SEMEON FASA
2023 · Thesis · Open Access
STUDI TENTANGFAKTOR PENYEBAB TIDAK DIPERSIAPKANNYA PERANGKAT PEMBELAJARAN OLEH GURU PEDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023 Fasa S)* Natonis, A D.)** Pellu, H L)** ABSTRAK Pelaksanaan pembelajaranmata pelajaran Agama Kristen Dan Budi Pekerti (PAK) guru jarang menggunakan perangkat pembelajaran untuk mengoptimalkan proses pembelajaran saat mengajar yakni Silabus, RPP, LKS, Buku Guru, Buku Siswa, dan media pendukung lainnya sehingga pembelajaran kadang tidak efektif dan efesien untuk menjawab akan prinsip-prinsip pembelajaran.Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apa Faktor Penyebab Tidak Dipersiapkannya Perangkat Pembelajaran Oleh Guru PAK.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Penyebab Tidak Dipersiapkannya Perangkat Pembelajaran Oleh Guru PAK Di SD GMIT Airnona 1 Kupang. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 9 responden. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman (1992) yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukan bahwatedapat dua faktor yang mempengaruhi guru PAK tidak mempersiapkan perangkat pembalajaran yakni: faktor internal, guru mengalami kendalah karena tugas tambahan seperti mengikuti kegiatan workshop dan bimtek, keterbatasan lembar kerja peserta didik dan lembar kerja siswa dan juga pekerjaan lain seperti menjadi kaur kurikulum dan bendahara boss. serta faktor eksternal guru mengalami kurangnya pelatihan (pelatihan dari Dinas Pendidikan), fasilitas yang terbatas (alat tulis komputer) dan biaya yang tidak cukup (dalam biaya untuk belanja keperluan perangkat ajar). Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: kepada guru PAK SD GMIT Airnona 1 Kupang untuk mengutamakan tupoksinya sebagai seorang guru mata pelajaran, sehingga dapat mengoptimalkan perangkat pembelajaransebagai sebuah kompas dalam mendidik peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan terlaksana dengan baik. Kata Kunci: Faktor Penyebab, Perangkat Pembelajaran Dan Guru PAK
WAHYU YOHANES KASE
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Pengaruh Disiplin mengajar Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tehadap prestasi belajar siswa SMAN 2 Kupang Kase. W* Manu. L** Tnunay. P** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adanya pengaruh Antara Kedisiplinan Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasi dengan sampel sebanyak 25 orang yang terdiri dari ….. orang laki-laki dan …. orang perempuan. Kedisiplinan Mengajar Guru merupakan suatu keadaan atau perilaku yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang mendorong guru untuk bersikap dan bertindak secara positif dengan berdasarkan pada pelaksanaan aturan yang berlaku atau sesuai dengan peraturan pegawai negeri sipil. Prestasi belajar adalah nilai yang dicapai murid setelah melewati proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan Mengajar Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai korelasi rxy= 0.495 dan nilai Df=23 diperolah “r” tabel (rt) pada taraf signifikan 5% sebesar 0.413 dengan demikian rxy lebih besar dari “r” tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Kedisiplinan mengajar guru terhadap Prestasi Belajar Siswa SMAN 2 Kupang. Kata Kunci : Kedisiplinan Mengajar Guru, Prestasi Belajar Siswa
MESRIANA TAMELAN
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Efektivitas mengunaan Alat Peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Mesri Tamelan (*) Manggoa Melkias (**) Metboki Martinus (**) Penelitian ini dimotivasi oleh fakta masalah bahwa Efektivitas penggunaan alat peraga boneka dari botol bekas dalam pembelajaran PAR kelas Tanggung. Penelitian untuk membantu Pengajar PAR kelas Tanggung. Dalam penelitian ini sumber data untuk penelitian ini adalah badan pengurus inti: UPP PAR 3 dan 4 pelayan PAR Kelas Tanggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara, Dokumen. Data yang telah didapat kemudian dianalis. Dan data ini membantu pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Elim Lasian dalam pembelajaran PAR. Pada akhirnya peneliti menemukan bahwa Efektivitas mengunakan Alat peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) sangat membantu Anak-anak juga karna menarik perhatian Anak-anak untuk lebih mengerti materi yang disampaikan oleh pengajar PAR , Dan yang membuat Alat peraga efektif yakni tergantung pada kreativitas pengajar palayana Anak dan Remaja (PAR) di kelas masing-masing, karena Alat peraga yang di siapkan kreatif tapapi gaya penyampaikan pengajar PAR tidak sesuai, maka akan berpengaruh,tetapi kalau pengajar PAR Kreatif maka Anak-anak antosias dengan alat peraga yang di gunakan juga oleh pelayan PAR juga, Oleh sebab itu, Alat peraga boneka dari botol bekas dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelesaikan berbagai persoalan berkelanjutan yang dialami. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran di Anak-anak PAR terkandung nilai didalamnya yakni nilai religius, sosial dan nilai moral. Kata Kunci : Efektivitas Pengunaan Alat peraga boneka dari botol bekas Penulis (*) Pembimbing (**)
MEITTY ANATJI OAN
2023 · Thesis · Open Access
PERANAN PELAYANAN PENATUA DAN DIAKEN DALAM MENINGKATKAN PANCA TUGAS PANGGILAN GEREJA DI JEMAAT IMANUEL EAHUN KLASIS ROTE TIMUR *(Oan.A.M) **(Pellu.H.L) **(Tnunay.P) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana peran Penatua dan Diaken dalam melaksanakan Panca Pelayanan di Jemaat Imanuel Eahun?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk peran pelayanan Penatua dan Diaken dalam meningkatkan panca tugas panggilan gereja di Jemaat Imanuel Eahun Klasis Rote Timur. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 10 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penatua dan Diaken dalam menjalankan tugas/tanggungjawab mereka sebagai pelayan itu telah mereka lakukan walaupun dalam pelayanan mereka dihadapkan dengan beberapa kendala tetapi mereka berupaya untuk meningkatkan kemajuan pelayanan. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: Peran penatua adalah memberitakan Firman Tuhan kepada anggota-anggota jemaat dan mencari tahu apakah Firman itu bertumbuh dan menghasilkan buah atau tidak, memberitakan injil serta mengajak anggota jemaat untuk beribadah dan menggembalakan kawanan domba Allah. Peran diaken adalah bekerja sebagai seorang hamba atau pelayan untuk melayani setiap anggota jemaat dan bersama-sama dengan penatua mengatur keperluan untuk pelayanan sakramen. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: Bagi penatua dan diaken yang melakukan pelayanan hendaklah pelayanan itu tetap dilakukan sesuai dengan perannya masing-masing dan melakukannya dengan kasih yang diajarkan Tuhan. Kata Kunci : Peranan pelayanan Penatua dan Diaken
MERLIN YUNERI KORE DJARA
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PANDANGAN GEREJA TERHADAP PEMBERIAN NAMA KESAYANGAN BAGI MASYARAKAT SABU DI DESA DEPE KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA ________________________________________ Kore Djara M(*) Pellu L(**) Manu L(***) Budaya masyarakat sabu hingga kini tetap terpelihara sebagai identitas dan kepribadian warisan nenek moyang yang memiliki kekhasan tersendiri, termasuk dalam hal pemberian nama. Nama dalam masyarakat sabu bukan hanya penanda identitas diri seseorang tetapi nama juga menunjukkan suatu peristiwa budaya bentuk penghormatan, tata krama, kesantunan, serta pewarisan dan historisitas. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menganalisis permasalahan yang di temukan. Penelitian kualitatif didasarkan pada data primer. Data primer yaitu data yang di peroleh melalui wawancara langsung dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pandangan Gereja terhadap pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu di Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua yang berkaitan Pemberian nama kepada anak sehingga terciptanya nama kesayangan bagi masyarakat Sabu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengakuan gereja bahwa gereja menyetujui adanya pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu karena nama kesayangan itu merupakan sebuah penghormatan kepada seseorang baik untuk orang Sabu maupun bagi orang yang bukan orang Sabu atau pendatang. Orang Sabu bukan hanya memiliki satu atau dua nama saja tetapi orang Sabu memiliki tiga nama yaitu yang pertama nama dasar atau nama keramat, yang kedua nama kesayangan atau nama pewaje dan ketiga yaitu nama nasrani atau nama kristen atau nama yang sudah di baptis. Kata kunci: Budaya, Sabu, Ngara Hawu, Ngara Bani, Ngara Pewaje.
JANRI FEBRIANTI BABIS
2023 · Thesis · Open Access
A B S T R A K PERAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA ALKITAB PADA ANAK DI JEMAAT GMIT EISLEBEN OINLASI, KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN TAHUN 2022 Babis, F, J)* Pellu, L)** Pobala, P)** Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang bertempat dijemaat GMIT Eisleben Oinlasi, Klasis Amanuban Timur Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada bulan Juni. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: bagaimana peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak dijemaat GMIT Eisleben Oinlasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada orang tua anak untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Selanjutnya data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang interaktif. Hasil penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan wawancara disetiap rumah yang dipilih penulis sebagai responden untuk mendapatkan informasi dari responden mengenai perannya dalam menumbuhkan minat baca Alkitab pada anak. Responden yang dipilih penulis untuk melakukan wawancara berjumlah 7 orang. Peran orang orang tua adalah sebagai guru/pendidik (penuntun), pembimbing, pemberi contoh/teladan, maupun sebagai fasilitator bagi anak-anaknya. Apabila orang tua tidak melakukan peran dengan baik maka akan berpengaruh pada anak. orang tua sebagai guru/pendidik (penuntun) yang dimaksud adalah anak pertama kali mendapatkan didikan adalah dari orang tua, sehingga peran orang tua sebagai guru/pendidik (penuntun) sangatlah dibutuhkan. Orang tua sebagai pembimbing yang dimaksud yaitu orang tua pasti menginginkan anaknya menuju arah yang yang benar maka setiap orang tua haruslah membimbing anak-anaknya dengan baik dan benar pula, dengan memberikan nasihat dan membimbing anak mengenal akan Firman Tuhan. orang tua sebagai teladan yaitu orang tua menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya, anak akan mengikuti semua yang dilakukan oleh orang tua. Jika orang tua menunjukkan sikap yang baik maka anak akan meniru. Jika orang tua malas membaca Alkitab maka anakpun akan malas membaca Alkitab. Orang tua sebagai fasilitator yaitu orang tua bertanggung jawab memfasilitasi anak-anaknya, menyediakan segala kebutuhan anak dari sandang, pangan, dan papan. Akan tetapi itu tidak cukup, orang tua pasti menginginkan anak dapat belajar dengan baik, contohnya membaca Alkitab maka orang tua harus mempersiapkan bahan bacaan seperti Alkitab dan buku cerita tentang Alkitab pula. Dari keempat peran diatas maka orang tua memiliki tanggung jawab penuh untuk mendidik, membimbing, menjadi contoh, fasilitator yang baik untuk anak-anaknya sehingga anak memiliki kecintaan terhadap Alkitab. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Menumbuhkan Minat Baca Alkitab, Anak.
ITA SUSANTI RIHI HUKY
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Faktor-faktor Yang Mempegaruhi Pelaksanaan Pelayanan Anak Dan Remaja (PAR) (Studi Pada Jemaat Dian Nunsaen Klasis Fatuleu Barat Tahun 2023) Rihi Huky, Ita Susanti (*) Natonis A. Dina (**) Metboki Martinus (**) Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apakah yang mempengaruhi pelaksanaan Pelayanan Anak dan Remaja di Jemaat Dian Nunsaen?. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempegaruhi pelaksanaan Pelayanan Anak dan Remaja di Jemaat Dian Nunsaen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, informan penelitian dalam penelitian ini adalah 1 orang pengajar PAR, 140 orang anak PAR, 31 orang majelis jemaat dan 130 kepala keluarga. Responden penelitian ini diambil berjumlah 24 orang yang terdiri dari 1 orang pengajar PAR, 8 orang anak PAR, 10 orang tua, dan 5 orang majelis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Adapun hasil penelitian hasil yang menunjukan bahwa pelaksanaan pelayanan anak dan remaja di jemaat Dian Nunsaen dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain kurangnya motivasi majelis terhadap pelaksanaan PAR, kurangnya tenaga pengajar, kurang aktifnya peserta didik. Kurangnya motivasi orang tua.Sehingga penulis mengusulkan beberapa hal yang dapat menbantu Pelaksanaan pelayanan Anak dan Remaja di Jemaat Dian Nunsaen yaitu: untuk Majelis jemaat. Hendaknya diadakan rapat atau evaluasi bersama-sama dengan pelayan PAR, Selalu mengadakan pembinaan-pembinaan kepada pelayan PAR, hendaknya merekrut pelayan PAR, hendaknya menyediakan fasilitas seperti buku bacaan dan alat peraga. Untuk pelayan PAR. Harus bersikap terbuka kepada setiap orang bila mengalami hambatan, sebagai pelayan agar lebih kreatif dalam mengajar. Untuk anak. Anak-anak hendaknya selalu aktif dalam setiap kegiatan gereja, untuk orang tua. orang tua perlu mendorong anak-anak untuk selalu mengikuti kegiatan PAR, orang tua juga harus selalu dialog dengan anak-anaknya untuk mengetahui apa yang telah diperolehnya dari kegiatan PAR. Hal ini sebagai upaya dalam mengatasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pelayanan anak dan remaja di jemaat Dian Nunsaen, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan efektif. Kata Kunci : pelaksanaan pelayanan anak dan remaja (PAR) . Penulis (*) Pembimbing (**)
VERONICA NENOMNANU
2023 · Thesis · Open Access
PEMAHAMAN GURU PELAYANAN ANAK DAN REMAJA (PAR) DI JEMAAT GMIT EMBUN HERMON BU’AT KLASIS SOE TENTANG FUNGSI ALAT PERAGA *(Nenomnanu.V) **(Nuban Timo.E) **(Manu.L) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana pemahaman guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at tentang fungsi alat peraga?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at Klasis Soe tentang fungsi alat peraga. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 2 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at memahami tentang fungsi alat peraga akan tetapi kurangnya ketersediaan alat peraga dan juga dana dari majelis jemaat sehingga para guru PAR mengalami kesulitan saat mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak PAR. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut :Bagi para pengajar PAR yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar, atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut : (1) bagi para pengajar par yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dapat dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. (2) Bagi para Majelis Jemaat di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at agar lebih memperhatikan anak-anak PAR dalam hal mengadakan alat peraga atau alat bantu mengajar bagi para pengajar demi kelangsungan proses pembelajaran. Kata Kunci : Pemahaman, Alat Peraga. PAR *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II
RATNA YOLANDA BESSIE
2023 · Thesis · Open Access
ABSTAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP KETIDAKSETIAAN SISWA DALAM MENGIKUTI IBADAH PEMBINAAN ROHANI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 KUPANG TAHUN 2022/2023 Bessie, Y.R.)* Pellu, H. L.)** Metboki,M.)** Penelitian ini membahas tentang Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Terhadap Ketidaksetiaan Siswa Dalam Mengikuti Ibadah Pembinaan Rohani Pada Siswa Kelas IX SMP NEGERI 2 KUPANG Tahun 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran/ cara apa saja yang sudah dilakukan guru Pendidikan Agama Kristen terhadap siswa yang tidak setia mengikuti ibadah pembinaan rohani. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh guru PAK SMP Negeri 2 kupang yang berjumlah 6 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Guru PAK kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data display dan verifikasi data atau pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru Pendidikan Agama Kristen terhadap siswa yang tidak setia dalam mengikuti ibadah pembinaan rohani pada siswa kelas IX adalah Guru sudah melakukan pembinaan/ bimbingan khusus, melibatkan siswa dalam ibadah pembinaan dan mengisi liturgi serta memotivasi siswa. Namun dalam kenyataannya bahwa partisipasi siswa dalam kegiatan yang dilakukan oleh sekolah masih sangat minim. Karena itu Guru perlu terus mengupayakan melalui pendekatan personal maupun kelompok untuk menolong siswa. Jika siswa saat ini dilihat sebagai pemimpin masa depan dan juga tulang punggung gereja maka dari sekarang siswa harus dipersiapkan dari sekarang. Kata kunci: Peran Guru PAK, Siswa, Ibadah
YONRI ANCELINA TANIU
2023 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan strategi pembinaan mental anak tunagrahita di SLB Negeri Benpasi. Dengan rumusan masalah tentang bagaimana strategi pembinaan mental anak tunagrahita di SLB Negeri Benpasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang sedang berlangsung saat ini ataupun saat lampau. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah 1 kepala sekolah, seluruh guru pembimbing SLB Negeri Benpasi yang berjumlah 48 orang dan seluruh siswa tunagrahita yang berjumlah 102 orang dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 orang diantaranya guru pembimbing tunagrahita 3 orang, dan siswa tunagrahita 9 orang. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis menggunakan metode wawancara dan pengamatan yaitu proses pengumpulan data melalui tanya jawab serta pengamatan secara langsung untuk memperoleh informasi tentang strategi pembinaan mental anak tunagrahita di SLB Negeri Benpasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak tunagrahita dapat berkomunikasi dan melakukan kontak dengan orang-orang disekitarnya. Tetapi pada saat anak tunagrahita melakukan komunikasi, ada yang lancar berbicara tetapi kurang perbendaharaan kata dan juga yang masih terbata-bata dalam berbicara. Ada beberapa strategi pembinaan mental yang dilakukan oleh guru pembimbing di SLB Negeri Benpasidiantaranya ialah Strategi pembinaan mental anak tunagrahita melalui komunikasidengan menggunakan bahasa reseptif dan ekspresif, strategi pembinaan mental anak tunagrahita melalui bina diri baik secara individu maupun kelompok, Strategi pembinaan mental anak tunagrahita melalui kemampuan interaksi sosial anak tunagrahita dengan orang lain, yakni hubungan pribadi antara anak dengan teman sebayanya, bermain dan waktu luang danStrategi pembinaan mental anak tunagrahita melalui motorik kasar dan halus.
FEBRIANA MERIYATI ELIMANAFE
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK MAKNA TU’U BELIS SEBAGAI SARANA KEKERABATAN ANTAR KELUARGA DI DESA TEMAS KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2022 Elimanafe.F (*) Pellu . L (**) Natonis.D (**) Penelitian ini membahas makna Tu’u belis sebagai sarana kekerabatan antar keluarga di Desa Temas Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022. Tempat penelitian dilaksanakan di Desa Temas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi makna Tu’u belis sebagai sarana kekerabatan antar keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Temas yaitu 414 KK. Sampel dalam penelitian ini yaitu kepala desa 1orang, tua adat 1orang dan tokoh masyarakat 1orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tu’u belis merupakan suatu budaya gotong royong atau sistem kerja sama antar anggota masyarakat dalam acara pengumpulan dana untuk proses perkawinan yang ada di pulau Rote. makna Tu’u belis yaitu untuk mempererat hubungan kekerabatan atau keluarga serta meringankan beban laki-laki dalam menyelesaikan biaya belis. Dan suatu bentuk solidaritas yang juga cara untuk mempererat jalinan kasih hubungan persaudaraan dan bentuk nilai gotong royong. Kata kunci: Makna Tu’u Belis, Kekerabatan
TA DULE
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PANDANGAN JEMAAT TERHADAP PERNIKAHAN GEREJA DI JEMAAT GMIT EFATA RAMENAHAGA KLASIS SABU BARAT-RAIJUATAHUN 2022/2023 Dule T(*) Nuban Timo I.E.(**) Pellu H.L.(***) Pernikahan adalah persekutuan eksklusif seumur hidup antara seorang pria dan seorang wanita. Pernikahan merupakan syarat utama bagi sepasang laki-laki dan perempuan untuk memasuki hidup sebagai suami dan istri. Hal tersebut bersifat umum dan diberlakukan dimana-mana. Dalam realisasinya, setiap agama dan budaya memiliki sudut pandang dan pemaknaan yang khusus dan berbeda-beda. Dalam kekhususan tersebut, pernikahan kristenpun tampak memiliki perbedaan yang mencolok jika diadakan studi perbandingan dengan agama dan budaya lain. Pernikahan Kristen mulanya diprakarasi oleh Allah sendiri, yaitu ketika manusia pertama (Adam dan Hawa) diciptakan. Dengan dasar itulah pernikahan kristen dipandang sebagai sesuatu yang bersifat sakral dan terbentuk secara internasional.Judul yang diangkat dalam penelitian ini yaitu Pandangan Jemaat Terhadap Pernikahan Gereja Di Jemaat GMIT Efata Ramenahaga Klasis Sabu Barat-Raijua Tahun 2022/2023. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan Jemaat terhadap pentingnya pernikahan gereja di jemaat Efata Ramenahaga Klasis Sabu Barat-Raijua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pandangan Jemaat Terhadap Pentingnya Pernikahan Gereja Di Jemaat Efata Ramenahaga Sabu Barat-Raijua.Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran yang menyeluruh tentang permasalahan yang terjadi dan mencoba menganalisisnya. Tempat penelitian ini dilakukan di Jemaat Efata Ramenahaga Klasis Sabu Barat-Raijua. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah menurut pandangan jemaat mengenai pernikahan.Pernikahan gereja sangat penting karena pernikahan sendiri dipandang sebagai sesuatu yang bersifat sakral dan terbentuk secara institusional. Namun dalam prakteknya banyak jemaat yang mengabaikan pernikahan gereja karena banyaknya tuntutan yang harus dipenuhi saat hendak melakukan pernikahan di Gereja. Salah satunya ialah harus melakukan sidi sebelum melakukan pernikahan, akan tetapi para pasangan yang telah melakukan nikah adat belum sama sekali diteguhkan menjadi anggota sidi. Kata Kunci: Pandangan Jemaat, Pernikahan Gereja
APRILIUS BULU WALI MEMA
2023 · Thesis · Open Access
Yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: Makna apakah yang terkandung dalam belis adat perkawinan masyarakat Sumba khususnya di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Tujuan dari penelitian ini antara lain: Untuk mendeskripsikan makna belis dalam sistem perkawinan masyarakat Sumba di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh-toko adat dan masyarakat yang berjumlah empat orang. Metode yang dipakai yang dipake dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memechkan suatu permasalhan yang terjadi dan mencoba menganalisisnya. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara. Berdasarkan hasil hasil penelitian di Desa Wee Wulla dimana penelitian ini memaparkan hasil wawancara tentang makna belis dalam adat perkawinan masyarakat sumba. Dari hasil peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa makna-makna yang terkandung pada Belis (Wellina) dalam Adat Perkawinan masyarakat Sumba di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 2022, adalah Makna Kesetaraan, Makna kebersamaan, Makna menghormati Perempuan, Makna Keabadian, Makna Kepahlawanan, dan Makna Tanggung Jawab. Dengan demikian penulis menyampaikan kepada masyarakat Desa Wee Wulla agar tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan sumba dalam adat perkawinan.
SINDI R. ATA DIMA
2023 · Thesis · Open Access
PERANAN GURU SEKOLAH MINGGU DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK ERA MILENIAL DI JEMAAT ANA GALLU MANANG KLASIS PAREWATANA GEREJA KRISTEN SUMBA (GKS) KABUPATEN SUMBA TENGAH TAHUN 2022 Dima,A, S)* Pobala, P)** Metboki, M)** Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang bertempat di jemaat Ana Gallu Manang Klasis Parewatana Gereja Kristen Sumba (GKS) Kabupaten Sumba Tengah dengan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :Bagaimana peranan guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak era milenial di Jemaat Ana Gallu Manang klasis Parewatana Gereja Kristen Sumba (GKS) Kabupatan Sumba Tengah. Adapun tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sekolah minggu dalam pembentukan karakter anak era milenial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara di Gereja Ana Gallu Manang yaitu mengumpulkan data peran guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak. Selanjutnya data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 peranan yaitu:1 peran sekolah minggu sebagai pemandu,2 peran sekolah minggu sebagai .gembala, 3 peran guru sekolah minggu sebagai pendidik, 4 peran guru sekolah minggu sebagai sahabat, 5 peran guru sekolah minggu sebagai mengajar,6 peran sekolah minggu sebagai Teladan. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu, penulis dapat memberikan gambaran bahwa peran guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu Peran guru tidak sekedar sebagai pengajar semata, yakni sebagai penyebar ilmu dan teknologi pada siswa di sekolah, namun peran guru dalam menamamkan sikap, nilai karakter, moral dan budaya bagi siswanya. Guru haruslah menjadi teladan, seorang model sekaligus mentor dari anak/siswa di dalam mewujudkan perilaku yang berkarakter yang meliputi olah pikir, olah hati dan olah rasa. Hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengatakan bahwa masih ada beberapa guru yang kurang disiplin, persiapan mengajar, tanggung jawab dalam mengajar, interaksi dengan anak-anak, mengenal anak-anak, pendekatan,dan ketegasan dalam menegur anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu penulis menemukan bahwa pola pembentukan karakter anak sekolah minggu di Gereja Ana Gallu Manang ada, namun belum sepenuhnya kepada anak-anak. Perhatian Gereja terhadap pendidikan guru sekolah minggu masih kurang, hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengharapkan bahwa adanya dukungan dari Gereja untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu.
HENDRY IMANUEL NABUNOME
2023 · Thesis · Open Access
Dalam pembuatan mie dari tepung mocaf, sari daun kelor ditambahkan sebagai bahan tambahan agar mie memiliki warna hijau dan kandungan gizinya bertambah. Tujuan penelitian untuk memperoleh proporsi sari daun kelor terhadap tepung campuran yang maksimum dalam pembuatan mie kering, Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan menghasilkan 12 unit percobaan, dengan presentase sari daun kelor 0%, 10%, 20%, 30%. Variable yang diamati adalah uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil peneltian menunjukkan bahwa Perlakuan yang terbaik adalah perlakuan sari daun kelor 20% dengan warna bernilai 4,662 (sangat suka), aroma dengan nilai 4,667 (sangat suka), rasa dengan nilai 4,756 (sangat suka) dan Tekstur mie kering dengan nilai 4,711 (sangat suka).
KRISTIAN PANGGA LEGHU
2023 · Thesis · Open Access
vi PENGARUH LAMA WAKTU PENGADUKAN TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) ABSTRAK Tanaman kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu tanaman industri yang memegang peranan penting bagi kelangsungan bangsa Indonesia. Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan selain kakao, sawit, dan lada. Komoditas ini telah lama dikenal dan hampir ditanam di seluruh Indonesia, terutama di daerah pantai. Sentr produksinya menyebar di Sumatra, Jawa, Sulawesi, NTT dan Maluku. Bagian utama kelapa yang dimanfaatkan adalah daging buah kelapa. Umumnya daging kelapa hanya dimanfaatkan untuk membuat kopra, padahal buah kelapa dapat dimanfaatkan menjadi berbagai macam produk. Virgin Coconut Oil (VCO ) atau minyak kelapa murni atau yang disingkat VCO dibuat dengan cara memodifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga menghasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan Virgin Coconut Oil merupakan salah satu minyak yang mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia., karena tingginya kandungan asam lemak jenuh rantai pendek dan sedang. Virgin Coconut Oil dapat dibuat dengan cara pengadukan (sentrifugal). Permasalahan yang timbul adalah bagaimanakah pengaruh waktu pengadukan terhadap kualitas Virgin Coconut Oil (VCO) kadar air dan komposisi Virgin Coconut Oil (VCO)? dan Berapakah waktu pengadukan yang optimum untuk menghasilkan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan kualitas terbaik? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu pengadukan terhadap kualitas Virgin Coconut Oil (VCO) dan mengetahui waktu pengadukan yang optimum untuk menghasilkan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan kualitas terbaik. Sampel yang digunakan yaitu Virgin Coconut Oil yang dibuat dengan waktu pengadukan 20 menit, 25 menit, 30 menit, dan 35 menit dan 40 menit. Sampel yang dianalisis kualitasnya kadar air,dan komposisi Virgin Coconut Oil (VCO). Komposisi Virgin Coconut Oil (VCO. Hasil penelitian diperoleh bahwa waktu pengadukan yang berbeda mempengaruhi kualitas Virgin Coconut Oil (VCO) yang dihasilkan, yaitu dengan bertambahnya waktu pengadukan, maka kadar air semakin besar dan hanya waktu pengadukan 25 menit yang mempunyai angka peroksida. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa waktu pengadukan yang paling optimum untuk membuat Virgin Leghu P. Kristian Bunga.H.J.Fredrik * Dethan .S.J.J ** vii Coconut Oil (VCO) dengan kualitas terbaik adalah 20 menit, yang mempunyai relatif asam laurat sebesar 0,365. Kata kunci: Virgin Coconut Oil,Kadar Air,Pengadukan
YUNI KEMALA DEWI
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Yuni Kemala Dewi*) Haba Bunga, F.J. **) Dethan J. J. S. **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pemantauan suhu pada proses pengeringan merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi kualitas warna, tekstur dan vitamin pada daun kelor. Suhu yang tepat pada proses pengeringan daun kelor akan menghasilkan kualitas yang baik. pemantauan suhu juga dapat membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang terjadi pada proses pengeringan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana merancang penggunaan sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering.dan menguji kinerja sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering. Penelitian ini merupakan penelitian kerekayasaan. Perancangan alat dilakukan dengan menyiapkan semua alat-alat yang diperlukan dan membuat source code arduino untuk arduino yang dihubungkan dengan kabel jumper ke sensor DHT11 dan LCD, relay dan Fan sehingga hasil yang di peroleh dapat di baca oleh LCD. Pemantauan suhu dan kelembaban di ambil tiap 15 menit selama 7 jam , apabila ada perubahan suhu pada proses pengeringan setiap tahapan pengeringan maka kipas secara otomatis akan menyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perancangan alat terdiri dari perancangan perangkat keras berupa Arduino Uno dan Sensor DHT 11, LCD dan Fan serta perangkat Lunak program sistem pemantau yang terdiri dari iniaslisai program pada Arduino Ide telah dapat dirancang dan berfungsi dengan baik. Berdasarkan hasil pengujian alat di dapatkan rata-rata kadar air yang diperoleh adalah 7,2% dari kadar air awal 73%. Kata Kunci : Daun Kelor,Arduino Uno, DHT11,Suhu, Kelembaban
LASARUS LANMAI
2023 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS KUALITAS KARYA ILMIAH SKRIPSI ALUMNI PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN TEOLOGI PADA MASA COVID 19 TAHUN 2020 Lanmai, Lasarus. Tnunay, Paulus.)* Natonis, A, Dina.)** Covid 19 dapat mempengaruhi semua aspek dalam perguruan tinggi terkhususnya proses penulisan karya ilmiah skripsi yang dilakukan secara firtual (online) sehingga penulis menarik untuk menganalisis mutu karya ilmiah skripsi. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Mutu karya tulis ilmiah alumni IPT pada masa Covid 19 tahun 2020?. untuk mengetahui Mutu karya ilmiah skripsi alumni IPT pada masa Covid 19 tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif Pendekatan deskriptif dan Pendekatan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 14 skripsi yang diteliti, 8 skripsi pada latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, asumsi penelitian ditulis secara jelas baik itu secara teknis, metodologi, substansi dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimenegti, terdapat 6 skripsi yang tidak memiliki substansi artinya bahwa tidak memiliki signifikansi teori dan signifikansi praktis, secara teknis peneliti tidak mampu untuk melakukan penelitian terhada masalah yang dipilih, seperti kemampuan teortik, metodologi, fasilitas untuk melakukan penelitian, waktu tenaga, dan perhatian akan masalah akan dipecahkan karena penulis memulai mengangkat masalah yang tidak mudah. 10 skripsi yang menguraikan teori sebagai jawaban sementara terhadap gejala yang menjadi objek penelitian. Menguraikan secara secara jelas sehingga dapat menerangkan variabel dan dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan indikator. Ada menggunakan jurnal dan buku teks yang digunakan terkategori baru atau tahun terbbitan tidak lebih dari 10 tahun terakhir dan relevan dengan sumber aslinya. Terdapat 6 skripsi yang metodenya relevan dengan veriabel penelitiaan. 8 skripsi lainnya tidak mengunakan metode yang sesuai dengan varibel penelitia. Kesimpulan penelitian adalah mutu karya ilmiah skripsi alumni IPT masa Covid 19 tahun 2020 kurang berkualitas secara teknis, metodologis, substansi karena kondisi dan situasi pada tahun 2020 tidak menjamin keefektifan proses penelitian dan proses penulisan secara masif. Yaitu: (1). Covid 19 dapat mempengaruhi proses penulisan karya ilmiah skripsi. (2). Secara teknis proses penulisan karya ilmiah skripsi alumni IPT tahun 2020 tidak menggunakan satu pedoman penulisan karya ilmiah, sehingga hasil penulisan karya ilmiah skripsi tidak tersistematisasi. (3). Proses bimbingan jarak jauh dapat mempengaruhi kualitas karya ilmiah. Kata Kunci: kualitas Karya Ilmiah, Covid 19 Keterangan: * Dosen Pembimbing I ** Dosen Pembimbing II
SELFITA TAOPAN
2023 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan kelas dalam pembelajaran Biologi di SMAS PGRI Oenay. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang analisis pengelolaan kelas oleh guru Biologi di sekolah tersebut. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan lima siswa kelas XI IPA. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat permasalahan utama yang dialami oleh siswa di SMA PGRI Oenay dalam pembelajaran Biologi diantaranya adalah siswa mengalami kesulitan memahami materi biologi, kurangnya fokus dan konsentrasi belajar siswa, adanya ketidak sesuaia pemahaman konsep dan jenis tes evaluasi yang digunakan guru. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pengelolaan kelas yang diterapkan oleh guru Biologi memberikan hasil positif dengan meningkatkan motivasi belajar siswa. Strategi tersebut meliputi pembelajaran kooperatif, penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan materi, pendekatan yang humoris, dan memberikan penilaian dan apresiasi kepada siswa yang aktif dalam kelas.
JENFRI WADU BOJA
2023 · Thesis · Open Access
This research entitled An analysis of the educational value of Bob Marley’s songs. Based on the songs of Bob Marley in general, this study aims to describe the educational values contained in the lyrics of the songs. This study uses qualitative descriptive methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the lyrics of Bob Marley's songs there are educational values that are 1) Religious Value. Song tittle: One Love, on the lyrics “Give thanks and praise to the Lord, so, when the mans comes there will be no no doom, There ain’t no hiding place from the father creation”.Get Up and Stand Up, on the lyrics “Gret God will come from the sky, Almighty God id a living Man, Redemtion Song, on the lyrics “But my hand was made strong by the hand of the almighty, Who feels it know, Lord. 2) Sosial Value. Song tittle: One Love, on the lyrics “One love, One heart let’s get together and feel alright, Redemption songs, in the lyrics “We forward in this generation Triumphantly and Wan’t you help to sing,Positive Vibration, in the lyric “Why not help one and another on the way” No Woman No Cry, on the lyric “So, dry your teras, say, yeah”, Is This Love, on the lyrics “We’ll be together, we’ll share the shelter. 3) Personality Value. Song tittle: Three Little Birds, on the lyric “Don’t worry about a thing, ‘cause every little thing gonna be alright”, Get Up and Stand Up, on the lyric “Get up, stand up for yourr rights”, and Is This Love, on the lyric “I wanna love you and treat you right”,4) Moral Value. songs tittle: Three Little Birds, on the lyric “Don’t worry about the things”, One Love,on the lyrics “Let them all pass all their dirty remarks, and let’s get together to fight this holy Armageddon”, No Woman No Cry“Then we would cook cornmeal porridge, I sayof which I’ll share with you and “In this great fiture, you can’t forget your past, so dry your tears”, Is This Love, on the lyric “We’ll be together, Running Away, on the lyrics “ya running, but you cant run away from yourself and You must have done something wrong, Could You Be Love, on the lyrics “Could you be loved, The road of life is rocky and you may stumble too, so while you point your fingers someone else is judging you” And 5) Historical Value.song Tittle: No,Woman, No cry, on the lyric “’cause I remember when we used to sit in the government yard in Trenchtown.