-musyawarah desa untuk menentukan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes), dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan berupa usulan atau pendapat yang berkaitan dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan Tahap Pelaksanaan/Pengelolaan, Pelaksanaan pengelolaan keuangan desa di Desa Ledeae mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPMJDes) yang kemudian dilakukan penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang akan menghasilkan dokumen Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes). Setelah menghasilkan dokumen APBDes, kepala desa menetapkan dokumen APBDes ini sebagai acuan pelaksanaan kegiatan. Penatausahaan merujuk pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018, pasal 63 Penatausahaan keuangan dimana pelaksana penatausahaan adalah Kaur Keuangan sebagai pelaksana fungsi kebendaharaan. Penatausahaan keuangan desa menggunakan sistem manual dan sistem aplikasi yang bernama Sistem Keuangan Desa (siskeused). Pelaporan menurut hasil penelitian sejalan dengan Permendagri nomor 20 tahun 2018, pasal 68 Kepala Desa menyampaikan laporan pelaksanaan APBDes semester pertama kepada Bupati/Wali Kota melalui camat. Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 terdiri dari laporan pelaksanaan APBDes, dan laporan realisasi kegiatan. Kepala desa menyusun laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dengan cara menggabungkan seluruh laporan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 paling lambat minggu kedua bulan juli tahun berjalan. Pertanggungjawaban pelaksanaan keuangan desa sudah sesuai dengan Permendagri nomor 20 tahun 2018, pasal 71 dimana Kepala Desa menyampaikan laporan pertanggung jawaban realisasi APBDes kepada Bupati/Wali Kota melalui camat setiap akhir tahun anggaran. Laporan pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan paling lambat 3 (tiga) bulan setelah akhir tahun anggaran berkenaan yang ditetapkan dengan peraturan desa. Laporan Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 merupakan bagian dari laporan penyelenggaraan pemerintahan desa akhir tahun anggaran. Satran bagi Pemerintah Desa, diharapkan dapat meningkatkan pelatihan khusus kepada perangkat desa mengenai tata kelola keuangan desa, guna meningkatkan SDM perangkat desa agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Pemerintah desa Ledeae juga diharapkan dapat mengembang kegiatan dibidang pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan mengurangi program berupa kegiatan fisik semata. Bagi Masyarakat, agar lebih berperan aktif dalam mengikuti kegiatan di desa dan masyarakat juga menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah desa dengan cara memberikan dukungan yang baik terhadap kinerja pemerintah desa agar tercapainya tujuan yang diharapkan. Kata kunci : Target Dana Desa, Sarana Dan Prasarana, Pemerintah Desa