Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 9 dari 195

TES KETERAMPILAN PASSING BOLA VOLI DI SMA PGRI SWASTA MNELALETE

JUNEDI SELAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK TES KETERAMPILAN PASSING BOLA VOLI DI SMA PGRI SWASTA MNELALETE Junedi Selan1*, Ramona M. Mae2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Menguasai teknik dasar merupakan modal utama untuk melakukan olahraga ini dan dalam cabang olahraga bola voli terdapat beberapa teknik dasar yang dapat dipelajari, di antaranya servis, passing, smash, dan blocking. Passing adalah mengoperkan bola kepada teman seregunya dengan gerakan tertentu,sebagai langkah awal untuk menyusun pola serangan kepada regu lawan dan terdapat teknik dasar passing bawah dan atas dalam permainan bola voli. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui keterampilan passing bola voli di SMA PGRI Swasta Mnelalete. Metode penelitian: Pendekatan dan jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif, Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik tes keterampilan bola voli. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian tentang tentang tes keterampilan passing bola voli bagi siswa SMA PGRI Swasta Mnelalete maka diperoleh 35% (7 orang siswa) berkategori Baik, 65% (13 orang siswa) berkategori Cukup dan tidak yang berkategori Kurang dan Buruk. Simpulan: Kegiatan penelitian telah dilaksanakan oleh siswa dengan langkah-langkah passing bawah dan atas telah diikuti oleh siswa sesuai dengan ketentuannya. Hasil keterampilan passing pada siswa perlu ditingkatkan dari kategori cukup ke baik baik melalui modifikasi media, penerapan metode-metode belajar dan strategi-strategi yang dapat meningkatkan hasil belajar passing bola voli siswa. Kata kunci: Keterampilan; passing bola voli

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KABUPATEN MALAKA

MARIA JENITA MELLU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL DI KABUPATEN MALAKA Pendapatan asli daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang- undangan. Sedangkan dana alokasi umum adalah dana yang berasal dari APBD yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan keuanagan antar daerah yang membiayai kebutuhan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, dana alokasi umum indonesia pada setiap satu tahun sekali sebagai dana yang digunakan untuk pembangunan daerah masing-masing sesuai dengan kebutuhan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pendapatan asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal Di Kabupaten Malaka. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan Keuangan Dikabupaten Malaka Tahun 2012-2021. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah kabupaten malaka dari Tahun 2015-2020. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dokumentasi yang bersumber dari arsip atau dokumen yang berada di Bappeda. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahulu dengan melihat pada laporan realisasi pendapatan dapat diketahui bahwa dana pendapatan asli daerah mengalami peningkatan tebesar pada tahun 2017 sebesar Rp.54.789.190. Dan pendapatan asli daerah mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp.18.824.383. Sedangkan pada laporan realisasi anggaran dana alokasi umum dapat diketahui bahwa dana alokasi umum mengalami peningkatan tebesar pada tahun 2019 sebesar Rp.454.162.076. Dan dana alokasi umum mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp.412.497.589. dan pada laporan realisasi anggaran belanja modal dapat diketahui bahwa Belanja Modal mengalami peningkatan terbesar pada tahun 2017 sebesar Rp.222.048.972. Dan Belanja Modal mengalami penurunan terkecil pada tahun 2015 sebesar Rp. 172.020.971. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear berganda diketahui hasil pengumpulan data tersebut menggunakan persamaan linear berganda dengan uji hipotesis pertama dikethui bahwa untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) (X1) dari hasil uji hipotesis pada tabel diatas sebesar t hitung sebesar 4,539 dan t tabel sebesar 3,182 (thitung >ttabel ) dan P value sebesar 0.020 < 0.05. Maka hasil penelitian ini menyatakan H) ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal. Dari hasil uji hipotesis pada tabel diatas diperoleh nilai thitung -3,263 dan ttabel sebesar 3.182 (thitung > ttabel) dan P value sebsear 0.047 < 0.05. Maka hasil penelitian ini menyatakan H0 ditolak dan H2 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang negative dan signifikan antar Dana Alokasi Umum terhadap Belanja Modal. Kata kunci: pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan belanja modal

ANALISIS PERTIMBANGAN KONSUMEN DARI SISI ATRIBUT PRODUK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TENUN IKAT (Studi Pada Kelompok Tenun Ikat Neon Ida Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka)

REDEGUNDO NAHAK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PERTIMBANGAN KONSUMEN DARI SISI ATRIBUT PRODUK DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TENUN IKAT (Studi Pada Kelompok Tenun Ikat Neon Ida Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka) Nama : Redegundo Nahak NIM : 181410240 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Manajemen ABSTRAK Tenun Ikat merupakan salah satu teknik menenun di Nusantara. diantara daerah penghasil tenun, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi penghasil Tenun Ikat terbaik di Indonesia. Tenun Ikat di Nusa Tenggara Timur sangat menyatu dengan kehidupan warga sehari-hari. Provinsi Nusa Tenggara Timur dikenal dengan memiliki banyak kerajinan Tenun Ikat Tradisional yang tumbuh dan berkembang turun temurun dalam masyarakat. Nusa Tenggra Timur merupakan salah satu provinsi di Negara yang sangat kaya akan kebudayaan, selain kaya dengan kebudayaan lokal, masyarakat Nusa Tenggra Timur, memegang teguh nilai-nilai kebudayaan local mendapat diwariskan oleh para leluhurnya, yang salah satunya adalaht enun ikat (Taissoru) yang sampai sekarang masih tetap dipertahankan oleh Masyarakat Nusa Tengara Timur, yang khususnya Kabupaten Malaka. Kabupaten Malaka salah satu kabupaten yang baru mengalami pemakaran sendiri, yang awalnya menjadi salah satu kabupaten dari wilayah Kabupaten Malaka. Walaupun sudah berdiri menjadi salah satu kabupaten sendiri, namun, kebudayaan, tradisi, dan kehidupan social masyarakat setempat masih memiliki kesamaan dengan wilayah Kabupaten Malaka. Untuk wilayah Kabupaten Malaka, terdapat empat suku, yang mendiami wilayah ini, yakni, masyarakat suku wesei, wehali, suku dawan, dan suku tenun. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Malaka, terdapat juga empat suku yang sama namun dari keempat suku tersebut lebih dominal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan konsumen Dari Sisi Atribut Produk Dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Tenun Ikat pada kelompok tenun ikat Neon Ida Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi mendalam, wawancara dan dukumentasi terhadap konsumen dan kelompok tenun ikat neon ida. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perilaku konsumen dalam pengambilan keputusan produk tenun ikat dipengaruhi oleh faktor sosisal seperti kelompok kecil, keluarga, serta atur dan status social. Kepribadian yang berbeda membawa banyak perbedaan juga terhadap perilaku konsumen seseorang terhadap pembelian suatu barang hal tersebut dikarenakan setiap orang memilik kehidupan social yang berbeda-beda serta berasal dari keluarga dengan kondisi yang berbeda-beda pula.

ANALISIS PERHITUNGAN,PEMOTONGAN DAN AKUNTANSI PPH PASAL 21 ATAS GAJI KARYAWAN PADA KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG

MARIA YANTI NAHAK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul: “Anlisis Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal 21 atas Gaji Karyawan pada Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Anlisis Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal 21 atas Gaji Karyawan pada Kopdit Swasti Sari Kota Kupang, namaun masih ada persoalan penelitian adalah: a. Bagaimana Perhitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? b. Bagaimana Pemotogan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? c. Bagaimana Akuntansi Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Gaji Karyawan? Populasi dalam penelitian ini adalah Data Pajak Kopdit Swasti Sari Kota Kupang Tahun 2019 sampai Tahun 2021. Teknik pengumpulan data yang dihimpun menggunakan (1). Metode Dokumentasi, dengan metode ini data yang dibutukan adalah Data Pajak Kopdit Swasti Sari Kota Kupang Tahun 2020 sampai 2021. (2). Metode Wawancara menggunakan format pertanyaan yang terencana dan diajukan secara lisan kepada responden dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada Analisis pendahuluan akan mendeskripsikan berdasarkan indikator empirik dalam masing-masing konsep sebagai berikut a). Perhitungan Pajak Penghasilan. b). Pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21. c). Akuntansi Pajak Pajak. Pada tahap Analisis lanjutan ini akan mendeskripsikan Teknik Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Deskriptif, untuk mendeskripsikan data yang ada didalam penelitian ini yang terdiri dari 1). Perhitungan Pajak Penghasilan Karyawan. 2). Pemotongan Pajak Penghasilan Karywan. 3). Akuntansi Perpajakan. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka penulis dapat menyajikan kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Kopdit Swasti Sari Kota Kupang melakukan perhitungan pajak penghasilan ditahun 2019 Pph terutang sebesar Rp 15.763.612, ditahun 2020 Pph terutang sebesar Rp 10.879.902, ditahun 2021 Pph terutang sebesar Rp 177.840.038. Sehingga pada saat peneliti melakukan perhitungan menggunakan PTKP yang baru tahun 2016 terdapat perhitungan kelebihan pembayaran di tahun 2019 sebesar Rp 96.584.275, sedangkan ditahun 2020 sampai 2021 tidak terjadi kelebihan pembayaran maupun kekurangan pembayaran ke kas negara. 2) Pemotongan yang dilakukan oleh Kopdit Swasti Sari Kota Kupang ditahun 2019 terjadi kelebihan pembayaran ke kas negara sebesar Rp 96.584.275, karena terjadi kesalahan perhitungan. Sedangkan ditahun 2020 sampai 2021 tidak terjadi kesalahan dalam pemotongan gaji karyawan. 3) Kopdit Swasti Sari Kota Kupang melakukan jurnal akuntansi perpajakan belum sesuai, sehingga peneliti melakukan jurnal akuntansi yang sudah sesuai undang-undang perpajakan. Dalam penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan sebagai alternative yang dapat dipertimbangkan sebagai berikut 1. penelitian selanjutnya agar dapat menambah jumlah sampel penelitian dengan penggunaan data Primer yang lebih besar serta rentang waktu pengamatan yang lebih lama sehingga dapat memberikan gambaran dan kesimpulan yang lebih komprehensif mengenai Perhitungan,Pemotongan dan Akuntansi Pph Pasal21. Kata Kunci : Pajak, PPh Pasal 21, Wajib Pajak Orang Pribadi.

ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA KUPANG

MARIA ASTRI YULIANTI KLAU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul ”analisis strategi peningkatan kinerja pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang”. Rumusan masalah yang akan di bahas dalam penelitian ini adalah : strategi peningkatan kinerja pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai dan strategi yang di gunakan dalam meningkatkan kinerja pegawai badan pendapatan daerah kota kupang. Metode penelitian dalam penelitian ini yakni populasi pada pegawai badan pendapatan daerah kota kupang yang terpilih sebagai responden. Dan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang sebanyak 38 pegawai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisoner sedangkan teknis analisis data menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengamatan dan kuisoner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan peningkatan kinerja pegawai pada badan pendapatan daerah kota kupang dari 8 indikator disiplin, inisiatif, skill, team work, loyalitas, orientasi pelayanan, integritas dan kepemimpinan yang menjadi prameter kinerja dapat dikatakan sudah terlaksana cukup baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa: 1. peningkatan kinerja pegawai badan pendapatan daerah kota kupang dari delapan indikator yang menjadi prameter kinerja penelitian dapat dikatakan sudah terlaksana cukup baik dan sudah di laksanakan dengan baik. 2. Berdasarkan hasil analisis bahwa salah satu indikator untuk mengukur kinerja pegawai adalah loyalitas, dalam bidan pekerjaan loyalitas dengan sendirinya dapat meningkatkan kesetiaan,pengabdian dan kepercayaan yang diberikan kepada seseorang atau lembaga yang didalamnya terdapat rasa tanggung jawab untuk berusaha memberikan pelayanan dan perilaku yang terbaik dengan sendirinya dapat meningkatkan kerja pegawai. 3. Inisiatif, skill, team work, orientasi pelayanan, integritas dan kepemimpinan adalah faktor pendukung dalam meningkatkan kinerja pegawai. 4. Strategi peningkatan kinerja pegawai badan pendapatan daerah kota kupang yang menjadi acuan untuk meningkatkan kinerja pegawai diantaranya ke disiplinan merupakan alat yang bisa menciptakan perubahan yang bisa memberikan motivasi untuk berbuat atau melakukan sesuatu yang bersifat interaktif. Kata kunci: kinerja pegawai, strategi peningkatan kinerja pegawai.

PENGARUH INFLASI DAN SUKU BUNGA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2018-2022

GETREDA NITE
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Pengaruh Inflasi Dan Suku Bunga Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2022 Getreda Nite 18190023 Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga Terhadap Return Saham pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2022. Inflasi merupakan proses kenaikan harga barang-barang yang berjalan secara terus-menerus. Inflasi penting untuk dikendalikan karena jika inflasi tinggi dan tidak stabil, maka dapat berdampak negatif pada kondisi perekonomian. Adanya kenaikan suku bunga yang tidak wajar akan menyulitkan dunia usaha untuk membayar beban bunga dan kewajiban, karena suku bunga yang tinggi akan menambah beban bagi perusahaan sehingga secara langsung akan mengurangi profit perusahaan. tingkat suku bunga adalah harga yang harus dibayar oleh peminjam untuk memperoleh dana dari pemberi pinjaman untuk jangka waktu tertentu. Tingkat suku bunga merupakan salah satu indikator dalam menentukan apakah seseorang akan melakukan investasi atau menabung. Inflasi yang tinggi akan mengakibatkan daya beli masyarakat menurun dan kenaikan tingkat bunga. Besar kecilnya laju inflasi akan mempengaruhi suku bunga dan kinerja keuangan perusahaan khususnya dari sisi profitabilitas. Inflasi yang terlalu tinggi akan menurunkan profitabilitas yang diperoleh oleh perusahaan begitu juga sebaliknya. Semakin besar nilai dari ROA itu berarti bahwa semakin baik perusahaan menggunakan asetnya untuk mendapat laba, dengan meningkatnya nilai ROA profitabilitas dari perusahaan semakin meningkat. Hal ini membuat investor menjadi tertarik untuk membeli saham perusahaan serta berdampak pada harga saham yang semakin meningkat dan diikuti dengan tingkat pengembalian return saham yang tinggi (Arista, 2012 dalam Gunadi dan Kusuma, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel X inflasi dan suku bunga berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap variabel Y return saham pada perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan model analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data skunder yang di peroleh dari www.bi.go.id yaitu data inflasi dan suku bunga tahun 2018-2022. Data tersebut digunakan untuk mengetahui inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap return saham. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 18 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inflasi dan suku bunga tidak berpengaruh terhadap return saham. Dari hasil uji T yang di lakukan, nilai signifikansi yang di hasilkan untuk variabel inflasi sebesar 0,270 nilai tersebut lebih bear dari 0,05. Sehingga dapat di simpulkan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham. Sedangkan nilai signifikansi yang di hasilkan untuk variabel suku bunga adalah 0,150 nilai tersebut lebih besar dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa suku bunga tidak berpengaruh terhadap return saham. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hidaya Tri Afiyati (2019) dengan judul penelitian Pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Nilai Tukar terhadap Return Saham (studi kasus pada perusahaan food & beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2016) yang menyatakan inflasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan food & beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2016. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Suyati (2015) Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah/US Dollar terhadap Return Saham (studi kasus pada perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) yang menyatakan bahwa suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN KUPANG TAHUN 2012-2021

PUTRI TARI SUPARTHA
· Thesis · Open Access

Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan daerah dan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah. Pendapatan asli daerah merupakan tulang punggung pembiayaan daerah, oleh karenanya kemampuan melaksanakan ekonomi diukur dari besarnya kontribusi yang diberikan oleh pendapatan asli daerah. Belanja Modal adalah adalah pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap berwujud yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Nilai aset tetap dalam belanja modal yaitu sebesar harga beli/bangun aset ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pengadaan/ pembangunan aset sampai aset tersebut siap digunakan. Pertumbuhan Ekonomi merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. dengan begitu adanya pelaksanaan pembangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kota dan kabupaten. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Kupang dengan judul Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang Tahun 2012-2021. Tujuan penelitian yang dilakukan untuk untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang dan untuk menguji pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang. Penelitian dilakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik. (BPS). Konsep utama dalam penelitian ini adalah Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pendapatan asli daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b1 dengan nilai signifikan 0,14>0,05. Oleh karena itu, hipotesa H1 ditolak dan Belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi b2 dengan nilai signifikan 0,55>0.05 oleh karena itu, hipotesa H2 ditolak. Dengan penjelasan diatas, pertumbuhan ekonomi di kabupaten kupang akan meningkat jika pendapatan asli daeranhnya meningkat. Demikian pula, jika belanja modal di kabupaten kupang meningkat maka pertumbuhan ekonominya juga akan meningkat.

ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS BANK SYARIAH YANG TERDAFTAR DI OTORITAS JASA KEUANGAN PER. 2015 - 2020

VINSENSIUS BANEAIN
· Thesis · Open Access

Bank merupakan jenis lembaga keuangan yang mempunyai peranan sangat penting bagi masyarakat. Pada dasarnya lembaga keuangan adalah sebagai lembaga perantara dari pihak yang mempunyai kelebihan dana dengan pihak yang kekurangan dana, sehingga peranan dari lembaga keuangan di sini adalah sebagai lembaga perantara dalam keuangan masyarakat. Menurut Kasmir (2016) Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah penghimpunan dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa bank lainnya. Ada 2 jenis bank di Indonesia yaitu Bank Konvensional dan Bank Syariah. Bank Syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip – prinsip Syariah Islam, maksudnya adalah Bank yang dalam operasinya mengikuti ketentuan – ketentuan Islam. Menurut Muhammad (2014) Bank syariah atau juga dikenal sebagai bank Islam yakni bank yang kegiatan usahanya berdasarkan hukum Islam. Penilaian terhadap kinerja suatu bank dapat dilakukan dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing finance (NPF), Finance to Deposite Ratio (FDR) dan Biaya Operasional dan Pendapatan Oprasional (BOPO) berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) Bank Syariah diIndonesia?. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menemukan bukti empiris pengaruh CAR, NPF, FDR, BOPO terhadap profitabilitas Bank Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Dokumentasi adalah pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen – dokumen, baik dokumen tertulis. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai t hitung t tabel (0.376 2.000) dan mempunyai nilai sig > 005 yaitu (0.708 > 0.05) yang artinya 0.708 lebih besar dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 (H1) menyatakan bahwa CAR berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) ditolak atau tidak terbukti. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (-3.466 > 2.000) dan mempunyai nilai sig 0.05 yaitu (0.001 0.05) yang artinya 0.001 lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis 2 (H2) yang menyatakan bahwa Non Performing Financing berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) diterima atau terbukti. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (2.368 > 2.000) dan mempunyai nilai sig 0.05 yaitu (0.021 > 0.05) yang artinya 0.021 lebih besar dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis 3 (H3) yang menyatakan bahwa Financing to Deposit Ratio berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA) bank diterima atau terbukti. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai t hitung > t tabel (-12.003 > 2.000) dan mempunyai nilai sig 0.05 yaitu (0.000 0.05) yang artinya 0.000 lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis 4 (H4) yang menyatakan bahwa Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional berpengaruh secara negatif terhadap profitabilitas (ROA) pada bank diterima atau terbukti. Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (ROA). Non Performing Finance (NPF) Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif terhadap profitabilitas (ROA). Finance Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif terhadap profitabilitas (ROA). Capital Adequacy Ratio (CAR) atau rasio kecukupan modal adalah suatu cara untuk mengukur kemampuan bank untuk melihat risiko kerugian yang akan dihadapi dan memenuhi kebutuhan debitur dan kreditur lain. Non Performing Finance (NPF) merupakan Rasio resiko kredit adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola masalah pembiayaan yang ada. Finance Deposit Ratio (FDR) merupakan FDR dapat digunakan sebagai indicator untuk mengukur kemampuan sebuah bank dalam membayar kembali penarikan yang dilakukan nasabah dengan menggunakan kredit sebagai likuiditas. Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) merupakan Rasio pendapatan operasional ini disebut juga dengan rasio efisiensi yang digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengendalikan biaya operasional yang dikeluarkan terhadap pendapatan operasional yang didapatkannya. Penelitian ini menyarankan perusahaan memperhatikan pergerakan kepada Non Performing Finance (NPF), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) karena hasil penelitian ini membuktikan bahwa NPF dan BOPO yang meningkat berpengaruh negatif terhadap perusahaan.

Pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguhan, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia

JAMES WENJI
· Thesis · Open Access

Penelitian dengan judul “Pengaruh Tax Planning, Beban Pajak Tangguhan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di Bursa Efek Indonesia” bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tax planning yangmenggunakan rasio Tax Retention Rate (TRR), beban pajak tangguhan dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba pada perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder serta pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan cara mengumpulkan laporan keuangan tahunan dari tahun 2017-2021. Metode pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 59 perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021, dan data yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel penelitian sebanyak 8 perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda serta uji yang digunakan yaitu uji statistik deskriptif, uji signifikan parameter individual (t) dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji t, tax planning, beban pajak tangguhan dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan industri barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2021.

ANALISIS KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA BERDASARKAN OPINI BPK (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KOTA KUPANG)

PETRUS SALA LIMAN
· Thesis · Open Access

ANALISIS KUALITAS LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN OPINI BPK (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KOTA KUPANG) ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Analisis Kualitas Laporan Keuangan Berdasarkan Opni BPK (Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Kupang)”Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah kualitas laporan keuangan pemerintah Kota Kupang berdasarkan opini BPK.Persoalan penelitiannya yaitu bagaimana kualitas laporan keuangan pemerintah Kota Kupang berdasarkan opini BPK? Dan bagaimana langka-langka yang diambil pemerintah Kota Kupang untuk memperbaiki masalah kualitas laporan keuanngan?. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas laporan keuangan pemerintah Kota Kupang, dan untuk mengetahui langka-langka yang diambil oleh pemerinyah Kota Kupang untuk memperbaiki kualitas laporan keuangan.Berdasarkan rumusan masalah dan landasan teori maka yang menjadi konsep dalam penelitian ini adalah kualitas laporan keuangan dengan indikator empiric yaitu relevan, andal, dapat dipahami, dapat dibandingkan.Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuanngan pemerintah Kota Kupang sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pemerintah Kota Kupang tahun 2016 sampai dengan tahun 2020.Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa,buruknya kinerja keuangan pemerintah Kota Kupang untuk periode 2016 sampai dengan 2018 karena mendapat predikaat Wajat Dengan Pengecualian (WDP) sedangkan untuk tahun 2019 sampai 2020 pemerintah Kota Kupang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kata Kunci: Kualitas Laporan Keuangan

GEREJA DAN ADAT

JEFRI LORENS A. SINE
· Thesis · Open Access

GMIT Imanuel Baumata lahir pada tahun 1883. Dalam perjalanannya, GMIT Imanuel mengalami perkembangan. Salah satu faktor yang menyebabkan gereja ini berkembang adalah adat. Walaupun demikian, terdapat adat istiadat yang bertentangan dengan ajaran gereja masih tetap dilakukan oleh para tokoh adat di daerah tersebut. Adat istiadat yang masih dilakukan yakni ritual minta kestabilan debit air di mata air Baumata. Mereka masih melakukan ritual adat tersebut karena berangkat dari pemahaman bahwa Kristus juga berasal dari budaya. Akibatnya pendeta yang melayani di jemaat tersebut marah dan menolak budaya tersebut. Pendeta tersebut marah dengan berangkat dari pemahaman bahwa Kristus menolak budaya tersebut. Dari masalah yang telah dipaparkan, maka penulis melakukan penelitian mengenai ritual di mata air Baumata. Metode penelitian yang dipakai yakni kualitatif. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui makna ritual yang dilakukan. Melalui hasil penelitian mengemukakan bahwa mereka melakukan ritual tersebut dengan memotong hewan sapi merah dan babi merah. Setelah itu mereka memercikkan darahnya di sekitar mata air dan memakan daging dari hewan yang dipotong. Tujuannya untuk menghormati leluhur mereka dan mengakui bahwa hanya Tuhan yang bisa memberikan hujan serta masih banyak tujuan lainnya. Oleh karena itu mereka perlu memahami bahwa Kristus datang untuk memperbaharui budaya. Untuk menyelesaikan masalah tersebut sebaiknya antara pendeta dan juga para tua adat harus membangun komunikasi yang baik dengan memakai salah satu pihak yang bersifat netral. Selain itu, gereja juga perlu melakukan suatu seminar atau sosialisasi dengan menghadirkan para teolog yang memiliki ahli di bidang kebudayaan agar bisa menjelaskan tentang hubungan Kristus dan budaya serta gereja dan adat.

ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT OLEH MASYARAKAT DI DESA KELAISI TENGAH KECAMATAN ALOR SELATAN KABUPATEN ALOR

NURYATI LEGATA
· Thesis · Open Access

Tumbuhan obat merupakan tumbuhan yang dapat dipergunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelaisi Tengah Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor, mengetahui bagian tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Desa Kelaisi Tengah, mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat, mengetahui jenis penyakit yang disembuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian di Desa Kelaisi Tengah ditemukan 30 jenis tumbuhan obat yaitu: Awar-awar, balakacida, brotowali, cocor bebek, daun Kacang merah, jarak, jeruk purut, kayu putih, kemiri, kenari, kencur, lempuyang wangi, lidah buaya, maniran, okra, peragis, patikan cina, patikan kebo, pecah beling, pisang liar, pohon afrika, pulai, rumput besi, rumput kasar, rumput liar, sambiloto, seleguri, serei merah, temu kunci, temulawak, vanili. Bagian-bagian (Organ) tumbuhan yang digunakan yaitu akar, batang, daun, buah,getah dan kulit. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu ditumbuk, direbus, dibakar dan direndam. Penyakit yang pernah disembuhkan yaitu demam, sakit perut, batuk pilek, bisul, sakit ngeri, kudis, lambung. Saran Diharapkan agar ada peneltian lanjutan terkait kandungan yang dimiliki dari setiap tumbuhan.

STRUKTUR KOMUNITAS MAKROOZOBENTHOS DI PERAIRAN NITNEO KECEMATAN KUPANG BARAT, KABUPATEN KUPANG

HARIS HABA LAGU
· Thesis · Open Access

Makrozoobenthos adalah organisme dasar yang berukuran relatif besar yaitu lebih dari 1 mm. Keberadaan organisme ini di dasar perairan sangat dipengaruhi oleh perubahan kondisi perairan. Perubahan-perubahan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai aktifitas baik secara alami seperti sedimentasi dan aktifitas non-alami seperti penambangan bauksit. Keberadaan dan kelimpahan beberapa jenis makrozoobenthos sebagai hewan bentik sangat dipengaruhi oleh kondisi habitatnya yaitu sedimen dasar dan kualitas air. Sedimen dasar selain sebagai habitat komunitas makrozoobenthos juga menyediakan sumber bahan makanan bagi beberapa jenis makrozoobenthos. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui komposisi jenis, Kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi di Perairan Nitneo Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei langsung yaitu teknik pengumpulan data dengan menghitung dan mengukur langsung di lapangan. Penentuan stasiun di lokasi penelitian menggunakan metode purposive random sampling dan metode transek. Hasil penelitian menunjukan Jumlah jenis makrozoobenthos yang ditemukan di Perairan Nitneo Kecamatan Kupang Barat terdiri dari 14 family, 15 genus dan 15 spesies makrozoobenthos.Kelimpahan jenin makrozoobenthos tertinggi yaitu Protoreaster nodosus dengan nilai kelimpahan jenis dan terendah yaitu Libnia emarginata dan Pseudorhombus arsius . Kelimpahan relative tertinggi yaitu Protoreaster nodosus dan kelimpahan relative terendah yaitu Libnia emarginata. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman diperoleh nilai 0,1 termasuk dalam kategori rendah, perhitungan indeks keseragaman diperolen nilai 0,09 dengan kategori rendah dan Indeks dominansi pada lokasi penelitian sebesar 0,15 dikategorikan tidak ada jenis yang mendominansi

ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERHADAP JUDICIAL REVIEW PASAL 1 ANGKA 28, PASAL 52 AYAT (1) DAN AYAT (2) UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2009 TENTANG PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

RAMBU Y.A. NDAPANGADUNG
· Thesis · Open Access

Judul: Analisis Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Judicial Review Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945? Bagaimanakah akibat hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah? Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 dan untuk mengetahui akibat hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah yang bermanfaat secara teoretis dan praktis. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: dasar pertimbangan hakim dan variabel terikat yaitu: putusan Mahkamah Konstitusi dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa: Dasar pertimbangan Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah bertentangan dengan Undang Undang Dasar 1945 karena pertama, Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan untuk mengadili. Kedua, Pemohon memiliki legal standing atau kedudukan hukum dan ketiga, Pasal tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum. Akibat hukum yang timbul terhadap Pasal 1 angka 28, Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah yaitu: pertama, Pasal tersebut tidak memiliki kekuatan mengikat dan kedua, adanya kekosongan hukum. Pencegahan terjadinya kekosongan hukum, maka Mahkamah Konstitusi memerintahkan kepada pembentuk undang-undang untuk membentuk ketentuan baru sebagai dasar bagi pengenaan pajak terhadap penggunaan listrik, khususnya penerangan jalan, baik yang dihasilkan sendiri maupun dari sumber lain selain yang dihasilkan oleh pemerintah (PT PLN), dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) tahun

A STUDY ON SEMANTIC MEANING OF LYRICS IN HOLE A TRADITIONAL SONG OF RITUAL CEREMONY AFTER HARVEST IN SABUNESE CULTURE

LITRA SITA LAY TUDE
· Thesis · Open Access

A STUDY ON SEMANTIC MEANING OF LYRICS IN HOLE A TRADITIONAL SONG OF RITUAL CEREMONY AFTER HARVEST IN SABUNESE CULTURE ABSTRACT Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2,Name.3 (Litra S. Lay Tude) (Erny S.N.Hambandima, S.Pd., M.Pd ) (Seprianus A. Nanotek, S.Pd., M.Pd) This research is a study on semantic meaning of lyrics in hole a traditional song of ritual ceremony after harvest in sabunese culture. There one of research problem namely what are the types of semantic meaning of lyrics in Hole. The aim of this research were to find out types of semantic meaning of lyrics in Hole. The data was taken from one person as informant using the note-taking and applied documentation as the data collection. Based on the analysis the lyrics hole, there are four types of semantic meaning. The first is conceptual meaning, for example, conceptual meaning, I,e: This rice will thrive, and we will use it as a sign of a successful harvest. Ne are nade do ta muri nga merede. connotative meaning,I,e: Moba’ni nadu mi manu. That naughty girl/chicken. collocative meaning,I,e: rowi kolo loro mone lamma. For male offspiring. thematic meaning,I,e: mita nyale ta pelam’me ne are wie hab’ba rai lowe. In order to be divided rice for all hab’ba people. The conclusion is there are four types of semantic meaning of Hole which are conceptual meaning, connotative meaning, collocative meaning, thematic meaning. While, there is three type that is not found in Hole Lyrics song, namely reflective meaning. stylistic meaning, affective meaning, and reflected meaning. Keywords: Semantic, analysis, meaning, Hole, types of semantic meaning.

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN SEPAK BOLA SAAT PANDEMIC COVID-19 DI SDK ST. TARSISIUS LEWOLEBA

BERNADUS BEDA BEAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK OPTIMALISASI PEMBELAJARAN SEPAK BOLA SAAT PANDEMIC COVID-19 DI SDK ST. TARSISIUS LEWOLEBA Bean B. B1*, Nafie. J. A2, Nope E. F3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Optimalisasi pembelajaran sepak bola saat pandemic covid-19 di sdk st. Tarsisius lewoleba sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan adanya pandemic covid-19 yang menghambat proses pembelajaran. Cara yang saya lakukan adalah dengan memberikan penjelasan serta petunjuk kepada siswa sehingga mereka bisa memahaminya dan menyuruh salah satu siswa untuk memberikan contoh menggiring bola,pasing menggunakan kaki bagian dalam dan luar. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pembelajaran sepak bola saat pandemic covid-19 di SDK St. Tarsisius lewoleba Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengun mpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa kelas VI SDK St. Tarsisius lewoleba. Hasil dan pembahasan: pembelajaran sepak bola merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatan proses pembelajaran bagi siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran sepak bola sudah di terapkan di SDK St. Tarsisius lewoleba. Sehingga para siswa dapat mencapai tingkat keberhasilan proses dan hasil belajar siswa. Simpulan: Pembelajaran sepak bola saat pandemic covid-19 yang telah di laksanakan di SDK St. Tarsisius lewoleba sudah diterapkan dengan baik. Kata kunci: pembelajaran sepak bola saat pandemic; ABSTRACT OPTIMIZATION OF FOOTBALL LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN SDK ST. TARSISUS LEWOLEBA Bean B. B1*, Nafie. J. A2, Nope E. F3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Based on the background of the problem. Optimizing of soccer learning during the covid-19 pandemic in SDK st. Tarsius lewoleba has been implemented but there are still some students who have not been able to apply it properly and correctly, due to the covid-19 pandemic which hampers the learning process. The way I do it to give explanations and intructions to students so they can understandit and tell one of the students to do it. Students to give examples of dribbling. Passing using the inside abd outside of the foot. Research objective: The purpose of this study was to determine the optimization of soccer learning during the covid-19 pandemic at SDK St. Tarsius lewoleba. Research method: T he method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques used through observation, interviews and documentation as well as data analysis techniques in this study, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The samples in this study were principals, PJOK teachers, and sixth grade students of SDK St. Tarsius lewoleba. Result and discussion: football learning is one of the strategic efforts to improve the learning process for students. The results showed that soccer learning had been implemented in SDK St. Tarsius lewoleba. So that students can achieve a level of success in the process and student learning outcomes. Conclusion: Learning football during the covid-19 pandemic that has been carried out at SDK St. Tarsius lewoleba has been applied well. However, in soccer learning there are still students who have not been able to apply it correctly. This is because their age is still very minimal. Keyword: soccer lessons during a pandemic;

ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA

FERDINANDUS KRISANTUS ASA
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI ANALISIS LAPORAN ARUS KAS UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA NAMA PEMBIMBING: I .Helda M. Ala, SE.,M.Si II.Herny C. Fanggidae SE.,M.Ak NAMA :Ferdinandus Krisantus Asa FAKULTAS : Ekonomi PROGRAM STUDI: Akuntansi TAHUN PENULIS:2023 Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan pada perusahaan telekomunikasi di bursa efek indonesia. Perusahaan harus mencermati dan menganalisis kinerja perusahaan agar dapat bertahan, salah satunya adalah dengan melakukan analisis kinerja keuangan dari sisi keuangan terhadap laporan keuangan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan laporan arus kas. Penelitian kinerja suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis dua aspek, yaitu kinerja finansial dan kinerja non finansial. Kinerja finansial dapat dilihat melalui datadata laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan Telekomunikasi dengan mengunakan laporan arus kas. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakandalampenelitian ini adalah motode dokumentasi yang diambil dari media interne. Hasil Penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata dengan tingkat perputaran dari hasil perhitungan seluruh rasio laporan arus kas yang paling tinggi adalah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dimana ini terlihat dari seluruh hasil perhitungan rasio laporan arus kas yang yang ditunjukan lewat hasil perputaran dan presentase dari PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Sebaiknya perusahaan meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengurangi jumlah hutang dan meningkatkan arus kas operasi.Data yang digunakan berupa laporan arus kas dari 5 perusahaan perusahaan industri jasa sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. tData dari penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaanIndustri jasa sub sector telekomunikasi yang di peroleh di Bursa Efek Indonesia (BEI)priode 2018-2021 yang diperoleh dari https://www.idx.co.id. Kata Kunci : arus kas operasi, rasio arus kas, kinerja keuangan, bursa efek indonesia.

PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAN, DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

VENASIUS KALI BILI
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI “PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT INFLASITERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA” Kondisi perekonomian yang terjadi saat ini menciptakan persaingan yang ketat antar perusahaan. Persaingan membuat setiap perusahaan berlomba meningkatkan kinerja,sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Menurut Harjito & Martono, (2014) salah satutujuan perusahaan yaitu untuk mencapai atau memperoleh laba maksimal untuk kemakmuran pemilik perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian di buktikan bahwa Likuiditas(CR) Berpengaruh Negatif terhadap nilai perusahaan, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar -4.616. dengan hasil tersebut maka hipotesis H1 yang menyatakn bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh likuiditas terhdap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig = 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung oleh menawati (2017) menunjukan likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa ketika likuiditas perusahaan meningkat, maka nilai perusahaan akan naik. Penelitin ini juga membuktikan bahwa kebijakan deviden (DPR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Ditunjukan nilai koefisienregresi sebesar 0,406.Dengan hasil tersebut maka hipotesis H2 menyatakan maka kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan tersebut signifikan ditunjukan dengan nilai sig= 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Sorin (2016) membuktikan bahwa kebijakandeviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa profitabilitas (ROA) Berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 14.980. Dengan hasil maka hipotesis H3 yang menyatakan bahwa profitabilitasberpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh profitabilitasterhadap nilai perusahaan ditunjukan dengan nilai sig=0,000<0,05 hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Dewi dan Wirawati (2018) yang mengatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perushaan. Penelitian ini juga membuktikan bahwa ukuran perusahaan (FZ) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,591. Dengan hasil tersebut maka hipotesis H4 yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig =0,095>0,05. Hasil penelitian tersebut di atas mendukung penelitian terdahulu (Lestari 2018) yang mengatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa Tingkat Inflasi Berpengaruh (IR) negatif terhada nilai perusahaan di tunjukan dengan niali koefisein regresi sebesar -4.021.Dengan hasil maka hipotesis H5 yang menyatakan bawha tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh tingkat inflasi terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai sig =0,89>0,05. Hasil penelitian diatas mendukung penelitian terdahulu (Suryantini & Arsawan (2014) yang mengatakn bahwa ukuran perusahaa berpengaruh negarif terhadap nilai perusahaan. KATA KUNCI : Likuiditas, Kebijakan Deviden, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Tingkat Inflasi, Nilai Perusahaan

ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP ANGGARAN BELANJA MODAL DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI PEMODERASI DI KABUPATEN KUPANG

LIDIA DANGA WELIK
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI Anggaran daerah termasuk dasar penganggaran finansial yang pada pelaksanaannya dilakukan guna pelayanan publik atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran dan belanja daerah menjadi daftar terperinci dari penghasilan maupun pengeluaran daerah dalam satu tahun yang terdiri atas berbagai komponen seperti Pendapatan asli Daerah (PAD) maupun Dana Perimbangan meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) dan lain sebagainnya serta pengeluaran yang mencakup berbagai belanja seperti Belanja modal. Pendapatan Asli Daerah merupakan sumber penerimaan daerah yang berasal dari daerah itu sendiri berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Dana perimbangan adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan output perkapita dalam jangka panjang. Belanja modal merupakan pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan hasil penelitian bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif terhadap anggaran Belanja modal. Dana perimbangan berpengaruh positif terhadap anggaran Belanja modal. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan berpengaruh positif terhadap anggaran Belanja modal dimoderasi oleh Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kupang. Kata Kunci : APBD

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH (Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan)

YANDRI DEWANTI PINIS
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH PADA ORGANISASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap laporan keuangan organisasi pemerintah daerah pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah kabupaten Timor Tengah Selatan”. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam sebuah organisasi yaitu komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja, organisasi dapat berjalan lancar dan baik apabila dibantu dan didukung oleh komitmen organisasi, budaya organisasi dan kepuasan kerja yang baik agar dapat mencapai mencapai kinerja pegawai yang efisien. Komitmen organisasi adalah derajat dimana karyawan terlibat dalam organisasinya dan berkeinginan untuk tetap menjadi anggotanya, dimana didalamnya mengandung sikap kesetiaan dan kesediaan karyawan untuk bekerja secara maksimal bagi organisasi tempat karyawan tersebut bekerja. budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai-nilai, dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal dan internal. kepuasan kerja adalah suatu sikap karyawan terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan situasi, kerja sama antar karyawan, imbalan yang diterima dalam kerja, dan hal-hal yang menyangkut faktor fisik dan psikologis. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di Badan Pengelola Keungan dan Aset Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang pegawai yang menjalankan sistem akuntansi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan meyebarkan kuesioner kepada responden kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis linear berganda menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian, dalam analisis lanjutan yang menggunakan analisis deskriptif variabel diketahui bahwa komitmen organisasi berada pada nilai rata-rata terendah dengan deviasi tinggi sedangkan budaya organisasi berada pada nilai rata-rata tertinggi dengan deviasi rendah dan kepuasan kerja berada pada nilai rata-rata rendah dengan deviasi rendah. Dalam analisis lanjutan yang menggunakann teknik analisis regresi linear berganda diketahui hasil pengumpulan data tersebut menggunakan persamaan linear berganda dengan uji hipotesis pertama diketahui bahwa untuk komtmen organisasi (X1)ditemukan T hitung sebesar 0.105 lebih kecil dari T tabel 1,703 maka komitmen organisasi (X1) secara parsial tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). sedangkan untuk budaya organisasi (X2) di temukan T hitung sebesar 0.000 lebih kecil dari T tabel 1.703 maka variabel budaya organisasi (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). dan untuk kepuasan kerja (X3) ditemukan T hitung 3,344 lebih besar dari T tabel 1,703 maka variabel kepuasan kerja (X3) berpengaruh terhadap laporan keuangan (Y). Kata kunci: komitmen organisasi, budaya organisasi, kepuasan kerja, laporan keuangan