Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

3.533 item publik

Publikasi

Halaman 2 dari 177

PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN EFIKASI DIRITERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTASEKONOMI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG

MARCO R. LOASANA
2026 · Book · Open Access

Kewirausahaan memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi tingkat pengangguran, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Namun, pada kenyataannya, tidak semua mahasiswa memiliki minat yang kuat untuk berwirausaha. Perbedaan minat tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri yang dimiliki oleh mahasiswa. Pengetahuan kewirausahaan merupakan pemahaman individu mengenai konsep, prinsip, dan proses kewirausahaan, mulai dari pengenalan peluang usaha, pengelolaan risiko, perencanaan bisnis, hingga pengambilan keputusan usaha. Pengetahuan yang baik tentang kewirausahaan diyakini mampu membentuk pola pikir positif terhadap dunia usaha serta meningkatkan kesiapan individu untuk memulai usaha secara mandiri. Sementara itu, efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan dirinya dalam mengorganisasikan dan melaksanakan tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks kewirausahaan, efikasi diri berperan penting dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk menghadapi tantangan, ketidakpastian, serta risiko yang melekat pada aktivitas berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Manajemen jalur minat kewirausahaan angkatan 2021 yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner tertutup yang disusun berdasarkan indikator-indikator variabel penelitian, yaitu pengetahuan kewirausahaan, efikasi diri, dan minat berwirausaha. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala interval dengan rentang nilai 1 sampai 10. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS. Tahapan analisis data meliputi analisis pendahuluan untuk menggambarkan karakteristik responden dan deskripsi variabel penelitian, serta analisis lanjutan yang mencakup uji regresi, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil analisis pendahuluan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kewirausahaan mahasiswa berada pada kategori sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai kewirausahaan, namun belum sepenuhnya mendalam dalam aspek perencanaan dan pengelolaan usaha secara komprehensif. Efikasi diri mahasiswa juga berada pada kategori sedang, yang berarti mahasiswa cukup percaya diri terhadap kemampuannya, tetapi masih ragu dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian usaha. Sementara itu, minat berwirausaha mahasiswa berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa memiliki ketertarikan untuk berwirausaha, namun belum sepenuhnya menjadikan kewirausahaan sebagai pilihan karier utama. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Artinya, semakin tinggi tingkat pengetahuan kewirausahaan yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berwirausaha. Efikasi diri juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, yang menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk memilih kewirausahaan sebagai alternatif karier. Secara simultan, pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan minat berwirausaha mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan penguatan efikasi diri. Pendidikan kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga pada pengalaman praktik dan pembentukan kepercayaan diri, sangat diperlukan untuk menumbuhkan minat berwirausaha yang lebih kuat. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak perguruan tinggi dalam merancang dan mengembangkan kurikulum serta program kewirausahaan yang lebih efektif dan aplikatif. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu kewirausahaan serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat berwirausaha di kalangan mahasiswa.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI DI DESA MOTAULUN KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

MARIA INGRIA KLAU
2026 · Book · Open Access

Malaka Barat District.Malaka Regency.Rice is one of the main commodities that supports the local economy in the village .Thisstudy uses a descriptive approach with a quantitative analysis method to measure and evaluate the income obtained by rice farmers.Data were collected through direct surveys to farmers using questionnaires that include information on production cocts .harvest yields.and rice selling prices.The result of the analysis show that the average income of rice farmers in.Motaulun Village fluctuates which is influenced by variations between farmers who use modern technology and those who still rely on traditional methods.This study concludes that increasing farmer income can be achieved through improving cultivation technology and more efficient resource management.These findings are expected to provide recommendations for related parties to improve the welfare of rice famers in the area

ENGARUH TINGKAT EKONOMI, PENGETAHUAN PERPAJAKAN DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA BAUMATA BARAT

NORLINCE NOVITA BENU
2026 · Book · Open Access

Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara dan daerah yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan nasional maupun daerah. Salah satu jenis pajak daerah yang memiliki potensi besar adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), khususnya sektor perdesaan dan perkotaan yang dikelola oleh pemerintah daerah. Keberhasilan pemungutan PBB sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait rendahnya kepatuhan wajib pajak, terutama di wilayah pedesaan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari sisi ekonomi maupun perilaku wajib pajak itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh tingkat ekonomi terhadap kepatuhan membayar PBB; (2) pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan membayar PBB; (3) pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan membayar PBB; serta (4) pengaruh tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak secara simultan terhadap kepatuhan membayar PBB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak PBB aktif di Desa Baumata Barat yang berjumlah 1.131 wajib pajak. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 92 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden dengan menggunakan skala Likert lima tingkat. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Tingkat Ekonomi (X₁), Pengetahuan Perpajakan (X₂), Dan Kesadaran Wajib Pajak (X₃), sedangkan variabel dependen adalah Kepatuhan Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan (Y). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan program SPSS versi 29.0. Tahapan analisis data meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Serta Uji Asumsi Klasik Yang Terdiri Dari Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Dan Uji Heteroskedastisitas. Selanjutnya Dilakukan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), Serta Uji Koefisien Determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil Uji Validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada masing-masing variabel memiliki nilai korelasi lebih besar dari r tabel, sehingga dinyatakan valid. Hasil Uji Reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha pada setiap variabel lebih besar dari 0.70, yang berarti instrumen penelitian reliabel dan konsisten. Hasil Uji Asumsi Klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas antar variabel bebas, serta tidak ditemukan gejala heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Berdasarkan Hasil Analisis Regresi Linear Berganda, diperoleh bahwa tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan membayar PBB. Hasil uji T menunjukkan bahwa tingkat ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik kondisi ekonomi wajib pajak, maka semakin tinggi kemampuan dan kemauan wajib pajak untuk memenuhi kewajiban membayar PBB tepat waktu dan sesuai ketentuan. Pengetahuan perpajakan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman wajib pajak mengenai aturan, prosedur, dan manfaat pajak, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan mereka. Selanjutnya, kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB, yang berarti bahwa kesadaran internal wajib pajak mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan daerah mendorong perilaku patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Hasil Uji F menunjukkan bahwa tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.588 menunjukkan bahwa sebesar 58.8% variasi kepatuhan membayar PBB dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 41.2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian, seperti kualitas pelayanan pajak, sanksi perpajakan, akses pembayaran, dan faktor sosial lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan kepatuhan membayar PBB di Desa Baumata Barat memerlukan upaya yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan perpajakan dan penumbuhan kesadaran wajib pajak. Oleh karena itu, pemerintah desa dan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kegiatan sosialisasi perpajakan, memberikan edukasi yang berkelanjutan, serta menciptakan sistem pelayanan pajak yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel guna mendorong kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan.

PENGARUH DISIPLIN DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG (UKAW)

LOIS SINTIKE MODENA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini berjudul Pengaruh Disiplin Dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan pada Universitas Kristen artha Wacana Kupang. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di UKAW Kupang; menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di UKAW Kupang; dan menguji pengaruh disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan UKAW Kupang yang berjumlah 84 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian (sampel jenuh). Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert 1–10, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi terbaru. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta uji koefisien determinasi (R²) untuk melihat besaran kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Kriteria pengambilan keputusan menggunakan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,847 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,412. Artinya, setiap peningkatan 1 satuan dalam disiplin kerja akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,412 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. (2) Kepemimpinan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,033 > ttabel 2,032 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi sebesar 0,312. Hal ini berarti setiap peningkatan 1 satuan pada kepemimpinan akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,312 satuan. (3) Hasil uji F menunjukkanxv nilai Fhitung sebesar 21,341 > Ftabel 3,27 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga disiplin kerja dan kepemimpinan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,547 menunjukkan bahwa kedua variabel independen ini mampu menjelaskan 54,7% variasi kinerja karyawan, sedangkan 45,3% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan di UKAW Kupang dapat dicapai melalui penguatan kedisiplinan dan penerapan kepemimpinan yang efektif. Disiplin kerja yang tinggi tercermin dari kepatuhan terhadap prosedur kerja, ketepatan waktu, dan tanggung jawab yang konsisten, sedangkan kepemimpinan yang efektif tercermin dari arahan yang jelas, dukungan yang memotivasi, serta keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan. Kombinasi keduanya membentuk lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, yang pada akhirnya mendorong pencapaian tujuan organisasi secara optimal. Implikasi praktis penelitian ini adalah pentingnya manajemen UKAW Kupang untuk memperkuat kebijakan disiplin kerja yang terukur dan konsisten, serta mengembangkan program pelatihan kepemimpinan bagi pimpinan unit kerja agar mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan partisipatif. Selain itu, pengawasan dan evaluasi kinerja perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan penerapan disiplin dan kepemimpinan berjalan efektif. Implikasi akademis dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai hubungan kedisiplinan, kepemimpinan, dan kinerja dalam konteks organisasi pendidikan tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa disiplin kerja dan kepemimpinan merupakan dua factor penting yang saling melengkapi dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, penguatan kedua aspek inidiharapkan dapat menjadi strataegi prioritas bagi manajemen UKAW Kupang dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.

ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT

METRI ADRIANA HOAR
2026 · Book · Open Access

ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher

PENGEMBANGAN TEH CELUP DAUN KELOR JAHE SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN

FEBRITA SOFIA MAUS
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGEMBANGAN TEH CELUP DAUN KELOR JAHE SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Maus, S.F)* Ballo.A)** Ledo, S.E.M)** Teh adalah minuman yang sangat umum dalam kehidupan kita sehari-hari. Kebiasaan minum teh sudah dikenal tidak hanya di Indonesia tetapi hampir di seluruh dunia. teh memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Senyawa dalam teh dapat menyembuhkan beberapa penyakit ringan dan mencegah timbulnya beberapa penyakit serius. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui pH, uji tingkat kesukaan konsumen dari parameter organoleptik aroma, rasa dan warna dan kadar air dan kadar abu pada pembuatan teh celup berbahan dasar kelor dengan variasi konsentrasi jahe. Penelitian ini dilakukan diLaboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan diLaboratorium Kimia Universitas Nusa Cendana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan ( 3 pengulangan). Perbandingan daun kelor dan jahe dengan variasi perlakuan meliputi: (P0) 100 % : 0%, ( P1) 90 % : 10 %, ( P2 ) 80 % : 20 %, ( P3) 70 % : 30 %. Parameter yang diuji yaitu pH dengan nilai tertinggi pada P3: 5,52% dan terendah P1: 5,22%, uji organoleptik yang meliputi parameter aroma di perolehF hitung 7,316,df=3, dan nilai P 0,000 0,005, rasa di peroleh F hitung 17,786, df=3, dengan nilai P 0,000 0,005, warna diperoleh F hitung 4,626, df=3, dengan nilai P 0.005, dan uji proksimat meliputi kadar air dan kadar abu. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi teh celup kelor jahe kadar air tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 35% kadar abu tertinggi pada perlakuan P2 sebesar 83%. Kata Kunci: Teh celup kelor jahe merah,pH,organoleptik dan proksimat. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT DEVELOPMENT OF GINGER MORINGA TEABAGS AS A HEALTH DRINK Maus, S.F)* Ballo.A)** Ledo, S.E.M)** Tea is a very common drink in our daily life. The habit of drinking tea is known not only in Indonesia but almost throughout the world. Tea has many health benefits. The compounds in tea can cure several minor illnesses and prevent the onset of several serious illnesses. The aim of this research is to determine the pH, test the level of consumer preference from the organoleptic parameters of aroma, taste and color and water content and ash content in making moringa-based tea bags with variations in ginger concentration. This research was conducted at the UKAW Kupang Biology Education Laboratory and at the Chemistry Laboratory at Nusa Cendana University. The method used in this research was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments (3 repetitions). The comparison of Moringa leaves and ginger with various treatments includes: (P0) 100 % : 0%, (P1) 90 % : 10 %, (P2) 80 % : 20 %, (P3) 70 % : 30 %. The parameters tested were pH with the highest value at P3: 5.52% and the lowest at P1: 5.22%, the organoleptic test which included aroma parameters was obtained F hitung 7.316, df = 3, and P value of 0.000 0.005, taste was obtained F hitung 17.786, df = 3, with P value of 0.000 0.005, color was obtained F hitung 4.626, df=3, with P value of 0.005, and proximate tests include water content and ash content. Based on the results of the ANOVA test, proximate test results were obtained to measure the nutritional content of ginger moringa tea bags, the highest water content in treatment P1 was 35%, the highest ash content in treatment P2 was 83%. Keywords: Red ginger Moringa tea bags, pH, organoleptic and proximate. Information: *) Researcher **)Advisor

ANALISIS PEMBERIAN KREDIT TERHADAP PENDAPATAN UMKM PADA PNM MEKKAR CABANG KALABAHI UNIT TELUK MUTIARA 1

REZA IMANUEL MOWATA
2026 · Book · Open Access

Skripsi ini berjudul “Analisis Pemberian Kredit Terhadap Pendapatan UMKM Pada PNM Mekkar Cabang Kalabahi Unit Teluk Mutiara 1”. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis pemberian kredit terhadap UMKM pada PNM mekkar Cabang Kalabahi Unit Teluk Mutiara 1. Sehubungan dengan perkembangan lingkungan perekonomian yang semakin dinamis dan global Undang-Undang nomor 9 tahun 1995 tentang usaha kecil perlu diganti dengan membentuk Undang-Undang tentang usaha mikro kecil dan menengah agara usaha mikro kecil dan menengah diindonesia dapat memeperoleh jeminan kepastian dan keadilan usaha. Pendapatan adalah hasil yang diperoleh seseorang dari usaha atau pekerjaan, berupa uang maupun barang pada jangka waktu tertentu. Peran PNM Mekaar dalam menyalurkan pembiayaan adalah melayani dan memfasilitasi modal bagi ibu-ibu prasejahtera yang baru memulai usaha ataupun yang sudah memiliki usaha. pemberian kredit merupakan penyerahan barang jasa atau uang dari satu pihak (lender, kreditor, pemberi pinjaman) atas dasar kepercayaan kepada pihak lain (borrower/ debitur/ pengutang) dengan janji membayar dari penerima kred it kepada pemberi kredit pada tanggal yang telah disepakati kedua belah pihak. PNM Mekaar Cabang Kalabahi Unit Teluk Mutiara 1 mengutamakan keamanan kredit, kemampuan nasabah, dan produktivitas penggunaan dana. Persyaratan identitas dan informasi usaha menjaga keamanan administrasi dan menilai kelayakan nasabah, sementara rencana penggunaan dana dan keikutsertaan dalam kelompok tanggung renteng mendorong penggunaan dana yang produktif dan meningkatkan tanggung jawab kolektif.

ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

STANLEY ARI UMBU WERUNG
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA MIE BASAH DARI BIJI SORGUM (Sorghumbicolor L. Moench) DI DESA UMALOR KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA. Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorgum merupakan salah satu bahan pangan alternatif untuk mengurangi impor terigu, sehingga dapat memperbaiki status gizi dari mie basah yang dihasilkan. Sorgum memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi dibandingkan bahan pangan yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi pada mie basah dari biji sorgum yang terdapat di Desa Umalor Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW kupang dan di Laboratoium Pengawasan Mutu Pangan (PMP) menggunakan metode eksperimen RAL dengan 4 perlakuan dan 2 kali ulangan yaitu (PO) 100%: 0%, (P1) 60%: 40%, (P2) 50% : 50% (P3) 40%: 60%. Uji proksimat meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat. Berdasarkan hasil uji ANOVA didapatkan hasil yang berbeda nyata pada setiap perlakuan sehingga dilanjutkann uji lanjut Duncan Multiple Reing Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Hasil Uji proksimat untuk mengukur kandungan gizi mie basah, kandungan kadar air tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 61,06%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P0 sebesar 7,91%, kadar lemak tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 11,34%, kadar abu tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 0,48% dan kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan P3 sebesar 30,2% Kata Kunci:Sorgum, Mie Basah, Kandungan Gizi, Bahan Pangan,Desa Umalor. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT ANALYSIS OF THE NUTRITIONAL CONTENT OF WET NOODLES MADE FROM SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench) IN UMALOR VILLAGE, WEST MALAKA DISTRICT, MALAKA REGENCY Werung, U. A.S)* Ballo, A)** Nge, T.S)*** Sorghum is an alternative food source that can help reduce wheat imports and improve the nutritional quality of wet noodles. Compared to other food ingredients, sorghum has relatively high nutritional value. This study aimed to determine the nutritional content of wet noodles made from sorghum seeds originating from Umalor Village, West Malaka District, Malaka Regency. The research was conducted at the Biology Education Laboratory of Artha Wacana Christian University (UKAW) Kupang and the Food Quality Control Laboratory (PMP). The experimental method used was a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and two replications, namely P0 (100% wheat flour : 0% sorghum flour), P1 (60% wheat flour : 40% sorghum flour), P2 (50% wheat flour : 50% sorghum flour), and P3 (40% wheat flour : 60% sorghum flour). Proximate analysis was carried out to determine the levels of moisture, protein, fat, ash, and carbohydrates. Based on the results of the ANOVA test, there were significant differences among treatments; therefore, the analysis was continued using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. The results of the proximate test showed that the highest moisture content was found in treatment P0 (61.06%), the highest protein content in P0 (7.91%), the highest fat content in P3 (11.34%), the highest ash content in P3 (0.48%), and the highest carbohydrate content in P3 (30.2%). Keywords:Sorghum,Wet Noodles,Nutritional Content,Foodstuffs,Umalor Village Information: *) Researcher **) Advisor

PENGARUH HARGA DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA JASA TRAVEL MALAKA-KUPAN

ALEXANDROZ KRISTIAN LEKI
2026 · Book · Open Access

Penelitian imi berjudul Pengaruh Harga Dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Jasa Travel Malaka-Kupang. Rumusan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah Pengaruh harga dan fasilitas terhadap kepuasan pelanggan pada jasa travel Malaka-Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka- Kupang dan Untuk mengetahui pengaruh fasilitas terhadap kepuasan pelanggan jasa travel Malaka-Kupang Penentuan populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat kabupaten malaka yang pernah menggunakan jasa travel Malaka-Kupang. Kemudian karna populasi tidak dikatahui maka penetual sampel mengunakan rumus rao purba menghasilkan 96 orang responden masyarakat kabupaten malaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah mengunakan kuesioner yang di sebarkan langsung kepda pelanggan sedangkan teknis analisis data mengunakan analisi regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan koefisien determinasi (R2) Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel harga diatas, nilai setiap indikator 78,6 – 81,8 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 404,1, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 80,82 berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap indikator 80,5 – 85,7 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 412, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,4 berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan nilai indeks jawaban responden variabel fasilitas diatas, nilai setiap indikator 77,7 – 85,4 . Dengan demikian jumlah dari seluruh indeks yaitu 411,6, dan nilai rata-rata indeks untuk harga yaitu sebesar 82,32 berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil persamaan regresi linier barganda Y 9.141 + 0,486 X1 + 0,303 X2 dikatahui Nilai konstanta sebesar 9.141, Koefisien regresi (b1) sebesar 0,486 artinya jika Harga (X1) mengalami kenaikan sebesar satu satuan,maka kepuasan Pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,486. Hal ini menjelaskan Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel mandiri expres akan semakin tinggi. Koefisien regresi (b2) sebesar 0,303 artinya jika Fasilitas (X2) mengalami kenaikan sebesar satu satuan, maka kepuasan pelanggan (Y) akan meningkat sebesar 0,303 satuan. Hal ini menjelaskan Fasilitas Harga travel Malaka-kupang semakin baik, maka kepuasan pelanggan travel mandiri expres akan semakin tinggi. Implikasi Terapan:Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka peneliti dapat mengemukakan beberapa hal penting sebagai berikut : Bagi Travel Malaka Kupang Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa harga dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan travel malaka kupang, oleh karena itu, variabel tersebut dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis oleh jasa travel, khususnya dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pendekatan yang sesuai dengan harga dan fasilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah diharapkan agar dapat menambahkan variabel lain selain harga dan fasilitas serta menggunakan metode penelitian yang lebih beragam, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pelanggan, khususnya pada jasa travel malaka-kupang

ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024)

RALF FIRSTO LEONARD HAYER
2026 · Book · Open Access

xi ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN PMK 168 TAHUN 2023 DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMOTONGAN PPH 21 PADA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT T.A 2024) Nama : Ralf Firsto Leonard Hayer Nim : 21190176 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PMK 168 tahun 2023 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2024. Sampel penelitian ini adalah Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami peindahan jabatan tahun 2023-2024; Bukti Potong Pegawai tidak mengalami kenaikan/penurunan tunjangan kinerja tahun 2023- 2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami kenaikan pangkat pada tahun 2023-2024; Bukti Potong Pegawai yang tidak mengalami perubahan status perpajakan/PTKP tahun 2023-2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Kantor wilayah kementerian Hukum dan Ham NTT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PMK 168 memberikan dampak positif terhadap efisiensi administrasi pemotongan PPh Pasal 21 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Beban kerja bendahara menjadi lebih ringan, potensi kesalahan perhitungan dapat diminimalkan, serta memberikan kepastian bagi pegawai mengenai besarnya pajak yang dipotong setiap bulan. Dengan demikian, penerapan PMK 168 terbukti mendukung tujuan reformasi peajakan, yaitu menciptakan sistem pemotongan PPh Pasal 21 yang lebih sederhana, transparan, dan efektif pada instansi pemerintah.

PENGARUH FINANCIAL ACCESS TERHADAP PERTUMBUHAN UMKM DENGAN MODERASI LITERASI KEUANGAN (STUDI EMPIRIS TERHADAP PARA PELAKU UMKM DI KECAMATAN ENDE SELATAN)

MAURITIO FRANCYSTA BERE SINGGA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Financial Access (Akses Keuangan) terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menguji peran Literasi Keuangan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena di Kecamatan Ende Selatan, di mana para pelaku UMKM seringkali menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan akses ke lembaga keuangan formal dan rendahnya pemahaman mengenai manajemen keuangan, yang berdampak pada lambatnya pertumbuhan skala usaha mereka.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi empiris terhadap 30 responden pelaku UMKM di Kecamatan Ende Selatan yang diambil menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana serta Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS 27.0.Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, Financial Access memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Pertumbuhan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,845, yang berarti setiap kemudahan akses terhadap sumber pembiayaan akan meningkatkan pertumbuhan omzet dan aset UMKM secara nyata. Kedua, Literasi Keuangan terbukti secara signifikan berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara akses keuangan dan pertumbuhan usaha. Secara teoritis, temuan ini menegaskan bahwa akses terhadap modal kerja saja tidak cukup untuk menjamin keberlanjutan usaha. Pengaruh modal tersebut akan menjadi jauh lebih optimal apabila pemilik usaha memiliki kecakapan dalam mengelola anggaran, memahami risiko, dan melakukan perencanaan keuangan yang bijaksana. Oleh karena itu, sinergi antara penyediaan fasilitas kredit yang terjangkau dan peningkatan edukasi literasi keuangan bagi pelaku usaha menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal

i ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KECAMATAN FATULEU BARAT

MARISNA YESANDI OEINA
2026 · Book · Open Access

Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak belum tercapai secara optimal. Penelitian ini membahas mengenai kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak bumi dan bangunan dikecamatan fatuleu barat, Kabupaten kupang. Pajak bumi dan bangunan merupakan salah satu sumber penting pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik ditingkat daerah, oleh karena itu tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB sangat menetukan keberhasilan pemerintah daerah dalam mencapai target penerimaan pajak. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu Barat. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang belum melunasi kewajiban PBB masih cukup besar, sehingga target penerimaan pajak belum tercapai secara optimal. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak PBB di lima desa di Kecamatan Fatuleu Barat, yaitu Desa Nuataus, Poto, Kalali, Naitae, dan Tuakau.. Kuesioner disusun berdasarkan indikator-indikator yang mewakili masing-masing variabel penelitian dan diukur menggunakan skala Likert. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan program IBM SPSS versi 24. Sebelum dilakukan analisis regresi, data penelitian terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan bahwa instrumen penelitian layak digunakan. Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data penelitian memenuhi persyaratan untuk dilakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari kelima variabel independen yang diuji, hanya variabel pemahaman pajak yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, Sedangkan Variabel Transparansi penggunaan dana pajak tidak berpengaruh signifikah terhadap kepatuhan wajip pajak, Variabel persepsi negatif terhadap pemerintah tidak berpengaruh signifkan terhadap kepatuhan wajib pajak, variabel sistem administrasi pajak, juga tidak berpengaruh signifikan terhadapa kepatuhan wajib pajak, dan variabel penghasilan yang rendah juga tidak berperngaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan (PBB) di kecamatan fatuleu barat adalah pemahaman pajak. Sedangakan faktor transparansi penggunaan dana pajak, persepsi negatif terhadap pemerintah, sistem administrasi pajak, dan penghasilan yabg rendah tidak menunjukan pengaruh signifikan secara statistik dalam penelitian in. Penelitian ini memberikan kesan bahwa upaya peningkatan pemenuhan wajib pajak PBB sebaiknya difokuskan pada peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pajak, diharapkan tingkat pemenuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Fatuleu Barat dapat meningkat secara berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa, pemerintah daerah perlu peningkatan pemenuhan kewajiban pajak bumi dan Bangunan perlu difokuskan pada upaya peningkatan pemahaman pajak masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pemahaman pajak yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya kewajiban membayar pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Fatuleu Barat dapat meningkat secara berkelanjutan.

ANALISIS EFISIENSI PENYALURAN AIR PADA SALURAN SEKUNDER DESA WEDEROK DAERAH IRIGASI BENINAIN

ADEODATUS EFRANDO TOMI KLAU
2026 · Book · Open Access

Daerah Irigasi (DI) Air irigasi wederok terdapat banyak saluran yang retak, yang tidak terlihat karna tertutup oleh tanaman liar serta warga yang melakukan alih fungsi lahan. Penelitian berjudul analisis efisiensi penyaluran air irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air yang disalurkan pada saluran sekunder, mengetahui nilai efisiensi penyaluran air irigasi disaluran sekunder wederok. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data sekunder, yaitu data skema irigasi serta data primer mengukur debit masuk dan debit keluar sepanjang saluran. Hasil penelitian menunjukan tingkat efisiensi yang diperoleh 46,70%. Hal ini disebabkan karna kondisi saluran yang kurang baik, penumpukan sampah pada saluran dan pintu saluran sehinga laju aliran semakin lambat.

PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA

RUT SURYANI DJARA
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DIDESA WADUMADDI KECAMATAN HAWU MEHARA KABUPATEN SABU RAIJUA Djara R. S)* Ballo A)** Nge S. M)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak jenis tumbuhan obat, organ yang digunakan, cara pengolahan tumbuhan obat yang digunakan sebagai pengobatan tradisional oleh masyarakat di Desa Wadumaddi Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian deskriptif (eksplorasi) ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan 30 responden yang terdiri dari 13 pengobat tradisional, 2 tokoh masyarakat, dan 15 pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, eksplorasi, identifikasi, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mencatat adanya 34 jenis tumbuhan obat tradisional yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Wadumaddi yaitu Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pendanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, Vernonia amygdalina. Masyarakat Desa Wadumaddi menunjukkan pengetahuan lokal yang kuat dengan memanfaatkan daun (65%) sebagai bagian tumbuhan obat utama dan perebusan (68%) sebagai metode ekstraksi senyawa aktif paling efektif. Terdapat 11 spesies tumbuhan dengan nilai guna tertinggi yang menjadi pilihan utama dalam penggunaan, di mana dokumentasi pengetahuan tradisional ini penting untuk pelestarian budaya sekaligus dasar penelitian ilmiah masa depan. Kata Kunci : Tumbuhan Obat, Pengobatan Tradisional, Pengolahan Tumbuhan Obat, Desa Wadumaddi Keterangan : : *) Peneliti : **) Pembimbing ABSTRACT UTILIZATION OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN WADUMADDI VILLAGE HAWU MEHARA DISTRICT SABU RAIJUA REGENCY Djara, R.S)* Ballo, A.)** Nge, S.T.M.)** This research aims to identify the variety of medicinal plant species, the plant parts used, and the processing methods employed in traditional medicine by the community of Wadumaddi Village, Hawu Mehara District, Sabu Raijua Regency. This descriptive (exploratory) study utilized a purposive sampling technique to select 30 respondents, consisting of 13 traditional healers, 2 community leaders, and 15 patients. Data collection was conducted through observation, structured interviews, exploration, identification, and documentation. The data were then analyzed using a qualitative descriptive approach with a quantitative approach. The results recorded 34 species of traditional medicinal plants utilized by the people of Wadumaddi Village, namely, Vitex trifolia, Jatropha gossypifolia L, Orthosiphon aristatus, Nicotiana tabacum L, Annona squamosa L, Curcuma longa L, Aloe vera, Pandanus amaryllifolius, Lantana camara L, Phyllanthus urinaria, Leucaena leucocephala, Calotropis gigantea, Chromolaena odorata L, Acorus calamus, Muntingia calabura L, Tamarindus indica L, Persea americana, Cordia mixa L, Indigofera tinctoria L, Manihot esculenta Crantz, Annona muricata, Ocimum tenuiflorum L, Zizipus mauritiana, Areca catechu L, Cassytha filiformis L, Punica granatum, Cocos nucifera L, Borassus flabellifer, Schleichera oleosa, Kalanchoe pinnata, Carica papaya, Averrhoa bilimbi L, Morinda citrifolia L, and Vernonia amygdalina. The Wadumaddi Village community demonstrates strong local knowledge, utilizing leaves (65%) as the primary medicinal plant component and boiling (68%) as the most effective method for extracting active compounds. Eleven plant species with the highest utility value are the primary choice for use, and documenting this traditional knowledge is crucial for cultural preservation and the basis for future scientific research. Keywords : Medicinal Plants, Traditional Medicine, Processing Medicinal Plants, Wadumaddi Village. Information : : *) Researcher : **) Mentor

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

ASNAT NABUNOME
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR LONTAR (PocLon) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) DAN PAKCOY (Brassica rapa L)

ON LIUFETO
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR LONTAR (PocLon) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) DAN PAKCOY (Brassica rapa L) Liufeto.O)* Ballo.A) ** Ledo.S.E.M) ** Pupuk Organik Cair (PocLon) merupakan jenis pupuk cair yang terbuat dari mesokarp buah lontar. POC adalah pupuk berwujud cair yang dibuat dari bahan-bahan organik melalui proses fermentasi. Bahan organik yang dapat digunakan adalah sabut lontar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair lontar terhadap pertumbuhan tanaman selada, pakcoy dan menentukan konsentrasi pemberian POC paling optimum dari setiap paramrter untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman selada dan pakcoy. Penelitian ini menggunakan Diagram / Grafik dan Tabel dengan 1 kontrol dan 3 perlakuan pupuk dan 3 ulangan diamati selama 4 kali pengamatan pada masing-masing tanaman. Parameter yang diamati adalah persentase perkecambahan (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun. Data yang diperoleh dari 3 parameter pengamatan selanjutnya akan dianalisis menggunakan Diagram / Grafik dan Tabel. Berdasarkan hasil uji Tabel / Grafik didapatkan Hasil penelitian perlakuan terbaik dalam pemberian PocLon pada parameter persentase perkecambahan, tinggi tanaman dan jumlah daun adalah dengan konsentrasi campuran EM4 5 ml + Gula air 5 ml + 6 liter larutan mesokarp buah lontar dengan persentase perkecambahan pada tanaman selada dan pakcoy adalah selada 100%. Sedangkan rata-rata untuk masing-masing tinggi tanaman selada adalah 15,75 cm, dan pakcoy 31,38 dan jumlah daun pada tanaman selada 30 dan pakcoy 53. Kata Kunci: Pupuk Organik Cair Lontar (PocLon), Perkecambahan, Tinggi tanaman, Jumlah daun. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF APPLYING ORGANIC LIQUID LONTAR FERTILIZE (PocLon) ON THE GROWTH OF LETTUCE PLANTS (Lactuva sativa L) AND PAKCOY (Brassica rapa L) Liufeto.O)* Ballo.A) ** Ledo .S.E.M) ** Liquid Organic Fertilizer (PocLon) is a type of liquid fertilizer made from mesocarp of palm fruit, POC is a liquid fertilizer made from organic materrials through a fermenttation proces. Organic materials that can be used are palm fiber. This study aims to determine the effect of the concenration of liquid organic fertilizer of palm on the growth of lettuca, pakcoy plants and determine the most optimal concentration of POC administration to increasi the growth of lettuce and pakcoy plants. This study uses (CRD) using analysis of variance (Anova) with control and 3 fertilizer treatments and 3 replication observed for 4 observation on each plant. The parameters observed are the percentage of germinition (%), plant heigh (cm) and number of leaves . Data abtained from the 3 observation parametrrs wiil then be analyzed using analysis of variance (ANOVA) to detrmine whether the effect of the treatmen is real or very real and will be continued with the duncan test at the 5% level to determine the deferiences between the compared treatment pairs.The height of lettuce plants obtained F count 5.373, df = 3, and P value 0.00 0.05, The height of pakcoy plants obtained F count 7.060 df = 3 and P value 0.000,05, The number of lettuce leaves obtained Fa 4,14, df = 3 and P value 0,0020,005, The of pakcoy leavis Fhrung 10,220, df = 3 and P value 0,003 0,005. Based on the results the ANOVA test, the best treatment results in providing PocLon on the parameters of germination percentage , plant height and number of leaves was with a mixture concentration of EM4 5 ml + 5 ml of water sugar + 6 liters of pal fruits mesocarp solution with a germination percentage in lettuce and pakcoy plants of 100%. While the average foe each plant height was 15.75 cm,and pakcoy 31,38 and the number of leaves on the plant was 30,5 and pakcoy 53. Keywords: Lontar Liquid Organic Fertilizer (PocLon), Growth of lettuce dan pakcoy plants, germination, plantheight, number of leaves. Information: *) Researcher **) Adv

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII DI SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI

KRISTIN VICTORIA ANIN
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor

KANDUNGAN KARBOHIDRAT DODOL KULIT PISANG AMBON (Musa acuminata) YANG DIPEROLEH DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG

ELISABETH SNI NAILAPE
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK KANDUNGAN KARBOHIDRAT DODOL KULIT PISANG AMBON (MUSA ACUMINATA) YANG DIPEROLEH DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN KABUPATEN KUPANG Nailape. S.E)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang merupakan buah yang sangat bermanfaat bagi manusia dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Buah ini disukai karena kandungan gizinya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar karbohidrat pada dodol kulit pisang ambon (Musa acuminata) yang berasal dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan analisis data menggunakan ANOVA serta uji lanjut Duncan. Empat perlakuan dilakukan dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Analisis kadar karbohidrat menggunakan metode fenol-sulfat dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar karbohidrat tertinggi sebesar 1,304%. Uji organoleptik oleh 20 panelis terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram kulit pisang ambon) menghasilkan dodol terbaik dengan warna cokelat gelap merata, tekstur kenyal, aroma khas, dan rasa manis seimbang. Dodol kulit pisang ambon berpotensi sebagai produk pangan fungsional bergizi dan bernilai ekonomi tinggi. Kata kunci: Dodol, kulit pisang ambon, karbohidrat, organoleptik, Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT CARBOHYDRATE CONTENT OF DODOL FROM AMBON BANANA PEEL (MUSA ACUMINATA) OBTAINED FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT, KUPANG REGENCY Nailape. S.E)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Banana is a highly beneficial fruit for humans and can be consumed by people of all age groups. It is favored due to its high nutritional content. This study aimed to determine the carbohydrate content in dodol made from Ambon banana peel (Musa acuminata) originating from Retraen Village, South Amarasi District, Kupang Regency. The method used was descriptive quantitative with a Completely Randomized Design (CRD), and data analysis was conducted using ANOVA followed by Duncan’s multiple range test. Four treatments were applied, each repeated three times, resulting in 12 experimental units. Carbohydrate analysis was carried out using the phenol-sulfuric method with a UV-Vis spectrophotometer. The results showed that treatment P3 had the highest carbohydrate content, at 1,304%. Organoleptic testing by 20 panelists on color, aroma, texture, and taste indicated that treatment P3 (300 grams of Ambon banana peel) produced the best dodol, characterized by an evenly distributed dark brown color, chewy texture, distinctive aroma, and balanced sweet taste. Dodol made from Ambon banana peel has potential to be developed as a nutritious and economically valuable functional food product. Keywords: Dodol, ambon banana peel, carbohydrate, organoleptic Note: * Researcher ** Supervisor

ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR

HARIYANTI ANANTA BIO KADJU
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK ETNOBOTANI TANAMAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT DI DESA KOPIDIL KECAMATAN KABOLA KABUPATEN ALOR Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Tanaman obat adalah jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat yang digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, bagian-bagian tumbuhan obat yang dimanfaatkan, cara pengelolaan tumbuhan obat dan jenis penyakit yang dapat disembuhkan dengan menggunakan tanaman obat oleh masyarakat Desa Kopidil. Metode penelitian menggunakan metode Survey explorative. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 20 spesies yakni, kemiri, sambiloto, daun ende, mengkudu, pepaya, bawang merah, sirih, pisang, kelor, kapok, bawang putih, jarak merah, binahong, serei, kunyit, pinang, jambu biji, turi, jarak putih, jahe. Organ tumbuhan yang digunakan yaitu pucuk daun, buah, batang, rimpang dan umbi. Penyakit-penyakit yang disembuhkan dengan menggunakan tumbuhan obat yakni perut kembung, malaria, cacar air dan sermpah, menurunkan darah tinggi, bisul, obat lambung, struk dan rematik, bengkak, badan sakit, lidah putih bayi dan panu. Cara pengolahan yang dilakukan oleh masyarakat di yaitu direbus, ditumbuk/dihaluskan, dikunyah, diperas, diparut, dan digaruk. Kata Kunci: Etnobotani, Tanaman obat, Desa Kopidil. Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing ABSTRACT ETHNOBOTARY OD MEDICINAL PLANTS USED BY THE COMMUNITY IN KOPIDIL VILLAGE, KABOLA DISTRICT, ALOR REGENCY Kadju, H.)* Rafael, A.)** Ngginak, J.)** Medicinal plants are types of plants that have functions and properties as medicines used to prevent and cure various diseases. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants, the parts of medicinal plants that are used, how medicinal plants are managed, and the types of diseases that can be cured using medicinal plants by the people of Kopidil Village. The research method used was exploratory survey. The data analysis technique used qualitative descriptive analysis. Based on the results of the study, 20 spesies of medicinal plants were obtained, namely candlenut, green chirreta, ende leaves, mengkudu, papaya, shallots, betel, bananas, moringa, kapok, garlic, red castor oil plant, binahong, lemongrass, turmeric, areca nut, guava, gala -gala, white castor oil plant, and ginger. The parts of the plants used were the leaf buds, fruit, stems, rhizomes, and tubers. The diseases cured using medicinal plants were flatulence, malaria, chickenpox and measles, high blood pressure, boils, stomach medicine, stroke and rheumatism, swelling, body aches, white tongue in babies, and tinea versicolor. The processing methods used by the community include boiling, pounding/grinding, chewing, squeezing, grating, scraped, and rubbed. Keywords: Ethnobotany, Medicinal plants, Kopidil Village. Information: * Researcher ** Supervisor

ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN

MARIA DA SILVA DA COSTA
2026 · Book · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor